Paliyan Oasis Of Gunungkidul

Beberapa hari yang lalu ( 11/09 ) saya pergi bersama teman – teman menuju pantai Ngrenehan dan Ngobaran, walaupun hanya berempat but enjoy it lah, lagipula pergi gx terlalu banyak orang malah gx repot haha, bermodalkan bensin yang tersisa saat saya pergi kesemarang kemarin kamipun berangkat ke Pantai .
Jalur yang kami ambil berbeda dengan jalur yang biasa, jika biasanya kami mengambil arah Baron baru kemudian ke kanan, maka sekarang kami mengambil jalur melewati Paliyan dan ponjong, atau sebelum memasuki kota wonosari belok ke kanan, disana ada plang besar namun saya lupa memfotonya.
Selamat Datang Gunungkidul
Jarak dari Yogyakarta menuju lembah paliyan sekitar 30 Km, bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 – 45 menit saja, akses kesana cukup bagus, bukan rahasia lagi jika jalan – jalan di kabupaten gunungkidul mulus hingga ke pelosok – pelosoknya, dari jika anda masih ragu dengan jalan yang dilewati jangan segan bertanya kepada penduduk setempat, Tanya saja jalur arah pantai Ngobaran / ngrenehan.
Melewati jalur Paliyan kami benar – benar kembali seperti kulaiah lapangan dua tahun lalu, , agak berbeda dengan kondisi Geografis Gunungkidul yang biasanya  bergunung – gunung, batuan karst, serta sulit air. Maka keadaan lembah ini justru sebaliknya konturnya relative datar, dengan dikelilingi pegunungan kapur, tanah disini pun relative gembur karena berbahan hasil erosi dari pegunungan yang mengelilinginya, begitupun dengan persediaan air yang cukup melimpah karena tanahnya mempunyai kemampuan menyerap air yang baik, maka jangan heran ketika musim penghujan lembah ini terlihat sangat hijau sejuklah dipandang mata, walau kali ini saya lewat ketika musim kemarau namun tetap saja pemandangannya menggoda mata, diman mata kita bisa memandang lembah hingga luas kemana – mana, yah bisa dibilang lembah paliyan adalah Oasis di tengah gersangnya gunungkidul, selanjutnya biarlah foto yang berbicara.
Embung kecil di Pinggir jalan
Pemandangan Lembah
Jalan Lurus Dan Muluss
Selain pemandangan lembah, di Paliyan juga terdapat Suaka Margasatwa Paliyan, saya sendiri juga heran apa ya hewan yang dilindungi, di daerah seperti Gunungkidul, nggak tau lah yang penting poto – poto dulu, besok kalo pas kesini lagi saya Tanya sama petugasnya.
Maaf, saya bukan penghuninya lho hehe
Lembah Paliyan bagaikan mutiara yang terlupa di tengah gersangnya Kabupaten Gunungkidul, padahal pemandangan disini sangat bagus, dan didukung karakter jalan di Gunungkidul yang pasti anda juga tahu, mulus hingga ke pedalaman – pedalamannya haha, alangkah baiknya jika promosi lembah Paliyan ini ditingkatkan, perlu dibangun pula beberapa gardu pandang agar semakin menarik minat para wisatawan, jika kawasan ini ramai maka bukanlah hal yang mustahil membuat ekonomi masyarakat sekitar meningkat, dan menambah pemasukan bagi pemerintah daerah, saya yakin suatu saat lembah Paliyan bisa menjadi tempat wisata yang utama tidak kalah dengan pantai – pantai disana . 
Iklan

3 thoughts on “Paliyan Oasis Of Gunungkidul

  1. lanjutkan mas mus !! 😀
    hhay…

    tambahan aj, biar g seperti reportse perjalanan baisa…dikaitkan aj ma keilmuan kita..misal : kenapa di paliyan itu lebih hijau dan banyak air… 😛

    kalo mau konsep ke pariwisata, update juga donk..masalah pendanaan, dan akses..serta kondisi masyarakat sekitarnya… 😀

    nice ! 🙂

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s