jump to navigation

The Strongest Vespa “Piaggio Ape” 15 Juli 2017

Posted by awansan in Info, Motor.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Dear pembaca yang budiman,  mungkin selama ini kita lebih mengenal bajaj sebagai produsen kendaraan roda 3 yang cukup populer,  padahal jika dirunut lagi, sebetulnya bajaj memproduksi kendaraan roda 3 berdasar lisensi “Piaggio Ape C” dari piaggio group italia,  jadi bisa dibilang “Piaggio Ape” merupakan mbahnya bajaj yang ada di Indonesia 😀 .

Piaggio Ape sendiri merupakan salah satu karya  Corradino D’Ascanio, seorang insinyur yang juga merancang Vespa untuk  Enrico Piaggio pemilik Grup Piaggio. Piaggio Ape sendiri dirancang unutk memenuhi kebutuhan pasar akan  kendaraan komersial ringan di italia pasca perang dunia II, pada saat itu Italia membutuhkan banyak kendaraan ringan dengan harga terjangkau untuk merekonstruksi negaranya yang luluh lantak akibat perang.

Piaggio Ape pertama mulai diproduksi pada tahun 1948,  dengan dilengkapi Mesin 2 tak nan bandel, piaggio ape cenderung mudah dirawat dan irit konsumsi bbm, dimensinya juga kompak memudahkan manuver di perkotaan, selain itu Piaggio ape mempunyai daya angkut yang tinggi, mulai dari 200 kg- 800 kg tergantung versi mesin yang digunakan. Piaggio Ape pun dengan cepat meraih kepopuleran di saentero eropa, terutama di Negara Italia

dalam 68 tahun masa produksinya, Piagio ape diproduksi dengan berbagai kubikasi mesin, mulai dari 50 cc, 125 cc, 150 cc, 175 cc, 218cc dan Diesel 400 cc, selain mesin piaggio ape juga mempunyai dua konfigurasi bak, konfigurasi pertama adalah bak langsung diatas roda seperti bajaj pada umumnya, sedangkan konfigurasi kedua adalah piaggio ape hanya sebagai penarik trailer.

Aplikasi kendaraan ini sangatlah luas baik itu untuk angkutan barang, kendaraan penumpang, box, pick up,bahkan sebagai kendaraan pemadam kebakaran. Kisah piaggio ape baru berakhir di Eropa pada tahun 2016, ketika Piaggio Group akhirnya mengumumkan pemberhentian produksi piagio ape.

File:Apecar.jpg

Iklan

Komentar»

1. arieslight - 16 Juli 2017

Nah ini dia barangnya hehe..keren tuh yang buat ngangkut gajah..klassik bentuknya, persis sama yang saya lihat buat jualan kopi di kampus hehe

Suka

awansan - 16 Juli 2017

Padahal cuman 125cc, tapi kuat ngangkut gajah 😂😂

Suka

2. loshame - 16 Juli 2017

I like that 😊

Suka

awansan - 16 Juli 2017

Thanks 😁

Suka

loshame - 16 Juli 2017

Take a look on my blog and follow me if you like it 😊

Suka

3. st3v4nt - 17 Juli 2017

Kendaraan yang efektif dan efisien di perkotaan sayang imagenya
jadi jelek karena kelakuan rata-rata pengemudinya.

Suka

awansan - 17 Juli 2017

Hehehe slonong boy ya pengemudinya

Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dymas Arya Hutama

My Journey in Automotive, Traveling, Touring and Football. Finish What You've Started

Kamildotmus CaTour Collections

Touring, Travelling, Bus, Plane, Train, Ship, Solo

M. Faizi

cerita perjalanan, hidup keseharian, kesementaraan

Jalan Baja

Pustaka & Arsip Kereta Api Indonesia ~ Depo Medarrie, Yoga Cokro Prawiro

Jaguar Jalanan

Semua tentang kisah jalanan

KidiaImages Freelance Photographer

About My Trip In The Field Of Photography

Ekliptika

Langit dan Bumi adalah sahabat kami...

NDAYENG

Mari bercerita

otojurnal's Blog

Roda Ikhtiar, ( Wheels effort)

Military In the Middle East

The blog of ME military hardware afficionados

Zurrahmah El Sayf

Bertualanglah, engkau pasti akan menemukan pengganti yang engkau tinggalkan ( IMAM SYAFI'E)

My BrownDesk

Where I can think about everything freely

otomotif dan herbal

semoga bermanfaat

LASKAR SUZUKI INDONESIA

Suzuki Motor Indonesia

Old Machine Press

New Memories of Old Machines

Maraza's Diary

Emak-emak Punya Cerita

OngolOngol.com

Maju mundur kena

%d blogger menyukai ini: