Pasang Gearset Supra Fit di Honda Blade 125 Injeksi , Nafasnya Panjang Euy :D

awansan.com – Dua tahun bersama dengan Blade 125 membuat awansan hafal dengan karakter motor ini , baik kekurangan maupun kelebihannya , sudah pernah awansan bahas pada artikel tersendiri disini, salah satu karakter blade 125 yang kurang nyaman bagi awansan adalah gigi persnelingnya yang pendek pendek, baru gas dikit udah minta pindah gigi, well kalau buat lalu lintas dalam kota sih enak, tapi berhubung awansan lebih sering rute luar kota jadinya nafas kerasa kurang panjang.

Untuk mengatasi hal ini awansan kemudian memutuskan untuk memperberat rasio final gear , fyi gearset orisinil Honda Blade 125 memiliki rasio 14 : 39 .. awalnya awansan ingin memakai gearset milik Absolute Revo dengan rasio 14 : 37 , namun awansan agak ragu dengan kualitasnya mengingat gearset milik revo ini sering kemrecek suaranya, akhirnya awansan lebih memilih gearset milik Supra Fit New yang mempunyai rasio 14 : 36 .

Oh ya penggantian harus satu set lho ya gear depan, gear belakang beserta rantainya,dikarenakan jenis rantai yang digunakan berbeda. Selain lebih berat rasionya, gearset supra fit juga lebih kuat karena menggunakan rantai jenis 428 H yang lebih tebal dan besar, mirip dengan rantai Megapro, Panjang rantai gearset Supra Fit New adalah 106 L , jadi kalau dipasang ke Blade 125 harus dipotong dua mata rantai.

Gearset Supra Fit yang awansan pakai juga bukan orisinil AHM , tapi gearset buatan china dg merk Texiar yang diklaim sama bengkel lebih bagus daripada merk lokal lain seperti Feder*l, Aspir*, Indop*rt dll , harga juga sangat terjangkau cukup 115 rb saja 😀 .

Seperti biasa pengerjaan diserahkan ke bengkel langganan awansan “MJM Motor” , mumpung dibongkar sekalian karet angkatan yang sudah sedikit oblak diganti juga 😀 .

Pemasangan Gearset Supra Fit New (14 : 36)

Kelar urusan bongkar membongkar , kini saatnya test di jalanan, untuk gigi 1 tidak terlalu berpengaruh, tapi gigi 2 dan 3 sekarang nafasnya jauh lebih panjang, gigi 4 juga menjadi lebih plong. Di jalanan lurus motor serasa lebih nyaman digunakan, pun ketik harus jalan santai motor juga tidak minta gigi tinggi.

Tidak hanya di jalan lurus saja, awansan juga coba di jalan tanjakan, mengingat rumah awansan memang daerah perbukitan, dan terbukti meskipun gear belakang lebih kecil 3 mata, si Blade 125 masih tetap mumpuni menaklukkan tanjakan – tanjakan curam di daerah ini, hanya saja memang perlu bukaan gas yang lebih besar dibandingkan ketika menggunakan gearset standar.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *