Author Archives: awansan

Sinnob Driving Belt, Bagus Sih Tapi Harganya Bikin Geleng Kepala

dsc00799
awansan.com – Dear pembaca semua, pada event Burtor kemarin, Shinnob  Gear memperkenalkan produk terbarunya yaitu Sinnob Driving Gear, berbeda dengan gear set biasa yang menggunakan rantai, sinnob menggunakan belt untuk produk terbarunya ini 😀 , diharapkan dengan  menggunakan sytem belt maka perpindahan transmisi menjadi jauh lebih halus saat perpindahan gigi, hentakan menjadi minim, mengurangi vibrasi dan memperkecil daya gesekan sehingga mengurangi loss tenaga.

Well menurut awb ini merupakan suatu inovasi tersendiri, karena setahu awb baru Harley davidson yang menggunakan sistem ini 😀 .

Material yang digunakan untuk pembuatan belt adalah kevlar, sedangkan untuk gear depan dan belakang menggunakan material Polyurethane.  Sinnob mengklaim produk ini daya tahan awet digunakan hingga 40.000km atau sekitar 4 tahun pemasangan.

Namun dengan semua keunggulan tersebut, Sinnob membanderol harga yang cukup membikin bikers biasa geleng-geleng. 1,5 Juta book 😆

Dengan banderol segitu bagi bikers kalangan high class mungkin  bukan harga yang mahal, tapi bagi bikers biasa atau yang pas pasan kayaknya bakal mikir dua kali untuk beli 😆 .

Sinnob Driving Belt Membuat Motor Terdongkrak Performanya

Po Garuda Mas Bersiap Meluncurkan Bus Double Decker, Persaingan Bus Double Decker di Jawa Timur Semakin Memanas

Dear pembaca semua, jika beberapa waktu lalu sedang tren Bus SHD alias bus berkaca belah, maka nampaknya kini tren tersebut sudah mulai bergeser ke Bus Double Decker, apalagi sekarang sudah banyak perusahaan karoseri yang menyediakan model bus tingkat seperti Karoseri Adiputro (Jetbus SDD), Karoseri New Armada, Karoseri Rahayu Santosa (Jetliner DD), dan Karoseri Nusantara Gemilang (Cityliner) .

Terkhusus di Jawa Timur tren ini sudah mulai menjamur,  Pasca PO Lorena dan Po Harapan Jaya merilis armada Bus Double Decker mereka, nampak beberapa PO Besar di Jawa Timur juga mulai panas. Kini giliran Po Garuda Mas yang bersiap meluncurkan armada Double Deckernya, wah makin panas aja nih persaingan Bus Double Decker di Jawa Timur

Update menyusul yaaa, mari kita tunggu release resminya hehe



Source : subhaendi, albirrubus

PO Bus Gunung Tua , bus penjelajah pegunungan pada trayek Tasik – Banjar Pangandaran (1960 – 1973)


(Dekade tahun 1960-1973an)|: PO Bus Gunung Tua, dikenal sebagai bus penjelajah tepian pegunungan pada trayek Tasik – Banjar Pangandaran (PP). | Hampir tiap hari bus ini, lalu lalang di jalur trayek jalan tersebut yg konon katanya banyak pudunan dan tanjakan yg saat itu memang nyaris jadi adrenalin dan tantangan atas rintangan yg cukup mengerikan di jalur jalan tersebut.| Tasik – Banjar – Pangandaran, hanya jalur jalan ini si Gunung Tua merajai jalanan, dan para pelanggan pun senang nan riang bila perjalanan busnya dengan merk si Gunung Tua.
Tapi sayang, si raja jalanan ini ketiban malang, ia terjungkal hingga jatuh di ‘gawir’ curam daerah tepian jalan Tanjakan Tepoeng Kandjoet.| PO Bus Gng Tua inilah yang membuat heboh dan berita dahsyat di kala itu, pasalnya banyak penumpang yang tewas.| Bus yg jatuh terjungkal terpingkal-pingkal ke bawah jurang dan ke dapuran “awi” (bambu) dgn hampir penumpangnya lebih dari 50 orang tewas yg mengenaskan.
Kuharap di masa sekarang dan di masa mendatang tidak ada lagi “Lakalantas” di tempat yg sama, yg mengerikan seperti peristiwa Gunung Tua di lebih 50 tahun yg lalu itu.
(Asgm bersama Kang Usman dari kiriman Bpk H. Dachyan Tedjaduddin di Kecamatan Bojong Kabupaten Ciamis, 18 Mei 2015)

Mengenal Tata Ultra 1012, Light Duty Truck Pendatang Baru dengan Fitur Terlengkap di Kelasnya

awansan.com – Dear pembaca semua, jika dirunut sejarahnya Tata bukanlah anak kemarin sore di dunia Kendaraan komersial/niaga, Tata sudah puluhan tahun menggeluti pasar ini sejak dekade 1950an, bermula dari kerjasama dengan Mercedes – Benz hingga sekarang bisa mandiri , bahkan masuk dalam  sebagai  10 besar dunia kategori pabrikan pembuat truk dan bus .

Untuk pasar Indonesia sendiri kendaraan komersial Tata sudah masuk mulai tahun 1978, dengan ratusan bus LP 1210 E yang saat itu diborong oleh Damri. Tahun 2012 Tata kemudian kembali lagi ke pasar Indonesia, dengan menawarkan berbagai produk kendaraan komersial, salah satunya adalah Tata Ultra 1012 yang ikut meramaikan pasar Light Duty Truck.

Tata mengklaim truk ini telah mengalami satu tahun percobaan di berbagai kondisi medan jalan.  Tata Ultra telah disesuaikan dengan perkembangan terkini sesuai kebutuhan konsumen saat ini. Yakni performa yang superior, desain dan kenyamanan kabin kelas dunia, daya angkut yang tinggi serta konfigurasi beban bodi yang beragam. Yang berguna untuk menambah produktifitas usaha dan umur pakai yang lebih lama.

Tata Ultra menawarkan 5 keunggulan:

Ultra-Versatile: Tata Ultra 1012 memiliki berbagai varian yang sesuai untuk setiap aplikasi, dirancang dengan pertimbangan teknis untuk mengakomodasi karoseri. Kapasitas angkut Tata Ultra 1012 berkisar 4 sampai 7 ton dengan dimensi lebar bak 2,2 meter dengan pilihan panjang 4-6 meter.” Dengan ukuran panjang bak hingga 6 meter, maka kendaraan bisa dibuat super long, sehingga bisa mengangkut lebih banyak muatan” , Sealin bak super long, kabinnya pun juga super lebar sehingga menambah kenyamanan driver.

Ultra-Style: Hadir dengan kombinasi antara teknologi terkini dan sosok yang lebih modern. Untuk segala fungsi dan pemakai, , Tata Ultra 1012 menciptakan standar baru di segmen kendaraan komersial ringan di Indonesia dengan biaya terendah, keamanan yang baik dan aneka fitur.

Ultra-Performance: Tata Ultra 1012 dibekali mesin diesel Tata 497 TCIC 3.783 cc yang sanggup menghasilkan tenaga 125 PS @2400 rpm dan torsi terbesar dibanding kompetitornya yakni sebesar 400 Nm @1300-1500 rpm. Gross Vehicle Weight (GVW) Tata Ultra 1012 sebesar kurang lebih 10 ton. Transmisi Tata Ultra menggunakan Transmisi G-550 dengan enam gigi dengan overdrive (OD). ” Torsi 400 nm merupakan torsi terbesar di kelasnya, selain itu transmisi 6 speed baru Tata dan Isuzu yang menggunakan, penggunaan gigi Overdrive memungkinkan truk Tata lebih hemat BBM”

Ultra-Comfort: Desain kabin interior Tata Ultra menitik-beratkan pada kenyamanan dan keselamatan. Disamping mekanisme kendaranya, keunikan dari Tata Ultra 1012 adalah kokpitnya yang fungsional dan menarik. Desain kabinnya memberikan pengemudi sudut pandang yang luas. Hal ini tentunya memberi nilai kenyamanan dan keselamatan yang tinggi dengan seat adjuster, steering adjuster dan weight control seat. Karakteristik sistem kemudi power steering-nya ringan.

Tata Ultra 1012 Dibekali pula oleh tilt and telescopic collapsible steering yang dapat menambah kenyamanan posisi mengendara dan mengoptimalkan stabilitas saat kendaraan dipacu dalam kecepatan tinggi. Untuk suspensi, Ultra 1012 dilengkapi parabolic leaf spring bagian depan dan semi eliptic leaf pada bagian belakang. Keduanya dilengkapi shock absorber dan rubber bushing.

Tata Ultra 1012 memiliki kapasitas kursi 3 buah dengan konfigurasi berjajar 1 Sopir dan 2 Penumpang. Kursinya dapat disesuaikan. Bisa digeser maju mundur dan direbahkan ke belakang.

Ultra-Safe:Untuk keamanan Tata Ultra 1012 merupakan truk ringan pertama di Indonesia yang menggunakan Full Air Brake dan ban radial tubeless. Ban radial menawarkan daya cengkeram kuat sehingga meningkatkan keamanan mengendara. Bicara keamanan, Tata Ultra juga menyajikan neutral switch, side beam impact dan three points active retractable safety belt. Adapun chassis mengunakan teknologi Rolled Frame dengan material high tensile.
” Saat ini di segmen light truck, baru tata lah yang menggunakan rem full air brake, yang lain belum ada

Dengan segala keunggulan tersebut, harusnya Tata berpeluang besar merecoki pasar Light Truck Indonesia, namun sekali lagi apalah arti truck canggih dan nyaman kalau spare part sulit didapat, nampaknya ini lah yang masih menjadi PR untuk Tata. Selain itu perlu adanya promosi yang lebih besar tentang pembuktian durabilitas truk ini.