Manasin Mesin Merry, Touring ke Kabupaten Kendal Pantura

Sudah lama si merry nggak disentuh, akhirnya kemarin iseng iseng awb touring ke Kendal, sekalian silaturahmi ke rumah teman 😀 .
image

Berangkat dari rumah pagi jam 6, pake full gear+helm full face, tak lupa kardus berisi macam – macam oleh oleh diiket di jok belakang 😈 . Ketiadaan behel belakang memang membuat masalah tersendiri, sepertinya dalam waktu dekat harus pasang bracket box ni .
image

Perjalanan berlangsung lancar, sengaja lewat jalan yang sepi hehe, biar bisa merasakan menembus dinginnya kabut

Jalan lurus sepi, dinikmati dengan kecepatan rata-rata 80-90 km/j :D, tidak banyak foto foto pada perjalanan berangkat karena hujan segera menyerang, alhasil awb nyampai ke tempat temen kendal dengan keadaan setengah basah, pas pukul 07.30 . Langsung deh disuguh teh manis anget, mantap broo .
Di rumah temen  berjam – jam ngobrol ngalor ngidul, dengan berbagai macam topik (kuliah, skripsi, pekerjaan, nasib di masa depan ),  jiah jauh jauh ampe kendal ngemengnya skripsi juga 😆 , mau pamit eh nggak boleh pulang dulu sebelum makan siang, ya syudah setelah makan siang, segera pamit ke temen beserta bapak ibunya .
image

Perjalanan pulang melewati jalur pegandong-gemuh-ringinarum – weleri , hell yeah dipenuhi lobang lobang,
image

Jalan jalan di kabupaten kendal memang terkenal jelek, saya sudah sering lewat rute ini, dan jalannya nggak pernah bagus .
image

Dan si merry pun dipaksa menghajar lubang lubang yang bertebaran diamana mana 👿 .
image

Rute Weleri-Sukorejo jalan semakin diperparah dengan jalan ambles di dua titik .
image

Tapi hal itu dikompensasi dengan pemandangan yang cukup indah 😀
image

image

imaged
Setelah berjuang beberapa jam, alhamdulillah jam 3 sore nyampai di rumah.

Iklan

23 Komentar

Filed under My Journey

23 responses to “Manasin Mesin Merry, Touring ke Kabupaten Kendal Pantura

  1. Dalane weleri gilani..pantesan bis jakarta lewat limpung

    Suka

  2. Waaahh…jd kangen Kendal tepatnya sojomerto. Kapan ya kesana lagi

    Suka

  3. koyo “koyo” tenan sik ning bathuk. ming ditemplekne. 😆

    Suka

  4. koyo “koyo” tenan sik ning bathuk. ditemplekne. 😆

    Suka

  5. jalan berlubang ga masalah kalo pake motor semprot. 😛

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s