Pantai Ngobaran

     Waktu menunjukkan pukul 14.00 ketika kami sampai di pantai Ngobaran, hmm padahal kami berangkat dari Yogyakarta pukul 11.00 cukup lama memang karena kami tadi berhenti untuk sholat dan juga berhenti di lembah paliyan terlebih dahulu.
Pintu masuk pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran boleh dibilang satu paket dengan lembah Paliyan, karena unutk mencapai pantai Ngobaran cukup lurus saja dari lembah paliyan mengikuti plang petunjuk, akses menuju pantai ngobaran agak sulit dicapai karena memang jaraknya yang jauh dari jalan besar, jalan menuju pantai sudah diaspal mulus walau ada beberapa lobang, meskipun begitu anda harus tetap berhati – hati karena jalan menuju pantai penuh dengan tikungan – tikungan yang aduhai rasanya haha. Jarak pantai ngobaran dari Yogyakarta sekitar 50 – 60 km , jika anda menggunakan sepeda motor bisa ditempuh dalm waktu sekitar 1- 2 jam, tergantung lancarnya jalan,berhubung tidak ada nagkutan umum sampai Pantai ini jadi saya sarankan anda membawa motor / mobil sendiri.
Sebenarnya Apa sih yang membuat pantai Ngobaran lebih menarik dari pantai – pantai lain di Kabupaten Gunungkidul ???? , jawabannya adalah pantai ini merupakan miniature yang hampir mewakili semua jenis – jenis pantai di Gunungkidul, jadi jikan anada memiliki waktu terbatas unutk mengunjungi seluruh pantai di Gunungkidul maka datang saja ke pantai ini.
Dalam area ngobaran terdapat tiga jenis pantai yaitu Pantai Bertebing, Pantai Terumbu Karang, dan tentunya pantai Pasir putih, dipanatai ini juga terdapat pura – pura sebagai tempat ibadah bagi orang hindu, yah memang agama hindu masih tersisa di gungkidul karena daerah Gunungkidul dahulunya adalah merupakan tempat pelarian bagi orang – orang majapahit yang terdesak oleh mataram.

di atas tebing

Tanpa banyak bicara marilah kita lihat keadaan pantai disana, seorang pujangga berkata jika tak mampu mulut berbicara biarlah gambar yang berkata apa adanya

memandang dari kejauhan
Pantai ngobaran mempunyai  struktur yang unik dimana setelah kita turun dari tebing tidak langsung terkena ombak laut, akan tetapi kita kan menjumpai hamparan karang terlebih dahulu, baru kemudian bisa berjalan kearah karang yang terkena Ombak.

Yang suka ombak besar
Ombak besar


 Di sela – sela karang ini kita bisa melihat bahkan menagkap berbagai binatag laut seperti ikan, kepiting, bintang laut, Babi laut, kerang, siput laut , bahkan ular laut (jika nada bernyali ), ada juga berbagai karang muda yang masih terasa lunak.

Ada orang narsis
Narsis lagi

Orang paling ganteng

Buih Ombak

Puas bermain ombak dan karang tidak ada salahnya kita menuju spot yang lain, yaitu puncak tebing , hati – hati lho karena tidak ada pengaman di bbir jurang, tidak dianjurkan membawa anak kecil ke atas tebing .

Di atas tebing
Atas Tebing
  
Masih kurang puas, silahakan berjalan sekitar 20 meter ke barat pantai, maka anda akan disuguhi pasir putih yang sejuk dipandang.
Pantai Sebelah
Gunung apa awan ???
Pemandangan Bukit – Bukit
   
Nah bagaimana anda tertarik ingin pergi ke sana seperti saia,lalu kira – kira berapa biaya yang dibutuhkan ??? mari kita hitung bersama, jika anda berboncengan menggunakan motor maka bensin yang dibutuhkan sekitar 4 – 5 liter, biaya retribusi masuk pantai 3000, dan ongkos parkir 2000, jika ditotal maka hanya sekitar 30.000, wow cukup murah bukan dengan uang 30.000 sudah bisa bertamasya berdua menikmati salah satu keindahan dunia haha.
Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s