2

GIIAS 2019 : TAM Luncurkan New Hiace Premio , Lebih Mewah dan Bertenaga

awansan.com – Bertempat di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 , PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali melengkapi jajaran kendaraan komersialnya di Indonesia dengan meluncurkan Van Toyota Hiace Premio . Menyasar segmen yang lebih tinggi Toyota HiAce Premio dihadirkan untuk mengisi pasar premium, dengan perubahan yang cukup revolusioner dibanding generasi sebelumnya di segala sisi, mulai dari eksterior, interior, engine hingga fitur – fitur safety baru yang digunakan.

Perubahan paling mencolok terlihat di bagian eksterior dengan adanya penambahan bonet untuk meletakkan mesin, berbeda dengan generasi sebelumnya yang masih terletak di bawah jok, selain menambahkan rasa aman karena adanya crumple zone, peletakan mesin di depan juga membuat ruang di kabin menjadi lebih lega dan mengurangi kebisingan kabin, desain bonet yang manis membuat kesan Hiace Premio menjadi semakin mewah jauh dari kesan mobil travel biasa.

Continue Reading
2

Mitsubishi Espasio , Kuda Troya Mitsubishi di Segmen Mikrobus

awansan.com – Untuk segmen mikrobus travel/rental Isuzu boleh menepuk dada karena bisa mendominasi dengan produk andalannya Isuzu ELF , namun kali ini Mitsubishi tidak tinggal diam, maklum beberapa tahun terakhir ini beberapa segmen andalan Mitsubishi mulai digeroti oleh Isuzu.

Bekerjasama dengan Adiputro sebagai pembuat karoserinya, Mitsubishi kemudian meluncurkan “Espasio” varian complete microbus  pertama yang dimiliki oleh Mitsubishi Indonesia, Mitsubishi Espasio dibangun diatas chasis Colt Diesel FE71 LBC .

Continue Reading
2

Mengenal Hino Poncho , Minibus Imut nan Menggemaskan Dari Jepang

awansan.com – Pada event GIIAS 2019 lalu, HMSI memamerkan beberapa produk unggulan mereka yaitu Hino Poncho EV Community Bus, truk Hino Dakar Rally 2014,  dan truk ringan Hino 300 Series Hybrid wide body, namun yang paling menarik bagi awansan justru Hino Poncho, karena bus ini ukurannya imut dan bentuknya sangat menggemaskan, seperti mainan tayo 😆 .

Hino Poncho sendiri merupakan low floor minibus yang sudah diproduksi oleh Hino Jepang sejak tahun 2002 lalu, Hino Poncho generasi pertama dibangun berdasar basis Fiat Ducato , sedangkan untuk generasi kedua yang sekarang beredar dibangun berbasis Hino Liesse.

Continue Reading
0

Mengenal Lebih Dekat Daewoo BH115E , Bus Korea Andalan Transjakarta

Daewoo Transjakarta . Dok Haryoprasetyo

awansan.com – Proyek Transjakarta bisa dibilang menjadi pintu masuk bagi pabrikan kendaraan komersial asal Korea Selatan , utamanya tahun 2006 ketika ada proyek Bus Transjakarta yang menggunakan bahan bakar gas , Selain bus Hyundai Aerospace, masuk juga brand Daewoo yang kemudian dipakai oleh berbagai operator Transjakarta seperti Damri, Trans Batavia, Jakarta Trans Metropolitan, dan Mayasari Bhakti

Entah bagaimana sistem pengadaannya pada saat itu, akhirnya Daewoo terpilih menjadi chasis yang digunakan oleh proyek bus CNG Transjakarta, mengalahkan kandidat lain dari brand Jepang dan Eropa yang sudah lebih dulu mapan di Indonesia.

Continue Reading
2

Mengenal Golden Dragon XML6127D53 , Bus China Terlaris di Indonesia

Goldrag Bejeu B27 . Dok Nova Ardianto

awansan.com – Sedikit menilik kebelakang, sebetulnya bus China bukan barang baru di Indonesia, mengingat pada dekade 90an perum Damri pernah mendatangkan unit Bus Gandeng Jinghua setelah Ikarus, namun kualitas produk yang kurang baik akhirnya membuat unit tersebut akhirnya seperti Hilang ditelan masa, bus Cina kemudian kembali populer di tahun 2007 – 2010 dengan masuknya medium bus Dongfeng EQ6841KR yang saat itu cukup sukses penjualannya untuk ukuran pendatang baru.

Selain Dongfeng pabrikan yang mempunyai penjualan cukup bagus di Indonesia adalah Golden Dragon, pabrikan bus asal China yang cukup terkemuka di pasaran dunia, Chasis bus golden dragon secara resmi masuk indoensia tahun 2010 Mengambil kesempatan di evet “2010 China Technical Equipment” .

Continue Reading
0

Hyundai Mighty 136, Medium Bus Korea Pendobrak Pasar Indonesia

Bus Medium Hyundai Mighty milik PT Korindo

awansan.com – Setelah kemarin kita membahas tentang big bus Hyundai, rasanya tak lengkap jika tidak membahas medium busnya sekalian yaitu “Hyundai Mighty” yang juga cukup banyak beredar di Indonesia.

Sama seperti versi trucknya, Hyundai Mighty sendiri merupakan chasis medium bus didevelop oleh Hyundai Korea berdasarkan rancang bangun dari generasi Mitsubishi Canter (Colt Diesel), jadi tak heran jika ada yg menjuluki Hyundai Mighty sebagai Colt Diesel Korea.

Continue Reading
0

Mengenal Hyundai Aerospace LD, Chasis Bus Korea Yang Sempat Populer di Indonesia

Hyundai Aerospace LD gen Pertama, masih CBU

awansan.com – Hyundai bisa dibilang merupakan merk chasis bus Korea pertama yang masuk ke Indonesia, Hyundai Truck dan Bus sendiri mulai beredar di Indonesia tahun 2006 hingga tahun 2012 dengan menggandeng Korindo group sebagai ATPM, bukan cuman sekedar impor chasis seperti bus asal China, pabrikan kendaraan komersial asal Korea ini cukup berani dengan mendirikan perakitan produknya di Indonesia menggunakan fasilitas milik Korindo Group yang berlokasi di Balaraja Tanggerang, fasilitas ini tidak hanya merakit chasis saja namun juga sekaligus karoseri body nya.

Salah satu produk dari Hyundai yang cukup banyak beredar di Indonesia adalah Hyundai Aerospace LD (Diesel) , big bus ini sangat mudah dikenali karena model Karoseri Korindo tidak ada yang menyamai di Indonesia, model karoseri buatan Korindo sama persis dengan Hyundai Aerospace LD yang beredar di Korea maupun negara lainnya seperti Philipina, Kamboja dll, Meskipun ada juga beberapa chasis yang kemudian di buat body nya oleh berbagai karoseri lokal.

Continue Reading
0

Mengenang Mobindo , Konsorsium Bus Nasional Yang Gagal Di Tengah jalan

Bus Mobindo untuk angkutan karyawan new armada, Dok Arifiantoprima

awansan.com – Sobat bismania, ketika kemarin lewat Kota Magelang, tiba tiba mata awansan menangkap penampakan bus Karyawan New Armada yang cukup langka, dimensinya sedikit lebih panjang dari medium bus biasa namun bodinya lebih lebar, konfigurasi mesinnya pun rear engine, mulanya awansa mengira ini adalah Dongfeng EQ6841 , namun setelah awansan perhatikan lagi ternyata ada logo brand M di kaca belakang , cukup lama termenung hingga akhirnya awansan ingat itu adalah “Mobindo” brand kendaraan nasional yang dulu memang pernah digulirkan oleh New Armada dasn Askrindo.

Sedikit menoleh kebelakang, Pasca ambruknya Perkasa di tahun 2004, praktis tidak ada lagi pabrikan kendaraan nasional yang bermain di sektor niaga, padahal potensi pasar kendaraan niaga ini sangat besar. Kendaraan niaga nasional baru kembali mendapat agin segar ketika tahun 2009 muncul Mobindo (Mobil Indonesia), brand kendaraan niaga yang dibuat oleh konsorsium 4 perusahaan karoseri di Indonesia, Keempat perusahaan tersebut adalah PT Mekar Armada Jaya (New Armada), Karoseri Adi Putro, Dong Feng (China), dan perusahaan pemasok karoseri bagi Honda, Ming.

Rencananya Mobindo akan berfokus pada segmen bus chasis , utamanya segmen medium bus 9 meter berkapasitas 33 seat , Mobindo lebih memilih memproduksi bis ukuran 9 meter karena memang chasis ini belum diproduksi di dalam negeri. Di pasaran saat itu kebanyakan ukuran bis yang beredar adalah 7 meter (medium bus) dan 12 meter (Big bus) , namun Mobindo tidak menutup kemungkinan akan memproduksi bus ukuran 12 M jika memang ada permintaan

Spesifikasi Bus Mobindo

Untuk fasilitas produksinya sendiri berada di kawasan Karoseri New Armada yang berlokasi di daerah Magelang Jawa Tengah, pada tahap awal ditargetkan Mobindo mamou memproduksi antara 500 hingga 1000 unit bus dengan target sasaran pemasaran, mengarah ke angkutan umum di perkotaan maupun pedesaan.

Namun betulkah chasis ini buatan Indonesia ?, sebetulnya tidak juga, berbeda dengan Perkasa yang komponennya hampir 90% lebih lokal, banyak komponen Utama Mobindo masih didatangkan dari China.

Beberapa komponen penting yang diimpor adalah Chasis, Elektrikal (Wabco), Mesin (Weichai/yuchai), Transmisi (fast gear/fuller/qin jiang) dan Gardan (Hande) , bisa dibilang Mobindo hanya assembler saja, hal ini jugalah yang kemudian menghambat proyek Mobindo , Karena tarif bea masuk untuk komponen – komponen tersebut sangat tinggi yaitu 40% , bea masuk yang tinggi tersebut kemudian berimbas pada tingginya harga Chasis Mobindo sehingga kurang kompetitif di pasar chasis bus Indonesia.

Hingga akhir proyek, sebanyak 8 unit prototipe bus Mobindo telah diproduksi dan 7 unit diantaranya sudah digunakan oleh Po Armada dari Semarang, sedangkan 1 unit sisanya dijadikan bus karyawan Karoseri New Armada

4

Mengenang Bus Dongfeng Sumber Kencono , Pelari Terkencang di Lintas Jogja – Surabaya

Bus Dongfeng Sumber Kencono. Dok SK Loverz

awansan.com – Masyarakat di sepanjang jalur Yogya – Surabaya tentunya sudah tidak asing dengan perusahaan otobus yang satu ini, sebagai salah satu po yang sudah melayani jalur ini sejak tahun 1981, bisa dibilang Sumber group merupakan perusahaan otobus yang dibenci sekaligus dicintai oleh masyarakat di lintasannya, dibenci karena perilakunya sering ugal- ugalan di jalan, namun juga dicintai karena bus ini cepat, tepat waktu, dan tarifnya standar, sangat bisa diandalkan bagi para penumpangnya untuk mengejar waktu, maka tak heran bus ini juga mempunyai banyak penggemar setia yang kemudian tergabung dalam berbagai group sosmed sklovers/sg lovers.

Continue Reading
2

Mengenal Dongfeng EQ6841KR, Medium Bus China Yang Sempat Populer di Indonesia

Dongfeng EQ6841KR milik Po Rosalia Indah

awansan.com – Sobat bismania, Brand Dongfeng sebetulnya bukan barang baru di Indonesia mengingat pabrikan mesin asal China ini sudah sejak tahun 1990an , di Indonesia mesin diesel Dongfeng banyak digunakan untuk menggerakkan alat pertanian (penggilingan padi, traktor dll) , maupun sebagai mesin untuk kapal nelayan.

Namun untuk kendaraan komersial dengan brand Dongfeng, nampaknya masih banyak orang Indonesa yang belum mengenalnya, padahal di negara asalnya selain memproduksi mesin untuk kebutuhan pertanian dan kelautan sebetulnya dongfeng juga mempunyai divisi kendaraan komersial yang cukup besar mencakup produksi truk dan bus dalam berbagai merk dan ikuran.

Di Indonesia sendiri brand Dongfeng mulai terkenal ketika sekitar tahun 2007 – 2011 tiba tiba banyak Bus Medium Dongfeng yang beredar di jalanan Indonesia, Bus ini masuk ke Indonesia melalui PT Indo Dongfeng Motor yang juga membawahi brand Golden Dragon, dengan harga per unit sekitar Rp 427.500 Juta per unit, sepaket dengan AC merk Song.

Bus dengan tipe Dongfeng EQ6841KR ini memang cukup unik, menggunakan ban besar mirip big bus tetapi whelbasenya pendek (4000 mm) , dengan panjang total hanya sekitar 8 meter bus ini kalau dilihat terkesan Bantet, secara umum dimensinya sedikit lebih besar dibanding medium bus biasa sehingga mempunyai kapasitas penumpang lebih banyak hingga 35 – 40 seat. Kebanyakan bus dongfeng ini digunakan sebagai bus pariwisata.

Selain dari dimensinya, bus ini juga mempunyai letak mesin yang tidak lazim untuk sebuah medium bus, karena menganut konfigurasi “Rear Engine” , padahal dari dulu hampir semua bus medium yang beredar di Indonesia selalu berkonfigurasi “Front Engine” .

Namun ternyata performa bus dongfeng ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena saat itu dikenal mampu berlari cukup kencang di jalanan, apalagi chasis bus ini di sokong oleh mesin Yuchai YC4G180 yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 180 hp dan torsi 660 nm yang kemudian dipadukan dengan transmisi manual 6 speed, kebayang kan tenaga sebesar itu cuman buat medium bus .

Meskipun saat itu merupakan brand baru, namun ternyata unit ini mendapat animo yang cukup besar dari berbagai perusahaan otobus di Indonesia, mungkin karena harganya cukup murah dan spesifikasinya cukup mumpuni, selama masa edarnya unit yang terjual cukup banyak dan tersebar di berbagai perusahaan otobus seperti Po Sumber Alam, Po Karya Jasa , Po Rosalia Indah, Po Hiba Utama, Po Sari Mustika, Po Sedya Mulya, Po Rajawali dll .

Meskipun tidak sebanyak dulu, namun sekarang masih ada beberapa bus Dongfeng ini yang beroperasi di jalan, sebagian besar menjadi angkutan pariwisata, harganya pun sekarang sangat murah di beberapa situs jual beli bus dongfeng ini banyak ditawarkandalam kisaran harga 100 -150 juta .

Dongfeng EQ6841 milik Po Sumber Alam

Spesifikasi Medium Bus Dongfeng EQ6841KR

Vehicle modelEQ6841KR
ManufacturerDongfeng Bus Chassis Company
Overall dimension8000x2250x15008030x2110x1500 mm
Front/Rear track1900/1800 mm
Wheelbase(mm)4000 mm
Front/Rear suspension1550/2480 mm
Curb weight3500 kg
Max gross weight10500 kg
Front/Rear axle load3900/7000 kg
Top speed110 km/h
Min turning diameterless than 18 m
Max grade ability30 %
Approach/Departure angle15/10 °
Engine modelYC4G180-20
Emission Euro 2
Engine type6 cylinders in line4 stroke direct injection pressurized mid-cooling diesel engine
ManufacturerGuangxi Yulin Diesel Engine Co.,Ltd
Engine power132kw/2300rpm
Engine
torque
660N.m/1400-1600rpm
Bore X Stroke(mm)112×132
Displacement5202 cc
Gearbox CA6-B5A1K2K21T
Speed ratio6.515 1.86 1.41 1.00 R0.815
Front axleFist end type & I beam structure
Rear axleStamping & welding rear axle housing
Chassis frameChassis section 180x65x6.5mm
Rear Chassis overall width 860mm
Middle chassis overall width 700mm
Front chassis overall width 860mm
Clutch380mm diameter screw spring clutch
Hydraulic air aid

Dongfeng EQ6841 milik Po Rajawali