Monthly Archives: May 2019

Perkuat Armada Logistic, PT Iron Bird Datangkan 12 Mercedes-Benz Axor Baru

awansan.com – Pasca diluncurkan beberapa tahun lalu, nampaknya Mercedes – Benz Axor memang menjadi nafas baru bagi DMCVI di segmen medium duty dan heavy duty truck, apalagi Axor dipasarkan dengan harga yang bersaing dengan kompetitor merk Jepang yang selama ini menjadi market leader medium duty truck.

Setelah kemarin PT Siba Surya, Kali ini giliran PT Iron Bird Logistics yang mempercayakan Mercedes-Benz Axor sebagai armada andalannya, dengan membeli 12 Unit Axor 4928 dan Axor 4028 via PT. Citrakarya Pranata selaku dealer Utama DMCVI.


Pada prosesi serah terima yang diadakan kemarin (23/5) hadir juga jajaran direksi PT Iron Bird Logistics dan PT Citrakarya , prosesi ini sekaligus juga menjadi momen buka bersama bagi karyawan PT. Iron Bird Logistics.

Mengenang Mobindo , Konsorsium Bus Nasional Yang Gagal Di Tengah jalan

Bus Mobindo untuk angkutan karyawan new armada, Dok Arifiantoprima

awansan.com – Sobat bismania, ketika kemarin lewat Kota Magelang, tiba tiba mata awansan menangkap penampakan bus Karyawan New Armada yang cukup langka, dimensinya sedikit lebih panjang dari medium bus biasa namun bodinya lebih lebar, konfigurasi mesinnya pun rear engine, mulanya awansa mengira ini adalah Dongfeng EQ6841 , namun setelah awansan perhatikan lagi ternyata ada logo brand M di kaca belakang , cukup lama termenung hingga akhirnya awansan ingat itu adalah “Mobindo” brand kendaraan nasional yang dulu memang pernah digulirkan oleh New Armada dasn Askrindo.

Sedikit menoleh kebelakang, Pasca ambruknya Perkasa di tahun 2004, praktis tidak ada lagi pabrikan kendaraan nasional yang bermain di sektor niaga, padahal potensi pasar kendaraan niaga ini sangat besar. Kendaraan niaga nasional baru kembali mendapat agin segar ketika tahun 2009 muncul Mobindo (Mobil Indonesia), brand kendaraan niaga yang dibuat oleh konsorsium 4 perusahaan karoseri di Indonesia, Keempat perusahaan tersebut adalah PT Mekar Armada Jaya (New Armada), Karoseri Adi Putro, Dong Feng (China), dan perusahaan pemasok karoseri bagi Honda, Ming.

Rencananya Mobindo akan berfokus pada segmen bus chasis , utamanya segmen medium bus 9 meter berkapasitas 33 seat , Mobindo lebih memilih memproduksi bis ukuran 9 meter karena memang chasis ini belum diproduksi di dalam negeri. Di pasaran saat itu kebanyakan ukuran bis yang beredar adalah 7 meter (medium bus) dan 12 meter (Big bus) , namun Mobindo tidak menutup kemungkinan akan memproduksi bus ukuran 12 M jika memang ada permintaan

Spesifikasi Bus Mobindo

Untuk fasilitas produksinya sendiri berada di kawasan Karoseri New Armada yang berlokasi di daerah Magelang Jawa Tengah, pada tahap awal ditargetkan Mobindo mamou memproduksi antara 500 hingga 1000 unit bus dengan target sasaran pemasaran, mengarah ke angkutan umum di perkotaan maupun pedesaan.

Namun betulkah chasis ini buatan Indonesia ?, sebetulnya tidak juga, berbeda dengan Perkasa yang komponennya hampir 90% lebih lokal, banyak komponen Utama Mobindo masih didatangkan dari China.

Beberapa komponen penting yang diimpor adalah Chasis, Elektrikal (Wabco), Mesin (Weichai/yuchai), Transmisi (fast gear/fuller/qin jiang) dan Gardan (Hande) , bisa dibilang Mobindo hanya assembler saja, hal ini jugalah yang kemudian menghambat proyek Mobindo , Karena tarif bea masuk untuk komponen – komponen tersebut sangat tinggi yaitu 40% , bea masuk yang tinggi tersebut kemudian berimbas pada tingginya harga Chasis Mobindo sehingga kurang kompetitif di pasar chasis bus Indonesia.

Hingga akhir proyek, sebanyak 8 unit prototipe bus Mobindo telah diproduksi dan 7 unit diantaranya sudah digunakan oleh Po Armada dari Semarang, sedangkan 1 unit sisanya dijadikan bus karyawan Karoseri New Armada

Sambut Lebaran, PO Safari Dharma Raya Luncurkan Bus Tingkat Pertamanya

Grand Tourismo Double Decker. Dok YPR photography

awansan.com – Musim lebaran kali ini dunia perbusan indonesia betul betul penuh dengan kejutan, setelah kemarin Sinar Jaya membuat kejutan dengan membuka rute Jakarta – Surabaya, kini giliran si gajah Po Safari Dharma Raya (OBL) yang membuat kejutan dengan meluncurkan bus double decker pertamanya.

Untuk chasis Po Safari Dharma Raya tetap setia menggunakan Brand Mercedes Benz dengan tipe OC 500 RF 2542, sedangkan urusan karoseri Safari Dharma Raya bisa dibilang anti mainstream, karena jika biasanya bus double decker menggunakan karoseri Laksana atau Adiputro, Safari Dharma Raya justru menggunakan Karoseri Morodadi Prima.

Continue reading

Perkuat Pangsa Pasar Indonesia, Tata Motor Siap Luncurkan 7 Kendaraan Niaga Baru Tahun Ini

Tata LPT 1116

awansan.com –  Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) selaku agen pemegang merek Tata Motors di Indonesia akan memperkenalkan tujuh kendaraan niaga baru baru di segmen pikap dan truk tahun ini

Tujuh produk yang rencanya akan diluncurkan Tata Motors di Indonesia di antaranya ialah Tata Super Ace HT2 Facelift, Tata LPT 407-34 WB, Tata Ultra 1014-4S&33 WB, Tata LPT 813-38 WB, Tata LPT 1116-42 WB, Tata Prima 3338.K 8×4 52 WB, dan Tata Prima 3123. T.

Diharapkan dengan peluncuran tujuh produk tersebut nantinya akan semakin mengokohkan posisi Tata Motor di pasar kendaraan niaga di Indonesia, sebagai catatan untuk saat ini Tata Motor sudah mengisi hampir 85 persen segmen kendaraan niaga di Indonesia, Rencananya, ketujuh produk itu tidak diluncurkan secara serentak, namun secara bertahap di Indonesia sepanjang tahun ini.

Memastikan layanan purnajual, Tata Motors memastikan bahwa ketujuh produk baru nanti juga didukung oleh program Customer Care “Peace of Mind” yang merupakan penawaran unik dari TMDI. Program ini terdiri dari garansi terbaik di kelasnya, jaminan ketersediaan suku cadang serta layanan 24 jam x 7 hari On Road Assistance.

Manfaatkan Momen Lebaran, Po Sinar Jaya Buka Rute Baru Jakarta – Surabaya

Armada Po Sinar Jaya untuk rute Jkt – Sby ( Chasis Mercy OH 1626 L)

awansan.com – Nama Po Sinar Jaya tentunya sudah tidak asing bagi masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya, perusahaan otobus asal Jakarta ini sudah dikenal lama sebagai salah satu penguasa Jalur Jawa Tengah – Jakarta dengan ratusan armada di berbagai jurusan, tiket Po Sinar Jaya juga sangat murah sehingga banyak digemari oleh masyarakat.

Memanfaatkan momen lebaran dan mahalnya tiket pesawat, kali ini Po Sinar Jaya kembali berinovasi dengan melebarkan sayap ke arah Jawa Timur, jurusan yang dibuka adalah Jakarta – Surabaya mulai tanggal 27 Mei 2019 (Full Tol Trans Jawa) , bagi awansan ini merupakan langkah yang sangat berani, karena meskipun ini rute gemuk, sudah banyak po yang melayani.

Continue reading