Month: July 2012

Touring 1st Time Ke Pantai Sadranan Gunungkidul

awansan.com – Dear pembaca semua, semalam sehabis taraweh awb iseng  ngubek – ubek hard disk  si asya, eh nemu file jadul touring pertama saya ketika mulai tinggal di Yogyakarta, bersama  dengan teman teman kampus yang akhirnya jadi geng turing awb selama 6 tahun di Jogja.

Foto Ini diambil pas touring ke Pantai Sadranan Gunungkidul
masalah keindahan jangan tanya, nggak kalah bagus sama Bali 😀
selamat Menikmati (more…)

Advertisements

Pilih Pilih Motor Buat Touring

awansan.com – Sudah lama saya nyidam pengin ganti motor 😦 , memang si saya udah punya si mega, yang selama ini menemani melanglang buana ke saentero jawa dan luar jawa 😀 .
Yang sedikit mengganjal adalah based on fact mesin si mega sekarang udah berumur .terasa kurang bertenaga dengan gaya riding saya yang cenderung speed touring ( seneng manjer di 90 -100 kpj ), nggak perlu top speed kenceng yang penting enak buat nyalip bis dan lancar di tanjakan, selain itu saat mesin mega sudah panas tenaga terasa sedikit ngedrop,  konsumsi bensin yang hanya 33- 35 km/l (padahal dulu 1:40 ) membuat kantong saya sedikit kedodoran, singkat kata saya butuh motor yang lebih irit dan bertenaga :D. (more…)

Foto Pantai Baron

beberapa foto pantai baron , maaf jika tidak sepert yang anda harapkan, karena saya bukan pencari keindahan namun mencari kenyataan ..
sekedar saran, sebenarnya pantai baron tidaklah terlalu indah, namun semua kan berubah ketika anda menaiki tebingnya, karena disanalah keindahan baron yang sebenarnya :D, jika punya nyali silahkan naik ke mescusuar hehe :mrgreen:

oke selanjutnya silahkan foto yang berbicara, selamat menikmati kenyataan 😀

Yang dari jogja mau kesana ini mapnya, silahkan dilihat biar tidak bingung

 biaya ke Pantai  Baronadalah

#Rute

1. dari yogyakarta mabil arah Wonosari/gunungkidul

2. Dari Wonosari ambil arah Pantai Baron (ikuti plang penunjuk arah)
3. Taraa sampailah di Baron

# Biaya

bensin Yogyakarta – Baron  pp 20.000

masuk Pantai Baron 5000/motor

parkir Pantai Baron 2000/motor

Touring to Dieng : Aku rindu dirimu yang dulu

awansan.com – Aku rindu dirimu yang dulu, sebuah kata yang selalu memenuhi pikiran dan hatiku, aku rindu dieng yang dulu, aku rindu dieng yang hijau, aku rindu dieng yang dulu.

Siang itu dinginnya udara dieng menyambut kedatanganku, hmm kuparkir si mega di pinggir jalan sejenak mendinginkan mesin, kukencangkan jaketku menepis hawa dingin yang semakin menusuk, dalam satu semester inilah yang keempat kalinya aku datang mengunjungimu. (more…)

Review Pemakaian Ban IRC NR72 di Honda Megapro

awansan.com – Dear pembaca tersayang, Sudah sekitar 6 bulan saya memakai IRC NR 72 di ban belakang si mega, sebelumnya saya menggunakan IRC NR 25, NR 25 cukup aneh yaitu setelah setahun pemakaian ban bagian tengah abis , padahal yang samping masih sangat tebel, bahkan masih ada sedikit rambutnya 👿 .

IRC nR25

(more…)

Ekspedisi Pantai Jungwok

Alkisah suatu saat sampailah di telinga saya, ada pantai yang indah nun jauh di pedalaman Yogyakarta, Pantai jungwok namanya, wow namanya  aja rasa korea, nggak bau jawa blass, sepercik harapanku semoga pantai sana memang cantik secantik artis korea :lol:.

Untuk melakukan ekspedisi ke pantai jungwok Mulailah aksi galang massa dilakukan, dari puluhan sms dan tag fb yang disebar ternyata hanya terkumpul 3 jomblo dan sepasang kekasih yang kan melaksanakan ekspedisi ini, abaikan sepasang kekasih  maka dinamailah ekspedisi ini “Road to Jungwok Beach  perjalanan 3 jomblo mencari cinta :D”

Berangkat cuman 3 motor

Pejalanan dimulai dari kampus kami cenderung jalan santai karena harus melaksanakan pemotretan di daerah gunungkidul untuk keperluan tugas kuliah, sengaja mengambil jalan agak memutar via playen untuk mencari pemandangan yang bagus hehe, dan ternyata kami disambut kegersangan ( lupa kalo sekarang udah kemarau 😆 ).

Rute yang kami ambil adalah Jogja – Playen – Wonosari – Ponjong – Wediombo –Jungwok, di satu tempat kami berhenti sekedar untuk memandangi ciptaan tuhan dan mengamati alam yang ada, sambil narsis tentunya hehe :evil:.

Berhenti Pinggir Jalan

Gersang

Memasuki jalur ponjong – wediombo kami langsung mendapati pemandangan bagus, langsung berhenti motret dulu :D, perlu dierhatikan ini belum sampai pantainya lho

Pemandangan pinggir jalan

 

narsis dulu

Dan mari kita nikmati pemandangan pantai wediombo terlebih dahulu, ombaknya bagus, pantainya bagus, dan tempatnya rindang, yang bikin sebel banyak orang pacaran 😈

Wediombo Beach

Seusai sholat dzuhur maka diputuskan mulai perjalanan ke pantai jungwok yupz 3 jomblo mulai beraksi, mulanya si menyusuri pantai pasir putih,

menyusuri pasir putih

kemudian melewati Bebatuan

 

tapi lama – kelamaan jalan mulai jelek, wow lewat kebun – kebun :lol:, lewat jalan setapak lagi,

lewat jalan setapak, si mega nyerah kalo lewat sini 😦

gx pa – pa tetep semangat, setelah berjalan kurang dari 1 jam suara pantai mulai terdengar kembali, nun jauh terlihat barikade pohon nipah, dan taraa akhirnya sampai juga

sepi, cocok buat merenung

Like a Private Beach

 

Apakah sudah usai ?? tentu belum, karena saya memutuskan untuk menaiki tebing agar bisa lebih menikmati keindahan alam

Dari Tebing

nggak lupa merenung

Yang lucu setelah sampai di atas tebing, ternyata kami nggak bisa turun, wkwk okelah terpaksa adventure lagi mblusuk ke kerimbunan pandan,

Pulangnya harus mblusuk

 

And the jackpot is here

pemandangan hasil blusukan

yess

 

tak terasa hari sudah menjelang ashar, maka dengan segera kami meninggalkan pantai jungwok agar tidak kemaleman sampai yogyakarta,dan alhamdulillah 1,5 jam kemudian kami sampai di kampus kembali 😀

biaya ke jungwok

tiket masuk kawasan pantai wediombo Rp 5000

parkir pantai Rp 2000

bensin Jogja – jungwok pp Rp 20.000 ( pake motor )

 

Touring 104 km demi kuliner Ikan bakar

Awalnya saya cuman diajak karaoke ke rumah temen ( padahal saya gx bisa nyanyi), yupz akhirnya 35 km jalan dilalap sampe wonosari ,dan selama temen – temen saya karaoke berjam – jam tak tinggal tidur di ruang tamu .

Begitu bangun langsung diajak makan sama temen di luar rumah, katanya si mau kewarung, oke deh langsung pancal honda grand temen menyusuri jalan Wonosari malem – malem, 5 menit 10 menit 15 menit kok belum nyampai warung ,mana jalan semakin lama semakin jelek dan akhirnya kami masuk ke salah satu warung makan ikan bakar di daerah ponjong, akhirnya nyampe juga :lol:, tengok odometer grand ternyata 17 km dari Kota Wonosari 😯 , pantesan lama wahaha.

Sambil menunggu hidangan matang, sholat dulu 😀 , begitu selesai sholat makanan sudah tersaji di meja, ikan bakar , lalap, sambel , tak lupa nasi :hammers wkwkw, oke saatnya membantai apa yang ada di atas meja.

Ikan Bakar

Ikan bakar disini baunya harum banget menggugah selera makan, kata temen si daerah sini warung ini yang paling joss bumbunya, ambil seekor ikan pindahin ke piring, cicipin sepotong dagingnya, wow manis dan begitu brasa bumbunya, ditotol sambel jadi pedes pedes manis kayak cewek di kampus 😀 ( tipe cewek manis tapi galak ), jos gandoss rasanya menggoyang lidah, bikin pengen nambah terus :D, sambel disini memang istimewa nggak begitu pedas cocok di lidah saya, sayang lalapan kurang banyak padaha saya kan suka daun muda 😆

masuk piring

Sikaaaaaat

ini merupakan salah satu makanan terenak yang pernah saya makan, apalagi soal rasa, rasanya itu lho rasa rasah mbayar, salah satu rasa yang terenak bagi mahasiswa wkwkw, thanks ya mbak zuhara sudah nraktir saya dan temen – temen . setelah 30 menit alhasil tinggal kerangka yang bersisa, nasi lalapan habis tandas di tangan mahasiswa 👿 , ditutup dengan segelas es jeruk manis segarr buanget :D, tak lupa habis makan bercanda dulu sebelum pulang

Mahasiswa Kelaparan 👿

ini merupakan kuliner paling geje gimana nggak menempuh 35 + 17 km = 52 km, diitung pp jadinya 104 km wkwkw :D.