jump to navigation

PERBEDAAN BAN RADIAL DAN BAN BIASA 5 Februari 2015

Posted by awansan in Info.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Perbedaan Konstruksi Ban Radial dan Biasa

Bro sis mungkin kita masih bingung dengan perbedaan dari ban radial dan ban biasa , Perbedaan mendasar dari Ban Bias dan Radial terletak pada susunan benang yang mengikat, berikut perbedaan detailnya sebagai berikut  :

Perbedaan ban bias dan ban radial
Ban pada dasarnya diklasifikasikan ke dalam dua struktur sebagai berikut:

Struktur Bias
Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka (frame) dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban.

Struktur Radial
Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai “Rolling Resistance” yang kecil.

Meski hanya itu perbedaannya, namun dampak yang dirasakan pengguna ban radial sangat signifikan, Dari perbedaan konstruksi tersebut ada tiga keuntungan lebih untuk ban radial :

1. Saat dipakai, ban radial tertekan ke kanan-kiri (arah dinding), sehingga membuat permukaan ban yang menyentuh aspal lebih lebar. Otomatis, daya cengkeram lebih baik, terutama saat menikung. Sementara ban bias, saat dipakai ban tertekan ke depan-belakang, bukan ke samping.

2. Saat tertekan ke kanan-kiri, beban dan panas terdistribusi lebih merata. Sementara model bias, karena beban terdistribusi di tengah, panas akan berpusat di bagian itu. Alhasil, bagian yang cepat aus adalah tengahnya, tidak merata kanan serta kiri. Dengan kata lain, ban radial lebih awet penggunaannya.

3. Meski menggunakan serat baja, pada kenyataannya ban radial lebih lentur saat dipakai. Hal ini memberikan kenyamanan lebih baik, terutama saat menghajar jalan bergelombang, jalan rusak, atau lubang.

namun selain keuntungan diatas, ban radial juga mempunyai kekurangan, yaitu harganya yang cenderung lebih mahal daripada ban biasa, bahkan hampir dua kali lipat.

sumber 1

sumber 2

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dymas Arya Hutama

My Journey in Automotive, Traveling, Touring and Football. Finish What You've Started

Kamildotmus CaTour Collections

Touring, Travelling, Bus, Plane, Train, Ship, Solo

M. Faizi

cerita perjalanan, hidup keseharian, kesementaraan

Jalan Baja

Pustaka & Arsip Kereta Api Indonesia ~ Depo Medarrie, Yoga Cokro Prawiro

Jaguar Jalanan

Semua tentang kisah jalanan

KidiaImages Freelance Photographer

About My Trip In The Field Of Photography

Ekliptika

Langit dan Bumi adalah sahabat kami...

NDAYENG

Mari bercerita

otojurnal's Blog

Roda Ikhtiar, ( Wheels effort)

Military In the Middle East

The blog of ME military hardware afficionados

Zurrahmah El Sayf

Bertualanglah, engkau pasti akan menemukan pengganti yang engkau tinggalkan ( IMAM SYAFI'E)

My BrownDesk

Where I can think about everything freely

otomotif dan herbal

semoga bermanfaat

LASKAR SUZUKI INDONESIA

Suzuki Motor Indonesia

Old Machine Press

New Memories of Old Machines

Maraza's Diary

Emak-emak Punya Cerita

OngolOngol.com

Maju mundur kena

%d blogger menyukai ini: