Category Archives: Motor

Shock Belakang Honda Blade 125 Keras, Ganti pakai Shock Supra Fit saja

Shock Belakang Supra Fit

awansan.com – Tiga tahun bersama dengan Blade 125 membuat awansan hafal dengan karakter motor ini , baik kekurangan maupun kelebihannya , sudah pernah awansan bahas pada artikel tersendiri disini, salah satu karakter blade 125 yang kurang nyaman bagi awansan adalah shockbreakernya yang keras, ampun dah serasa naik gerobak saking kerasnya hahaha

Untuk mengatasi hal ini akhirnya awansan pun berinisiatif mengganti shock belakang si Blade 125 menggunkan milik Supra Fit, kenapa pilih shock Supra Fit ?, karena terbukti di motor supra fit awansan shocknya empuk mentul mentul.

Continue reading

Kembali pelihara Honda Supra X Lawas

awansan.com – Holla bro sis, bagi pemerhati otomotif tentunya sudah tak asing dengan grup bekakas, salah satu grup fb yang cukup fenomenal dalam membahas motor bekas, terhitung mulai 5 Oktober akhirnya awansan ketularan juga dgn virus tersebut dengan datangnya Honda Supra X tahun 2001 ke garasi awansan.

Continue reading

Ngiler Honda Hornet 2.0 , Cocok Nih Buat Ganti Honda Tiger

awansan.com – Untuk urusan motor sport, nampaknya bikers Indonesia pantas iri dengan bikers India, karena motor sports disana rata rata tampangnya cakep, fitur melimpah tapi harganya terjangkau, salah satu motor sports India yang biikin awansan ngiler adalah Honda Hornet 2.0 , salah satu motor sport terbaru yang kemarin dilaunching oleh Honda India.

Continue reading

Review Oli Castrol Power 1 di Honda Blade 125

awansan.com – Sobat bikers, setelah berganti ganti merk oli akhirnya awansan nemu juga oli yang enak dipakai di Honda Blade 125 awansan, FYI menurut awansan sendiri, mesin Blade 125 ini cenderung panas, sepertinya karena ecu disetting lean untuk mengejar efisiensi bahan bakar, oleh karena itu butuh oli yang performanya stabil.

Awalnya awansan pakai oli bawaan AHASS seperti MPX dan SPX, namun terasa kurang nyaman bagi awansan, selain performa drop, ketika kondisi panas perpindahan gigi juga cenderung kasar, sampai akhirnya awansan nemu Oli Castrol di bengkel pinggiran Kota Temanggung.

Oli Castrol ini harganya cukup murah, cuman sekitar 38 – 40 k saja, namun ternyata performanya jempolan, dimana ketika mesin panas performa tidak terlalu drop dan perpindahan gigi juga masih cukup halus, nampaknya oli ini memang yang cocok untuk Honda Blade 125 awansan.

Review Ban Aspira Premio Sportivo di Honda Blade 125 FI , Highly Recomended !!!

Ban Aspira Premio

awansan.com – Sobat bikers , tak terasa sudah satu setengah tahun lebih ban Aspira Premio Sportivo terpasang di Roda Belakang si Blade, dan entah sudah berapa puluh ribu kilometer jalan yang ditempuh sejak Bulan November 2018 hingga Juni 2020, yang jelas ban hasil kerjasama Aspira dan Pirelli ini performanya melebihi ekspektasi awansan.

Daya cengkeram ban di jalan aspal sangat baik, rasanya jauh lebih lengket dari ban federal bawaan, jadi makin yakin aja kalau mau cornering, pun ketika turun hujan ban ini masih mempunyai grip yg baik

Performa di Jalan Offroad juga tak kalah ciamik untuk ukuran ban kembangan on road, bahkan awansan pernah beberapa kali iseng nyobain menembus beberapa medan licin, percobaan pertama si Blade awansan ajak menyusuri jalan batu makadam yang bercampur tanah merah, semua pasti sudah mafhum betapa licinnya jalan makadam ketika basah, apalagi ditambah dengan tanah merah.

Hasilnya cukup mengejutkan karena si Blade ternyata bisa melenggang dengan aman di jalan, tanpa ada gejala ngesot yang berarti, padahal ketika pakai ban bawaan si Blade, motor sampai ngesot sana sini ketika lewat di jalan yg sama

Percobaan kedua, awansan bawa si Blade menyusuri jalan proyek yang masih pure tanah merah, jalan ini biasanya hanya dilewati oleh alat berat beroda rantai seperti back hoe/bulldozer, medan jalannya juga cukup curam, ketika awansan bawa turun tanjakan, ketar ketir juga saking licinnya, kalau nanti naiknya kepater di tengah tanjakan bakalan repot karena nggak ada yang nolongin :v .

Sampai di bawah tanjakan awansan segera putar balik ke atas, dan surprisee ternyata si Blade mampu menaklukkan tanjakan jalanan tanah tadi tanpa banyak selip.

Hal lain yang awansan suka adalah keawetan ban, biasanya kembangan ban belakang awansan hanya bertahan sekitar 1 tahun saja, tapi aspira premio ini sudah satu setengah tahun lebih, dan ban masih sangat tebal, perkiraan awansan masih berani untuk setahun kedepan.

Sebagai Perbandingan Ban depan IRC 69 yg umurnya selisih satu bulan dengan Aspira Premio Sportivo baru awal bulan kemarin awansan ganti karena sudah mulus, padahal ini ban belakang lho yaa yang seharusnya lebih cepat habis dibanding ban depan.

Ketahanan ban ini ketika daam kondisi kurang angin juga istimewa, sampai sampai awansan kadang sampai lupa ngecek tekanan ban, tak jarang saking lamanya nggak dicek, tekanan ban hanya tinggal 15 psi saja dan rasanya masih biasa aja wkwkwkw, kalau tinggal 9 psi baru kerasa agak geol geol buat boncengan. Well bagi awansan sih ban ini “Highly Recomended” . oke cukup sekian review aspira premio kali ini, semua subjektf pendapat awansan, thanks for reading and see you next time 😀 .