4×4

The Little Offroader “Suzuki Carry 4WD”

Sobat jipmania, siapa tak kenal dengan Suzuki Carry, produk terlaris Suzuki Indonesia era 70 – 90an ini begitu melegenda sebagai kendaraan pekerja yang bandel, mudah dirawat dan irit bensin.

Nah ternyata di negara asalnya ada juga lho Suzuki Carry Versi 4WD.. Suzuki Carry 4WD generasi pertama keluar di Jepang pada bulan Mei 1981 dengan Kode Chasis ST31, dan hanya tersedia versi pick up saja, di Indonesia Carry model ini lebih terkenal dengan sebutan Suzuki Truntung 😂😂..

Untuk urusan mesin Suzuki Carry 4WD masih menggunakan mesin bensin 2 tak F5A, dengan konfigurasi 3 silinder inline berkapasitas 530cc dan sudah dilengkapi dengan radiator (watercooled)

Tenaga dari mesin kemudian di salurkan via tranmisi manual 4 percepatan, sedangkan untuk membagai tenaga ke roda depan dan belakang, digunakan dual speed transfercase with low range. Besar kemungkinan sistem 4wdnya sama dengan milik Jimny LJ50

Pada bulan November 1982 kemudian muncullah Versi High Roof Van dari Carry 4WD, untuk model Van ini mempunyai code chasis ST41. Pada versi Van inilah juga digunakan mesin baru F8A yang berkapasitas 800 cc, mesin yang sama dengan milik Jimny LJ80 series.

Advertisements

Aneka Pilihan Final Gear Suzuki Jimny

Sobat Jipmania, kendaraan light offroad besutan Suzuki ini memang istimewa, selain karena transfercasenya terpisah, Suzuki Jimny juga mempunyai banyak pilihan  baik itu rasio high dan low di transfercase, maupun rasio final gear di gardan.

Hal ini dikarenakan Suzuki Jimny mempunyai banyak varian yang dibangun pada platform yang sama, sehingga antar komponennya bisa saling tukar/substitusi, nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang final gear Jimny.

Related image

 

Final Gear merupakan bagian dari penggerak mobil yang menyalurkan putaran dari mesin antara kopel dan as roda.. letak final gear sendiri terlindung di dalam gardan dan terdiri dari pinion dan ring crownwheel .. dari perbandingan pinion dan crownwheel inilah kemudian kita  bisa menghitung rasio final gear pada gardan..

Sebagai contoh final gear standar dari Jimny SJ410  adalah 9/37 .. yang berarti gigi pinion berjumlah 9 sedangkan gigi piringan crownwheel berjumlah 37, maka rasionya adalah 37 : 9 = 4.11

Semakin besar rasio FG, semakin ringan putaran mesin dalam menggerakkan roda sehingga tarikan makin ringan, namun disisi lain  kecepatan maksimal yg mampu dicapai mobil semakin rendah, sebaliknya semakin kecil rasio FG tarikan semakin berat tapi top speed semakin bertambah .. nah dibawah ini ada beberapa pilihan rasio final gear  yang bisa digunakan di jimny kesayangan anda semua.

PILIHAN FINAL GEAR SUZUKI JIMNY

  • 9/37 (Rasio 4.11) ( standard SJ410)
  • 9/43 (Rasio 4.77)
  • 8/39 (Rasio 4.87)
  • 8/41 (Rasio 5.12)
  • 8/43 (Rasio 5.37)

Nah sekarang tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan saja, kalau mau dibikin jago lari dan irit bbm tinggal ganti pakai rasio final gear yang high, sebaliknya juga jika pengen dibikin jago nanjak dan lebih sakti di medan offroad , tinggal ganti rasio final gear yang lebih low.

 

Toyota Condor, Kijang Versi 4×4 Asal Afrika Selatan

Image result for toyota condor

Sobat jipmania, Siapa yang tak kenal dengan Toyota Kijang, mobil keluarga legendaris lansiran Toyota ini bahkan bisa disebut sebagai mobil sejuta umat pertama di Indonesia, tak hanya di Indonesia saja namun ternyata Kijang juga diproduksi di berbagai negara dengan nama yang berbeda.

Toyota Condor sendiri merupakan MPV yabg berbasis dari Toyota Kijang LWB (LGX Series), Toyota Condor diproduksi oleh Toyota Afrika Selatan untuk memenuhi pasar MPV Afrika, nah istimewanya nih Toyota Condor mempunyai ada Varian 4×4 nya dan juga dibekali mesin yang lebih bertenaga daripada versi Indonesia. (more…)

Mengenal Fiat Compagnola, The Italian Jeep (Part I)

Image result for fiat campagnola 1st gen

Sobat Jipmania, kiprah Jeep di perang dunia dua benar benar mempesona banyak negara di dunia, kendaraan 4×4 asala Amerika ini dikenal  lincah, handal, bandel dan multifungsi, maka tak heran jika kemudian muncullah berbagai kendaraan 4×4 yang diilhami oleh Jeep baik itu desain maupun fungsinya, di Inggris kemudian lahir Land Rover, di Jepang lahir Land Cruiser, Italia pun tak ketinggalan dengan Fiat Compagnola .

Sejarah bermula tahun 1950 ketika Angkatan Bersenjata Italia mengadakan tender untuk kendaraan ringan serbaguna, dalam tender kali ini Fiat bersaing ketat dengan Alfa Romeo dengan propotipenya masing masing, Fiat Compagnola merupakan hasil dari tangan dingin desainer Fiat ” Dante Giacosa” yang dibangun berdasarkan cetakan “Jeep Willys “, setelah seleksi yang ketat akhirnya Fiat menang dalam persaingan ini karena dianggap lebih murah dan mudah dalam perawatannya dibanding Alfa Romeo. (more…)

Mengenal Lebih Dekat GAZ 69 , Jeep Russia Yang Pernah Menjadi Andalan Militer Indonesia

Hasil gambar untuk gaz 69 indonesia

Sobat Jipmania, Jeep merk “GAZ” mungkin tidak terlalu populer di Indonesia, apalagi bagi generasi muda yang memang lebih banyak mengenal kendaraan 4×4 asal Jepang, Eropa Dan Amerika seperti Jimny, Vitara, Land Cruiser, Land Rover, Willys, Taft dan Jeep CJ series, namun bagi orang militer merk “GAZ” bukanlah barang baru bahkan pernah menjadi andalan operasional  TNI sejak era 1960an.

GAZ 69 merupakan mobil penjelajah (off-road) hasil modifikasi keluaran Gorkovsky Avtomobilnyi Zavod (pabrik mobil di kota Gorky) buatan tahun 1953 sampai 1955 yang bernama GAZ-69. Walau yang beredar di Indonesia itu mobil sama, tetapi diproduksi pada tahun 1954-1972 oleh pabrik mobil Ulyanovsk dengan nama UAZ-69, mobil tersebut juga biasanya dikenal di Indonesia sebagai GAZ-69.

Untuk sektor dapur pacu GAZ 69 menggunakan mesin bensin tipe 69. Mesin ini memiliki konfigurasi 4 silinder OHV berkapasitas 2100cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 65Hp. Untuk menggerakkan rodanya, digunakan transmisi manual 3 percepatan dengan transfercase 2 percepatan yang juga dikembangkan sendiri oleh pabrikan asal Soviet ini. (more…)