jump to navigation

Sejarah Toyota Kijang Part II : Kijang Super dan Kijang Grand (Kijang KF 40/50) 8 Juni 2017

Posted by awansan in Brosur, Mobil.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback
 
Dear pembaca semua, bisa dibilang Kijang generasi ketiga ini merupakan generasi Kijang terfenomenal di Indonesia, melalui kijang genrasi ini juga reputasi Kijang sebagai mobil sejuta umat mulai terbentuk.. dalam kehidupan sehari hari kijang ini ini lebih dikenal dengan nama Kijang Super / Kijang Grand  , Kijang generasi ketiga ini masa edarnya 10 tahun, mulai tahun 1986 -1996.  Kijang super atau grand tersedia dalam short chasis dengan kode KF40  dan  long chasis KF50 (20 cm lebih panjang dari kf40)..
Kijang Super (1986-1991)
Kijang Super pada awal masa edarnya menggunakan mesin Toyota  1500 cc (5K), yang sudah dilengkapi dengan Teknologi Advance Super Response Engine (ASRE) guna menyempurnakan sistem pasokan bahan bakar, sehingga terjadi peningkatan performa dari 61 ps menjadi 63 ps. Khusus untuk varian Kijang Grand Ekstra tahun 1995,  Meski masih menggunakan mesin tipe 5K, namun penyempurnaan pada Kijang Grand ini telah dilakukan pada karburator, intake dan exhaust manifold, sehingga dapat meningkatkan tenaganya menjadi 72 ps.
Spesifikasi Mesin Kijang Toyota 5K
Type Mesin : TOYOTA 5 K, 4 Silinder Segaris, 8 Katup, OHV, 1486 cc
Diameter X Langkah : 72,0 mm X 79,7 mm
Daya Maksimum : 72 Ps / 6,000 rpm
Bahan Bakar / Kapasitas Tangki : 40 L B
ahan Bakar – Jenis / System : Bensin / Konvensional
Pengisian Accu : Alternator / Cut Out Luar / 5O H
System Kemudi / Brake : Power Steering / Front Disc – Rear Drum
Torsi Maksimum : 12.2 Kgm / 4,400 Rpm
Transmisi / Type : Manual 4 Maju 1 Mundur /
Penggerak Roda Belakang Type Diferential : Normal / Manual
System Pendingin : Radiator AC ( Air Conditioner )
Transmisi yang digunakan juga tersedia dalam dua pilihan, 4 speed dan 5 speed. Pada tahun tersebut sekaligus dilakukan penyempurnaan per belakang dan as kopel tipe 3 sambungan pada chassis panjang, guna mengurangi getaran. Pada tahun 1995-1996 kemudian diropduksi juga Kijang KF42/52 yang sudah menggunakan mesin 1800 cc (7k).

Sistem kemudi pun tak luput dari proses penyempurnaan dengan diterapkannya sistem re-circulating ball dan penggunaan variable gear ratio. sistem kemudi rack & pinion kemudian diperkenalkan di tahun 1991.  Untuk menambah rasa nyaman, suspensi bagian depan diubah menjadi double wishbone dengan pegas batang torsi, sedangkan konstruksi bagian belakang menjadi over axle. Penggunaan rem cakram juga mulai diperkenalkan mulai Kijang generasi ini.
Kijang makin terkenal sejak Toyota Indonesia menggandeng perusahaan karoseri macam Nusa Cendana Harum, Nasmoco Auto Body, dan Superior Coach untuk membikin Kijang sebagai sebagai mobil keluarga (minibus) . Kijang produksi karoseri Nasmoco,NCH dan Superior inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan Kijang Super/Super Kijang.

Nusa Cendana Harum (NCH)

Karoseri Nusa Cendana Harum ini merupakan salah satu perusahaan karoseri yang ditunjuk menjadi rujukan oleh Toyota. Kijang nusa merupakan karoseri standar Kijang super sebelum Toyota memperkenalkan Toyota Original Body atau yang lebih populer dengan full pressed body. Bentuk body karoseri ini standar dengan pintu geser pada bagian samping tengah dan belakangnya. Terdapat juga varian 2 pintu (3 pintu dengan pintu belakang dihitung). Varian ini keluar tidak begitu banyak. Entah kenapa produksi nya tidak diteruskan padahal hanya beda di pintu saja dengan versi 4 pintu.

Superior Coach (SC)

Kijang karoseri Superior merupakan tipe tengah tengah antara Super dengan Grand. Kijang ini dikenal juga dengan Kijang Super G. Kijang G ini fiturnya lumayan lengkap seperti ada tachometer, ac double blower bawaan, switch ac model geser yg menyatu dengan dashboard, power window, central lock, power steering ,antena body, over fender, kaca tiptop dibagian samping belakang, grill abu-abu metalik, konsole box menyatu dengan tuas gigi dan doortrim kanan konsole seperti saku. Karoseri Superior Coach ini juga menjadi rujukan karoseri Toyota.

Nasmoco Body Tech

Karoseri nasmoco body tech merupakan salah satu rujukan karoseri yang ditunjuk oleh Toyota Astra Motor. Kijang Nasmoco ini dibagi menjadi 2 varian. Varian pertama adalah Kijang Ranger yang ciri khasnya memiliki pintu berjumlah 3 seperti mobil jip (depan 2 belakang 1). Varian kedua adalah Kijang Commando yang memiliki pintu 4 buah (depan 2, tengah bagian kiri dan belakang). Jendela belakang semuanya masih memakai sistem geser.

Varian Kijang Super Karoseri Nasmoco

Varian Commando ( memiliki ‘4 pintu’ dengan plihan : )

  • Commando LSX (Kf50 : 5 speed, Rem cakram depan).
  • Commando SSX (KF40 : 5 speed, Rem cakram depan).
  • Commando LX (KF50 : 4 speed).
  • Commando SX (KF40 : 4 speed).

Varian “Ranger” yang memiliki ciri memiliki ‘3 pintu’ dengan kode sasis ‘KF40’, dan memiliki sistem percepatan 5speed (SSX), serta menggunakan sistem  rem cakram pada bagian depan. Varian 3 pintu ini sangat jarang ditemukan, karena diproduksi hanya selama 3 tahun, antara 1987 sampai 1990 .

Kijang Grand (1992 -1996)
Memasuki tahun 1992, Toyota Kijang mulai berbenah. Mulai tahun 1992, Toyota memperkenalkan Toyota Original Body atau yang lebih populer dengan full pressed body (Kijang Grand). Maksud dari full pressed body disini adalah pembuatan body dari plat besi yang dipress lalu dilas tanpa menggunakan dempul sama sekali. Plat besi dipress dengan mesin press besar dengan kapasitas sampai 1500ton sehingga membentuk bebrapa bagian seperti atap depan, atap belakang, kap mesin, bumper, fender depan, pintu belakang dsb. Bagian bagian body tersebut kemudian dilas menjadi satu kesatuan dengan teknik las titik.
1995_toyota_kijang_lintas_nusa
Berbeda dengan Toyota Kijang sebelumnya yang masih mengandalkan pembuatan body biasa. Pembuatan body biasa merupakan pengelasan dari berbagai komponen yang jauh lebih banyak dibandingkan Full Pressed Body (30 vs 8) serta dihaluskan menggunakan dempul. Banyaknya dempul yang dipakai bervariasi bisa antara 2 sampai 5 kg saja tergantung kerapian pembuat body. Kelebihan body yang dipress adalah lebih tahan karat karena juga dilapisi dengan anti karat pada saat pengelasan.
Toyota Original Body memiliki beberapa pilihan trim atau tipe. Tipe yang tersedia pada mobil ini antara lain SX, SSX dan SGX untuk sasis pendek.dan  LX, LSX, LGX untuk sasis panjang.. Untuk varian pick up tersedia dalam pilihan sasis panjang dan pendek sekaligus.
Varian paling murah adalah tipe SX, LX, dan pickup. Kepanjangan SX dan LX adalah Short Extra dan Long Extra. Fitur mobil ini adalah masih menggunakan transmisi 4 percepatan, dashboard lama (mirip kijang super era 80an) yang hanya saja warnanya berubah menjadi abu-abu, dan rem depan dan belakang yang masih mengandalkan rem teromol atau drum brake.
Tipe SSX dan LSX yang merupakan singkatan Short/Long Super Extra merupakan tipe menengah yang juga biasa dikenal dengan sebutan Super G atau Deluxe. Versi Super G ini terdapat perubahan pada exteriornya seperti lampu depan dan grill sementara bagian interiornya sudah memakai dashboard sedan dan ditambahkan power steering.
Kemudian untuk varian tertinggi ada Versi SGX dan LGX atau Short/Long Grand Extra sudah memiliki tachometer, over fender, power window, alloy wheel dari Enkei, dan AC double blower.
Toyota Kijang Grand Extra
yang merupakan trim tertinggi keluarga Kijang Grand (1992-1996), Kijang Grand Ekstra yang sudah dipersenjatai dengan PS, PW untuk bagian Depan, AC Double Blower, RPM, Dashboard Sedan, SideFender dan Footstep. Posisi tangki bahan bakar dipindah ke sebelah kiri, sedangkan ban cadangan digantung di belakang

Selain Kijang Super (NCH, Nasmoco, dan Superior), dan Kijang Grand (Toyota Auto Body), dalam kurun waktu 1986-1996 Kijang juga banyak dikaroseri oleh pabrikan lokal, seperti Shelby, Nada Karya, Hobart, Shelby dll, ..

Karoseri Hobart (Kijang Hobart)

Kijang Hobart ini juga dibagi menjadi 2 varian. Varian pertama memakai sasis pendek dengan bentuk yang sporty. Bagian tengahnya memakai jendela geser dengan pintu yang hanya ada disebelah kiri. Pada jendela baris ke3, terdapat variasi semacam aerofin yang posisinya miring membagi jendela belakang. Yang benar benar unik dari Kijang Hobart sasis pendek ini adalah peletakan tutup tangki bensin yang tersembunyi dibalik plat belakang mobil. Pintu belakangnya juga berbeda jauh dengan Kijang original body. Walaupun sama sama memakai pintu 3/4, namun posisinya pada kijang Hobart ini dibalik dengan jendela kecil ada disebelah kanan. Varian kedua adalah Kijang Hobart dengan sasis panjang. Yang istimewa dari Kijang Hobart ini adalah penggunaan 5 pintu (2 didepan, 2 ditengah, dan 1 belakang). Pada pilar D terdapat semacam ukiran aerofin dengan logo Hobart yang berbentuk bulat dibawahnya. Pintu Belakang Kijang Hobart ini juga unik karena ukurannya hanya 3/4 namun posisinya berada ditengah.

karoseri Roda Nada Karya (Kijang Rover dan Kijang Jantan)

Tidak mau kalah, Karoseri yang bermarkas di Tanggerang ini juga membuat karoseri untuk Toyota Kijang Super. Kijang Rover merupakan varian Kijang KF40 karoseri yang bentuknya sporty. Sepintas bentuk bodynya tidak ada yang berbeda dengan Kijang original body, namun jika diperhatikan lebih lanjut body belakangnya lebih tegak dan lebih mengotak. Karenanya Kijang Rover memiliki tampilan yang sporty. Kijang Rover memiliki 5 pintu (2 depan, 2 tengah dan belakang 1) dengan kaca belakang mirip dengan versi Astra (original body). Pada awalnya, kaca jendela tengah memakai model geser dan kaca samping belakangnya memakai model Tiptop. Namun setelah beberapa saat kemudian modelnya diubah dengan model naik turun dengan tuas yang diputar (engkol) dan jendela belakang masih model Tiptop. Selain itu, Kijang Rover juga dilengkapi dengan aksesoris berupa over fender dan side body mould yang memberi kesan sporty pada Kijang Rover ini. Fasilitas yang ada lebih lengkap dari Kijang Super astra seperti AC Double Blower, PS, PW, Dsb. Kijang KF50 dari karoseri Roda ini diberi nama Toyota Kijang Jantan Raider. Kijang jantan Raider ciri khususnya ada pada bentuk yang sporty dan panggunaan ban serep dibelakang pada tipe Executive. Bisa dibilang varian ini merupakan varian top of the line karena fiturnya yang jauh lebih komplit dibanding Kijang dengan original body.

Kijang Rover berkembang dengan menghadirkan varian Kijang berpintu 5 seperti mobil MPV pada umumnya pada jaman sekarang. Selain itu, pada kaca belakangnya sudah meninggalkan model geser dan menggantinya dengan sistem naik turun yang diatur melalui engkol. Kijang Rover ini beredar sampai sekitar tahun 1995 saja karena pada tahun 1996 muncul Kijang Rover GRX yang berbasis Toyota Kijang Grand Extra. Kijang Rover GRX ini sudah menggunakan mesin 7K 1800cc dan pada bodinya terdapat tambahan berupa bemper depan dan belakang berbahan fiberglass serta terdapat fog lamp di depannya. Untuk bagian sampingnya sudah ada footstep yang terlihat serasi dengan fender dan bumper karena warnanya sama. Untuk interiornya sudah jauh lebih modern dibanding Kijang keluaran Astra karena sudah memakai door trim model modern, power window serta AC double blower.

Keistimewaan versi karoseri ini adalah penggunaan bahan plat untuk body lebih tabal dari Kijang original body yang memakai plat 0,8 mm. Konon karoseri ini memakai plat semi galvanis anti karat untuk membuat bodi Kijang Rover Ace ini. Sayangnya karena plat yang digunakan tidak sesuai dengan mesin press yang dipakai, penggunaan dempul masih diperlukan pada model karoseri ini.

Kalau mau tau lebih lanjut tentang Kijang Rover

Kencana (Kijang Kencana)

Kijang Kencana memiliki keistimewaan berupa pintu yang sudah 5 buah (2 depan, 2 ditengah dan  dibelakang). Yang unik, pintu tengah Kijang Kencana sudah memakai model naik turun seperti sedan. Mekanisme yang canggih untuk Kijang super karena karoseri asli pabrikannya saja tidak menerapkan itu. Konsekuensinya karena bentuk overfender Kijang super, pintu tengah Kijang Kencana ukurannya kecil. Kira kira selebar pintu masuk angkot saja. Karena pintunya kecil, pada Kijang Kencana sasis panjang jendela samping belakangnya akan terlihat sangat panjang. Untuk meningkatkan ruang headroom, Kijang Kencana telah menggunakan atap dengan model yang lebih tinggi dibanding Kijang lainnya.

Montana (Kijang Montana)

Kijang Montana memiliki ciri khas berupa bentuk grill depan yang unik. Masih memakai lampu kotak kecil seperti Kijang Super awal hanya saja tidak memakai grill depan lonjong seperti Kijang lainnya. Grill Kijang Montana memakai model trapesium sama kaki dengan bentuk jaring. Bumper depan juga berbeda karena sudah memakai model one piece dengan tambahan dibawahnya yang mirip seperti spoiler. Bagian belakangnya terdapat semacam guratan air fin didekat lubang tangki bensin. Kijang Montana memiliki pintu 5 buah (depan 2, tengah 2 belakang 1) dengan jendela tengah model naik turun dan samping belakang Tiptop.


Karoseri Shelby (Kijang Perkasa Shelby)
Kalau awb pribadi paling demen sama kijang yang satu ini, Kijang perkasa sendiri merupakan hasil karoseri Shelby Tangerang, Kijang perkasa menggunakan body belakng dari fiber sehingga mempunyai bobot lebih ringan, kijang perkasa sudah dilengkapi dengan AC, fog lamp, sunroof, bumper depan, velg racing, fender ban sporty, console box, dan kaca spion yang ekstra besar 😀 ..

Hingga digantikan generasi yang lebih baru, generasi ketiga ini berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 492.123 unit. Suatu pencapaian yang luar biasa dimasanya 😀 ..

source:
mobilmotorlama.com
jejakmasa
google

1986_toyota_kijang_04_edit
Iklan

Komentar»

1. mysukmana - 8 Juni 2017

aku pernah naik kijang beginian tahun 2008an klo gak salah..dari Solo-Bandung lewat jalur selatan..mantepp dan kuat..

Suka

awansan - 9 Juni 2017

hehe iya kuat banget kalo nanjak, kijang kayak gini musunhnya cuman jalan tol, ndak bisa kenceng 😆

Suka

mysukmana - 10 Juni 2017

Wkwkk..tp tetep stabil.krn body besi asli

Suka

2. Dwitri Oktaria - 9 Juni 2017

Klo versi krista dan Rangga kok ga dibahas om

Suka

awansan - 11 Juni 2017

hehe dibahas next artikel ya om 😀 , just wait

Suka

3. Rafi'ul Anhar - 20 Juni 2017

Ternyata keren juga ya waktu di masa jayanya, terkadang, orng2 suka menganggap remeh mobil ini

Suka

awansan - 21 Juni 2017

Iya om keren dan gagah, yah kalo larinya sih emg wajar kalo dianggap remeh, tapi kebandelannya lhoo ndak ada yg ngeremehkan

Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

otojurnal's Blog

Roda Ikhtiar, ( Wheels effort)

Military In the Middle East

The blog of ME military hardware afficionados

Zurrahmah El Sayf

Bertualanglah, engkau pasti akan menemukan pengganti yang engkau tinggalkan ( IMAM SYAFI'E)

My BrownDesk

Where I can think about everything freely

otomotif dan herbal

semoga bermanfaat

LASKAR SUZUKI INDONESIA

Suzuki Motor Indonesia

Old Machine Press

New Memories of Old Machines

Maraza's Diary

Emak-emak Punya Cerita

OngolOngol.com

Maju mundur kena

Ran When Parked

Interesting Automobiles

Love 4x4

All About 4 Wheel Drive

Hydroid's Blog

Just another WordPress.com site

A R T I K E L 📌 M A R L Y

A collection of articles that are interesting to read, provide motivation and encouragement for you.

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

bj44

~ The journey of a thousand miles begins with one step. ~ Lao Tzu

Sukma Pangastuti

Kumpulan memorabilia lucu yang sering membikin rindu

Jalancerita.com

Banyak jalan, banyak cerita

Indonesia Tempo Doeloe

OLD TIMES NEVER DIE...

%d blogger menyukai ini: