Sejarah Isuzu T Series , Truk Bermoncong Saingan Toyota Buaya

awansan.com – Dear pembaca semua Isuzu T series merupakan salah satu truk lawas yg cukup familiar di Indonesia, truk bermoncong ini masuk via atpm PT Pantja Niaga sejak awal 70-an hingga tahun 1982, Truk isuzu identik dengan warna kabin Kuning dan Merah karena memang banyak digunakan oleh Instansi – instansi pemerintah Utamanya Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Di era yang sama Isuzu T series merupakan kompetitor serius dari Toyota DA, bentuk truk Isuzu T series masih konvensional dengan letak mesin di depan kabin, desain khas era 60 -70an yang memang pada era tersebut masih banyak terdapat truk bermoncong yang beredar.

Selama masa edarnya di Indonesia, truk ini ini memiliki beberapa varian, yaitu :
– TXG20 Fire Engine, (Bensin)
– TXD20 Fire Engine, (Diesel)
– TXD40, short wheelbase 4.1m, (Diesel)
– TXD50 , long wheelbase 4.4m, (Diesel)
– TSD40, (4×4), (Diesel)
– TWD20, (6×6), (Diesel)
– TWD50 ,(6×4,) (Diesel)

Isuzu TX20 Series ( TXG 20 dan TXD 20)
Seri TX20 adalah varian GVW ringan (10 ton) dan khusus diperuntukkan untuk aplikasi truk damkar, tanpa atap. Ukuran rodanya juga kecil, 7.50-20-10PR dgn rim 6.00×20.

Varian TXG20 adalah varian dgn mesin berbahan bakar bensin 6 silinder seri GD150 berkpasitas 5654cc, Meski berbahan bakar bensin, tetapi peak powernya didapat pada putaran mesin yg rendah yaitu 140ps (JIS) @3000 rpm dan torsi maksimal 392 nm @1600rpm,. Mesin bensin ini kemudian dipasangkan dengan transmisi 4 percepatan maju seri MGC4.

Varian lain dari Isuzu TX20 series adalah TXD20 yang sudah menggunakan mesin diesel, mesin yang digunakan adalah Isuzu Diesel DA120, berkonfigurasi 6 silinder inline dengan kapasitas 6216 cc, power maksimal yang di dapat dari mesin ini adalah 138 hp @2600 rpm dan torsi maksimal 388 nm@ 1400 rpm , sama dengan mesin versi bensinnya. Varian mesin diesel dilengkapi dengan transmisi 5 percepatan maju seri MGC5, dimana rasio gigi-5 nya adalah overdrive.

FYI mesin diesel isuzu DA120 ini jugalah yang kemudian dipakai pada seluruh line up Isuzu T series yang beredar di Indonesia (varian TXD, TSD, TWD), mesin sama hanya panjang chasis dan konfigurasi axle yang berbeda.

Isuzu TXD40


Jika Varian TX20 series digunakan khusus untuk Damkar, maka Varian TXD 40 ini lebih ditujukan untuk aplikasi dump truck, GVW nya pu lebih besar yaitu 12 ton. Sementara wheelbasenya cukup pendek hanya 4.1 meter.
Isuzu TXD 40 menggunakan roda berukuran 8.25-20-14PR dan rim 6.50×20. Sedangkan untuk rem nya masih menggunakan sistem hydraulic dengan diameter tromol rem berukuran 394 mm.

Isuzu TXD50
Isuzu TXD50 lebih berorientasi untuk general aplication, oleh karena itu wheelbasenya pun lebih panjang mencapai 4.4 m, GVW TXD 50 masih sama dengan TXD40 yaitu 12 ton.

Pun dengan ukuran ban dan sistem pengereman, masih mempertahankan ukuran roda 8.25-20-14PR , rim 6.50×20. dan Rem bersistem hydraulic dengan diameter tromol rem berukuran 394 mm.

Dibanding dengan Toyota DA sebetulnya Isuzu T series mempunyai line up yang lebih lengkap, karena ada versi all whell drivenya, karena versi ini jugalah kemudian Isuzu T series sangat populer sebagai kendaraan di site proyek.

Isuzu TSD40


Isuzu TSD40 merupakan varian yang berpenggerak 4×4 , GVW dari varian ini adalah 12 ton, panjang kendaraan varian ini adalah 6465 sedangkan whellbasenya hanya 4000mm saja, Isuzu TSD40 dicirikan dengan model hood yg meruncing serta fender roda yg tipis.

Isuzu TWD20


Sebagai pelengkap TSD40 , Isuzu juga memasukkan varian 6×6 berkode TWD20, dengan jumlah asroda lebih banyak maka GVW nya pun meningkat menjadi 14 ton, panjang kendaraan dan wheelbase tetap sama dengan TSD40, yakni 6465 mm dan 4000mm, begitujuga dengan model hood yg meruncing serta fender roda yg tipis.

Isuzu TWD50
Isuzu TWD50 adalah truk berpenggerak 6×4 dgn desain kabin yg identik dgn seri TXD40/50. GVW nya 15 ton, dengan ukuran roda dan rim yg sama dgn TXD40/50. Transmisinya memiliki total 10 percepatan maju dan 2 mundur. Truk ini punya 2 pilihan sistem rem, yakni hydraulic sebagai standar, dan Air Over Hydraulic (AOH) sebagai opsionalnya, dgn diameter teromol rem 394mm di depan, dan 400mm di belakang. Wheelbase 4.3m.

 

Source Artikel : Ranger Giga

Advertisements

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.