Bulan: Januari 2013

Edisi Mudik Mendadak

Keringat masih belum kering ketika akhirnya tiga lembar kertas tersebut mendapat tanda tangan dosen pembimbing, alhamdulillah tidak sia sia saya lari lari dari parkiran kampus, mengejar ngejar dosen pembimbing dan penguji proposal skripsi, hari ini proposal sah yess 👿 malah curhat maap ya maklum lagi setres .Entah darimana pula terlintas tentang rumah di pikiran saya, hmm rasanya rindu ini tiba tiba meyeruak di dada hmm .

Tanpa pikir panjang saya putuskan sore ini juga pokoknya mau mudik, saya pun memberi kabar keluarga kalo mau pulang, pancal gas ke luar kota yogyakarta,oh ya perjalanan kali ini saya ditemani seorang teman sebagai driver pengganti, maklum perjalanan Yogya sampai ke rumah bisa memakan waktu tiga sampai empat jam .

Rute Mudik

Rute Mudik

Baru saja keluar batas kota yogyakarta langsung disambut kemacetan di perempatan jombor akibat proyek fly over, macet cukup panjang sampai bisa disambi sms sama whatsup 😯 .

IMG_20130115_164543

maceeet

Singkat kata perjalanan jogja sampai rumah berjalan lancar, tidak ada foto yang bisa diiambil karena nggak bisa foto sambil nyetir , sengaja jalan nyantai  max kec 80km/j , ya hari ini pokoknya mau menikmati perjalanan :cool:, dengan ditemani suara radio saja, soalnya lupa kalo audio xenia belum bisa ditancepin flashdisk, akhirnya setelah empat jam perjalanan sampailah saya di rumah pukul 20.00 WIB.

Begitu masuk rumah alangkah terkejutnya saya, ternyata sudah tersedia berbagai macam makanan di meja, memang rumah adalah surga makanan enak wkkw, singkirkan semua cemilan di meja ini yang paling istimewa, sekarung rambutan binjai only for me hmmm :twisted:,

fotonya burem, tapi beneran ini sekarung rambutan binjai :D

fotonya burem, tapi beneran ini sekarung rambutan binjai 😀

sekedar info kemarin saya beli rambutan jenis ini 15.000/kg di magelang dan sekarang bisa mkan sepuasnya gratis , masih ada juga beberapa butir durian, tapi karena saya nggak doyan durian temen saya yang makan, disediain tiga butir ternyata dia habis satu juga udah nyerah, kenyang katanya, ya iyalah duren segede gitu 😯 .Dan malam pun diisi dengan bercengkerama asyik bersama keluaraga 😀

Matahari masih malu malu muncul ketika saya sibuk packing , bapak ibuk juga nggak kalah sibuk metik buah durian buat oleh oleh temen di yogyakarta, mereka memang pasangan kompak nggak kalah kompak sama habibie dan ainun :D,

Suatu pagi di depan rumah

Suatu pagi di depan rumah

 

Jalan masih basah karena hujan dari malam sampai pagi :shock:

Jalan masih basah karena hujan dari malam sampai pagi 😯

 

Memetik buah durian buat oleh oleh

Memetik buah durian buat oleh oleh

 

jatah sarapan buat satu orang , yang lain masuk bagasi

jatah sarapan buat satu orang , yang lain masuk bagasi

lumayan kali ini jok tengah penuh dengan oleh oleh .
Setelah berpamitan pukul 06.00 pagi saya meninggalkan rumah tercinta, karena kali ini yang jadi driver teman saya, maka bisa nyantai photo photo, konyolnya saya baru sadar kalo hp lowbatt walhasil perjlanan kali ini hanya sedikit photo yang bisa diambil

melewati perkebunan karet nan sejuk

melewati perkebunan karet nan sejuk

 

Berhenti menikmati sejuknya udara

Berhenti menikmati sejuknya udara

 

jalan lurus dan sepi

jalan lurus dan sepi

 

disambut cuaca cerah di Magelang

disambut cuaca cerah di Magelang

Sampai  di jogja dengan selamat pukul 10 pagi langsung tepar haha
okeh cukup sekian cerita mudik saia

Iklan

Gua Gong dan Pantai Teleng Ria

Goa Gong sebenarnya sejalur dengan jalan ke pantai klayar, jadi jika anda menuju pantai maka dipastikan anda melewatiGoa Gong juga.

Jalan dari pantai klayar ke Goa Gong dipenuhi dengan tanjakan tanjakan panjang, walhasil untuk trek ini saya kebagian jatah boncengin temen yang beratnya di atas rata – rata , dan bisa ditebak hampir di setiap tanjakan ban depan motor saya bisa wheelie dengan mudahnya 👿

Setelah 15 menit sampailah saya di Goa Gong , ya sudah photo dulu 😀

silahkan mbak karcisnya 😀

 ” Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Donorejo, Pacitan, 140 km selatan kota Solo atau 30 km arah Barat Daya Kota Pacitan, dapat dicapai dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Mengapa disebut Goa Gong karena didalamnya terdapat sebuah batu yang jika dipukul akan menimbulkan bunyi seperti Gong yang ditabuh. Demikian sedikit sejarah tentang Gua Gong  “.

Untuk foto foto selanjutnya biarlah teman saya yang menjadi fotomodel ya hihihi,  masuk Gua Gong cukup bayar 5000 rupiah sahaja per orang. Dari loket menuju ke gua jalannya cukup jauh dan kita harus menaiki anak tangga cukup jauh , bagi yang suka belanja banyak toko souvenir yang tersedia, jangan lupa foto sama penjaga pintu .

photo saya nggak ada 😦

sebelum masuk jangan lupa hormat dulu

 

Masuk Gua Gong sudah terdapat tangga beserta pegangan, hati hati karena di dalam tangga menukik turun cukup tajam, silahkan berpegang erat ke pasangan pegangan stainles di samping anda, kadang agak lcin jadi jngan sampai anda jatuh cinta menghntam tangga 👿

ini jalan turun ke dalam gua

Pencahayaaan di dalam Gua berwarna warni membuat stalagtit dan stalagmit menjadi semakin indah yihaaa

dalam gua

agak gelap, jangan nakal 👿

biar lebih jelas tak ambilin gambar dari mbah Google

Puas muter muter di Gua Gong saatnya melanjutkan perjalanan untuk explore Pacitan, kami menuju kota Pacitan, jalannya asyik lebar meliuk – liuk, dan melewati turunan panjang :D, kami mampir di rumah salah satu teman kami untuk makan siang sore sepuasnya

Pokoknya sore ini dihabiskan di pantai teleng ria, menurutku sih standar aja bagusnya cuman menang aksesbilitas karena letaknya yang dekat dengan kota Pacitan, ya sudah narsis dulu pake gaya terbang

saya ganteng kan 😀

you wanna fly ??

cewek narsis

 

bonus 1 dah

Sebenarnya kami ingin lanjut balik ke yogyakarta, tapi ternyata kami tak kuasa menolak tawaran orang tua teman kami unutk menginap saja di Kota pacitan , ya sudah kami baru pulang keesokan harinya menuju yogyakarta .

Pantai Klayar Pacitan

Sudah lama blog ini nggak saya update, maklum kesibukan kuliah menyita banyak waktu dan tenaga, hingga akhirnya saya tersadar cintaku berkhianat  eh salah skip skip, bagi jomblo saperti saya mbolang merupakan suatu hiburan tersendiri untuk menghilangkan galau.

Perjalanan kali ini sejujurnya merupakan perjalanan balas dendam, sebuh sekuel dari cerita sebelumnya, karena  bebarapa saat lalu saya sempat ke pacitan juga berdua dengan teman saya, tapi semua foto – foto hilang semua gara – gara hape temen saya buat maenan adeknya, ya sudaah terpaksa ngompor lagi 😀 buat dapetin foto – foto disana .

Seperti biasa saya berkoar – koar di kampus ngomporin temen – temen , tentunya dibumbui dengan cerita keindahan pantai klayar dan juga eksotisme gua gong, semakin lama kompor semakin panas, dan duaar kompor pun meleduk 👿 , akhirnya terkumpul 7 personil siap berangkat ke pacitan :mrgreen:  .

Perjalanan dari jogja – pacitan berjalan lancar, walau kenyataannya malah jadi kayak maen kejar – kejaran, dengan trek yang berkelok penuh tikungan tajam ditambah turunan dan tanjakan panjang,  mulai patuk hingga pacitan, bisa ditebak teman – teman saya yang makai motor bebek keteteran ngejar temen lain yang make motor laki, mana yang ikut pada pembalap semua :evil:, saya pun cukup nguntit di belakang, maklum motor tua 😆  .

pacitan

Tujuan pertama adalah pantai klayar , yupz pantai yang terkenal dengan keindahan pasirnya dan tentuu seruling laut, jalan kesana cukup kecil tapi sudah diaspal, di beberapa tempat terdapat jalan rusak yang membahayakan hingga beberapa teman saya hampir jatuh, sampai di loket retribusi bayar 5000 langsung cuzz ke pantai 😀

Disambut dengan hamparan pasir putih nun indah, ciaa ciaaa Masya Allah, Subhanallah, adakah yang bisa menciptakan keindahan ini selain Allah, mari kita menikmati keindahan alam

Pantai Klayar di Depan Mata

Berhubung dari jogja belum makan, akhirnya saya juga makan disini, beruntung temen saya pada baik banget, udah disiapin sarapan buat saya dari jogja tadi , mari makaaan

Makan Dolooo

Ke pantai klayar tak lengkap rasanya kalu tidak ke seruling laut , seruling laut merupakan salah satu keunikan yang ada di pantai Klayar, sebetulnya merupakan fenomenea alam berupa air yang tertekan ke atas, akibat adanya tekanan dari gelombang laut .

Di Depan Seruling Laut

Seruling Laut

 

Habis ke Seruling laut jangan lupa menikmati pemandangan sisi lain pantai , nggak ada dua pokoknya cuman ada disini :D, jangan lupa photo macem macem kesempatan langka

Yang Punya pacar bisa foto berdua

 

Yang Jomblo photo Pemandangan aja 😀

 

 

 

Puasss sudah kami bermain di pantai klayar, go to the next destination Gua Gong :D, artikelnya nyusul ya, mau upload photo dulu inet lemot nih hehe .