Month: June 2020

Pemerintah Mexico Borong 530 Truk Foton Auman

awansan.com – Adanya pandemi Covid 2019 ternyata tidak menyurutkan langkah pabrikan truk Cina “Foton” untuk berekspansi global, bahkan baru baru ini Foton telah melakukan serah terima 530 Unit Truk Foton Auman kepada Kementrian Pertanian Mexico, terdiri dari 460 Unit Auman EST-A heavy-duty trucks dan 70 units Auman EST-M light trucks.

Pembelian ratusan truk ini salah satu dari bagian program pengentasan kemiskinan yang sedang digelar oleh pemerintah Mexico, dimana ratusan truk Foton ini nantinya akan digunakan untuk mengangkut hasil pertanian dari daerah pinggiran ke kota kota besar di seluruh Mexico .

Gairahkan Pasar Kendaraan Komersial, Tata Gratiskan Satu Unit Pick Up Untuk Setiap Pembelian Trucknya

Tata Ultra 1014

awansan.com – Merosotnya penjualan kendaraan komersial di tengah pandemi Covid 19 membuat banyak pabrikan meluncurkan program yang menarik untuk mendongkrak penjualan, salah satunya adalah Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) yang menggelar program Buy One Get One yakni setiap pembelian satu unit truk selama bulan Juni akan mendapatkan sebuah pikap Tata Super Ace HT 1400 cc.

Menurut Marketing Manager TMDI, Wilda Bachtiar, program ini merupakan salah satu cara TMDI dalam menyambut era new normal. Konkretnya, dengan menggairahkan kembali penjualan truk. “Ini program nasional dengan syarat pembelian tunai” .

Tata Super Ace 1400 cc

Truk yang ditawarkan adalah Tata Ultra 1014 dan Tata LPT 913 – baik sasis maupun dengan body dump – dengan syarat pembelian dilakukan secara tunai.

Tata LPT 913 merupakan truk heavy duty ringan dengan payload 10 ton. Truk ini dibekali mesin 5700 cc, enam silinder. Semburan tenaganya mencapai 128,5 hp pada rpm 2.400, dengan torsi 363 Nm pada rpm 1800, dan cab chassisnya dibanderol Rp 384.117.640 on the road, Jakarta.

Sementara Tata Ultra 1014 mengusung mesin diesel Commonrail Direct Injection 3000 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 138,5 hp pada rpm 2600 dan torsi 390 Nm di rpm 1400. Truk ini ditawarkan dalam dua pilihan wheelbase (WB). Tata Ultra 1014 WB 33 cab chassis dihargai Rp 379. 520.400, dan WB 45 cab chassis dibanderol Rp 388.441.250, on the road, Jakarta.

Well program yang menggiurkan bukan, bagi yang tertarik bisa segera menghubungi dealer Tata terdekat, kapan lagi beli truk dapat pick up 😀 .

Bus Toyota Buaya , Bus Normal Control Terakhir dari Toyota

awansan.com – Bus berchasis “Toyota” mungkin tidak terlalu populer di kalangan para pemerhati bis di masa kini, padahal sebetulnya Toyota mempunyai sejarah yang cukup panjang di dunia perbusan di Indonesia meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak.

Bus Toyota Buaya muncul seiring populernya Truk Toyota di Indonesia, terutama Truk Toyota Buaya (DA 110) yang memang cukup banyak beredar di dekade 70 – 80an, dan memang sudah jamak pada zaman itu kalau chasis truck kemdudian banyak yang dikaroseri menjadi bus. Berbeda dengan versi truck yang dilengkapi kabin lengkap, Bus Toyota Buaya hanya berupa Chasis + Cowl depan saja seperti pada arsip di bawah ini, chasis dan cowl kemudian dibangun oleh Karoseri menjadi sebuah bentuk bus utuh.

Sama seperti tuk dan bus lain yang beredar di tahun 60 – 70an, Toyota Buaya masih meggunakan model normal control (berbonnet) layaknya bus – bus Amerika seperti Dodge, Chevrolet dan Fargo.

Chasis Toyota Buaya (Dok OBL)

Bus Toyota Buaya menggunakan mesin Diesel Seri D , dengan konfigurasi Inline 6 silinder berkapasitas 6494 cc, mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal cukup besar hingga 130 ps (DA100) dan kemudian bertambah menjadi 140 ps (DA110 dan DA110H), keunggulan lain adalah sistem pembakaran indirect Injection, sehingga tidak terlalu peka dengan kualitas solar, Tenaga dari mesin kemudian diteruskan ke gardan via transmisi manual 5 percepatan.

Untuk ukuran chasis, sebetulnya bus Toyota Buaya ini berukuran lebih besar dari medium bus yang beredar dsaar ini, dengan wheelbase 4.1m yg saat itu bersaing dengan Isuzu TX, Nissan U780, dan Mercedes LP911 yg sama – sama memiliki format bodi normal control dgn wheelbase yg seukuran.

Sampai akhir masa produksinya, hanya beberapa po swasta yang pernah menggunakan bus chasis ini salah satunya adalah Po Safari Dharma Raya (OBL) , Pengguna terbanyak bus Toyota Buaya justru pemerintah yang saat itu banyak membagikan Bus Toyota Buaya ke berbagai Instansi, Kementrian, Institusi Pendidikan dan Perusahaan – Perusahaan Negara seperti PTPN, PLN, Pabrik Pupuk, Pabrik Gula dll.

Dan hebatnya lagi disaat banyak bus berbonet lain sudah banyak menghilang pada tahun 80an, Bus Toyota Buaya justru banyak yang masih aktif beroperasi hingga tahun 2000an, bahkan untuk versi truknya masih ada yang aktif hingga kini di beberapa pelabuhan dan pertambangan rakyat.

Bus Toyota Buaya (dok arfah af)

Mengenal Jenis Speaker Audio Mobil , Biar Nggak Salah Upgrade !!

awansan.com – Sobat sekalian, ngomongin audio mobil tentunya kita sudah tidak asing dengan komponen yang satu ini, apalagu mengingat fungsinya sebagai penghasil suara yang kita dengar, well selain head unit, upgrade speaker juga bisa menjadi pilihan utama ketika kita ingin mengupgrade audio mobil kita.

Nah agar tidak salah ketika upgrade speaker, tak ada salahnya kita mengenal jenis jenis speaker dalam audio mobil, agar nantinya kita bisa memodif sesuai dengan kebutuhan dan dana.

1.Tweeter: fokus pada pengolahan suara frekuensi tinggi (3500 Hz-20 Khz), dengan adanya tweeter maka suara treeble dari audio mobil akan semakin jelas dan jernih.

Tweeter

2. Midrange: Speaker Midrange bisa dibilang paling merupakan spekaer paling penting dalam sebuah audio mobil karena menghasilkan frekuensi suara menengah yang paling jelas didengar manusia (frekuensi 350-4500 Hz), speaker Midrange sangat berperan dalam menciptakan suara vokal penyanyi dan alat musik tertentu, misalnya suara gitar string, biola, ketipung tak, tom-tam, piano, harmonika, dll.

Speaker Midrange

3. Midbass/woofer : Midbas/Woofer merupakan kebalikan dari tweeter, jika tweeter khusus menghasilkan frekuensi tinggi, maka midbass/woofer ini khusus menghasilkan pada suara frekuensi rendah (80-350 Hz), Woofer memungkinkan untuk menghadirkan suara alat musik tertentu secara akurat seperti bass gitar dan kick drum.

4. Fulrange : Sesuai dengan namanya speaker ini bisa menghasilkan semua spektrum suara, mulai dari spektrum suara rendah hingga spektrum suara tinggi, speaker fullrange ini biasanya berbentuk coaxial, dimana dalam satu speaker sudah ada midrange dan tweeter dalam satu konus (bertumpuk)

Speeaker Fullrange Model Coaxial

5. Subwoofer: Subwoofer merupakan speaker yang menghasilkan frekuensi lebih rendah dibanding woofer/midbas (<100 Hz), dengan adanya subwofer maka suara suara frekuensi rendah seperti bass gitar/bass drum akan menjadi lebih jelas dan jernih, khusus untuk subwoofer biasanya perlu adanya penambahan ampli/power, sebagai penguat sinyal dari head unit sekaligus penambah daya bagi subwoofer agar bisa mengeluarkan suara lebih maximal.

Pada masa lalu bentuk subwoofer ini identik dengan ukuran box yang besar, namuj seiring berkembanya teknologi manufaktur, kini sudah tersedia subwoofer dalan bentuk yang lebih ringkas, sehingga cukup untuk dimasukkan ke kolong jok mobil.

Touring Semarang – Temanggung Via Perkebunan Kalipat, Pemandangannya Juoss

awansan.com – Sobat bikers, semenjak pindah kerja ke Kota Semarang awansan jadi rutin touring Semarang – Temanggung tiap minggunya, istilah gaulnya ya kaum PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad) :v , Salah satu jalur yang biasa awansan gunakan untuk bolak balik adalah Semarang – Temanggung adalah via Kalipat, meskipun agak jauh karena memutar lewat Kabupaten Kendal , pemandangan disini sangat amazing, dan medan jalannya juga sangat cocok untuk bikers – bikers berjiwa petualang karena melewati perbukitan dan lembah yang memisahkan antara Kendal dan Temanggung.

Seperti biasa awansan berangkat dari Semarang setelah jam pulang kantor sekitar pukul 16.00 , dari Simpanglima langsung lurus ke atas menuju Kota Ungaran, kemudian belok kanan ke Gunungpati, kondisi jalan di jalur ini mulai berkelok naik turun, namun beruntung jalannya sudah lebar dan halus, jalan baru kembali rata ketika memasuki Kota Boja.

Selepas Kota Boja jalan cenderung makin sepi, namun disni pulalah kita mulai disuguhi pemandangan indah, yang awalnya persawahan berganti menjadi perkebunan, mulai dari kebun jati, kebun karet hingga kebun tebu, semuanya milik Afdelling Kalipat, salah satu perbunan tua yang sudah ada sejak zaman belanda.

Dengan luas ratusan Hektar maka tak heran jalan yg melewati perkebunan ini cukup panjang, salah satu pemandangan favorit awansan di Afdelling Kalipat adalah jalannan sejuk yg menembus perkebunan karet, dan juga senja di pinggir kebun tebu

Selepas Kebun tebu, jalan mulai turun curam ke arah jembatan perbatasan Kendal – Temanggung, dengan panjang turunan sekitar 2 km tentunya kendaraan dituntut punya pengereman yg prima. Namun semua hal ini dikompensasi dengan pemandangan yang indah di sebelah kiri jalan, karena terlihat semua perbukitan yang memisahkan antara Kabupaten Kendal dan Temanggung.

Begitu melewati Jembatan Perbatasan kontur jalan pun kemudian berubah 180 derajat dari sebelumnya, karena kita bakal disuguhkan tanjakan tanjakan panjang dan curam, pantes aja nggak ada kendaraan besar yang berani lewat sini, lha tanjakan nya kayak gini 😂.

Slow but sure tanjakan ini terlewati juga oleh awansan, meskipun harus pakai gigi 1, sampai puncak tanjakan awansan sempatkan blusuk dikit ke bahu jalan dan surprise dapat bonus pemandangan yang aduhai, disini awansan berhenti cukup lama buat dinginin mesin sambil menikmati pemandangan.

Setelah cukup dingin, awansan pun melanjutkan perjalanan dan Alhamdulillah pukul 18.00 sampai rumah dengan selamat di rumah Bejen Temanggung.

Review Ban Aspira Premio Sportivo di Honda Blade 125 FI , Highly Recomended !!!

Ban Aspira Premio

awansan.com – Sobat bikers , tak terasa sudah satu setengah tahun lebih ban Aspira Premio Sportivo terpasang di Roda Belakang si Blade, dan entah sudah berapa puluh ribu kilometer jalan yang ditempuh sejak Bulan November 2018 hingga Juni 2020, yang jelas ban hasil kerjasama Aspira dan Pirelli ini performanya melebihi ekspektasi awansan.

Daya cengkeram ban di jalan aspal sangat baik, rasanya jauh lebih lengket dari ban federal bawaan, jadi makin yakin aja kalau mau cornering, pun ketika turun hujan ban ini masih mempunyai grip yg baik

Performa di Jalan Offroad juga tak kalah ciamik untuk ukuran ban kembangan on road, bahkan awansan pernah beberapa kali iseng nyobain menembus beberapa medan licin, percobaan pertama si Blade awansan ajak menyusuri jalan batu makadam yang bercampur tanah merah, semua pasti sudah mafhum betapa licinnya jalan makadam ketika basah, apalagi ditambah dengan tanah merah.

Hasilnya cukup mengejutkan karena si Blade ternyata bisa melenggang dengan aman di jalan, tanpa ada gejala ngesot yang berarti, padahal ketika pakai ban bawaan si Blade, motor sampai ngesot sana sini ketika lewat di jalan yg sama

Percobaan kedua, awansan bawa si Blade menyusuri jalan proyek yang masih pure tanah merah, jalan ini biasanya hanya dilewati oleh alat berat beroda rantai seperti back hoe/bulldozer, medan jalannya juga cukup curam, ketika awansan bawa turun tanjakan, ketar ketir juga saking licinnya, kalau nanti naiknya kepater di tengah tanjakan bakalan repot karena nggak ada yang nolongin :v .

Sampai di bawah tanjakan awansan segera putar balik ke atas, dan surprisee ternyata si Blade mampu menaklukkan tanjakan jalanan tanah tadi tanpa banyak selip.

Hal lain yang awansan suka adalah keawetan ban, biasanya kembangan ban belakang awansan hanya bertahan sekitar 1 tahun saja, tapi aspira premio ini sudah satu setengah tahun lebih, dan ban masih sangat tebal, perkiraan awansan masih berani untuk setahun kedepan.

Sebagai Perbandingan Ban depan IRC 69 yg umurnya selisih satu bulan dengan Aspira Premio Sportivo baru awal bulan kemarin awansan ganti karena sudah mulus, padahal ini ban belakang lho yaa yang seharusnya lebih cepat habis dibanding ban depan.

Ketahanan ban ini ketika daam kondisi kurang angin juga istimewa, sampai sampai awansan kadang sampai lupa ngecek tekanan ban, tak jarang saking lamanya nggak dicek, tekanan ban hanya tinggal 15 psi saja dan rasanya masih biasa aja wkwkwkw, kalau tinggal 9 psi baru kerasa agak geol geol buat boncengan. Well bagi awansan sih ban ini “Highly Recomended” . oke cukup sekian review aspira premio kali ini, semua subjektf pendapat awansan, thanks for reading and see you next time 😀 .

Pengalaman Ganti Pentil Ban Tubles di Depo Warung Ban Semarang

Ban Depan Dicopot

awansan.com – Sobat sekalian, kemarin sore pulang kantor, awansan dikejutkan dengan ban depan motor yang kempes, padahal ban baru diganti dua minggu lalu dengan Ban Tubles Zeneos ZN88, Karena kondisi sore itu hujan ya terpaksa awansan paksa saja buat jalan, ternyata ban tubles Zeneos ZN88 ini cukup sakti juga mampu digeladak sekitar 7 km dari Kantor di Simpanglima sampai Pom Bensin Gombel.

Di Pom Bensin Gombel baru kemudian diisi Nitrogen, lihat papan penunjuk tekanan angin tinggal 5 psi aja dari normalnya 30 psi, disini juga baru ketahuan ternyata pentil ban tublesnya yang bocor, kebetulan pentilnya basah kena hujan dan nampak dengan jelas ada gelembung – gelembung kecil disana, sepele tapi dadi gawe ini, mengingat kalau ganti pentil harus bongkar ban dan tidak semua tukang tambal ban sedia pentil tubless, karen a sudah sore dan hujan awansan putuskan dirampungi besok saja.

Beruntung esok harinya awansan dapet jatah libur, awansan bawa saja ke Depo Warung Ban cabang Gombel, selain alatnya lengkap, letaknya juga cuman depan kost :v . Sampai disana Roda depan Motor langsung dipreteli, kemudian ban dilepas dengan alat khusus yang dijamin tidak bikin lecet velg.

Bagian Dalam Velg Dibersihkan

Setelah ban terlepas, bagian dalam velg kemudian dibersihkan terlebih dahulu dengan sikat kawat, digosok sampai benar benar bersih dari kotoran, tidak hanya di sekitar pentil saja, namun muter seluruh velg, setelah semua bersih baru kemudian pentil ban dicopot dan diganti baru.

Kalau diperhatikan konstruksi pentil tubles itu diapit oleh dua karet di sebelah dalam dan luar velg, kalau ketika memasangnya tidak kencang atau velg tidak bersih bisa dipastikan pentil ini bakal bocor, untuk kasus awansan sepertinya gara gara pas pasang kemarin velg tidak dibersihkan dulu, jadi karet tidak menempel sempurna ke velg bag dalam.

Pentil Ban Tubles yang Diganti

Setelah selesai pemasangan pentil baru, ban juga kemudian dipasang kembali ke Velg, tetap menggunakan alat khusus, setelah semua terpasang kemudian dicek ada tidaknya kebocoran dengan air sabun, dan Alhamdulillah kini sudah aman.

Dan kagetnya lagi ternyata biaya ganti pentil ini cukup murah, hanya 10.000 saja untuk bongkar pasang ban, bersihkan velg dan ganti pentil ban Tubless, padahal awansan kira bakal habis 20.000 an 😂😂, joss lah ini Depo Warung Ban

Demikian sobat sekalian, pengalaman awansan ganti pentil ban, well untuk sobat sekalian yang mau pasang Ban Tubles, jangan lupa area sekitar pentil dibersihkan terlebih dahulu supaya nantinya tidak bocor seperti punya awansan

Thanks for reading and see you next time 😁

Tonggak Sejarah Penjualan Bharat Benz di Dunia

awansan.com – Daimler India Commercial Vehicles (DICV) baru baru ini telah mencapai tonggak sejarah penjualan pada periode kuarter pertama 2020. Hanya dalam waktu delapan tahun sejak mulai masa produksinya brand Bharat Benz telah berhasil menjual lebih dari 100,000 unit medium and heavy-duty truck di pasar domestik India, tidak hanya truk saja Bharat Benz juga berhasil menjual hingga 4500 bus untuk pasar domestik.

DICV merayakan pencapaian pentingnya di pasar ekspor. dimana sejak tahun 2012 telah berhasil mengekspor hingga 30,000 unit kendaraan dengan merk  BharatBenzMercedes-Benz, Freightliner dan FUSO ke lebih dari 50 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia, beberapa produk Bharat Benz yang dijual di Indonesia adalah Fuso FJ Series, Mercedes Benz Axor series, dan juga Mercedes OF 917 Bus Chasis. Selain memproduksi kendaraan utuh DICV juga telah menyalurkan 130 juta part ke jaringan produksi pabrik Daimler Trucks sejak 2014.

Sejarah Mitsubishi Colt T100 (Colt Bagong) , Generasi Pertama Pick Up Mitsubishi di Indonesia

Colt Bagong

awansan.com – Mitsubishi sudah sejak lama dikenal piawai dalam menelurkan angkutan niaga yang legendaris, sebut saja Colt Diesel si kepala kuning, Mitsubishi L300, dan tentunya Mitsubishi Colt T series .

Mitsubishi Colt T sangat legendaris sebagai angkutan niaga di pedesaan dan perkotaan, dikenal sangat bandel dan kuat, di era 75 – 90an colt t series betul betul menjadi raja jalanan, dan menjadi angkutan paling terkenal.

Mitsubishi Colt T100 merupakan Pick Up generasi pertama yang masuk Indonesia pada tahun 1970, pada saat itu pick up ini  Diimpor oleh distributor tunggal Mitsubishi yaitu PT. New Marwa (tahun 1973 berganti nama menjadi PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors).

Generasi pertama Colt T 100 ini menggunakan mesin bensin seri KE44, dengan kapasitas 1100 cc. Mesin ini sanggup memberikan daya maksimal hingga 62 ps. Daya angkut maksimum mobil ini hanya 600 kg (1,323 lb), dan kecepatan tertinggi yang dapat dicapai adalah 115 km/h (71 mph). Namun bukan orang Indonesia namanya kalau menggunakan kendaraan sesuai spesifikasi , pada kenyataan di lapangan pick up ini sering membawa beban hingga 1 ton lebih.

Mitsubishi Colt T100

Di tahun 1971, Colt T100 mendapat facelift minor dengan tambahan gril hitam dan perubahan bentuk pada lampu sein. Namun perubahan besar terjadi pada mesin dengan dimasukkannya mesin yang lebih besar, 4G41 Neptune 86, bervolume 1.378 cc yang pastinya punya output lebih besar, 85 hp/6.000 rpm dan torsi 115 Nm/ 4.000 rpm

Ciri utama mobil ini adalah dua lampu bundar besar di depan, karena dua lampu besar inilah kemudian Colt T100 kemudian populer disebut dengan Colt Bagong / Colt Doplak , tokoh pewayangan yang mempunyai dua mata besar.

Penjualan Colt T100 di Indonesia berlangsung selama kurang lebih selama lima tahun hingga tahun 1975 kemudian digantikan oleh Colt T120, seiring berjalannya waktu populasi Colt T100 pun sudah banyak berkurang dimakan usia, dan karena semakin langka saat ini colt T100 justru sedang naik daun karena banyak diincar oleh penggemar mobil unutk dijadikan modifikasi mobil retro.

Colt Bagong (Dok Zaki Alfauzy)

Ukuran Laker Roda Depan dan Belakang Sepeda Motor

awansan.com – Sobat awansan, Bearing/laker merupakan salah satu komponen vital dalam sebuah sepeda motor, pada sepeda motor komponen ini banyak dijumpai dalam berbagai sistem yang berputar seperti pada roda, crankshaft, ataupun kopling motor serta bagian lain yang memiliki sistem perputaran.

Meskipun sifatnya slow moving, namun ada kalanya laker dalam sepeda motor rusak juga, untuk laker dalam mesin jarang sekali rusak kecuali mesin kehabisan oli, laker yang cepat ganti biasanya adalah laker roda, well wajar saja mengingat laker roda lebih minim pelumasan dibanding laker laker lain, nah berikut awansan sajikan daftar kode ukuran laker roda depan dan belakang semua merk sepeda motor, jadi kitika suatu saat rusak sudah tidak bingung lagi cari partnya 😀 .

Ukuran Bearing/Laker Roda Depan Motor Honda

Tipe MotorUkuran Bearing
Honda C706301
Honda C7006301
Honda C8006301
Honda Astrea Star6301
Honda Astrea Prima6301
Honda Astrea Grand6301
Honda Legenda6301
Honda Supra Fit6301
Honda Supra X6301
Honda Supra X 1256301
Honda Karisma 1256301
Honda Beat6201
Honda Scoopy6201
Honda Vario 1106201
Honda Vario 1256201
Honda Sonic6301
Honda S906301
Honda Win6301
Honda CB 1006301
Honda CB 1256301
Honda GL 1006301
Honda GL 1256301
Honda GL Max6301
Honda GL Max NeoTech6301
Honda GL Pro6301
Honda GL Pro NeoTech6301
Honda NSR 1506301
Honda Mega Pro6301
Honda Tiger 20006301
Honda Tiger C/W6301
KHonda CB150R6301
Honda CBR 150R6301

2. Ukuran Bearing/Laker Roda Depan Motor Kawasaki

Tipe MotorUkuran Bearing
Kawasaki Binter Joy
Kawasaki Binter Merzy
Kawasaki Kaze6300
Kawasaki Kaze R6300
Kawasaki Blitz6300
Kawasaki Blitz R6300
Kawasaki ZX1306300
Kawasaki Athlete6202
Kawasaki Ninja 150R6202
Kawasaki Ninja 150 RR6202
Kawasaki Ninja R C/W6202
Kawasaki KLX6202
Kawasaki Dtracker6202
Kawasaki Ninja 250R6202

3. Ukuran Bearing/Laker Roda Depan Motor Yamaha

Tipe MotorUkuran Bearing
Yamaha V806300
Yamaha Alfa6300
Yamaha Champ6300
Yamaha Sigma6300
Yamaha Force 16300
Yamaha F1ZR6300
Yamaha Crypton6300
Yamaha Vega6300
Yamaha Vega R6300
Yamaha Vega Force6300
Yamaha Jupiter Z6300
Yamaha Jupiter MX 135 LC6300
Yamaha Jupiter MX King6301
Yamaha Mio6300
Yamaha Mio J6300
Yamaha Mio GT6300
Yamaha Soul6300
Yamaha Xeon6300
Yamaha Fino6300
Yamaha Nouvo6300
Yamaha L2 Super6202
Yamaha LS6202
Yamaha RX 1006202
Yamaha RXS6202
Yamaha RX Spesial6202
KYamaha RXZ6202
Yamaha RZR6202
Yamaha YT 1156301Z
Yamaha Touch6202
Yamaha Scorpio6301
Yamaha Vixion6201-2RS
Yamaha Byson6301
Yamaha R15

4. Ukuran Bearing/Laker Roda Depan Motor Suzuki

Tipe MotorUkuran Bearing
Suzuki FR 806300
Suzuki RC 806300
Suzuki RC 1006300
Suzuki RC Bravo6300
Suzuki Crystal6300
Suzuki Tornado GX6300
Suzuki Tornado GS6300
Suzuki Satria S1206300
Suzuki Satria 120R6300
Suzuki Satria R C/W6301
Suzuki Satria F1506301
Suzuki Smash6300
Suzuki Smash Titan6300
Suzuki Shogun 1106300
Suzuki Shogun 1256300
Suzuki Spin6300
Suzuki Nex6300
Suzuki Skydrive6300
Suzuki Skywave6300
Suzuki Thunder 1256301
Suzuki Thunder 2506302
Suzuki Satria FXR6301
Suzuki RGR 1506300
Suzuki A1006300
Suzuki TS 1256201

Ukuran Bearing/Laker Roda Belakang

1. Ukuran Bearing/Laker Roda Belakang Motor Honda

Tipe MotorUkuran Bearing
Honda C706301
Honda C7006301
Honda C8006301
Honda Astrea Star6301
Honda Astrea Prima6301
Honda Astrea Grand6301
Honda Legenda6301
Honda Supra Fit6301
Honda Supra X6301
Honda Supra X 1256301
Honda Revo6301
Honda Revo Absolute6301
Honda Blade6301
Honda Kirana6301
Honda Karisma6301
Honda Beat6301
Honda Scoopy6301
Honda Vario6301
Honda Vario 1256301
Honda Sonic6301
Honda S906301
Honda Win6301
Honda CB 1006301
Honda CB 1256301
Honda GL 1006301
Honda GL 1256301
Honda GL Max6302
Honda GL Max NeoTech6302
Honda GL Pro6302
Honda GL Pro NeoTech6302
Honda Mega Pro6302
Honda Tiger 20006302
Honda Tiger C/W / Revo6302
Honda CB150R6302
Honda CBR 150R6302
Honda NSR1506302
Honda CBR 250R6203/6204

2. Ukuran Bearing/Laker Roda Belakang Motor Kawasaki

Tipe MotorUkuran Bearing
Kawasaki Kaze6202-6302
Kawasaki Kaze R6202-6302
Kawasaki Blitz6300
Kawasaki Blitz R6202-6302
Kawasaki ZX1306201-6301
Kawasaki Athlete6201-6301
Kawasaki Ninja 150R6202-6302
Kawasaki Ninja 150R C/W6202-6302
Kawasaki Ninja 150RR6202-6302
Kawasaki KLX6202-6302
KKawasaki Dtracker6202-6302
Kawasaki Ninja 250R6203

3. Ukuran Bearing/Laker Roda Belakang Motor Yamaha

Tipe MotorUkuran Bearing
Yamaha V806301
Yamaha Alfa6301
Yamaha Champ6301
Yamaha Force 16301
Yamaha F1ZR6301
Yamaha Tiara6301
Yamaha Crypton6301
Yamaha Vega6301
Yamaha Vega R6301
Yamaha Jupiter Z6301
Yamaha Jupiter MX/ MX LC6301
Yamaha Jupiter MX King6301
Yamaha RX 1006202
Yamaha RX 1256202
Yamaha RXS6202
Yamaha RXK6202
Yamaha RX Spesial6202
Yamaha RX King6202
Yamaha RXZ6202
Yamaha RZR6202
Yamaha LS6202
Yamaha L2 Super6202
Yamaha YT 1156202
Yamaha Touch6202
Yamaha Scorpio6202
Yamaha Vixion6202
Yamaha Byson6202
Yamaha R156202

4. Ukuran Bearing/Laker Roda Belakang Motor Suzuki

Tipe MotorUkuran Bearing
Suzuki FR 806201
Suzuki RC 806201
Suzuki RC 1006201
Suzuki Crystal6201
Suzuki Bravo6201
Suzuki Tornado GX6201-6300
Suzuki Tornado GS6201-6300
Suzuki Satria 120S6201-6300
Suzuki Satria 120R6201-6300
Suzuki Satria R CW6201-6300
Suzuki Satria F1506201
Suzuki Smash6201
Suzuki Titan6201
Suzuki Shogun 1106201-6300
Suzuki Shogun 1256201-6300
Suzuki Arashi6300
Suzuki Hayate6300
Suzuki A1006202
Suzuki TS1256202
Suzuki Thunder 1256301
Suzuki Thunder 2506202-6302
Suzuki RGR 1506202-6302
Suzuki FXR6202-6302

source : otoflix.com, goozir.com