Bacaan Ringan, Remanufacturing dan Repowering Chasis Bus di Indonesia

DAMRI sebelum di Remanufacture

 Dear pembaca semua, Peremajaan armada bus tua merupakan salah satu hal mutlak agar suatu P0 mampu bertahan, maklum penumpang sekarang mulai banyak yang pilih pilih bus, kalo dianggap tidak nyaman mereka bisa dengan mudah beralih menggunakan Po lain yang lebih nyaman, selain itu bus tua juga amat membebani beban operasional, memang beberapa merk bus bisa dibilang bandel, tapi ada kalanya umur tidak bisa berbohong, mesin yang sering rewel tentunya akan sangat memberatkan biaya perawatan, selain pembelian suku cadang, bis yang harus masuk bengkel otomatis rugi waktu, karena harus berhenti dan tidak bisa mengangkut penumpang.
Idealnya memang harus dilakukan pembelian chasis baru, tapi di sisi lain chasis baru harganya juga cukup mahal , dan tidak semua po secara keuangan mampu membeli chasis baru. Beragam cara ditempuh para pengusaha bus untuk menekan biaya investasi dan operasional ini, salah satunya dengan cara Remanufacture dan Re Powering.
Upaya remanufacture ini adalah bagian dari effesiensi dan memasimalkan modal yang dimiliki suatu Po. meremanufaktur chassis bus lawas biaya yang dikeluarkan hanya 60 persen dari harga baru chassis yang sama. selain itu pajaknya pastinya juga lebih murah dibanding pajak chasis baru, hal ini tentunya akan sangat meringankan beban operasional bus.

Proses remanufacture adalah suatu proses membangun ulang chassis lama sesuai standar pabrikan sehingga menjadi prima seperti baru kembali. Seluruh bagian mekanis seperti mesin, sistem pengereman, struktur suspensi, juga elektrifikasi dikembalikan kemampuannya menjadi 100 persen seperti baru.

Proses Remanufacturing, tampak chasis sudah kembali segar

Tercatat dua po yang sudah melakukan remanufacturing chasis, yaitu Po Pahala kencana dengan 30 unit chassis OH-1521 , dan DAMRI yang remanufacturing 60 chasis bus legendaris mereka  Mercedes OF-1113 tahun 1986.

Bus Damri Setelah di Remanufacture, kelihatan bantet khas Chasis OF 1113

PT. Mercedes-Benz sendiri menetapakan standar teknis yang ketat terhadap Chasis bus yang akan di remanufacture, Yang jelas, syarat dari Mercedes-benz bus-bus itu harus bisa jalan sendiri ke Wanaherang tanpa mengalami masalah.

Po Safari Dharma Raya, Chasis Mercy OH 1521, repowering dengan Mesin Yuchai 330 hp

Berbeda dengan proses remanufacture, proses repowering biasanya hanya dilakukan dengan mengganti mesin saja, dimana mesin lama di copot dan diganti dengan mesin baru yang lebih segar kondisinya, mesin bisa menggunakan jenis yang sama dengan umur lebih muda, atau menggunakan mesin dari china (biasanya merk Yuchai/Weichai), penggantian mesin baru dilakukan untuk mengembalikan tenaga bus agar kembali prima, tak jarang mesin pengganti memakai tenaga lebih besar, diantara Po yang gemar melakukan repowering adalah Po Safari Dharma Raya dan Po SAN, dimana yang merepowering chasis Mercedes Benz OH 1521 dengan mesin Weichai 280 hp, Yuchai 300 hp, bahkan Yuchai 330 hp, wow bisa dibayangkan kan larinya kayak apa .

Po SAN, reowering dengan mesin Yuchai 270 hp

Oke cukup sekian bacaan ringan kali ini, semoga bisa menambah pengetahun bagi kita semua, stay tune artikel selanjutnya ya 😀 .

 

sumber:
bismania.com
haltebus.com

Iklan

7 thoughts on “Bacaan Ringan, Remanufacturing dan Repowering Chasis Bus di Indonesia

  1. woh iki.. nek mercy iku remanufacture e langsung mercy atau karoseri tertentu dengan pengawasan mercy kang?
    kapan yo armada damri ekonomi ac jogja-jakarta di rebuild ben seger 🙄

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s