Sejarah Hino AK Series, Legenda Bus Bumel Indonesia

Mira 2

awansan.com – Dear pembaca semua, beberapa waktu lalu awansan pernah membahas tentang Mercedes -Benz OF 1113 salah satu bus mesin depan legendaris dari pabrikan Jerman, nah kali ini kita akan membahas seteru abadinya yang berasal dari pabrikan Jepang, yaitu Hino AK series, satu satunya produk bus bermesin depan yang masih mampu bertahan produksinya hingga sekarang.

Secara garis besar sudah 4 generasi Hino AK yang beredar di Indonesia yaitu

  • AK17  , 1985 – 1995 , mesin H07C, 6728cc, 175ps (JIS)
  • AK3H , sejak 1995MY, mesin H07D, 7412cc, 190ps (JIS)
  • AK1J , sejak 2003, mesin J08C-F, 7961cc, 210ps (JIS)
  • AK8J, sejak 2007, mesin J08E-UH, 7684cc, 215ps (JIS)

HINO AK17 series (1985-1995)
Hino AK17 pertama muncul di Indonesia sekitar tahun 1985an, sebagai penerus Hino BX yang sudah discontinue tahun 1983, tipe yang pertama muncul adalah Hino AK174, chasis ini menggunakan mesin baru berkode H07C-D4 dengan output tenaga maksimal 175ps @3000rpm dan torsi 461nm @1800rpm yg membuatnya terkenal galak di putaran atasnya. tenaga dari mesin kemudian disalurkan ke roda via trnasmisi manual 6 percepatan dengan rasio lebar yang serupa milik Hino Ranger FF Super Econo.

Hino juga merancang ulang dimensi sasisnya, sehingga lebih baik dari seri BX sebelumnya. Untuk meningkatkan kestabilan, lebar sasisnya kini dibuat melar 90mm dari versi BX. Urusan suspensi juga dibuat lebih nyaman ketimbang BX dengan menggunakan per daun yg berukuran lebih panjang plus peranti stabilizer. Hal baru lainnya ada pada sistem rem yg sudah mengadopsi tipe AOH, dengan tromol rem yg lebih lebar ketimbang BX.

Hino AK174 mudah dikenali dari desain roda kemudi yg memiliki 3 palang plus rumah klakson bulat bawaan seri BX, begitu juga panel instrument-meter cluster nya yg masih berwarna abu-abu, ukuran tangki BBM standarnya 140 liter pada keluaran awal, dan 150 liter sejak tahun 1987. Hino AK174 hanya tersedia dalam satu varian chasis yaitu chasis pendek dengan wheelbase 5000 mm

Pada tahun 1993 kemudian muncul Model AK176LA dengan chasis yang lebih panjang berwheelbase 5800 mm , Mesin juga diupdate sehingga tenga bertambah 5 ps menjadi 180 ps, Hino AK 176 LA merupakan pelopor sasis bus mesin depan dgn wheelbase panjang

Begitu dipasarkan Hino AK17 pun dengan cepat menjadi populer dikalangan pengusaha otobus, Performanya tergolong cukup baik, dgn kecepatan maksimal mencapai 106 km/jam. di pasaran Hino Bersaing sengit dengan Mercedes Benz OF1113 dan Mitsubishi BM Hino , Hino AK17 terus diproduksi hingga tahun 1995, dan setelah itu digantikan oleh Hino AK3 series

HINO AK3H
Setelah sukses dengan AK17 series, Hino kemudian mengelurakan AK3H series pada tahun 1995, dengan beberapa pembaharauan, baik itu di sektor engine, pengereman dan juga dashboard.

Di sektor mesin Hino menanamkan mesin baru berkode H07D, yang jauh lebih bertenaga dibanding seri H06C milk AK17 series, meskipun sama sama naturally aspirated, tapi dengan dengan kapasitas mesin yang lebih besar mesin ini mampu mengeluarkan tenaga maksimal hingga 190ps@2900 rpm dan torsi maksimal 530 nm@1700 rpm.

Hino AK3H juga tersedia dalam dua varian chasis, dengan kode AK3HM untuk chasis pendek, dan AK3HR untuk chasis panjang panjang. Seri ini adalah sasis AK yg paling banyak variannya, yakni STD dan HD dgn ban ukuran 10.00-20. AK3H ini dilengkapi teromol rem baru yg lebih besar. Jug aada pilihan axle ratio std, kecil, dan besar. Seri ini diproduksi s/d thn 2002

Untuk ciri-ciri Hino AK3HR bisa dilihat dari setirnya yang modelnya ramping, tuas transmisi yang masih sederhana, speedometer sampai 120 dan suara yang khas.

 

Hino AK1JRKA
Pada tahun 2003 Hino kemudian meluncurkan AK1J sebagai penerus Hino AK3H Series, Hino AK1J mudah dikenali dengan bentuk stirnya yang sudah serupa dengan Hino RG

di sektor mesin Hino AK1J dibekali dengan mesin baru J08C-F berstandar EURO-1. dengan kapsitas 7961 cc mesin ini mampu menyemkburkan tenaga hingga 210 ps @2900 rpm dan torsi maksimal 565 nm @1500 rpm

Hino AK1J hanya tersedia dalam varian sasis panjang ini diproduksi sampai dengan akhir 2006 kemudian digantikan oleh Hino AK8 series.

Related image

AK8JRKA 2007- 215PS 7684cc J08E-UH (Turbo Intercooler)
Hino AK8J merupakan generasi terakhir Hino AK yang masih diproduksi hingga kini, Hino AK8J masuk Indonesia pada tahun 2007 dengan mesin standar EURO-2,untuk Hino AK8 hanya tersedia 1 varian wheelbase yaitu 5800 mm.

Untuk urusan mesin Hino AK8 dipersenjatai dengan mesin diesel turbo intercooler berkode J08E-UH yang sudah berstandar Euro 2, Tenaga Maksimum dari mesin ini adalah 215 ps @2.500 sedangkan torsi maksimalnya 620 nm @ 1.500 rpm, tenaga dari mesin kemudian diteruskan ke roda via transmisi manual 6 speed berkode LJ06S, dengan final gear 5,125 Hino AK8 dikenal dengan tarikannya yang spontan.

source : FB ranger giga, Hino Indonesia

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.