Menelusuri Jejak Sejarah Bus Gandeng di Indonesia

knilkruppbus

awansan.com – Sobat bismania, jejak sejarah bus gandeng di Indonesia sebetulnya sudah di mulai sejak zaman penjajahan Belanda, kala itu sudah ada bus gandeng rakitan General Motor di tanjung priok, bus gandeng ini di buat untuk kepentingan pengangkutan pasukan militer Belanda dengan kapasitas angkut hingga 80 orang, sayang tidak diketahui mesin apa yang digunakan, kemungkinan besar menggunakan mesin Chevrolet dari GM .


Setelah lama menghilang Bus Gandeng baru kembali ke Indonesia pada dekade 1990an, pada saat itu di datangkan 43 bus Ikarus 281 berbahan bakar BBG ke Indonesia, Sebanyak 33 unit Ikarus 281 didatangkan dalam bentuk CBU dan sisanya dirakit di Indonesia, tepatnya di bengkel PPD Narogong, Bekasi Timur.

Bisa dibilang bus ini merupakan salah satu bus tercanggih di zamannya, karena sudah menggunakan transmisisi matic dari Allison dan juga air suspension, meskipun Ikarus bus buatan Hongaria, tapi ternyata mesinnya menggunakan Detroit Diesel pabrikan Amerika.

Armada ini beroperasi cukup lama bahkan pernah menjadi salah satu armada transjakarta pada saat awal di didirikan, kini Ikarus Sudah dipensiunkan dan diganti dengan bus bus yang lebih muda.

Selain ikarus, pada zaman itu juga pernah datang bus gandeng dari China merk Jinghua, bus ini di operasikan oleh PPD pada medio 1990 an , sangat sedikit literatur bagaimana bus ini bisa masuk ke Indonesia, pun dengan spek busnya, tetapi setalah awb cari persamaan dengan bus luar negeri , besar kemungkinnan bus ini adalah Jinghua BK670 / Jinghua 6141 articulated buses.

Bus Gandeng Di Indonesia memasuki babak baru ketika Transjakarta berdiri, Transjakarta juga menajdi pintu masuk kembalinya bus bus buatan china Di Indonesia. awb kutip dari itdp, Saat itu pada 2006 TransJakarta memiliki kebijakan untuk menggunakan bahan bakar gas untuk seluruh armadanya.

Masalah mulai timbul ketika TransJakarta menerapkan kebijakan menggunakan bus gandeng. Tidak ada dari bus-bus Korea dan Jepang tadi yang siap untuk memenuhi spesifikasi bus gandeng Transjakarta yang cukup unik, yaitu: High Floor (lantai tinggi), gandeng, dan berbahan bakar gas. Kalaupun mereka memiliki armada gandeng, lantai busnya tidak tinggi atau bahan bakarnya masih menggunakan solar. Diperlukan pengembangan lagi serta perancangan ulang dari model yang sudah ada. Ini akan memakan waktu lama.

Di saat genting itulah muncul armada bus Cina pertama di TransJakarta dari Huanghai dengan 10 bus gandeng untuk melayani koridor 5 (Kampung Melayu – Ancol).

Setelah masuknya bus gandeng Cina maka industri dalam negeri pun kemudian mengeuarkan Komodo dari ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) bernama AAI Indonesia. Bus yang didesain oleh perusahaan patungan Indonesia – Malaysia ini cukup memegang pasar bus gandeng di TransJakarta sampai akhir 2011.

Hampir seluruh bus gandeng yang beroperasi di koridor 9 dan 10 menggunakan armada Komodo ini. Namun sayang, ternyata seiring dengan berjalannya waktu dan kompetitifnya pasar, armada Komodo ini mulai punah dan sekarang sudah tidak diproduksi lagi

Komodo

Kembali dari pasar tanah air, muncul juga produksi bus buatan Madiun, yaitu Innobus yang diproduksi oleh PT INKA, yang biasanya membuat gerbong kereta api. Hampir seluruh armada Innobus saat ini dioperasikan di koridor 11.

inobus

Pada tahun 2013 diadakan lagi pengadaan bus gandeng, baik dari impor maaupun dalam negeri. pada periode ini kemduian masuk 30 unit bus gandeng Yutong dan 30 unit bus gandeng ZhangTong.

Zhongtong

Ankai

Pada tahun 2014 terjadi kasus  skandal bus Transjakarta berkarat yang merupakan hasil pengadaan tahun 2013 yang langsung didatangkan dari Tiongkok (China) dalam keadaan sudah karatan di bagian mesin dan spare part. Peristiwa tersebut langsung mengundang kehebohan di kalangan masyarakat & terindikasi korupsi yang menjerat kalangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pemenang tendernya yang kini sudah menjadi tersangka

Yutong

Pasca skandal bus berkarat dari china, Transjakarta pun kemudian berbenah dengan mendatangkan bus bus gandeng yang lebih berkualitas, yup bus terbaru ini menggunakan Bus gandeng Scania K 340  dengan karoseri Laksana.

Scania

Dear pembaca, demikian rangkuman jejak sejarah bus gandeng di Indonesia, Semoga bisa menambah pengetahuan kita semua,

(Visited 1,932 times, 1 visits today)

17 comments

  1. imotorium – Jakarta, Indonesia – Senang naik bus, kapal, pesawat. Hobi naik motor sama foto - foto Apalagi makan, perut karet bisa masuk apa aja Imotorium Blog, all about bus, automotive, gadget and traveling Twitter : @imotorium Facebook : Imotorium Fansfage Email : redaksi@imotorium whatsapp : nol-delapan-lima-tiga-satu-satu-lima-tujuh-dua-nol-nol-satu
    imotorium says:
    1. Bus gandeng maksudnya mas? Di pool PPD

      Kalo bus tingkat zamab soeharto udah ndak ada yg jalan.. Bus tingkat trans jakarta pengadaan baru semua

Leave a Reply