Review Honda Mobilio Untuk Perjalanan Jauh

Honda Mobilio Source: google

awansan.com – Dear pembaca semua,  setelah sekian lama beredar akhirnya awb dapatt juga kesempatan mencicipi Honda Mobilio , mpv jagoan Honda yang fenomenal yang datang dan langsung mengobrak abrik pasar penjualan LMPV di Indonesia, benarkah sehebat yang digemborkan oleh berbagai  media massa dan blog selama ini ?. hmm disini awb akan kasih pendapat jujur saja.

Honda mobilio yang awb gunakan adalah Mobilio seri E, tahun pembuatan 2015, pada perjalanan kali ini diisi penumpang 6 orang dewasa, dengan Rute Yogyakarta – Lamongan PP, dimana  awb merasakan 8 jam menjadi penumpang, dan 8 Jam menjadi sopir.

Jalan yang dilewati sangat bervariasi, mulai dari jalan lurus Jogja- Solo, kemacetan Kota Solo, Jalan berkelok penuh yang asyik buat selap selip di rute Solo – Ngawi, jalan naik Turun Ngawi – Padangan, dan terakhir jalan Penuh Lobang Padangan – Bojonegoro, selanjutnya dari Bojonegoro ke Lamongan cenderung mulus dan lurus .

Membahas secara eksterior memang tidak diragukan, mobilio mempunyai tampang yang cukup cakep 😀 , dengan lekuk body yang cukup membuat orangmelirik ketika bertemu di jalan , auranya cukup mentereng dibanding dengan Avanza Xenia, walau kalah elegan jika dibanding Grand Livina/Ertiga.

Masuk ke interior, barulah kerasa nuansa berbeda, yups penggunaan plastik dimana mana, membuat Mobilio terlihat cheap, belum lagi jok yang cukup keras semua baris kursi, membuat pantat kurang nyaman berlama lama, bagi penumpang baris ketiga bersiaplah kaki pegal – pegall, karena kaki harus nekuk sepanjang jalan , hal ini disebabkan kursi tengah yang tidak bisa dimaju mundurkan, masalah kenyamanan  Mobilio kalah telak dengan Avanza .

Lalu bagaimana review sebagai sopir, ini lagi yang aneh menurut awb karena posisi speedometer terhalang oleh setir, lhadalah pie to iki desainere, suspensi juga awb rasa keras, ketika melewati jalur Ngawi  – Padangan – Bojonegoro yang penuh dengan lobang, kerasa banget kayak dilempar lempar #ampuundeh 😈 .

Berbicara tentang mesin, ini juga tak seistimewa, tarikan rasanya biasa aja, satu satunya yang awb anggap unggul hanya konsumsi bbm yang  irit broo Jogja – Lamongan pp cuman habis 300 rb 😀 .

oke cukup sekian review kali ini, sekali lagi ini subjektif menurut pendapat awb jujur tanpa tedeng aling aling, orang lain bisa saja beda :lol , stay tune and see you next time .

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.