4

Mengenal Mercedes Benz Axor 1623 , Nafas Baru Mercedes Benz di Segmen Medium Duty Truck

axor 1.jpg

 
awansan.com – Sobat Trucmania, Mercedes – Benz bukanlah pemain kemarin sore di segmen medium duty truck Indonesia, karena pada era era 70 – 80an Mercedes lah yang menjadi market leader dengan produk andalannya Mercy L911 (Mercy Nonong/Bagong) dan Mercy LP series, namun entah kenapa di era 90an hingga 2000an truk medium duty dari seakan Mercy tenggelam, kalah pamor dari Mitsubishi Fuso dan Hino Ranger yang sebetulnya datang belakangan.

Namun bukan Mercy namanya jika hanya tinggal diam melihat pasarnya direbut brand lain, beberapa tahun belakangan Mercedes – Benz berusaha untuk kembali merebut pasar medium duty truck dengan meluncurkan produk baru yang berkualitas dan mempunyai harga kompetitif dari kompetitor brand Jepang.

Mercedes bergerak secara agresif dengan membentuk PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) akan bertanggung jawab pada bisnis kendaraan komersial di Indonesia, dan terpisah dari bisnis kendaraan penumpang, pembentukan DCVI juga digunakan untuk menyelaraskan target “Mitsubishi Fuso: yang juga dimiliki Daimler AG di Indonesia.

Saat ini PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) memasarkan 9 model truk Axor dengan berbagai jenis model, untuk segmen konstruksi DCVI mengandalkan tiga jenis model yaitu :
1. Axor 1623 C (4×2),
2. Axor 2528 RMC (6×4), dan
3. Axor 4028 T (6×4) .

Kemudian segmen truk Trailer DCVI dengan 3 model Tractor Head yaitu :
1. Axor 4028 T (4×2)
2. Axor 4928 T (6×4)

Dan terakmir merupakan segmen rigid truck, dengan 4 model :
1. Axor 2528 R (6×2),
2. Axor 2523 R (6×2),
3. Axor 1623 R (Wheelbase 5100 mm) 4×2
4. Axor 1623 R (Wheelbase 6000 mm) 4×2

AXOR 1623
Mercedes-Benz Axor 1623 C M/T merupakan varian truk Axor dengan kapasitas angkut paling ringan di line up-nya, dengan Gross vehicle weight (GVW) tercatat sebesar 16 ton, Dalam kondisi kosong, truk ini memiliki bobot 5,880 ton.

Mercedes-Benz Axor 1623 dibekali mesin Mercedes-Benz OM 906 LA 6 silinder bertenaga maksimum 231 horse power pada 2.200 rpm dan torsi maksimum 810 pada 1.200-1.600 rpm, tenaga dari mesin kemudian disambungkan dengan  transmisi tipe G85-6/6.7-0.73 enam percepatan maju dan satu mundur, kecepatan maksimum dari truk ini adalah 90 km per jam.

Final gear ratio tercatat 5.875 dengan differential lock Inter-wheel. Suspensi depan menggunakan tipe parabolic dengan stabilizer. Sementara, suspensi belakang menggunakan tipe semi elliptic dengan auxialiary spring dan stabilizer.

Untuk aspek keamanan, selain pengereman standar berupa rem full air, S cam, dual circuit ABS Brake, Mercedes-Benz juga menambahkan sistem pengereman exhaust brake.  Fitur tambahan untuk kenyamanan pengemudi dan untuk hiburan di kabin, Mercedes-Benz melengkapinya dengan cruise control dan MP3 Player, lampu LED dan reverse buzzer.
Mercedes – Benz Axor 1623 dipasarkan dalam 3 varian  yaitu :

  1. Axor 1623 C M/T, (Wheelbase 5100 mm), 4×2 , khusus dump truk
  2. Axor 1623 R, (Wheelbase 5100 mm) 4×2
  3. Axor 1623 R, (Wheelbase 6000 mm ) 4×2

khusus untuk AXOR 1623 C, dilengkapi dengan transmisi PTO dengan rasio/rotasi 1.60/searah jarum jam, keberadaan PTO tentunya  mendukung kinerjanya mengangkut muatan berat di medan sulit. Dan nampaknya usaha DMCV indonesia mulai berbuah manis, karena awb mulai sering melihat truk Axor berlalu lalang di jalan, tentunya ini tak lepas dari faktor harga yang bersaing, karena truk ini sudah di rakit secara CKD di plant Mercedes Wanaherang.

(Visited 186 times, 1 visits today)

awansan

4 Comments

  1. tapi truk ini kalah dari segi keluasan kabin, jika dibandingkan dengan Hino Ranger atau Isuzu giga, atau Fuso FZ sekalipun, kabinnya terlihat sempit dan minus bangku buat tidur.

  2. Tempat kerja saya biasa mengerjakan Actros 4843 untuk Dump Truck atau Fuel Truck tambang, seperti mas Rei bilang cabin memang sempit, begitu juga Scania, jarang cabin lebar seperti truck jepang, bisa buat bobo dibelakang joknya…

  3. Kalo cabin nya semmpit ya jangan harrap bisa menggoyang pasaarr Hino dan Isuzu, apalagi kaalo di tanjaakan khususnya Hino yg ijo semu kkuning (lohan) terlihat lebih powerfull, dg muatan berat bisa nanjaak ddg santai, sementara meerrek lain macam Miytsubishi baru (yg punya basis mesin sama kek type mercedes ini) musti diigoyang kiri kanan stirrnya biaar bisa naanjak dg aaman tanpa takut mundur. ini sudaah ccukup membuktikan buat muatan overload Hino lebih bisa diandalkan. walaupun spek data Torsi lebih gede mesin jahitan Mercy, namun fakta dilapangan berkata lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *