0

Mengenal Jenis Speaker Audio Mobil , Biar Nggak Salah Upgrade !!

awansan.com – Sobat sekalian, ngomongin audio mobil tentunya kita sudah tidak asing dengan komponen yang satu ini, apalagu mengingat fungsinya sebagai penghasil suara yang kita dengar, well selain head unit, upgrade speaker juga bisa menjadi pilihan utama ketika kita ingin mengupgrade audio mobil kita.

Nah agar tidak salah ketika upgrade speaker, tak ada salahnya kita mengenal jenis jenis speaker dalam audio mobil, agar nantinya kita bisa memodif sesuai dengan kebutuhan dan dana.

1.Tweeter: fokus pada pengolahan suara frekuensi tinggi (3500 Hz-20 Khz), dengan adanya tweeter maka suara treeble dari audio mobil akan semakin jelas dan jernih.

Tweeter

2. Midrange: Speaker Midrange bisa dibilang paling merupakan spekaer paling penting dalam sebuah audio mobil karena menghasilkan frekuensi suara menengah yang paling jelas didengar manusia (frekuensi 350-4500 Hz), speaker Midrange sangat berperan dalam menciptakan suara vokal penyanyi dan alat musik tertentu, misalnya suara gitar string, biola, ketipung tak, tom-tam, piano, harmonika, dll.

Speaker Midrange

3. Midbass/woofer : Midbas/Woofer merupakan kebalikan dari tweeter, jika tweeter khusus menghasilkan frekuensi tinggi, maka midbass/woofer ini khusus menghasilkan pada suara frekuensi rendah (80-350 Hz), Woofer memungkinkan untuk menghadirkan suara alat musik tertentu secara akurat seperti bass gitar dan kick drum.

4. Fulrange : Sesuai dengan namanya speaker ini bisa menghasilkan semua spektrum suara, mulai dari spektrum suara rendah hingga spektrum suara tinggi, speaker fullrange ini biasanya berbentuk coaxial, dimana dalam satu speaker sudah ada midrange dan tweeter dalam satu konus (bertumpuk)

Speeaker Fullrange Model Coaxial

5. Subwoofer: Subwoofer merupakan speaker yang menghasilkan frekuensi lebih rendah dibanding woofer/midbas (<100 Hz), dengan adanya subwofer maka suara suara frekuensi rendah seperti bass gitar/bass drum akan menjadi lebih jelas dan jernih, khusus untuk subwoofer biasanya perlu adanya penambahan ampli/power, sebagai penguat sinyal dari head unit sekaligus penambah daya bagi subwoofer agar bisa mengeluarkan suara lebih maximal.

Pada masa lalu bentuk subwoofer ini identik dengan ukuran box yang besar, namuj seiring berkembanya teknologi manufaktur, kini sudah tersedia subwoofer dalan bentuk yang lebih ringkas, sehingga cukup untuk dimasukkan ke kolong jok mobil.

(Visited 1 times, 1 visits today)

awansan

Tinggalkan Balasan