Karoseri

Sejarah Perkembangan Karoseri Tentrem

awansan.com – Dear pembaca semua, berawal dari bengkel sendiri, siapa sangka sekarang karoseri ini bisa bisa berkembang dengan pesat dan mampu  bersaing dengan Karoseri – Karoseri besar lain yang jauh lebih tua. 

Tentrem sendiri awalnya didirikan Tatang Wahyudi sebagai perusahaan otobus pada tahun 1983, Jika dibandingkan karoseri – karoseri besar lain di Indonesia, bisa dibilang Karoseri Tentrem masih tergolong muda, karena baru mendirikan divisi bengkel body pada tahun 1986.

Pada awal berdirinya karoseri ini masih berupa bengkel body khusus untuk Kebutuhan Po Tentrem Sendiri , dan baru tahun 1991 mulai menerima reparasi body bus dari po lain, maka tak heran jika sebelum dekade 2000an, nama Karoseri Tentrem belum begitu terkenal, nama “Tentrem” lebih melekat pada Po Tentrem yang memang wira – wiri di jalanan Jawa Timur.

Nama Karoseri Tentrem baru mulai mencuat pasca krisis moneter, ketika itu awalnya karoseri hanya mengerjakan model yang ramai diminati pasar seperti setra, tourismo dll, namun seiring berjalannya waktu Karoseri Tentrem kemudian mulai berinovasi dengan membuat model rancangan mereka sendiri.

Image result for inspiro tentrem
Tentrem Inspiro

Dengan Filosofi Rapi, disiplin dan berani membuat yang berbeda, Karoseri Tentrem sadar  jika hanya mengikuti selera pasar dengan mengerjakan model-model yang sudah beredar luas, tidak baik untuk perkembangan karoseri, harus ada Inovasi agar eksistensi karoseri ini makin diakui.

Maka kemudian lahirlah Model Inspiro (2005) untuk bus bermesin depan , model ini mulai banyak dikenal masyarakat di luar jawa Timur pasca digunakan oleh Po Mira untuk jalur Surabaya – Madiun – Yogyakarta.. Menyusul Tahun 2006 Po Tentrem kembali mengeluarkan model baru 
“Galaxy”  yang semakin melambungkan eksistensi karoseri Tentrem di dunia transportasi bus.

Pasca diluncurkan ternyata model “Galaxy mendapat sambutan yang sangat positif dari para pengusaha otobus,  PO mulai memesan model Galaxy, termasuk PO Hiba Utama, salah satu operator bus rental besar di Jawa. 

Model lain yang banyak berjasa memebesarkan Karoseri Tentrem adalah “Jupiter” (2006), model ini menggunakan basis Mercedes-Benz seri Travego yang memang pada saat itu lagi ngehits, untuk Indonesi model sperti ini lebih populer dengan sebutan “Marcopolo” dengan ciri khas lampu depan melebar ke samping dan lampu belakang ala bumerang.

Jupiter Li 
Galaxy EXL

Agar tidak stagnan,  model – model yang ada pun terus dikembangkan agara dapat sesuai kebutuhan pelanggan, dan teknologi bus terkini, sebagai contoh dari Model “Galaxy kemudian muncul varian “Galaxy EXL” yang sudah berstandar Merceddes, ada juga varian Galaxy Air-S yang di khususkan untuk jenis karoseri bersuspensi udara, hasil rakitan Tentrem sendiri.

Scorpion King

Pada tahun 2010 kemudian meluncur model “Scorpion King” yang sangat legendaris, ada cerita menarik dibalik pembuatan body model ini, karena ternyata body ini dibuat atas permintaan mendiang Kuncoro Cahyana dari PO Harapan Jaya dan M Taufiek dari PO Shantika.. 

Berbeda dengan karoseri di Indonesia yang banyak berkiblat pada model Bus Jerman (Setra/tourismo), model “Scorpion King” mengambil basis dari model Scania Touring Swedia, tetapi Karoseri Tentrem tidak serta merta meniru 100%, hal ini bisa dilihat pada model lampu depan yang sekilas mirip tetapi berbeda dari dimensi. Begitu juga dengan pintu depan ditambahkan kaca untuk mempermudah driver melihat sisi kanan dan kiri. Hanya 3 tahun diproduksi, model scorpion king kembali mendapat pembaharauan dengan munculnya model “Scorpion X” (2013)

Image result for tentrem scorpion x
Scorpion X
Image result for avante tentrem
Avante HDD

Ketika muncul tren bus SHD karoseri tentrem pun tak ketinggalan dengan meluncurkan model “Avante” lagi lagi dengan model yang anti mainstream dengan kaca jenong serta topi tipis sehingga view lebih luas, desain lampu pun juga tidak pasaran seperti jetbuss 

Untuk meningkatkan kualitas produk, Karoseri tentrem juga tak segan berinvestasi pada tool produksi dengan menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk memborong CNC Cutting Machine, CNC Bending Machine, CNC Milling Machine, and also CNC Welding Machine.. Hasilnya dari investasi ini cukup signifikan, karena kualitas body karoseri tentrem tidak hanya diakui oleh perusahaan otobus pelanggannya saja namun juga oleh Mercedes – Benz Indonesia yang dibuktikan dengan penyerahan sertifikat sebagai body builder untuk bus Mercedes di Indonesia

Kini Karoseri Tentrem telah menjelma menjadi salah satu karoseri besar di Indonesia, dengan pelanggan dari berbgai perusahaan otobus di seluruh Indonesia, baik ituPO khusus Pariwisata dan PO Antar Kota baik di Jawa maupun Luar Jawa.

Untuk saat ini, line up model Karoseri Tentrem untuk body big bus adalah  Avante HDD, MAX HDD, dan Scorpion X, sedangkan untuk medium bigbus tersedia model venom dan new venom .

Source :

http://haltebus.com/ , karoseri tentrem, Google

Advertisements

Sejarah Karoseri Laksana , Bermula Dari Toko Otomotif

Image result for po raya laksana

awansan.com –  Sebagai salah satu perusahaan karoseri terbesar di Indonesia, nama “Karoseri Laksana” ini tentulah sudah tidak asing di telinga pembaca skita, apalagi produk-produknya juga sudah banyak tersebar di saentero Indonesia, namun siapa sangka  karoseri sebesar ini dulunya hanya bermula dari sebuah toko otomotif.

Jauh sebelum berdiri sebagai sebuah karoseri, Laksana awalnya dimulai dari usaha toko otomotif  milik Pak Yusuf Arman yang dibuka pada tahun 1967 di Kota semarang, Hingga pada tahun 1970 toko ini kemudian berkembang pesat sehingga mengaharuskan pindah ke lokasi baru yang lebih luas .

Beberapa divisi yang berhubungan dengan otomotif pun didirikan hingga pada 1977 Laksana melebarkan sayap dengan mendirikan divisi auto manufacturing (carroserie), produk pertamanya adalah  Colt T120 minibus, yang memang pada saat itu permintaannya sangat tinggi, setelah satu tahun usaha perakitan body ini akhirnya pindah Ke Ungaran, dengan menempati lahan yang jauh lebih luas seluas 5000 m2, seiring dengan meningkatnya permintaan perluasan pabrik juga dilakukan pada 1982 dari 5.000 meter persegi menjadi 15.000 meter persegi, dan pada 1988 perluasan pabrik itu mencapai 40.000 meter persegi.

Produk awal Karoseri Laksana masih terfikus pada minibus kecil yang berbasis pick up, seperti Colt T120, Suzuki Carry, Daihatsu Hijet, Daihatsu Zebra dan Toyota Kijang, beberapa ciri khas minibus Karoseri Laksana adalah lampu belakng yang memanjang  ke samping dan bagasinya yang hanya bisa dibuka setengah ke atas

Seiring berjalannya waktu Karoseri Laksana pun semakin berkembang dan mulai membuat body untuk big bus pada dekade 80an, sayang sekali sebelum tahun 90an banyak model bus yang diberi nama sehingga tidak terlacak tipenya, namun awansan ingat pada saat itu Sinar Jaya sudah menggunakan body kapsul buatan Laksana

Memasuki dekade 90an Karoseri Laksana pun semakin moncer di pasar body big bus, Produk pertama yang booming dari karoseri ini adalah model “Panorama” ,  model panorama ini terdiri dari banyak varian mulai dari Panorama 1, Panorama II, Panorama III dan Panorama DX .

Pelanggan Karoseri ini pun kemudian mulai berdatangan dari seluruh penjuru Indonesia, meskipun pasar terbesarnya tetap ada di sekitaran Jawa Tengah dan DIY, bahkan ada beberapa Po yang kemudian menjadi pelanggan setia Karoseri ini seperti Po Raya, dan Po Sinar Jaya.

Saat krisis global melanda tahun 1998 Karoseri Laksana tidak luput dari dampak jatuhnya kondisi perekonomian saat itu, sehingga terpaksa ‘merumahkan’ hampir sebagian besar pegawai, namun untungnya ini tidak lama, karena dua tahun pasca krisis, tahun 2000 saat permintaan akan kebutuhan armada bus dalam negeri kembali meningkat.

Laksana Sprinter 

Pada era 2000an ini jugalah body model “Panorama” sudah mulai dihentikan produksinya dan digantikan dengan model “Sprinter” yang elegan, mengikuti tren era 2000an yang memang sedang ngehits model lampu sipit daun dan selendang setra. 

Model Sprinter diproduksi tidak terlalu lama , kemudian digantikan model Proteus dan Nucleus Series, hingga akhirnya pada tahun 2008 meluncur  Legacy Series  dan Discovery yang membetot perhatian publik,  Ketiga model itu masih diproduksi hingga sekarang. Bahkan untuk model Legacy series sudah ada versi double deckernya .

Image result for legacy sky double decker

Selain dari pesanan perusahaan otobus, Karoseri laksana juga banya menerima order dari instansi pemerintah, seperti ratusan unit bus berodel “Discovery” untuk pengadaan dari Kementrian Perhubungan, dan juga ribuan unit Bus Transjakarta bermodel  “Cityliner.

Untuk mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas produksi, Karoseri Laksana tidak segan untuk berinvestasi pada perluasan area produksi dan penambahan mesin/alat produksi modern, tercatat hingga lepas 2010 tidak terasa luas plant dari Karoseri ini sudah mencapai kurang lebih 70.000 m2 .  Sedangkan untuk tool, Karoseri Laksana kini dilengkapi dengan berbagai puluhan mesin CNC untuk keperluan bending plat/pipa , bahkan ada juga mesin laser cut untuk memotong plat baja sehingga hasilnya lebih presisi.

Mengintip

Sebagai jaminan kualitas konstruksi bus , Laksana juga sudah melakukan uji guling (rollover test) pada produknya sesuai standar regulasi internasional ECE-R66, hal itu menjadikannya sebagai karoseri bus pertama yang melakukan rollover test di Indonesia. ECE–R66 adalah standar pengujian kendaraan yang berlaku di negara–negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Standar ini mengatur tentang kekuatan superstruktur kendaraan ketika dilakukan uji guling (rollover test).

Tidak hanya memenuhi pasar bus dalam negeri saja , namun Sejak 2009 Laksana juga telah menerima pesanan bus dari luar negeri. Pesanan pertama datang dari Rep. Kepulauan Fiji. Awalnya, awalnya bus produk Laksana dipesan sebuah hotel namun kini beberapa perusahaan jasa angkutan bus di sana ikut memesan. Produk pertama mereka yang diekspor adalah model Nucleus III

Lama Kelamaan pasar ekspor pun makin terbuka, dengan Pesanan tidak cuma bus besar saja tapi juga bus-bus sedang. Semua model bus Laksana yang beredar di Indonesia juga bisa ditemukan di Fiji, mulai dari Legacy Sky SR-1, Tourista, Nucleus, New Proteus, Discovery, All New Legacy SR-1, All New Legacy Sky SR-2 dan model custom lainnya.

Model-model tersebut dibangun di atas chassis Scania K360IB, Hino R260, A235 maupun Hino RM yang didatangkan dari Thailand. Hampir satu dekade Laksana merambah pasar ekspor, selain ke Fiji, Laksana juga sudah mengekspor ke Timor Leste dan sedang memperluas pasar ke Asia Selatan, tepatnya Bangladesh.

source : haltebus,kompasiana, karoseri laksana, laksanabus, detik.com

Sejarah Karoseri GMM , Karoseri Bus Resmi milik Mercedes Benz Indonesia

GMM Banteng Milik Po Mulyo Indah

awansan.com – Dear pembaca semua, dibandingkan dengan karoseri-karoseri besar lain di Indonesia yang kepemilikannya independen, bisa dibilang Karoseri GMM lah yang merupakan satu – satunya karoseri yang dimiliki ATPM.

Berdirinya Karoseri GMM tak lepas dari peran pemerintah orde baru yang saat itu mewajibkan semua merk mobil yang beredar di Indonesia mempunyai ATPM tersendiri, selain itu dikeluarkan juga aturan yang melarang impor kendaraan secara CBU.

(more…)

Sejarah Karoseri Restu Ibu , Karoseri Besar Yang Bermula Dari Usaha Taxi

Karoseri Restu Ibu Model Kapsul milik Po Benteng Jaya

awansan.com – Dear pembaca semua, tentunya anda sudah tidak asing dengan nama taxi blue bird, perusahan taksi terbesar di Indonesia dengan armada yang tersebar di hampir semua kota besar di Indonesia, namun siapa sangka group blue bird group yang akrab dengan taxi sedan, ternyata mempunyai anak usaha Karoseri Bus Juga

Pendirian karoseri ini tidak bisa dilepaskan dari suksesnya taxi blue bird, karena setelah sukses dengan taxi, pada tahun 1979 blue bird  kemudian mendirikan big bird, anak usaha yang lebih berkonsentrasi pada penyewaan bus charter dan wisata.

Cerita Singkat Berdirinya Taksi Blue Bird
Armada Awal Big Bird untuk Antar Jemput JIS
(more…)

Roling Out Legacy Sky Double Decker Milik Po Harapan Jaya

awansan.com – Dear pembaca semua, nampaknya akhir akhir ini pasar bus tingkat di Indonesia akan semakin panas, jika kemarin Legacy Sky DD milik Po Borlindo yang meluncur, kini giliran Legacy Sky milik Po Harapan Jaya yang meluncur ke publik.

Dibangun di atas chasis Scania K410, nampak bus jahitan Karoseri Laksana ini sangat Gagah dengan dimensinya yang tinggi besar, double decker gitu lho. Apalagi dengan Livery kuda berlarinya yang legendaris, bus ini bagai menjadi kereta kencana bagi para penumpangnya.

Secara tampilan, model Legacy Sky double decker ini lebih eye catching dibanding pesaingnya “Jetbus SDD” dari Karoseri Adiputro, garis garis desainnya tegas dan berani, terutama di sektor selendang samping yang seakan memberikan kesan flyng roof pada pembatas antara lantai satu dan lantai dua, berbeda dengan Jetbus SDD yang cenderung plain, tapi sekali lagi masalah model itu soal selera, bagi sebagian orang bisa saja Jetbus SDD lebih ganteng 😁.

Well selamat untuk Po Harapan Jaya, semoga dengan datangnya Armada baru ini Po Harapan Jaya semakin mendapat tempat di hati pelanggannya.

Source : Ririe Errie