Review cdi Brt Hyperband di Mega Pro

Kita sandingin lagi cdi nya
CDI BRT Powermax Hyperband

Memenuhi janji AWB kemaren, setalah kemarin pasang cdi brt, hari ini AWB buat review tuh cdi, Perlu dicatat bahwa motor AWB standar ting ting cuman ganti CDI aja.

Pengujian pertama adalah digeber pada posisi diam, ketika dinyalakan suara knalpot terasa lebih padet, dan ketika dibleyer suaranya kerasa beda, lebih garing menurut AWB.

Lanjut di jalan Tarikan si mega jadi lebih enak, gas dikit udah ngacir, kayaknya si torsi di rpm bawah naik, sentil dikit rpm dengan gampang naik 6000-7000 rpm.

beda dengan cdi standar, menggunakan cdi brt tenaga kerasa lebih padet di rpm bawah – tengah, cocok nih buat kota-kota, rasa-rasanya malah hampir kayak honda verza. bawaaannya pengen melintir gas teruss nyampe rpm 9000 an :evil:. uniknya lagi dengan bukaan gas yang sama cdi brt bisa menggapai rpm yang lebih tinggi.

ada hal menarik, yaitu ketika Tachometer tiger yang sempet error jadi sembuh ketika pasang ini CDI, diagnosa saya adalah karena arus cdi yang lebih presisi dan stabil, arus lebih kecil dari cdi standar tapi lebih presisi.

satu hal yang mesti digaris bawahi adalah cdi brt membutuhkan rpm yang lebih tinggi dari cdi standar dalam mencapai kecepatan tertentu, sebagai contoh adalah ketika menggunakan cdi asli lari 100 km/h hanya butuh 7500 rpm, sedangkan ketika menggunakan cdi brt butuh 9000-9500 rpm, di putaran atas cdi asli mega pro terasa lebih los, pun dengan nafas cdi asli terasa lebih panjang dibanding brt, AWB pun heran entah dengan fenomena ini, tapi begitulah modif pasti ada resikonya, jadi kesimpulan AWB adalah, jika anda sering lari dengan kecepatan di bawah 100 km/h cdi BRT sangat recomended, tapi kalo anda lebih senang diatas 100km/h mending pake cdi asli mega pro saja deh :D.

oke cukup sekian review kali ini, semoga berguna bagi kita semua :D, jika ada tambahan atau pertanyaan monggo kita bahas di kolom komentar.

Iklan

12 thoughts on “Review cdi Brt Hyperband di Mega Pro

  1. BRT + PE 28+ koil
    per kampas kopling tiger
    dijamin NVL gak bisa ngejar (udah aq buktiin!!).
    gigi 4 aja udah 110km/jam.

    “pertama saya ngetes di jalan kalimalang cibitung-bekasi, di depanku ada NVL (beda 1 bodi motor). sengaja aq main kopling setengah buat ngencengin suara mesin,, ternyata si NVL terpancing buat berjaban lari(mungkin dia lihat ada MP standart kali ya)…
    saat aq lari sampe 70km/jam masih di gigi 3, aq pepet di ekor dia sampe aq shift gear 4 di 80km/jam. di 100km /jam motor NVL sudah mulai tertinggal 1/2 body dan saat 110km/jam di gigi 4..NVL mulai semakin menjauh… aq tunggu untuk gigi 5..tapi kayaknya udah nyerah. panjang trek kurang lebih 1km.”

    “Salam MP rider”

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s