1

Lebih Dekat dengan Volvo B8R , Penerus Volvo B7R di Indonesia

awansan.com – Sebagai salah satu pabrikan yang sudah cukup lama eksis di Indonesia, nampaknya tahun ini memang menjadi tahun kebangkitan Volvo, apalagi pasca diborongnya ratusan unit chasis premium mereka “Volvo B11R” oleh salah satu operator transjakarta, dan kemudian menyusul oleh berbagai operator bus antar kota seperti Po Gunung Harta, Po Rosalia Indah, Po Borlindo dan Po Sempati Star, Volvo seakan menegaskan kembali posisinya sebagai salah satu produsen bus premium terkemuka di Indonesia.

Namun dibalik hiruk pikuknya pemneritaan tentang Volvo B11R, nampaknya ada produk Volvo yang kemudian terlupa oleh publik, padahal produk ini juga dilaunching bebarengan dengan Volvo B11R pada ajang Busworld 2019 awal tahun ini, yap inilah “Volvo B8R” generasi terbaru dari Volvo B7R yang dulu sempat eksis dan ngetren di Indonesia.

Continue Reading
0

Volvo Bus Meluncurkan Volvo B11R dan Volvo B8R Untuk Pasar Indonesia

Volvo B11R pada pameran Busworld 2019 (jawapos)

Pada tanggal 20 Maret di acara khusus yaitu Busworld South East Asia Exhibition 2019 Jakarta, Volvo Bus secara resmi meluncurkan sasis Volvo B11R dan Volvo B8R ternama dunia bagi pasar bus di Indonesia.

“Indonesia adalah pasar yang sangat besar dan modern untuk bus. Ini membawa peluang signifikan bagi operator bus dan produsen bus untuk mendukung kemajuan transportasi darat melalui bus yang berkualitas tinggi, aman, dan ramah lingkungan. Melalui rekam jejak yang telah terbukti selama lebih dari 90 tahun, Volvo Bus sangatlah ideal untuk memenuhi tuntutan operator dan penumpang bus.

Continue Reading
2

GIIAS 2019 : TAM Luncurkan New Hiace Premio , Lebih Mewah dan Bertenaga

awansan.com – Bertempat di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 , PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali melengkapi jajaran kendaraan komersialnya di Indonesia dengan meluncurkan Van Toyota Hiace Premio . Menyasar segmen yang lebih tinggi Toyota HiAce Premio dihadirkan untuk mengisi pasar premium, dengan perubahan yang cukup revolusioner dibanding generasi sebelumnya di segala sisi, mulai dari eksterior, interior, engine hingga fitur – fitur safety baru yang digunakan.

Perubahan paling mencolok terlihat di bagian eksterior dengan adanya penambahan bonet untuk meletakkan mesin, berbeda dengan generasi sebelumnya yang masih terletak di bawah jok, selain menambahkan rasa aman karena adanya crumple zone, peletakan mesin di depan juga membuat ruang di kabin menjadi lebih lega dan mengurangi kebisingan kabin, desain bonet yang manis membuat kesan Hiace Premio menjadi semakin mewah jauh dari kesan mobil travel biasa.

Continue Reading
2

Mitsubishi Espasio , Kuda Troya Mitsubishi di Segmen Mikrobus

awansan.com – Untuk segmen mikrobus travel/rental Isuzu boleh menepuk dada karena bisa mendominasi dengan produk andalannya Isuzu ELF , namun kali ini Mitsubishi tidak tinggal diam, maklum beberapa tahun terakhir ini beberapa segmen andalan Mitsubishi mulai digeroti oleh Isuzu.

Bekerjasama dengan Adiputro sebagai pembuat karoserinya, Mitsubishi kemudian meluncurkan “Espasio” varian complete microbus  pertama yang dimiliki oleh Mitsubishi Indonesia, Mitsubishi Espasio dibangun diatas chasis Colt Diesel FE71 LBC .

Continue Reading
2

Mengenal Hino Poncho , Minibus Imut nan Menggemaskan Dari Jepang

awansan.com – Pada event GIIAS 2019 lalu, HMSI memamerkan beberapa produk unggulan mereka yaitu Hino Poncho EV Community Bus, truk Hino Dakar Rally 2014,  dan truk ringan Hino 300 Series Hybrid wide body, namun yang paling menarik bagi awansan justru Hino Poncho, karena bus ini ukurannya imut dan bentuknya sangat menggemaskan, seperti mainan tayo 😆 .

Hino Poncho sendiri merupakan low floor minibus yang sudah diproduksi oleh Hino Jepang sejak tahun 2002 lalu, Hino Poncho generasi pertama dibangun berdasar basis Fiat Ducato , sedangkan untuk generasi kedua yang sekarang beredar dibangun berbasis Hino Liesse.

Continue Reading
0

Mengenal Lebih Dekat Daewoo BH115E , Bus Korea Andalan Transjakarta

Daewoo Transjakarta . Dok Haryoprasetyo

awansan.com – Proyek Transjakarta bisa dibilang menjadi pintu masuk bagi pabrikan kendaraan komersial asal Korea Selatan , utamanya tahun 2006 ketika ada proyek Bus Transjakarta yang menggunakan bahan bakar gas , Selain bus Hyundai Aerospace, masuk juga brand Daewoo yang kemudian dipakai oleh berbagai operator Transjakarta seperti Damri, Trans Batavia, Jakarta Trans Metropolitan, dan Mayasari Bhakti

Entah bagaimana sistem pengadaannya pada saat itu, akhirnya Daewoo terpilih menjadi chasis yang digunakan oleh proyek bus CNG Transjakarta, mengalahkan kandidat lain dari brand Jepang dan Eropa yang sudah lebih dulu mapan di Indonesia.

Continue Reading
2

Mengenal Golden Dragon XML6127D53 , Bus China Terlaris di Indonesia

Goldrag Bejeu B27 . Dok Nova Ardianto

awansan.com – Sedikit menilik kebelakang, sebetulnya bus China bukan barang baru di Indonesia, mengingat pada dekade 90an perum Damri pernah mendatangkan unit Bus Gandeng Jinghua setelah Ikarus, namun kualitas produk yang kurang baik akhirnya membuat unit tersebut akhirnya seperti Hilang ditelan masa, bus Cina kemudian kembali populer di tahun 2007 – 2010 dengan masuknya medium bus Dongfeng EQ6841KR yang saat itu cukup sukses penjualannya untuk ukuran pendatang baru.

Selain Dongfeng pabrikan yang mempunyai penjualan cukup bagus di Indonesia adalah Golden Dragon, pabrikan bus asal China yang cukup terkemuka di pasaran dunia, Chasis bus golden dragon secara resmi masuk indoensia tahun 2010 Mengambil kesempatan di evet “2010 China Technical Equipment” .

Continue Reading
0

Hyundai Mighty 136, Medium Bus Korea Pendobrak Pasar Indonesia

Bus Medium Hyundai Mighty milik PT Korindo

awansan.com – Setelah kemarin kita membahas tentang big bus Hyundai, rasanya tak lengkap jika tidak membahas medium busnya sekalian yaitu “Hyundai Mighty” yang juga cukup banyak beredar di Indonesia.

Sama seperti versi trucknya, Hyundai Mighty sendiri merupakan chasis medium bus didevelop oleh Hyundai Korea berdasarkan rancang bangun dari generasi Mitsubishi Canter (Colt Diesel), jadi tak heran jika ada yg menjuluki Hyundai Mighty sebagai Colt Diesel Korea.

Continue Reading
0

Mengenal Hyundai Aerospace LD, Chasis Bus Korea Yang Sempat Populer di Indonesia

Hyundai Aerospace LD gen Pertama, masih CBU

awansan.com – Hyundai bisa dibilang merupakan merk chasis bus Korea pertama yang masuk ke Indonesia, Hyundai Truck dan Bus sendiri mulai beredar di Indonesia tahun 2006 hingga tahun 2012 dengan menggandeng Korindo group sebagai ATPM, bukan cuman sekedar impor chasis seperti bus asal China, pabrikan kendaraan komersial asal Korea ini cukup berani dengan mendirikan perakitan produknya di Indonesia menggunakan fasilitas milik Korindo Group yang berlokasi di Balaraja Tanggerang, fasilitas ini tidak hanya merakit chasis saja namun juga sekaligus karoseri body nya.

Salah satu produk dari Hyundai yang cukup banyak beredar di Indonesia adalah Hyundai Aerospace LD (Diesel) , big bus ini sangat mudah dikenali karena model Karoseri Korindo tidak ada yang menyamai di Indonesia, model karoseri buatan Korindo sama persis dengan Hyundai Aerospace LD yang beredar di Korea maupun negara lainnya seperti Philipina, Kamboja dll, Meskipun ada juga beberapa chasis yang kemudian di buat body nya oleh berbagai karoseri lokal.

Continue Reading
0

Mengenang Mobindo , Konsorsium Bus Nasional Yang Gagal Di Tengah jalan

Bus Mobindo untuk angkutan karyawan new armada, Dok Arifiantoprima

awansan.com – Sobat bismania, ketika kemarin lewat Kota Magelang, tiba tiba mata awansan menangkap penampakan bus Karyawan New Armada yang cukup langka, dimensinya sedikit lebih panjang dari medium bus biasa namun bodinya lebih lebar, konfigurasi mesinnya pun rear engine, mulanya awansa mengira ini adalah Dongfeng EQ6841 , namun setelah awansan perhatikan lagi ternyata ada logo brand M di kaca belakang , cukup lama termenung hingga akhirnya awansan ingat itu adalah “Mobindo” brand kendaraan nasional yang dulu memang pernah digulirkan oleh New Armada dasn Askrindo.

Sedikit menoleh kebelakang, Pasca ambruknya Perkasa di tahun 2004, praktis tidak ada lagi pabrikan kendaraan nasional yang bermain di sektor niaga, padahal potensi pasar kendaraan niaga ini sangat besar. Kendaraan niaga nasional baru kembali mendapat agin segar ketika tahun 2009 muncul Mobindo (Mobil Indonesia), brand kendaraan niaga yang dibuat oleh konsorsium 4 perusahaan karoseri di Indonesia, Keempat perusahaan tersebut adalah PT Mekar Armada Jaya (New Armada), Karoseri Adi Putro, Dong Feng (China), dan perusahaan pemasok karoseri bagi Honda, Ming.

Rencananya Mobindo akan berfokus pada segmen bus chasis , utamanya segmen medium bus 9 meter berkapasitas 33 seat , Mobindo lebih memilih memproduksi bis ukuran 9 meter karena memang chasis ini belum diproduksi di dalam negeri. Di pasaran saat itu kebanyakan ukuran bis yang beredar adalah 7 meter (medium bus) dan 12 meter (Big bus) , namun Mobindo tidak menutup kemungkinan akan memproduksi bus ukuran 12 M jika memang ada permintaan

Spesifikasi Bus Mobindo

Untuk fasilitas produksinya sendiri berada di kawasan Karoseri New Armada yang berlokasi di daerah Magelang Jawa Tengah, pada tahap awal ditargetkan Mobindo mamou memproduksi antara 500 hingga 1000 unit bus dengan target sasaran pemasaran, mengarah ke angkutan umum di perkotaan maupun pedesaan.

Namun betulkah chasis ini buatan Indonesia ?, sebetulnya tidak juga, berbeda dengan Perkasa yang komponennya hampir 90% lebih lokal, banyak komponen Utama Mobindo masih didatangkan dari China.

Beberapa komponen penting yang diimpor adalah Chasis, Elektrikal (Wabco), Mesin (Weichai/yuchai), Transmisi (fast gear/fuller/qin jiang) dan Gardan (Hande) , bisa dibilang Mobindo hanya assembler saja, hal ini jugalah yang kemudian menghambat proyek Mobindo , Karena tarif bea masuk untuk komponen – komponen tersebut sangat tinggi yaitu 40% , bea masuk yang tinggi tersebut kemudian berimbas pada tingginya harga Chasis Mobindo sehingga kurang kompetitif di pasar chasis bus Indonesia.

Hingga akhir proyek, sebanyak 8 unit prototipe bus Mobindo telah diproduksi dan 7 unit diantaranya sudah digunakan oleh Po Armada dari Semarang, sedangkan 1 unit sisanya dijadikan bus karyawan Karoseri New Armada