4

Trip Report Magelang – Jogja PP Bersama Po Sumber Waras (Medium Bus)

awansan.com – Trayek Jogja – Magelang – Semarang pernah menjadi salah satu trayek tergemuk di area Jawa Tengah – DIY , di kelas bumel puluhan po pun pernah bersaing di jalur ini dengan interval yang sangat rapat hanya 3 menitan, bisa dibayangkan betapa gemuk jalur ini pada waktu itu, mungkin sama gemuknya dengan Jalur Solo – Semarang yang juga legendaris.

Namun kini seiring berjalannya waktu penumpang bus bumel mulai sepi dan banyak penumpang beralih ke bus patas, po bus yang bermain di kelas bumel pun bertumbangan satu persatu hingga hanya menyisakan beberapa po saja yang mampu bertahan dengan Sumber Waras Group sebagai pemain utama, rendahnya tingkat okupansi juga memicu terjadinya pergeseran tren armada, dimana armada big bus perlahan digeser oleh armada medium bus yang lebih efisien dan sesuai dengan okupansi penumpangnya.

Magelang, 20 Desember 2019
Sekitar pukul 10.30 awansan sampai di Terminal Magelang, seperti biasa kalau mau ke Jogjabakal langsung naik Bus Eka di pojok terminal, clingak clinguk hanya terlihat satu armada yang sedang istirahat, dan seteah tanya mandornya ternyata awansan ketinggalan, bus sudah berangkat 10 menit lalu, dan pemberangkatan berikutnya masih 1,5 jam lagi #byadalaaa, akhirnya mau tidak mau harus naik bumel untuk mengejar waktu jam 13.00 sudah sampai di Jogja (pool pahala janti) , sampai di shelter bumel nampak sesosok medium Bus Sumber waras yang lagi ngetem, ya sudah naik saja dan Alhamdulillah bus langsung berangkat, sedikit melirik dahsborad nampak bus ini menggunakan chasis Mitsubishi Canter.

Keluar dari terminal bus berjalan dengan kecepatan sedang, kemudian berhenti lagi untuk ngetem di depan Artos Magelang, ngetem sekitar 15 menit baru kemudian bus dipancal kembali dengan penumpang rata bangku, oh ya untuk ongkosnya masih standar hanya 13.000 dari Magelang – Jogja , tetap dengan gaya woles speed hanya berkisar 40 -50 km/j disini awansan sudah mulai ketar ketir, sampai jogja jam berapa nih kalau jalannya kayak gini 🙁 , dan ternyata di Muntilan kembali ngetem saudara saudaraa, mana bus ndak ada ac nya lagi, serasa di oven wkwkwk.

Ngetem sekitar 10 menit kemudian bus baru jalan lagi dengan penumpang full sampai pada berdiri, disini awansan sudah pasrah sampai Jogja jam berapa apalagi dengan armada super woles seperti ini, akhirnya awansan touchdown di Jombor pukul 12.00 kemudian lanjut naik gojek untuk mempersingkat waktu ke Pool Pahala Kencana Janti.

Berkaca dari pengalaman di atas, ya pantes saja sekarang penumpang lebih milih patas daripada bumel, mahalan dikit tapi lebih nyaman dan waktu tempuhnya lebih cepat disamping tingkat ekonomi masyarakat juga semakin membaik sih jadi kuat bayar karcis patas hehehe.

Jombor, 23 Desember 2019

Setelah urusan touring ke bogor selesai, kini giliran awansan kembali pulang ke Temanggung, dan tak disangka ternyata awansan dapat armada medium bus lagi, tapi yang sekarang sudah ada ac nya jadi lumayan nyaman 😀 , diluar ekspekatasi juga penumpang hari itu cukup ramai, padahal biasanya bus bumelan kayak gini berangkatnya glondang dari Jombor 😆 , mungkin karena pengaruh libur nataru kali ya .

Pukul 11.30 bus diberangkatkan dari Jombor dengan penumpang rata bangku, bahkan awansan pun akhirnya harus duduk pakai dingklik di samping sopir, lumayan lah daripada harus berdiri wkwkwk. Meskipun penumpang full tapi dari Jombor hingga Denggung bus tetap berjalan pelan – pelan sambil nyeser penumpang, untuk kali ini awansan woles aja karena mmg tidak diburu waktu, malahane malah bisa menikmati perjalanan.

Selepas denggung baru kemudian bus ditambah kecepatannya, meskipun tidak kencang kencang banget, perkiraan awansan sih cuman 40 -50 km/j , sambil jalan awansan juga ngobrol dengan sopirnya sekalian, well ternyata be;liau juga sopir kawakan di sumber waras , dan sejak puluhan tahun lalu kenyang asam garam di dunia perbisan , mulai dari sopir pariwisata, hingga sopir bus bumel ketika masa kejayaannya

Kemudian mengalirlah cerita dari beliau bahwa penumpang saat ini mmg sudah sepi tidak seramai dulu, oleh karena itu banyak sopir yang kemudian minta sama juragannya untuk pakai medium bus saja ketimbang big bus, kata beliau kalau pakai big bus ibarat kegedhen wadah (kebesaran tempat), karena penumpang sedikit sedangkan kapasitas kursinya banyak. Pantas saja sekarang Sumber waras group mulai banyak mengoperasikan medium bus di jalur ini, selain Mitsubishi Canter ex Pariwisata sumber wras juga membeli beberapa unit Mercy OF 8000 bekas angkutan karyawan pabrik.

Karena asyik ngobrol tak terasa bus sudah memasuki Terminal Magelang, lirik jam menunjukkan pukul 13.00 , well waktu tempuh yang wajar untuk kelas bumel, karena kalau naik patas biasanya cuman 1 jam hehe, dengan demikian maka berakhirlah trip report kali ini, oh ya kelupaan ongkos karcis untuk Jogja – Magelang cuman 12,000 saja, tapi awansan lebihin 13.000 , gpp itung itung bagi rezeki untuk para sopir dan kernet . well thanks for reading and see you next time 😀 .

(Visited 555 times, 1 visits today)

awansan

4 Comments

Leave a Reply