Truckmania

Mengenal Truck dan Bus Mazda T4000 , Sedikit Jumlahnya Bukan Berarti Tak Ada

Truk Mazda T4000. Dok Izmael Beanmael

awansan.com – pembaca yang budiman, Kiprah Mazda di segmen Light Truck Indonesia sebetulnya sudah dimulai sejak tahun 70 -80an, dengan masuknya Light Truck Mazda E2700 pada awal tahun 70an, kemudian dilanjut dengan Mazda E3000 yang masuk tahun 1978, namun sayangnya karena tidak didukung jaringan dealer yang baik kedua truk tersebut penjualannya tidak terlalu moncer.

Memasuki era 90an, Mazda berusaha kembali merangsek pasar light truck di Indonesia, pada tahun 1992 mulailah masuk unit  Mazda T4000 dan Mazda T3500 yang diimpor oleh PT Unicor Prima, baik Mazda T4000 (GVW 7,5 Ton) maupun Mazda T3500 (GVW 7Ton) keduanya sudah menggunakan kabin jenis widecab, Saat itu, di pasar lokal, hanya truk ini yg menggunakan sudah menggunakan kabin wide cab,  perbedaannya hanya di emblem, dimana hanya T4000 yg ada emblem nya. .

Untuk urusan dapur pacu, Mazda T3500 ditenagai oleh mesin Diesel SL, dengan konfigurasi 4 silinder iniline berkapasitas  3455cc, tenaga maksimum dari mesin ini adalah 105ps, sedangkan torsi maksimalnya 245nm, sebagai penerus daya digunakan kopling plat tunggal berukuran 260 mm, sedangkan transmisinya manual 5 speed, tetapi memiliki sub transmission (Hi dan Lo), sehingga total mempunyai 10 speed.

Sedangkan Untuk mazda T4000 dibekali dengan mesin yang lebih bertenaga tipe TF , konfigurasinya sama 4 silinder iniline, tapi dengan kapasitas lebih besar mencapai 4021cc, tenaga maksimalnya adalah 120ps, sedangkan torsi maksimalnya 284nm, sama seperti Mazda T3500, mazda T4000 juga memiliki transmisi 5 percepatan maju, dengan “sub transmission”. Hanya saja koplingnya lebih besar dengan  275mm untuk T4000.

Dibandingkan dengan light truck lain yang beredar di era 90an, sebetulnya Mazda T4000 dan T3500 memiliki banyak kelebihan, kelebihan Pertama berada di jenis kabin, dimana kedua truk mazda ini sudah menggunakan kabin Berjenis Widecap yang lebih lebar dari kabin light truck lainnya, kabin mazda juga sudah dilengkapi dengan fitur Tilt Cab, sehingga lebih memudahkan dalam perawatan mesin, fitur lain dalam kabin mazda adalah adanya blower sirkulasi udara kabin, panel ventilasi atap, foot rest, power steering, hingga fluid-rubber cabin mounting yg berfungsi ganda sebagai peredam getaran, Untuk memudahkan manuver dua truk mazda ini juga sudah dilengkapi dengan power steering sebagai kelengkapan standarnya.

Kelebihan kedua adalah adanya “sub transmission” , dimana truk ini seperti memiliki dual gear ratio, rendah dan tinggi. Tak heran, jika di luar negeri, bnyk di-iklankan dgn embel2 “10-speed”. Sedangkan kelebihan ketiga terletak pada chasisnya yang sangat kuat, fyi Mazda T4000 dan T3500 menggunakan chasis tipe “box side members” yg memiliki ukuran depth 200mm, chasis yg masih ditunjang dengan penguat dalam dgn depth 192mm.

Sayangnya, truk ini tidak sukses dipasarkan di Indonesia, tentunya ini tak lepas dari jeringan Dealer mazda yang masih sedikit, belum sebanyak pesaing- pesaingnya,  Untuk customer perseorangan  terhitung hanya sedikit, sedangkan Untuk customer fleet, banyak digunakan oleh Indomarco untuk kendaraan operasionalnya, Tapi semenjak Indomarco mengakhiri operasionalnya bertahap sejak tahun 2005 hingga th 2011, bnyk truk mazda T4000  ini yang kemudian dibeli oleh perorangan dan kini populasi terbanyaknya berada di kota/kab Malang, utamanya sebagai angkutan tebu ketika musim giling.

Selain versi truk ada juga T4000 versi yang  banyak digunakan oleh Blue Bird Group, beberapa Bus Mazda T4000 juga dimilik oleh Po Bus lain dan Instansi Pemerintah, namun memang sulit ditemui karena populasinya yang sedikit.

source : Fb Ranger Giga , Sejarah Transportasi

Advertisements

Mengenal Nissan TZA 520, Truk Logging Legendaris di Indonesia

awansan.com – peembaca yang budiman, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, pepatah ini juga berlaku dalam dunia truk, Jika di atas aspal ada Mitsubishi Colt Diesel sebagai penguasa, maka di dunia Logging si Nissan TZA 520 inilah juaranya, bahkan bisa dibilang sudah menjadi legenda.

Nissan TZA 520 merupakan heavy duty truck yang diproduksi oleh UD Nissan Diesel sejak tahun 1970an hingga sekarang , karena desainnya untuk heavy Duty maka semua partnya didesain simple dan kuat.

(more…)

Berkunjung Ke Command Centre United Tractors, Bukti Komitmen UT Untuk Konsumen Indonesia

awansan.com – Pembaca yang budiman, salah satu kegiatan dalam event #ScaniaTransJawa (2/4) kemarin adalah kunjungan ke Command Centre United Tractor, setelah mereview produk di halaman kantor UT , awansan dan para jurnalis lain kemudian dipersilahkan memasuki fasilitas ini.

Command Centre UT sendiri merupakan salah satu fasilitas canggih di Kantor UT yang berfungsi sebagai fasilitas pendukung program FMS (Fleet Management System) dari semua produk UT di Indonesia. Di dalamnya banyak terdapat monitor monitor besar yang berfungsi sebagai pemantau kondisi kendaraan UT di seluruh Indonesia.

Di sinilah beragam data dari FMS tiap- kendaraan kemudian diproses dan dipantau oleh UT Indonesia dalam bentuk grafik dan matriks sehingga lebih mudah untuk dipahami .

Harijadi Mawardi, General Manager of PT United Tractors Tbk menerangkan bahwa Lewat FMS tersebut, banyak data yang kemudian bisa dipantau oleh kedua belah pihak, baik itu UT maupun owner kendaraan itu sendiri, beberapa data yang bisa dipantau adalah perilaku berkendara sopir  (speeding, idling, costing, cruise control usage, anticipation, hill driving), serta kondisi kendaraan (position, speed, fuel consumption), semuanya  dapat dipantau kapan dan dimana saja lewat aplikasi di smartphone.

Selain memantau performa pengemudi dan kendaraan, Command centre ini juga digunakan oleh UT untuk memantau performa service mereka kepada para konsumen, seperti untuk mengingatkan service kendaraan, dan kejelasan status pemesanan spare part.

Pembaca semua, Fasilitas Command Centre ini tentunya tidaklah murah, namun semahal apapun itu United Tractor tetap berkomitmen membangunnya demi meningkatkan service mereka kepada para konsumen di Indonesia, dan sebagai bukti komitmen UT di pasar Indonesia.

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasa

awansan.com – Pembaca yang budiman, Sukses dengan Colt Diesel FE1 Series (Umplung) tidak membuat KTB terlena begitu saja,apalagi pada era 90an perlawanan dari produk kompetiornya mulai menguat, utuk itu KTB Kemudian meluncurkan Mitsubsihi Colt Diesel FE4 (Kabin Lebar) dan FE3 (Kabin Sempit), yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Colt Diesel Tepak atau Colt Diesel Ragasa.

Baca Juga :

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part I : Colt Diesel T200

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part II : Colt Diese FE Series ( Umplung)

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasa

Sejarah Mitsubishi Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga di Indonesia

Sejarah Mitsubishi Colt L300 , Pick Up Diesel Tangguh nan Legendaris

Sejarah Mitsubishi Colt T120ss , Penerus Kedigjayaan Colt Series di Indonesia

Versi yang pertama muncul pada tahun 1995 yitu Colt Diesel FE 449E , masih menggunkan mesin 4d34 (120 ps) sama seperti generasi sebelumnya , namun sudah dilengkapai dengan kabin yang lebih lebar dan modern, warna kabin FE 449E ini pun khas yaitu warna krem. Model FE449E ini juga memiliki julukan “Ragasa” (Si Ragil yg Bergaya dan Leluasa).

Pada tahun 1997 kemudian menyusul Colt Diesel FE3 yang mempunyai kabin sempit sama seperti Colt Diesel FE1 series, Baik FE3 maupun FE4 , Fitur kabinnya sudah sangat maju, dengan desain yang modern serta hadirnya peranti tuas transmisi di lantai (floor shift) dan kabin jungkit (tilt cab) sebagai standarnya. 

Selama daur pemasarannya di Indonesia , ada 3 tipe utama, 5 varian tipe, dgn 11 model yg pernah ditawarkan, yakni:

1. Colt Diesel 100PS
Mesin 4D31, 3298cc, 100ps, 235nm, 5MT
FE334E

2. New Colt Diesel D 100PS
Mesin 4D31, 3298cc, 100ps, 235nm, 5MT
FE334E, FE334E HD

3. Colt Diesel 120PS
Mesin 4D34, 3908cc, 120ps, 274nm, 5MT
FE349E

4. New Colt Diesel 120PS
Mesin 4D34, 3908cc, 120ps, 274nm, 5MT
FE349E, FE349E HD

5. CD 120PS “Ragasa” (kabin lebar)
Model awal, 1995 – 1997MY
Mesin 4D34, 3908cc, 120ps, 274nm, 5MT
FE449E (warna kabin krem)

6. CD 135PS
Mesin 4D33, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE347E

7. New CD 135PS
Mesin 4D31, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE347E

8. CD 135PS (kabin lebar)
Mesin 4D31, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE447E (warna kabin krem)

9. New CD 135PS (kabin lebar)
Mesin 4D31, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE447E

GVW untuk 100ps = 7.0ton, 120ps = 7.5ton, Ragasa 120ps = 7.8ton, 135ps = 8.0ton. Secara umum, selain tipe 135ps, sisi teknisnya masih banyak kemiripan dgn Colt Diesel FE1 generasi sebelumnya.

Tipe 135ps hadir sebagai jawaban KTB atas hadirnya Isuzu ELF NKR66 135ps yg mengisi pasar High LDT selama 2 tahun sebelumnya. Tipe 135ps ini juga memiliki tromol rem yg lebih lebar ketimbang 120ps biasa.

Tipe 135ps ini sangat diminati oleh pembeli CD, utamanya yg berasal dari Indonesia bagian timur dgn mayoritas model FE347E kabin sempit. Sedang di Indonesia bagian barat, penjualannya kurang menggemberikan, dan kebanyakan berupa model FE447E kabin lebar dan dgn aplikasi truk box.

Pada tahun 2002 Colt Diesel FE3 dan FE4 kemudian mendapatkan facelift dengan perubahan pada headlamp yg berubah menjadi kotak seperti milik Fighter, spion model baru, corak seat cover baru, juga kaca depan jenis baru.

Pada tahun 2003, dihadirkan model tambahan berupa FE334HD 100ps dan FE349HD 120ps. Model HD ini memiliki bbrp komponen tambahan yg memungkinkan untuk membawa muatan lebih berat serta lebih jago untuk melewati medan offroad. Varian HD ini dilengkapi dgn perlengkapan standar power steering dan axle ratio 6.666:1.

Sasis juga ditambahkan bbrp penguat “L” pada bbrp titik section nya. Untuk spring nya, varian HD kini memiliki 8 lembar per di bagian depan, serta 18 lembar per di bagian belakang (10 utama + 8 pembantu). Model HD ini di masanya, tidak terlalu banyak penjualannya, kebanyakan berupa aplikasi dump, dan persebaran terbesarnya ada di luar pulau Jawa. Tetapi, setelah discontinue, justru model HD ini sangat dicari oleh pengguna fanatik CD.

Sekian pembahasan singkat ttg salah satu truk legendaris lansiran Mitsubishi. Meski singkat, tetapi semoga tetap bisa menambah wawasan ttg model2 Colt Diesel FE3 & FE4 yg pernah dijual oleh KTB di Indonesia.

source : Catatan Om Ranger Giga (Sejarah Transportasi)

Membaca Spek Kendaraan Komersial, apa itu GVW dan GCW ?

awansan.com – Pembaca yang budiman, ketika kita membaca suatu brosur , mungkin ada beberapa orang yang masih bingung dalam menafsirkan istilah istilahnya , terutama untuk istilah- istilah yang menunjukkan berat kendaraan seperti GVW , GVWR, GCW, dan GCWR. Untuk kendaraan pribadi istilah di atas jarang digunakan, tapi untuk kendaraan komersial (pick up, bus, dan truk dll) istilah ini pasti ada .

Contoh Spek Chasis

Nah agar tidak bingung lagi, kali ini awansan bakal kasih pengertiannya secara lengkap 😀

(more…)