2

Service Speedometer Honda Blade 125 Fi di Bengkel MJM Motor

Speedometer Honda Blade 125 Fi

awansan.com – Dear pembaca sekalian sebetulnya speedometer merupakan salah satu part yang mempunyai lifetime sangat panjang dan jarang sekali rusak kecuali karena benturan yang sangat keras, apalagi jika itu masih berjenis speedometer analog.

Nah memasuki tahun ke 5 ini, ternyata speedometer blade awansan akhirnya trouble juga, dimana jarum penunuk kecepatan kadang nggak mau naik, kadang manteng di kecepatan tertentu tapi tidak mau turun turun meskipun motor sudah berhenti, namun anehnya odometer tetap berjalan normal – normal saja, awansan sempat utarakan masalah ini ke bengkel AHASS ketika service, tapi belum diperiksa sudah divonis suruh ganti 1 unit speedometer 🙁 .

Nah pas kemarin pasang “Spion Sein Led” di MJM Motor, masalah ini awansan sampaikan sekalian ke owner bengkel “Mister Muqorrobin” yang dengan sigap kemudian menangani problem ini, pancen joss tenan owner bengkel yang satu ini.

Copot speedomter dari Batok

Langkah pertama adalah speedometer dicopot dulu dari dudukannya, agak rumit memang karena banyak kabel dan baut yang harus dilepas , pantesan aja bengkel resmi ogah mbongkar hehehe.

Congkel Jarum Speedometer

Setelah unit speedometer terlepas, baru kemudian mika penutupnya dicongkel secara hati hati , kemudian dilanjut dengan melepaskan jarum speedometer dan fuelmeter dari dudukannya

Setelah dua jarum tercongkel, baru kemudian nampak jeroan speedometer Honda Blade yang ternyata sangat sederhana, jauh dari bayangan awansan yang mengira isi speedomter ini bakalan banyak rangkain rumit 😆 , hanya terlihat unit speed sensor mekanis , dan unit fuel meter saja

Jeroan Speedometer Blade 125

Setelah ditelusuri baru ketemu jika penyebab jarum speedometer trouble adalah batang penggerak jarum speedometer seret, sehingga jarum speedometer tidak bisa naik turun dengan lancar

Dilumasi sedikit

Untuk penanganannya, batang tersebut cukup diberi sedikit pelumas saja, dan langsung kembali normal ketika di uji coba, ternyata masalahnya hanya sepele namun bongkar speedomernya memang ribet.

Setelah dipastikan beres ,unit speedomter pun segera dirakit kembali dan dipasang ke batok motor, Alhamdulillah hingga sekarang kembali berfungsi dengan normal 😀 . untung belum jadi beli speedomter baru seperti yang disarankan bengkel resmi 😆 .

(Visited 17 times, 1 visits today)

awansan

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *