Sejarah Panjang Mobil Volkswagen Di Indonesia

Assalaamualaikum bro sist, sebetulnya awb berniat membuat artikel sendiri tantang VW di Indonesia, tetapi ketika awb membaca notesnya om Reza Warrouw tentang “sejarah vw” di fb beliau, awb menganggap artikel ini sudah sangat pas, lengkap dan informatif, jadi awb langsung saja copykan kesini, bagi yang ingin membaca langsung bisa dibaca  disini  . well selamat membaca semuanya

Pada 5 Desember 1952, 242 mobil-mobil VW kiriman pertama dari pabrik VW di Jerman tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Terdiri dari 134 Beetle dan 108 Combi termasuk model Delivery Van dan Ambulance, yang diimpor oleh NV. Handel Mij. PIOLA milik Johan Kepler Panggabean. NV. PIOLA, menjadi sole agent dan sole distributor resmi mobil Volkswagen di Indonesia.

Foto: Berita di koran berbahasa Belanda NIEUWSGIER Jumat, 12 Desember 1952 tentang NV. PIOLA pada Rabu 10 Desember 1952 mengadakan resepsi untuk kedatangan mobil-mobil VW, yang sangat populer tersebut. Pada foto, J.K. Panggabean dan Nyonya dengan para staf PIOLA, tepat sebelum tur dan pameran mobil dimulai.Foto: Berita di koran berbahasa Belanda NIEUWSGIER Jumat, 12 Desember 1952 tentang NV. PIOLA pada Rabu 10 Desember 1952 mengadakan resepsi untuk kedatangan mobil-mobil VW, yang sangat populer tersebut. Pada foto, J.K. Panggabean dan Nyonya dengan para staf PIOLA, tepat sebelum tur dan pameran mobil dimulai.

Nama PIOLA sendiri diambil dari nama salah seorang anak J.K. Panggabean, Piola Panggabean yang juga menjadi salah satu Direktur di perusahaan tersebut. J.K. Panggabean sebagai Presiden Direktur tidak terjun langsung dalam mengelola bisnis VW ini, tetapi melalui Frans Panggabean, Albert Panggabean (salah satu puteranya yang gemar olahraga reli), dan Piola Panggabean yang berperan besar dalam menjalankan perusahaan ini. PIOLA juga adalah singkatan dari “Progress Is Our Life’s Aim”, yang merupakan semboyan perusahaan.

Pada 13 Desember 1952, J.K. Panggabean mengundang sejumlah wartawan untuk melakukan uji coba sekaligus tamasya bersama mobil-mobil VW, yang bagi orang Indonesia merupakan hal baru. Sebanyak 9 Combi, 1 Pick-Up, 1 Ambulance dan Beetle (yang tidak disebutkan jumlahnya), berangkat dari kantor NV. PIOLA di Jl. Hayam Wuruk No. 122, Jakarta. Konvoi mobil-mobil VW tersebut dikawal polisi bermotor menuju Bogor, kemudian melewati tanjakan dan tikungan Puncak, dan finish di Bandung. Rombongan diterima oleh dealer VW di Bandung, Sumber Motor NV. di Jl. Braga 71, yang malamnya mengadakan resepsi perkenalan yang menarik khalayak ramai dari dunia usaha dan pemerintah.

Foto: Uji coba 9 Combi, 1 Pick-Up, 1 Ambulance dan Beetle di daerah Puncak, Jawa Barat.Foto: Uji coba 9 Combi, 1 Pick-Up, 1 Ambulance dan Beetle di daerah Puncak, Jawa Barat.

Setelah tur dan resepsi perkenalan mobil-mobil VW di Jakarta dan Bandung, selanjutanya resepsi perkenalan dan pameran diadakan di NV. PIOLA Surabaya, antara Maret-April 1953. Acara resepsi perkenalan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Samadikun dan istri, kalangan pemerintah, militer dan para importir di Surabaya serta sejumlah wartawan. Gubernur Samadikun memberikan pidato menyambut kedatangan mobil VW yang pertama di Surabaya ini. Presiden Direktur NV. PIOLA J.K. Panggaban dalam konferensi pers memberi keterangan-keterangan didampingi istri yang sekaligus Presiden Komisaris NV. PIOLA Ny. N. Hutagalung-Panggabean dan Pimpinan NV. PIOLA Surabaya H.S. Hutabarat. Para undangan kemudian dipersilahkan untuk mencoba mobil-mobil VW tersebut. Diantara yang mencoba, Overste Romein, Direktur Panataran Angkatan Laut RI.

Foto: Resepsi yang diselenggarakan NV. PIOLA Surabaya, sehubungan dengan sampainya mobil VW pertama di Surabaya. Tampak Presiden Direktur NV. PIOLA J.K. Panggabean sedang berpidato.Foto: Resepsi yang diselenggarakan NV. PIOLA Surabaya, sehubungan dengan sampainya mobil VW pertama di Surabaya. Tampak Presiden Direktur NV. PIOLA J.K. Panggabean sedang berpidato.

Foto Kiri: Importir-importir Surabaya sedang melihat-lihat mesin mobil VW. Foto Kanan: Overste Romein, Direktur Panataran ALRI Surabaya sehabis mencoba mobil VW didampingi J.K. Panggabean.Foto Kiri: Importir-importir Surabaya sedang melihat-lihat mesin mobil VW. Foto Kanan: Overste Romein, Direktur Panataran ALRI Surabaya sehabis mencoba mobil VW didampingi J.K. Panggabean.

Pada 1953, sejumlah Tempo Matador, model autobus bermesin VW, digunakan oleh NV. Reiss & Co. di Jakarta. Diproduksi oleh Vidal & Sohn KG dan Tempo Werke di Hamburg, Jerman antara November 1949 dan Mei 1952. Mobil ini dapat mengangkut 11 penumpang dan cukup laris di Jerman. Tempo Matador masuk ke Indonesia pada Februari 1953, hanya sekitar 30 unit, diimpor oleh NV. Djanaka di Jakarta.

Foto: Tempo Matador di kantor NV. Reiss & Co, Gambir, Jakarta pada April 1953.Foto: Tempo Matador di kantor NV. Reiss & Co, Gambir, Jakarta pada April 1953.

Untuk mempopulerkan VW di Indonesia, NV. PIOLA aktif menjadi promotor beberapa kegiatan otomotif dan menggunakan mobil-mobil Beetle dalam berbagai kegiatan reli, seperti KLM Bloemenrit Jakarta-Bandung 1953 dan IMI Djawa Auto Rally 1954. Pada reli KLM Bloemenrit 1953, Albert Panggabean berhasil menjuarai reli ini menyisihkan lawan-lawannya dan menjadi satu-satunya orang pribumi yang ikut dalam reli ini.

Foto: Beetle di KLM Bloemenrit Jakarta-Bandung 1953.Foto: Beetle di KLM Bloemenrit Jakarta-Bandung 1953.

Di pertengahan 1953, mobil-mobil VW menjadi begitu populer dan menjadi pembicaraan khalayak ramai. Terlebih setelah VW dalam reli KLM Bloemenrit, yang diadakan di Jakarta pada awal 1953, berhasil menjadi juara merek-team. Membuktikan dalam perlombaan tersebut bahwa mobil-mobil VW paling baik dibandingkan merek-merek lain.

Bukti lain bahwa mobil-mobil VW begitu disukai di Indonesia, ternyata dari penjualan VW, yang setiap pengiriman (diimpor) selalu terjual habis, malahan permintaan dari calon-calon pembeli datangnya begitu banyak dan dari berbagai tempat/kota di Indonesia.

Foto: Beetle di IMI Djawa Auto Rally 1954.Foto: Beetle di IMI Djawa Auto Rally 1954.

Di kantor Jl. Hayam Wuruk No. 122 Jakarta, NV. PIOLA tidak hanya menjual mobil-mobil VW tetapi juga membuka bengkel servis dan perbaikan.

Foto: Graco Wall Luber service unit yang dipakai untuk service mobil-mobil VW di bengkel NV. PIOLA.
Foto: Graco Wall Luber service unit yang dipakai untuk service mobil-mobil VW di bengkel NV. PIOLA.

J.K. Panggabean dikenal sebagai pengusaha terkemuka yang dekat dengan Presiden Soekarno. Pada masa itu para pengusaha yang dekat dengan Presiden mendapat julukan “pengusaha istana”. Pada periode 1950-1958 di Indonesia diberlakukan Program Benteng, yang memberikan lisensi impor kepada pengusaha-pengusaha pribumi. J.K. Panggabean termasuk diantaranya yang diuntungkan dengan adanya Program Benteng tersebut, ketika ditunjuk oleh Bung Karno untuk memegang keagenan VW di Indonesia, tak lama setelah Republik Federal Jerman membuka hubungan diplomatik secara resmi dengan Republik Indonesia di tahun 1952.

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-9 di tahun 1954, bertempat di Istana Negara, J.K. Panggabean menghadiahkan kepada Presiden Soekarno sebuah sedan VW yang biasa diimpor perusahaanya dari Jerman.

Foto: Presiden RI. Ir. Soekarno ketika menerima hadiah sebuah VW dari J.K. Panggabean, Presiden Direktur NV. PIOLA di Istana Negara pada Juli 1954.Foto: Presiden RI. Ir. Soekarno ketika menerima hadiah sebuah VW dari J.K. Panggabean, Presiden Direktur NV. PIOLA di Istana Negara pada Juli 1954.

Dari tahun 1952 sampai tahun 1954, sudah 650 Beetle dan 531 Combi yang diimpor dari pabrik VW di Jerman.

Pada awal 1956, NV. PIOLA menyerahkan sebuah Karmann Ghia kepada Presiden Soekarno. Konon Bung Karno menjadi orang pertama di Asia yang memiliki Karmann Ghia.

Foto: Presiden Soekarno ketika menerima Karmann Ghia pertama di Asia.Foto: Presiden Soekarno ketika menerima Karmann Ghia pertama di Asia.

Continue reading “Sejarah Panjang Mobil Volkswagen Di Indonesia”

Iklan

Honda CB 200 Twin Memang Mempesona

Image result for honda cb200

Assalaamualaikum bro sist, ngomongin Honda CB emang nggak ada matinya, meskipun sudah discontinue lama tapi motor ini punya banyak penggemar fanatik dan klub yang loyal, nah kali awb pengen bahas salah satu tipenya, jika menilik sejarah dari semua generasi Honda CB yang pernah beredar di Indonesia,  bisa dibilang Cb 200 twin lah rajanya, baik untuk urusan ukuran maupun kapasitas mesinnya.

Secara internasional Honda CB 200 diproduksi mulai tahun 1972 – 1978 , namun Honda CB 200 masuk di Indonesia dalam kurun waktu yang cukup singkat, hanya 2 tahun saja antara tahun 1972-1974 , sebagai produk flagship Honda motor ini mempunyai banyak fitur yang terhitung modern di zamannya seperti elektrik stater dan rem cakram, yang paling menonjol ya jumlah silindernya karena sudah menggunakan dua silinder.

Honda CB200-Twin dibekali dengan Mesin 4-Tak, 198 cc, OHC 4 Valve (2 Valve per Silinder) berpendingin udara, bore x stroke dari Honda CB 200 adalah 55,5 x 41 mm, yaps bisa dibilang motor ini bertipe oversquare sehingga butuh rpm tinggi untuk menggaet tenaga motor . 

Mesin dual silinder tersebut Dipasok bensinnya via 2 Karburator Keihin berukuran 18 mm, semntara untuk sistem pengapian masih menggunakan model platina.. Honda  CB200-Twin Mampu memuntahkan Power hingga 17 HP @ 9.000 RPM & Torsi Maksimum 13 N.m @ 7.000 RPM.. tenaga dari mesin kemudian disalurkan ke roda via transmisi manual 5 percepatan.

Well karena  jumlah CB 200 di Indonesia hanya sedikit, maka wajar jika harga motor ini gelap, dan sudah masuk kategori collector item, namun sekarang banyak kok muncul CB 200 jadi jadian 😂, mengingat model  CB 200 memang menjadi salah satu gaya acuan modifikasi Honda CB di Indonesia

Related image

Related image

Manufacturing : Honda Motor Company

Model : CB200 T (Twin Cylinder)

Tahun Pembuatan : 1972 – 1978

Engine : 4-Tak, Inline-Twin (2 Silinder), OHC 4 Valves (2 Valve per Silinder), Air-Cooled

Bore x Stroke : 55,5 x 41 mm

Kapasitas Silinder : 198 cc

Rasio Kompresi : 9,0 : 1

Sistem Penyuplai BBM : 2 x Karburator Keihin 18 mm

Transmisi : 5-Speed, Constant-Mesh

Max Power : 17 HP @ 9.000 Rpm

Max Torsi : 13 N.m @ 7.000 Rpm

Top Speed : 77,1 Mph (124 Km/h)

Frame : Tubular-Steel Open Duplex Cradle

Berat Kosong : 132 Kg

Kapasitas Tangki BBM : 11 Liter

Suspensi Depan : Teleskopik Fork

Suspensi Belakang : Dual-Shockbreaker, Tubular-Steel Swingarm

Rem Depan : Cakram Hidrolik, Kaliper 1 Piston, Cable-Operated

Rem Belakang : Drum Brake (Tromol)

Ban Depan : Dunlop 2.75 – 18 Inch

Ban Belakang : Dunlop 3.00 – 18 Inch

Cb2001

Setelah Banjir Rob Sekian Lama, Akhirnya Terminal Terboyo Tutup Juga Per 1 Desember 2017

Mulai Bulan Desember 2017, Terminal Terboyo Tidak Lagi Digunakan untuk Bus, Tetapi Untuk Ini
Kondisi Terminal Terboyo

Assalaamualaikum bro sist, bagi anda semua yang sering naik bus via pantura tentunya tidak asing dengan terminal ini, well setelah sekian lama tergenang rob akhirnya Terminal Pusat Terboyo di Kota Semarang akan ditutup untuk angkutan bus Per 1 Desember 2017, well keputusan pemerintah Kota Semarang ini merupakan suatu langkah yang tepat menurut awb mengingat keadaan terminal Terboyo yang sudah kayak kolam lele seperti itu 😆 , selain itu calo dalam terminal juga  ganas 👿 . rencana selanjutnya Terminal Terboyo akan menjadi terminal Tipe C yang akan dimanfaatkan untuk terminal parkir truk dan angkutan barang.

Sebagai penggantinya, bus  angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yang biasanya masuk Terboyo kini dialihkan ke   ke Terminal Penggaron, Kecamatan Pedurungan. dishub akan mengatur bus-bus AKDP dari arah utara yaitu Rembang, Kudus, Jepara, dan Pati untuk melewati tol Gayamsari lalu menuju ke Terminal Penggaron. Sementara itu, untuk semua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) seperti dari arah Solo, Jogja, Surabaya dan Pantura nantinya akan terpusat di Terminal Tipe A Mangkang.

 

Setelah 11 Tahun Dinanti Akhirnya All New Rush dan Terios Muncul Juga

Assalaamualaikum gaes, setelah lama dinanti akhirnya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) secara resmi meluncurkan All New Terios, di Jakarta, Kamis (23/11/2017). Hanya beberapa jam setelah saudara kembarnya, All New Rush yang diluncurkan Toyota Astra Motor (TAM).

Dimensi

Ngomong ngomong masalah dimensi, baik Rush maupun Terios sama sama naik dari generasi sebelumnya..  Namun yang paling kentara adalah panjangnya, dimana New Rush dan Terios mendapat penambahan panjang mobil mencapai 450 mm dr generasi sebelumnya, hal ini berkat dihilangkannya tusuk konde di belakang mobil 😂. 

Eksterior

Eksterior betul betul revolusioner, berubah jauh dari generasi sebelumnya   all new Rush dan Terios nampak lebih dinamis dengan lekuk body yang tajam, lampu berukuran besar pun diganti dengan sepasang lampu sipit, well lebih nampak seperti baby fortuner

Interior

Untuk bagian interiornya, Rush terbaru mempunyai warna dual tone, desain pun fresh karena sangat berbeda dengan generasi sebelumnya,  konsep desain “True 7 Seater SUV” menjamin bahwa SUV satu ini tetap bisa menampung 7 penumpang  dengan nyaman di dalamnya. Dibuktikan dengan tersedianya tujuh head rest di masing-masing bangku. Semua jok penumpang juga sudah mendapat sabuk pengaman

Sistem AC double blower juga membuat seluruh penumpang dapat menikmati kesejukan meski di baris ketiga sekalipun. Tersedia pula overhead console box untuk tempat kacamata dan juga  13 cup holder yang bisa digunakan menyimpan botol minuman selama perjalanan.

Fitur:

Baik All New Terios maupun App New Rush, sudah dipasangi lampu LED di bagian depan dan belakang. Lampu ini yabg lampu ini otomatis akan menyala apabila mobil melewati terowongan gelap pada siang hari. Pada kaca belakang juga sudah terpasang auto wiper yang dapat otomatis berfungsi saat mobil akan diparkir dalam suasana hujan. Tujuannya tentu saja memudahkan pengemudi melihat ke belakang.

Lingkar kemudi sekilas sama dengan lingkar keomudi Ayla/Agya, namun sudah terintegrasi dengan tombol pengatur audio dan penerima telepon.

Untuk tipe tertinggi sudah tersedia Tombol Start/stop, setiap baris punya colokan charger, AC sudah digital, dan sistem audio 2DIN layar sentuh untuk memutar DVD, kamera parkir 360 derajat, dan GPS

Untuk sisi keamanan, All New Terios dan Rush sudah memiliki Vehicle Stability Control (VSC), Anti-Lock Braking System (ABS), Hill Start Assist (HSA), Emergency Brake Signal (EBS), dan Electronics Brake Force Distribution (EBD).

New 2018 Toyota Rush SUV makes debut in Indonesia Image #742822

Mesin

Baik All New Terios dan Rush keduanya mendapat update mesin 1.500cc berkode 2NR-VE berteknologi Dual VVT-i, mesin yang sama digunakan oleh Toyota Avanza 1.5,  Mesin baru inu diklaim mampu menghasilkan tenaga 104 PS di putaran 6.000 rpm dan torsi 13,9 kgm pada putaran 4.200 rpm. Tenaga dan torsi ini sebenarnya lebih kecil dari mesin lama yang diklaim mampu menghasilkan 109 PS dan 14,4 kgm pada masing-masing putaran mesin yang sama..  Power mesin kemudian diteruskan ke roda belakang via transmisi manual 5 percepatan atau matic 4 percepatan.

New 2018 Toyota Rush SUV makes debut in Indonesia Image #742824

Sayangnya Kendati sudah diresmikan peluncuran All New Terios dan Rush untuk pasar Indonesia.  Namun pihak Toyota Astra Motor (TAM) belum juga membuka harga jual model terbaru dari Sport Utility Vehicle (SUV) nya ini.

Bagi yang sudah pengen, silahkan segera  hubungi dealer terdekat saja hehe, well thanks for reading, and see you next time

Wassalaamualaikum