2

Touring ke Dataran Tinggi Dieng , Memburu Golden Sunrise Sikunir

Sudah ramai dengan orang

awansan.com – Sobat sekalian selama ini awansan sudah sering touring ke pantai, nah kali ini pengen maen ke gunung biar ganti suasana 😀 , Tujuan saya kali ini adalah dataran tinggi Dieng, tempat yg juga disebut tanah para dewa ini memang menyimpan banyak keindahan, tidak hanya view nya saja tapi juga banyak obyek wisata juga disana.

Saya pun sukses dikompor biar ikut, pokoknya harus ikut kata temen-temen saya, ya sudah mau gimana lagi, golden sunrise di sikunir terlalu menggoda untuk dilewatkan . Tepat hari H, teman teman saya yang lain sudah berangkat pagi buta dengan menggunakan mobil, sedangkan karena kami berdua masih ada urusan di kampus , memutuskan menyusul menggunakan motor

Sore hari setelah selesai urusan kampus kami pun berangkat sekitar pukul 15.30 , naik Honda Beat biru unyu unyu punya yg boncenger, isi bbm full di pom bensin monjali Rp. 17.000 langsung geber gas poll, dilalah sampai di daerah Tempel ban bocor , ya sudah tambal ban dulu sekalian istirahat , oh ya meskipun Honda Beat motornya kecil , ternyata lumayan mentul mentul juga kalo buat boncengan.

Setelah 2,5 jam perjalanan via jalur tikus Borobudur – Kepil – Kretek – Wonosobo, akhirnya kami mendarat dengan selamat di rumah teman daeran UNSIQ dan bergabung dengan rombongan pagi yang terlebih dahulu sampai.

Pagi buta pukul 02.30 alarm berbunyi , siap – siap bentar langsung cuz ke dieng , beruntung tidak ada kabut jadi jalan amat lancar, walaupun rodo kademen karena motoran sepagi itu wkwkwk.

Sampai di desa sembungan sebelum subuh, sholat dulu baru kemudian , menuju Sikunir, parkir motor kemudian jalan kaki , ambil posisi paling belakang rombongan memastikan kaum hawa baik baik saja, nyampe di atas udah rame,  mari menikmti sunrise

Negeri atas awan
menghangatkan diri
foto saya haha
indah bukan ??

Perjalanan masi dilanjut ke objek wisata lain di dieng, seperti kawah dan candi, apesnya foto yang dari camdig kehapus, jadinya tinggal foto-foto dr hp doang, seadanya deh . Kami cuma ngikut di belakang mobil yang angkut rombongan teman teman saya yang lain , woles aja pokoknya haha

Nguntit belakang mobil
Kawah Sileri
Narsis doloo

Matahari semakin terik ketika kami meninggalkan Dieng, mampir lg di Wonosobo buat ishoma, dan tak lupa ritual belanja dan kuliner, full tank si beat dan akhirnya pukul 18.00 kami berangkat pulang, lewat rute Wonosobo- Kretek- Kepil – Borobudur dengan kondisi jalan gelap dan berliku.

Dalam perjalanan sempat terjadi accident, ketika motor tergellincir di tikungan dan nabrak tebing tanah, tapi alhamdulillah awb hanya sedikit memar, sedangkan boncenger sedikit lecet + shock, motor tidak ada kerusakan yang berarti, istirahat sebentar lanjut jalan lagi sampai  di jogja sekitar pukul 21.00 .

Posted from WordPress for Android

(Visited 38 times, 1 visits today)

2 Comments

Leave a Reply