Upgrade Performa Pakai Mega Pro Pakai Noken As Tiger , Nafas Lebih Panjang

Noken As Tiger

awansan.com – Saat pertama membeli Megapro  tidak pernah terpikirkan bagi awansan untuk mengoprek mesin, bahkan awansan termasuk aliran standart lover yang paling anti bongkar – bongkar mesin hehehe,  bagi saya tenaga megapro  sudah cukup bahkan berlebih bagi seorang rider yang bobotnya ringan seperti saya yang hanya 50 kg 😆  ,  pendirian itu terus berlanjut hingga suatu hari terjadilah suatu hal yang merubah pendirian saya.

Saat itu awansan menghadiri Reuni dengan teman – teman sekolah di kota Semarang , cukup jauh dari tempat tinggal awansan di Yogyakarta, tapi awansan sengaja tetap berangkat berboncengan untuk mengetes performa megapro di rute ini, kebetulan kontur medannya lengkap, mulai jalur  Yogyakarta – Magelang  yang didominasi aspal mulus nan lebar hingga Magelang – Ambarawa yang penuh kelokan dan tanjakan .  singkat kata perjalanan saya dari Yogyakarta hingga Semarang berjalan lancar

Selesai reuni kami pun pulang membelah kemacetan mulai Semarang kota hingga Magelang, sepanjang jalan awansan sempat balapan dengan megapro bergaya touring, kelihatan dari velg almunium tapak lebar r 17 beserta ban gede, tempat minum, sampe klakson kapalnya, sedangkan saya tampang standar pabrik culune poll hahaha.

Saat jalan lurus bolehlah diadu, awansan masih bisa mengimbangi bahkan sempat beberapa kali ngasepin, tapi di jalur Ambarawa – Secang yang didominasi kelokan dan tanjakan barulah saya keteteran, apalagi ditambah dengan saya berboncengan motor serasa berat nariknya di tanjakan , dan akhirnya saya ketinggalan jauh hah parah.

Belajar dari pengalaman ini maka saya mulai searching di internet beberapa parts pendongkrak performa mega pro, ada banyak macamnya sih seperti stroke up 200 cc (jadi tiger donk ), ganti noken as, per kopling, pake modif elektronik DLL, namun lagi – lagi terbentur masalah dana maklum lah saya hanya mahasiswa kere wkwkwk.

Akhirnya awansan memutuskan untuk mengkanibal beberapa part dari kakaknya mega pro yaitu Honda Tiger , Part yang pertama saya beli adalah noken as tiger, lift noken as sih masih sama dengan megapro, tetapi noken as tiger lebih gendut dari noken as mega pro, jadi durasi bukaan klep labih lama, otomatis bahan bakar yang masuk semakin banyak dan duar – duar tenaga pun meningkat hahaha. Part ini saya beli seharga 195.000 rupiah (ori AHM ).

Setelah terpasang motor langsung saya coba untuk touring Jogja – Temanggung, – Kendal yang jalannya lebih ekstrim dari Jogja – Semarang dan apa yang terjadi motor jadi bertenaga di tiap putaran  mantab deh tenaganya kayak nggak abis – abis, padahal saya memboncengkan kakak saya yang bobotnya 75 kg :hammer :hammer .

(Visited 6,501 times, 1 visits today)

94 comments

Leave a Reply