3

Touring Semarang – Temanggung Via Perkebunan Kalipat, Pemandangannya Juoss

awansan.com – Sobat bikers, semenjak pindah kerja ke Kota Semarang awansan jadi rutin touring Semarang – Temanggung tiap minggunya, istilah gaulnya ya kaum PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad) :v , Salah satu jalur yang biasa awansan gunakan untuk bolak balik adalah Semarang – Temanggung adalah via Kalipat, meskipun agak jauh karena memutar lewat Kabupaten Kendal , pemandangan disini sangat amazing, dan medan jalannya juga sangat cocok untuk bikers – bikers berjiwa petualang karena melewati perbukitan dan lembah yang memisahkan antara Kendal dan Temanggung.

Seperti biasa awansan berangkat dari Semarang setelah jam pulang kantor sekitar pukul 16.00 , dari Simpanglima langsung lurus ke atas menuju Kota Ungaran, kemudian belok kanan ke Gunungpati, kondisi jalan di jalur ini mulai berkelok naik turun, namun beruntung jalannya sudah lebar dan halus, jalan baru kembali rata ketika memasuki Kota Boja.

Selepas Kota Boja jalan cenderung makin sepi, namun disni pulalah kita mulai disuguhi pemandangan indah, yang awalnya persawahan berganti menjadi perkebunan, mulai dari kebun jati, kebun karet hingga kebun tebu, semuanya milik Afdelling Kalipat, salah satu perbunan tua yang sudah ada sejak zaman belanda.

Dengan luas ratusan Hektar maka tak heran jalan yg melewati perkebunan ini cukup panjang, salah satu pemandangan favorit awansan di Afdelling Kalipat adalah jalannan sejuk yg menembus perkebunan karet, dan juga senja di pinggir kebun tebu

Selepas Kebun tebu, jalan mulai turun curam ke arah jembatan perbatasan Kendal – Temanggung, dengan panjang turunan sekitar 2 km tentunya kendaraan dituntut punya pengereman yg prima. Namun semua hal ini dikompensasi dengan pemandangan yang indah di sebelah kiri jalan, karena terlihat semua perbukitan yang memisahkan antara Kabupaten Kendal dan Temanggung.

Begitu melewati Jembatan Perbatasan kontur jalan pun kemudian berubah 180 derajat dari sebelumnya, karena kita bakal disuguhkan tanjakan tanjakan panjang dan curam, pantes aja nggak ada kendaraan besar yang berani lewat sini, lha tanjakan nya kayak gini .

Slow but sure tanjakan ini terlewati juga oleh awansan, meskipun harus pakai gigi 1, sampai puncak tanjakan awansan sempatkan blusuk dikit ke bahu jalan dan surprise dapat bonus pemandangan yang aduhai, disini awansan berhenti cukup lama buat dinginin mesin sambil menikmati pemandangan.

Setelah cukup dingin, awansan pun melanjutkan perjalanan dan Alhamdulillah pukul 18.00 sampai rumah dengan selamat di rumah Bejen Temanggung.

(Visited 1 times, 1 visits today)

3 Comments

Leave a Reply