Daily Archives: 12 November 2011

Pantai Indrayanti Dalam Foto

Sedikit dokumentasi ketika mengunjungi pantai indrayanti

Karang di Pojok Pantai

Di lihat dari pinggir jalan

Laut Nan Luas

You Can See it

What a Beautiful Moment

Mengintip Dari Celah Karang

Sea Sport

Fly Baby

Fly Again

hahaha

U Wanna Try ??

Friend

Untuk berkunjung ke pantai ini , saya sarankan anda menggunakan kendaraan pribadi mauoun sepeda motor, karena memang tidak ada kendaraan umum yang sampai sini, jalur yang bisa diambil adalah Yogyakarta >> Wonosari >> Baron >> Indarayanti,, dari pantai baron, ambil jalur kekiri karena pantai ini terletak agak jauh di sebelah timur baron, kalo masih bingung silahkan tanya saja penduduk sekitar baron . biaya masuk hanya sekitar 7000 per motor, tapi biasanya biaya parkir 1000-2000 rupiah per motor.

Jalan – jalan ke Kota Batu, Malang ( My Old Stories)

Tunggangan ke Batu

Hujan masih turun dengan deras di luar rumah, hawa dingin yang menusuk membuatku malas beranjak dari kasurku tercinta, hoam rasa kantuk pun mulai meyerang, padahal masih jam Sembilan malam masak sih jam segini udah mau tidur, kan jadinya rugi saya karena waktu tidur saya jadi terlalu panjang, iseng – iseng kubuka laptopku, yah barangakali ada hal yang menarik, yah akhirnya kutelusuri hardisk, memeriksa satu persatu folder yang ada, mataku  yang sipit pun jadi tambah sipit karena menahan rasa kantuk, zzzzz.
Hingga pada suatu folder tiba – tiba saya jadi terhenyak, yah folder foto waktu di kota Batu Malang, wkwkw baru teringat saya kalo ternyata pernah kesana, yah maklum memori itu seakan tenggelam tertumpuk laporan praktikum dan tugas kuliah, dan memori lama itupun tiba – tiba saja memenuhi pikiranku, tanpa pikir panjang kubuka Microsoft word dan merangkai kata – kata untuk mengungkapkan memori itu.
Semua bermula ketika saya touring ke Pulau Sempu di jawa timur, Tepatnya di Jalur Jombang – kota Batu, di jalur itu saya dan teman saya terpisah dari rombongan Touring, yah bayangkan saja sekitar jam 1 malam dan kami hanya berboncengan menggunakan dua motor, jalanan pun amat sepi hanya sesekali kami bertemu truk pengangkut sayur yang datang dari arah batu, ditambah pula dengan hawa yang sangat dingin, berbeda dengan teman – teman saya yang ketika dingin mengurangi kecepatan motornya, kami berdua justru semakin kesetanan memacu motor, dengan harapan cepat sampai tujuan dan beristirahat, motor pun meliuk – liuk di sepanjang jalur Jombang – Batu yang penuh dengan tanjakan dan tikungan, tak jarang footstep atau standar motor  kami menggerus aspal.
Perjalanan terasa jauh padahal menurut plang petunjuk hanya sekitar 30 kilometer, harapanpun mulai muncul ketika kami melihat gapura “ Selamat datang di Kota Wisata Batu “ , Alhamdulillah seneng banget rasanya, hanya berjarak sekitar 100 meter dari gapura kami langsung disuguhi pemnadangan yang sangat indah, yah pemandangan Kota Malang dari atas gunung, lampu – lampu bertebaran dimana – mana, nampak pula garis memanjang di kejauhan yang menampakkan seperti jalan, subhanallah indah sekali .
Adzan subuh berkumandang tepat ketika saya memasuki kawasan kota batu, ku parkir motor di masjid agung batu dan segera memenuhi panggilan dari Allah, selesai sholat kami berpetualang mencari kehangatan dan sasarannya adalah warung kopi di depan masjid agung,tak ayal 4 cangkir coffemix panas dan segelas besar jahe susu pun amblas ke dalam perut dasar buto kabeh hahaha, dan berunutngnya di depan masjid ada api unggun yah gunakan saja sebagai penghangat badan hingga mentari tiba. Berjam – jam ditunggu akhirnya matahari terbit juga unutk menghangatkan bumi horee, akhirnya udara batu jadi sedikit lebih hangat.
Suasana Di pagi Hari
Cuaca di kota Batu sangat cerah hari itu, kemana mata memandang pemnadangan bisa terlihat dengan jelas di mata, menunggu rombongan touring yang lain menyusul kami pun berjalan – jalan ke alun – alun kota Batu. Berbeda dengan alu – alun kota lain yang biasnay berupa lapangan luas, alun – alun kota batu malah berbentuk taman yang snagt unik, dihiasi dengan berbagai fasilitas olahraga, taman – tamna bunga, air mancur, bahkan binaglala yang snagt besar.

Di alun – alun kota batu terdapt pusat informasi jadi jangan khawatir akan kebingungan, betuk bangunannya pun menyerupai bentuk buah – buahan khas kota batu, selanjutnya biarlah gambar yang berbicara. 

Lagi asyik- asyik narsis eh hp bergetar, ada sms bahwasannya rombongan touring yang lain ternayata sudah menunggu di jalan menuju kota Malang, hmm baiklah cukup bermainnya, sekarang saatnya kembali melanjutkan perjalanan, tapi bagaimanapun Kota batu tetap membuat orang rindu unutk kembali kesana, apalagi saya belum sempat mengexplore kota itu,kalo boleh memplesetkan saya akan bilang Batu Never ending East java haha, bye –  ye kota Batu.