jump to navigation

CRF 230 Supermoto, will be KLX n D-Tracker Killer 12 Januari 2014

Posted by awansan in Info.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

Setelah kemarin kita bahas mesin di crf 230 ( bisa dilihat disini ), sekarang mari kita bahas kans si CRF kalo dimasukin/dilokalin di Indonesia, yang awb kira bisa jadi pembunuh bagi KLX  maupun D-Tracker disini.

Sebelumnya Yuk mari kita lihat fitur  dari  si ganteng ini 😀

  • Aggressive 23.9-degree rake and 91mm of trail provide spirited handling.
  • Lightweight 17-inch wheels with sporty low-profile 70-series Dunlop GT401 Arrowmax tires.
  • Swingarm widened and stiffened.
  • Rear shock lengthened and suspension travel increased for optimum front/rear weight distribution.
  • Lightweight Renthal aluminum handlebar.
  • CRF®-R-inspired bodywork and graphics with Black frame rails and Black fork sliders.

Udah puas ?? yuk lanjut ke fitur fitur di mesin 😀

  • Dependable 223cc single-cylinder air-cooled four-stroke engine offers plenty of user-friendly power and lots of torque spread over a wide rpm-range.
  • 30mm constant-velocity (CV) carburetor for crisp throttle response.
  • Electric start for easy starting.
  • Lightweight aluminum crankcase.
  • Maintenance-free CD ignition.
  • Heavy-duty clutch offers smooth, progressive engagement.
  • Smooth-shifting, versatile six-speed transmission.
  • Heavy-duty O-ring-sealed chain for durability and reduced maintenance.

Biar makin puass jangan lupa baca fitur kaki kakinya

  • Wide box-section aluminum swingarm provides excellent rigidity to manage traction capability of large rear tire.
  • Lightweight semi-double-cradle high-tensile steel frame.
  • Rake steepened (26.83 degrees to 23.9 degrees) and trail shortened (103mm to 91mm) compared with CRF230L for quicker handling in turns and left/right transitions.
  • 37mm leading-axle Showa front fork offers 9.0 inches of suspension travel.
  • Heavy-duty Showa rear shock offers 6.6 (167mm) inches of travel for optimum front/rear balance.
  • Fork boots keep dirt and moisture away from fork seals.
  • Snail-type chain adjusters for easy maintenance.
  • Powerful 240mm front disc brake, and 220mm rear disc brake.
  • Road-ready, lightweight 17-inch wheels–3.0-inch front, 3.5-inch rear–with straight-pull spokes.
  • Grippy Dunlop GT401 Arrowmax 110/70-17 front and 130/7-17 rear tires.

Langsung aja yah kita bahas, kenapa si crf ini bisa jadi D tracker Killer,  menurut awb keunggulan utama justru pada mesin si crf ini, bukan pada masalah besarnya tenaga dan torsi kalo ini mah tetep d tracker 250 juaranya, tapi lebih ke familiarnya mesin yang dipakai di Indonesia.

Faktor pertama adalah rancang bangun mesin crf 230 mirip-mirip dengan Gl Pro, Mega Pro, dan juga Tiger, hanya saja dengan kapasitas mesin yang lebih besar dan bertenaga, hal ini tentu sangat membantu ketika berada di daerah jauh dari kota, karena mekanik pinggiran pun bakal bisa nanganin, dan juga banyak part substitusinya dari keluarga GL :D.

Faktor kedua, tenaga dan torsi gedhe, meskipun di bawah d tracker 250, tapi jauh di atas dtracker 150/klx 150, torsi dan tenaga gedhe sangat disukai oleh masyarakat Indonesia, apalagi yang hobi adventure, makanya hinnga skarang banyak trail yg dibangun dengan mesin GL.

Faktor ketiga adalah model crf yang memang buat supermoto/trail, tentunya ini bisa menyasar pasar penggila adventure di Indonesia, ingat kan larisnya KLX yang melenggang sendirian gara-gara tidak ada lawan, pasar motor trail di Indonesia sangat besar utamanya adalah penggila Adventure, perusahaan tambang, Perkebunan, dan juga daerah-daerah yang tidak ramah dilewati motor biasa :D.

Dengan mesin yang tidak terlalu canggih maka harga bisa ditekan lebih murah, dan khas indonesia, downgrade beberapa bagian yang dianggap bikin mahal :evil:( lokalin ban dunlop, sama ganti stang renthal),taruhlah harga 26-35 juta ,maka si crf bisa ngobrak abrik dua segmen kawasaki sekaligus  , segemen pertama adalah pasar D-Tracker 250 ( bagi yang ingin beli d tracker tapi dana mepet, beli crf dengan harga lebih murah, penampilan tetep sama, mesin lebih irit ), dan segmen kedua, adalah pasarKLX ( harga klx nambah dikit udah dapet trail yang jauh lebih bertenaga ). Yupz sekian opini awb kali ini, monggo jika ada opini lain kita bahas di kolom komentar 😀

Iklan

Komentar»

1. Wong Ndeso 94 - 12 Januari 2014

Tetangga punya CRF 😀

Entah yang bikin aneh itu leher knalpot ada 1, tapi silincernya jadi dua di belakang. 😀

Suka

awansanblog - 12 Januari 2014

wah asli apa modifan itu mas silincernya ??

Suka

Wong Ndeso 94 - 12 Januari 2014

Ane gk tahu kang. Belinya second asli gitu dapetnya

Suka

2. potretbikers - 12 Januari 2014

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Best Articles Of Collection

A collection of articles that are interesting to read, provide motivation and encouragement for you.

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

bj44

~ The journey of a thousand miles begins with one step. ~ Lao Tzu

Sukma Pangastuti

Kumpulan memorabilia lucu yang sering membikin rindu

Jalancerita

Banyak Jalan, Banyak Cerita | Catatan perjalanan seorang Bocah Ilang dari Jogja

Indonesia Tempo Doeloe

OLD TIMES NEVER DIE...

Overlanding

A blog dedicated to Toyota Land Cruiser

dtinta

This Blog is 99% for Fun

Catatan Abu Faiz

Sebuah catatan ayah juara

Yanto Musthofa

In this very short journey home, I dare not to dream of making a difference. The world is going to have a marker that I've ever been growing in it, ... that's all I have to dream of.

Pursuing My Bule

Love, life, lust, friendship, and adventures of a sweet, pretty, nice, smart, and amazing girl called Vallendri.^^

IT Center

Give You All about IT

"Menulis untuk keabadian"

Do good and good will come to you

Turn Back Fatim

Fatimah Subadiyo

Kunang-kunang

Pemimpi, ajari aku terbang

Jingga

Karena Menulis Itu Membahagiakan.

%d blogger menyukai ini: