Daily Archives: 8 May 2019

Mengenal Alcoa Wheels, Brand Velg Premium Untuk Kendaraan Niaga

awansan.com – Pembaca yang budiman, meskipun sebetulnya produk lama, tapi beberapa tahun terakhir ini velg “Alcoa” memang sedang booming apalagi ditambah dengan postingan di dunia maya yang mempopulerkan Velg ini baik via fb maupun Instagram, Alcoa pun sebagai Velg bergengsi untuk kendaraan niaga utamanya Truk dan Bus .

Alcoa sendiri sebetulnya merupakan produsen alumunium asal Amerika Serikat, pabrik ALCOA (Alumunium Company Of America) sudah berdiri sejak 130 tahun lalu dan sudah malang melintang sebagai suplier part di Industri otomotif dan Industri aviasi.

Salah satu produk unggulan dari Alcoa adalah forged alumunium wheels, untuk produk yang satu ini Alcoa sudah memulai produksinya sejak tahun 1948. Sejak saat itulah Alcoa dikenal sebagai produsen velg premium untuk kendaraan niaga. Untuk pasaran Indonesia Velg ini di ageni oleh PT Paduan Goedi Sinar Indonesia (PGSI)

Berbeda dengan velg biasa yang menggunakan bahan besi, velg produk Alcoa menggunakan bahan alumunium yang dibuat menggunakan proses forging (tempa) . Dengan proses ini pelek alminum forging dari Alcoa ini diklaim lebih kuat 528 % dibandingkan pelek berbahan besi.

Selain lebih kuat, velg berbahan alumunium juga mempunyai bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan pelek berbahan besi , dimana berat satu velg besi setara dengan berat dua velg alumunium Alcoa. dengan bobot velg yang lebih ringan tentunya kerja mesin juga lebih ringan karena tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk menggerakkan roda, ujung – ujungnya konsumsi bbm jadi lebih efisien

Keunggulan lain dari velg Alcoa adalah sifat alumunium yang mampu melepas panas lebih baik daripada besi, sehingga panas yang berasal dari sistem pengereman tidak sampai merambat ke ban, sehingga ban tidak panas dan umur pakainya lebih panjang.

Selain keuntungan teknis, velg Alcoa juga memberi kelebihan di sektor estetika , apalagi dengan finishing aluminium polish memberikan penampilan yang lebih menarik dibandingakan pelek berbahan besi, ngejreng dan bisa buat ngaca :lol:.

Dengan semua keunggulan tersebutwajar saja jika Velg ALCOA mempunyai harga yang cukup mahal, sebagai perbandingan velg besi steel (besi baja) dihargai hanya sekitar 1,8 – 2 juta per buah, sedangkan harga velg Alcoa bisa mencapai hingga 4 juta rupiah per buah, jika satu bus ada 6 roda maka butuh sekitar 32 juta untuk beli velgnya saja 😀 .

Komparasi Isuzu Traga vs Mitsubishi L300 , Mana yang Lebih Unggul ?

awansan.com – Pembaca yang budiman, persaingan kendaraan komersial di Indonesia memang sangat ketat, dimana produsen dituntut untuk menciptakan produk yang handal dan mampu menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat dan alam Indonesia yang keras, kendaraan dengan spek tinggi belum tentu menjamin larisnya suatu produk.

Untuk saat ini boleh dibilang Mitsubishi L300 menjadi market leader di segmen medium pick up diesel, dan selama 37 tahun diproduksi belum mendapat saingan berarti, bahkan ketika beberapa tahun lalu pernah masuk pick up serupa Korea seperti Hyundai H100 dan KIA Big Up yang menawarkan produk dengan spesifikasi lebih tinggi, keperkasaan pikap L300 tetap tidak terkalahkan, bahkan memaksa pesaingnya untuk angkat kaki dari pasar Indonesia.

Namun tahun lalu ancaman kembali datang, kali ini dari rekan senegaranya yaitu Isuzu, beberapa tahun terakhir produsen kendaraan niaga yang satu ini memang sangat gencar ngrecoki penjualan Mitsubishi di semua segmen kendaraan niaga, kali ini Isuzu meluncurkan pick up pertamanya yaitu “Isuzu Traga” .

Kehadiran Traga tentunya membawa angin segar di segmen medium pick up diesel, apalagi Isuzu mengklaim punya tiga keunggulan sekaligus dari kompetitornya ini yakni dayang angkut lebih besar , kabin lebih lega, dan mesin lebih efisien. Benarkah keunggulan ini ??? yuk mari kita simak komparasi dari Isuzu Traga Vs Mitsubishi L300 .

Sebagai kendaraan niaga tentunya kapasitas bak menjadi faktor penting, untuk sektor ini nampaknya Mitsubishi L300 harus mengakui keunggulan Isuzu Traga , karena traga mempunya bak yang lebih luas dengan dimensi panjang bak 2.810 mm, lebar bak 1.620 mm (kapasitas angkut 1,5 ton). Sedangkan L300 mempunyai dimensi bak yang lebih kecil dengan panjang bak 2.425 mm , lebar bak 1.440 mm dan tinggi bak 1.380 mm (Kapasitas angkut 1,3 ton) .

Di atas kertas memang kapasitas muat Mitsubishi L300 lebih kecil dibanding traga, namun kenyataan di lapangan Mitsubishi L300 masih mampu membawa beban 2 – 3 ton dengan baik di berbagai medan, sedangkan untuk Isuzu Traga belum banyak yang mencoba untuk angkutan dengan tonase yang sama, akan kah ia juga setangguh Mitsubishi L300 ? Hal ini tentu menjadi PR untuk Isuzu, boleh dikata untuk sementara Traga menang di kapasitas kargonya, sehingga bisa membawa volume muatan yang lebih banyak.

Untuk interior nampaknya kita semua setuju, sebagai produk yang lebih baru Isuzu Traga mempunyai interior yang jauh lebih modern dibanding kompetitornya, volume kabinnya juga lebih lega dan modelnya juga modern, berbeda dengan Mitsubishi L300 masih sangat sederhana dan relatif tidak berubah sejak era 1980-an, namun untuk keluasan seat, nampaknya L300 lebih unggul karena ketiadaan kolom transmisi di bag tengah jok.

Untuk sektor mesin Isuzu Traga mengusung mesin 4 JA1-L, 2499 cc persis yang digunakan pada Isuzu Panther, mesin yang dikenal irit bahan bakar dan mudah perawatannya. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 80 PS pada rpm 3.500 dan torsi maksimum 191 nm pada rpm 1.800. Sedangkan Mitsubishi L300 dibekali dengan mesin legendaris 4D56 yang sudah menjadi jantung L300 dari tahun 1988 hingga sekarang, tenaga maksimum dari mesin ini adalah 74 PS pada rpm 4200 dan torsi maksimum 134 nm pada rpm 2500

Sekali lagi di atas kertas Isuzu Traga unggul jauh baik tenaga maupun torsinya, tapi fakta di lapangan membuktikan meskipun spek mesinnya di bawah traga, namun L300 dikenal sebagai salah satu raja tanjakan, sedangkan untuk Isuzu Traga, sampai sekarang awansan belum pernah melihat pick up ini menanjak membawa beban berat di medan tanjakan, apalagi ditambah dengan Jumlah Isuzu Traga yang beredar masih sedikit, well tentunya ini menjadi PR bagi Isuzu untuk dapat memikat hati masyakat Indonesia yang sudah kenyang dengan kehandalan Mitsubishi L300, jikalau Isuzu bisa membuktikan bahwa produknya lebih tangguh dari Mitsubihi L300 , bukan tidak mungkin Traga juga bakalan laris manis.

well sampailah kkita pada kesimpulan akhir, menurut awansan, secara spek Isuzu Traga jauh lebih unggul dari Mitsubishi L300, begitupun dengan model dan kabin yang lebih lega dan modern, namun Ketangguhan Isuzu Traga belum banyak teruji di lapangan mengingat ini produk baru meluncur tahun lalu , sedangkan untuk Mitsubishi L300 speknya memang kalah dari Traga tapi sudah terbukti ketangguhannya di medan jalan Indonesia, Di sisi lain kalau bicara harga, jelas Mitsubishi L300 lebih unggul karena 15 juta lebih murah dibanding Isuzu Traga 😆 , FYI saat ini Isuzu Traga sudah mulai dipasarkan dengan harga Rp 190 jutaan, sedangkan Mitsubishi L300 dilabeli mulai Rp 174,5 jutaan.

Mengenal Tata LPT 407 , Chasis Microbus Dengan Dimensi Tebesar Di Kelasnya

Tata LPT 407. Dok Carmudi

awansan.com – Sebagai pendatang baru di pasar otomotif Indonesia, Tata Motors terhitung cukup getol dalam menawarkan produk kendaraannya di Indonesia, terutama di segmen kendaraan komersial/niaga yang memang merupakan core bisnis mereka.

Jika dirunut ke belakakang sebetulnya Tata mempunyai sejarah yang cukup panjang di Indonesia, brand ini sudah mulai masuk di Indonesia tahun 70an dibawah ATPM PT Jakarta Motors yang juga membawahi Land Rover, dimana salah satu produknya yaitu Tata LP 1210 pernah menjadi salah satu ujung tombak Perum Damri pada era 70 – 80an , namun karena penjualannya tidak terlalu menggembirakan, akhirnya Tata memutuskan angkat kaki dari Indonesia pada tahun 1984.

Continue reading