Author: awansan

Automotive Enthusiast

Tata Ultra 1014 , Light Duty Truck Dengan Kapasitas Bak Terbesar di Kelasnya

awansan.com – Ketika pertama kali muncul di tahun 2016 dengan Ultra 1012 , awansan sudah dibuat geleng geleng dengan spek truk ini, karena memang speknya setingkat di atas lain di kelasnya, truk ini pernah awansan bahas dua tahun lalu pada artikel di bawah ini.

Mengenal Tata Ultra 1012 , Light Duty Truck Pendatang Baru Dengan Fitur Terlengkap di Kelasnya

Dan kini setalah 3 tahun diluncurkan , PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) kemudian mengenalkan varian terbaru Truk Tata Ultra yang bernama New Tata Ultra 1014 WB 45 di Surabaya

Keunggulan Tata Ultra 1014 dibanding kompetitornya adalah Kapasitas baknya yang super luas, dengan dimensi lebar bak 2,2 meter dan panjang 6 meter. Bisa dibilang bak Ultra 1014 ini super long dan sanggup memuat palet sebanyak 12 buah berukuran 1 x 1,2 m.

Selain kapasitas bak, tenaga mesin juga mendapat upgrade , jika pada Ultra 1012 tenaganya 120 ps, maka Ultra 1014 tenaganya naik menjadi 140 ps @1400 rpm, sedangkan torsinya turun sedikit menjadi 390 nm tetapi flat di rpm 1400 -2600 . Dengan kapasitas tangki solar 160 liter tentunya Tata Ultra 1014 ini bisa menjelajah lebih jauh dalam sekali isi bbm.

Soal harga, New Tata Ultra 1014 dibanderol bervariasi sesuai varian , untuk varian 33WB harganya Rp 363.700.000 , sedngkan untuk Varian 45WB yang lebih panjang harganya Rp 373.100.000.


Advertisements

Mengenal Mercedes Benz NG 917 , Medium Duty Truck Legendaris Dari Mercy

Mercedes Benz NG 917 Prima . Dok Tri Yudha

awansan.com – Sejak berdirinya PT Star Motor di awal dekade 70an, produk kendaraan niaga dari Mercedes -Benz langsung mendapat respons yang sangat baik dari pasar Indonesia, baik itu segmen bus maupun segmen truk, kendaraan niaga buatan Mercedes – Benz dikenal nyaman, tangguh dan irit sehingga banyak disukai oleh pengusaha angkutan di Indonesia.

Terkhusus untuk segmen medium duty truck, Sejak tahun 1970 hingga medio 1980an Mercy betul betul menguasai pasar dengan dua truk andalannya, yaitu Mercy L911 (Mercy Bagong) dan Mercy LP911, hal ini didukung dengan adanya fasilitas perakitan Mercy di Wanaherang sehinga Mercy mampu dengan cepat memenuhi kebutuhan pasar.

(more…)

Kereta Bandara YIA Sudah beroperasi, Tarifnya Cuman 15.000 saja 😁

awansan.com – Kabar gembira kembali datang dari Yogyakarta, setelah kemarin bandara baru sudah mulai beroperasi, kini angkuta pemandu modanya juga sudah mulai dioperasikan.

Salah satunya adalah kereta bandara yang mempunyai Rute Bandara Adisutjipto – Yogyakarta – Wates – Wojo, diharapkan dengan beroperasi nya keret bandara ini aoan lebih memudahkan penumpang ke bandara baru YIA (Yogyakarta International Airport) yang memang masih minim angkutannya, dengan tarif promo hanya 15.000 tentunya jauh lebih murah daripada harus naik taksi atau bus dari Yogyakarta.

Mengenal Alcoa Wheels, Brand Velg Premium Untuk Kendaraan Niaga

awansan.com – Pembaca yang budiman, meskipun sebetulnya produk lama, tapi beberapa tahun terakhir ini velg “Alcoa” memang sedang booming apalagi ditambah dengan postingan di dunia maya yang mempopulerkan Velg ini baik via fb maupun Instagram, Alcoa pun sebagai Velg bergengsi untuk kendaraan niaga utamanya Truk dan Bus .

Alcoa sendiri sebetulnya merupakan produsen alumunium asal Amerika Serikat, pabrik ALCOA (Alumunium Company Of America) sudah berdiri sejak 130 tahun lalu dan sudah malang melintang sebagai suplier part di Industri otomotif dan Industri aviasi.

Salah satu produk unggulan dari Alcoa adalah forged alumunium wheels, untuk produk yang satu ini Alcoa sudah memulai produksinya sejak tahun 1948. Sejak saat itulah Alcoa dikenal sebagai produsen velg premium untuk kendaraan niaga. Untuk pasaran Indonesia Velg ini di ageni oleh PT Paduan Goedi Sinar Indonesia (PGSI)

Berbeda dengan velg biasa yang menggunakan bahan besi, velg produk Alcoa menggunakan bahan alumunium yang dibuat menggunakan proses forging (tempa) . Dengan proses ini pelek alminum forging dari Alcoa ini diklaim lebih kuat 528 % dibandingkan pelek berbahan besi.

Selain lebih kuat, velg berbahan alumunium juga mempunyai bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan pelek berbahan besi , dimana berat satu velg besi setara dengan berat dua velg alumunium Alcoa. dengan bobot velg yang lebih ringan tentunya kerja mesin juga lebih ringan karena tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk menggerakkan roda, ujung – ujungnya konsumsi bbm jadi lebih efisien

Keunggulan lain dari velg Alcoa adalah sifat alumunium yang mampu melepas panas lebih baik daripada besi, sehingga panas yang berasal dari sistem pengereman tidak sampai merambat ke ban, sehingga ban tidak panas dan umur pakainya lebih panjang.

Selain keuntungan teknis, velg Alcoa juga memberi kelebihan di sektor estetika , apalagi dengan finishing aluminium polish memberikan penampilan yang lebih menarik dibandingakan pelek berbahan besi, ngejreng dan bisa buat ngaca :lol:.

Dengan semua keunggulan tersebutwajar saja jika Velg ALCOA mempunyai harga yang cukup mahal, sebagai perbandingan velg besi steel (besi baja) dihargai hanya sekitar 1,8 – 2 juta per buah, sedangkan harga velg Alcoa bisa mencapai hingga 4 juta rupiah per buah, jika satu bus ada 6 roda maka butuh sekitar 32 juta untuk beli velgnya saja 😀 .

Komparasi Isuzu Traga vs Mitsubishi L300 , Mana yang Lebih Unggul ?

awansan.com – Pembaca yang budiman, persaingan kendaraan komersial di Indonesia memang sangat ketat, dimana produsen dituntut untuk menciptakan produk yang handal dan mampu menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat dan alam Indonesia yang keras, kendaraan dengan spek tinggi belum tentu menjamin larisnya suatu produk.

Untuk saat ini boleh dibilang Mitsubishi L300 menjadi market leader di segmen medium pick up diesel, dan selama 37 tahun diproduksi belum mendapat saingan berarti, bahkan ketika beberapa tahun lalu pernah masuk pick up serupa Korea seperti Hyundai H100 dan KIA Big Up yang menawarkan produk dengan spesifikasi lebih tinggi, keperkasaan pikap L300 tetap tidak terkalahkan, bahkan memaksa pesaingnya untuk angkat kaki dari pasar Indonesia.

Namun tahun lalu ancaman kembali datang, kali ini dari rekan senegaranya yaitu Isuzu, beberapa tahun terakhir produsen kendaraan niaga yang satu ini memang sangat gencar ngrecoki penjualan Mitsubishi di semua segmen kendaraan niaga, kali ini Isuzu meluncurkan pick up pertamanya yaitu “Isuzu Traga” .

Kehadiran Traga tentunya membawa angin segar di segmen medium pick up diesel, apalagi Isuzu mengklaim punya tiga keunggulan sekaligus dari kompetitornya ini yakni dayang angkut lebih besar , kabin lebih lega, dan mesin lebih efisien. Benarkah keunggulan ini ??? yuk mari kita simak komparasi dari Isuzu Traga Vs Mitsubishi L300 .

Sebagai kendaraan niaga tentunya kapasitas bak menjadi faktor penting, untuk sektor ini nampaknya Mitsubishi L300 harus mengakui keunggulan Isuzu Traga , karena traga mempunya bak yang lebih luas dengan dimensi panjang bak 2.810 mm, lebar bak 1.620 mm (kapasitas angkut 1,5 ton). Sedangkan L300 mempunyai dimensi bak yang lebih kecil dengan panjang bak 2.425 mm , lebar bak 1.440 mm dan tinggi bak 1.380 mm (Kapasitas angkut 1,3 ton) .

Di atas kertas memang kapasitas muat Mitsubishi L300 lebih kecil dibanding traga, namun kenyataan di lapangan Mitsubishi L300 masih mampu membawa beban 2 – 3 ton dengan baik di berbagai medan, sedangkan untuk Isuzu Traga belum banyak yang mencoba untuk angkutan dengan tonase yang sama, akan kah ia juga setangguh Mitsubishi L300 ? Hal ini tentu menjadi PR untuk Isuzu, boleh dikata untuk sementara Traga menang di kapasitas kargonya, sehingga bisa membawa volume muatan yang lebih banyak.

Untuk interior nampaknya kita semua setuju, sebagai produk yang lebih baru Isuzu Traga mempunyai interior yang jauh lebih modern dibanding kompetitornya, volume kabinnya juga lebih lega dan modelnya juga modern, berbeda dengan Mitsubishi L300 masih sangat sederhana dan relatif tidak berubah sejak era 1980-an, namun untuk keluasan seat, nampaknya L300 lebih unggul karena ketiadaan kolom transmisi di bag tengah jok.

Untuk sektor mesin Isuzu Traga mengusung mesin 4 JA1-L, 2499 cc persis yang digunakan pada Isuzu Panther, mesin yang dikenal irit bahan bakar dan mudah perawatannya. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 80 PS pada rpm 3.500 dan torsi maksimum 191 nm pada rpm 1.800. Sedangkan Mitsubishi L300 dibekali dengan mesin legendaris 4D56 yang sudah menjadi jantung L300 dari tahun 1988 hingga sekarang, tenaga maksimum dari mesin ini adalah 74 PS pada rpm 4200 dan torsi maksimum 134 nm pada rpm 2500

Sekali lagi di atas kertas Isuzu Traga unggul jauh baik tenaga maupun torsinya, tapi fakta di lapangan membuktikan meskipun spek mesinnya di bawah traga, namun L300 dikenal sebagai salah satu raja tanjakan, sedangkan untuk Isuzu Traga, sampai sekarang awansan belum pernah melihat pick up ini menanjak membawa beban berat di medan tanjakan, apalagi ditambah dengan Jumlah Isuzu Traga yang beredar masih sedikit, well tentunya ini menjadi PR bagi Isuzu untuk dapat memikat hati masyakat Indonesia yang sudah kenyang dengan kehandalan Mitsubishi L300, jikalau Isuzu bisa membuktikan bahwa produknya lebih tangguh dari Mitsubihi L300 , bukan tidak mungkin Traga juga bakalan laris manis.

well sampailah kkita pada kesimpulan akhir, menurut awansan, secara spek Isuzu Traga jauh lebih unggul dari Mitsubishi L300, begitupun dengan model dan kabin yang lebih lega dan modern, namun Ketangguhan Isuzu Traga belum banyak teruji di lapangan mengingat ini produk baru meluncur tahun lalu , sedangkan untuk Mitsubishi L300 speknya memang kalah dari Traga tapi sudah terbukti ketangguhannya di medan jalan Indonesia, Di sisi lain kalau bicara harga, jelas Mitsubishi L300 lebih unggul karena 15 juta lebih murah dibanding Isuzu Traga 😆 , FYI saat ini Isuzu Traga sudah mulai dipasarkan dengan harga Rp 190 jutaan, sedangkan Mitsubishi L300 dilabeli mulai Rp 174,5 jutaan.