Kisah Suzuki ST20 Truntung, Awal Mula Kepopuleran Mobil Suzuki di Indonesia

Suzuki Carry ST20 (source : http://stbiru.blogspot.co.id/)

Dear pembaca semua, Suzuki Truntung memang bukanlah produk pertama Suzuki di Indonesia, tapi harus diakui bahwa karena Suzuki Truntung lah mobil Suzuki mukai populer di Indonesia. Suzuki Truntung sendiri merupakan mobil pikap generasi kedua yang dipasarkan Suzuki di Indonesia, setelah suzuki Carry ST10.

Nama asli Suzuki Truntung adalah Suzuki Carry ST20, mobil ini mulai diproduksi di jepang pada tahun 1976, namun baru diproduksi di Indonesia mulai tahun 1978, populer dengan nama truntung karena mobil ini masih menggunakan mesin 2 tak yang bunyinya truntung.. Tung.. Tung.

Mobil ini menggunakan mesin F5A yang sama dengan mesin Jimny 550 , mesin F5a merupakan mesin 2 tak dengan konfigurasi 3 silinder yang berkapasitas 550cc. Karena memakai mesin 2 langkah, mobil ini memakai oli samping seperti motor 2 tak pada umumnya. Mesin ini masih menggunakan karburator untuk pasokan bahan bakar dan platina untuk pengapian. Untuk urusan pendinginan mesin, mobil ini bisa selangkah lebih maju dengan penggunaan pendingin cairan atau water cooled. Tenaga maksimum yang bisa dihasilkan mobil ini mencapai 33 PS (24 kW) at 4500 rpm and 52 N⋅m (38 lb⋅ft) of torque at 3000 rpm, tenaga dari mesin kemudian disalurkan ke roda via transmisi manual 4 percepatan.

Suzuki Truntung tidaklah sendirian, karena di era itu ada juga Hijet 550 dan Mitsubishi minicab yang juga bersaing di kelas yang sama, namun nampaknya Suzuki Truntung yang paling banyak beredar, dengan harga mobil yang murah dan bensin yang irit, Suzuki Truntung dengan cepat mendapat hati masyarakat Indonesia, untuk daerah pedesaan pick up truntung cukup banyak bersaing dengan Mitsubishi Colt T, sedangkan untuk perkotaan banyak Truntung yang digunakan sebagai angkot. Suzuki Truntung baru dihentikan produksinya pada tahun 1983, kemudian digantikan oleh Suzuki Carry 1000.

Iklan

2 comments

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s