Ganti Ban Depan Honda Blade 125 Fi


Bismillah
Assalaamualaikum pembaca semua, ban motor merupakan salah satu komponen vital kendaraan, kondisi ban yang sudah tidak layak tentunya akan membahayakan keselamatan pengendaranya. 

Nah berhubung ban depan merk Federal bawaan motor awb sudah pada benjol dimana mana, akhirnya awb memutuskan untuk menggantinya dengan ban baru. 

Ban Federal lama dicopot

Seperti biasa untuk urusan ban awb selalu percayakan ke toko Ban Rajawali Motor Temanggung, sudah langganan dari dulu soalnya hehe.. kali ini awb memilih Ban IRC NR 69 untuk dipasang ke Blade awb. Pas dibuka baru ketahuan juga kalo ternyata ban dalam sobek, ya syudahhh ganti sekaliaan. 

Ban dalam ternyata sobek
Ban IRC NR 69 sudah terpasang

Total biaya brapa mas?

IRC NR 69 ukuran  70/90 = 122.000

Ban dalam ukuran 17 inch = 25.000

Total 147.000 , lumayan murah 😀

Iklan

Cara Menghilangkan Bekas Lem Skotlet / Sticker di Body Motor

Bismillah

Assalaamualaikum pembaca semua, mungkin pembaca semua pernah mengalami hal ini, ketika mencopot skotlet/stiker dari body motor, maka lem perekatnya akan tertinggal.. jika lem itu dibiarkan begitu saja maka sungguh tidak enak dipandang mata, bekas perekat skotlet juga membuat debu debu menempel: ..

Nah ini juga yang terjadi di motor awb 😆 , oleh pemilik sebelumnya motor awb di skotlet di bagian speedometer, namun karena sudah lama beberapa bagian skotlet sudah mengelupas, lah daripada nyepeti mata sekalian saja awb kelupas seluruh skotletnya, hasilnya bisa dilihat pada foto bawah ini, nampak bekas lem perekat memenuhi seluruh speedometer 😆 .

namun jangan khawatir saudara saudara, karena menghilangkan bekas skotlet seperti ini ternyata cukup mudah, cukup pakai minyak kayu putih :D..  tuangkan minyak kayu putih ke bekas skotlet/stiker, ratakan dan pijit pijit. Nanti akan terasa lem seakan menjadi lebih encer/lumer.  Continue reading “Cara Menghilangkan Bekas Lem Skotlet / Sticker di Body Motor”

Tren Moge Bergaya Scrambler dan Neo Retro, Model Klasik Memang Lebih Asyik

Related image

Dear pembaca semua, beberapa tahun terakhir ini motor bergaya retro maupun scrambler memang lagi naik daun, kalau dirasa rasa memang  gaya retro old school yang dulu jaya di tahun 1960-1970 ini terasa timeless, tak lekang dimakan waktu, selalu enak dipandang. Banyak pabrikan besar dunia macam yang kemudian meramaikan tren desain retro pada produk -produknya seperti  Ducati, Triumph, Moto Guzzi, Norton hingga Honda .

Tentunya bukan 100% pure retro, tetapi biasanya motor sudah menggunakan mesin berteknologi modern tetapi kemudian dibalut dengan body retro/scrambler 😀 , tampang klasik tetapi sekali gas bablasss 😆 .

Honda CB1100

Image result for yamaha scrambler

Image result for kawasaki scrambler

Image result for kawasaki scrambler

Related image

https://i2.wp.com/kickstart.bikeexif.com/wp-content/uploads/2016/08/2017-yamaha-scr950-scrambler-motorcycle-review-1-625x417.jpg

Ganti Roller Tensioner Honda Blade 125 FI

Bismillah

Assalaamualaikum pembaca semua, beberapa hari terkahir ini muncul suara aneh di Honda Blade milik awb, seperti ada besi yang bergesekan di sebelah kiri mesin.. hmmm awb curiga nih jangan jangan rantai keteng/tensionernya sudah minta ganti, tapi ya sudah daripada menduga duga awb langsung bawa ke bengkel kepercayaan “Affan Minimalis” di dekat RSUD Temanggung.

Perlu diketahui pembaca semua, bahwa meknisme tensioner di Honda Blade 125  berbeda dengan generasi Supra X125 yang menggunakan tensioner model batang yang lebih kaku. Dimana ketika rantai kendur, otomatis batang tensioner menekan supaya tidak naik-turun.

Tensioner Honda Blade 125 FI  sama modelnya dengan tensioner Honda Grand atau Legenda. dimana penstabil rantai keteng  pakai dua roller yang posisinya ada di atas dan bawah. Ditambah di tengah, antara gir keteng ada roller penstabil. Sedang sistem penekannya selain pakai per juga andalkan tekanan oli. untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Hasil gambar untuk tensioner honda blade 125

Gambar terkait

Roller-roller tersebut berbahan dasar karet. Sehingga ada batasan yang mesti diketahui lantaran ketahanan roller bergerigi itu maksimal cuma sampai 8.000 rpm. ketika roller sudah habis karetnya, otomatis timbul suara berisik karena terjadi gesekan antara rantai keteng dan besi roller.

Tapi saking semangatnya, awb datang kepagian 😆 , bengkelnya belum buka mas broo, akhirnya motor awb tinggal sementara keluhan keluhan pada motor, awb smskan sama yang punya bengkel, sorenya awb dikabari bahwa motor sudah selesai, baru kemudian awb ambil ke bengkel .

awb : jadi gimana mas apanya yang rusak ?

bengkel : karet roller tensionernya sudah habis mas, tadi saya ganti karet karetnya saja

awb : rantai ketengnya gimana mas ?

bengkel : aman mas masih kenceng

awb : oh nggehpun telas pinten niki mas ?

bengkel : 70.000 mawon

Alhamdulillah tidak jadi ganti rantai keteng 😀 , biaya service + rollernya juga muraah cuman 70.000 😀 . jadi monggo pembaca semua jika sudah mulai terdengar suara aneh di daerah kamrat, roller tensionernya segera diganti .

Kembali Terjatuh ke Pelukan Honda, Welcome Honda Blade 125 Repsol

Dear pembaca semua, pasca si mega terjual, awb pun kemudian berusaha mencari penggantinya, sesuai kriteria awal pokoknya cari motor yang irit dan fungsional tinggi, cuman ada dua pilihan Matic / Bebek, sementara motor sport dan taril dicoreet jauh 😆 .

Awalnya awb tertarik dengan Vario 125, tetapi setelah awb pikir Vario 125 kayaknya bakal kerepotan dengan medan yang biasa awb lalui, maklum awb kadang suka berpetualang ke pelosok desa.. kebayang kan susyahnya kalau bawa Vario yang bongsor dan ban kecil gitu lewat jalan berlumpur atau tanjakan tajam, dengan berat hati tipe matic pun dicoret.

Pilihan terakhir adalah motor bebek.. lhadalah pucuk dicinta ulam tiba, awb melihat Honda Blade ini ditawarkan di salah situs jual beli online dengan harga yang cukup menggiurkan. Ahh akhirnya awb terjatuh kembali ke pelukan Honda.
tak pake lama setelah berunding dengan menteri keuangan, motor langsung diboyong ke rumah awb 😀 .

Kenapa pilih motor Blade 125 ? Kok nggak Vario 125 saja ?

1. Mesin blade masih pakai pendingin udara ( Air Cooled), perawatan mudah,  nggak usah pusing mikirin radiator, coolant, dll .

2. Kapasitas mesin 125 cc, irit tapi tetap bertenaga.. Teknologi injeksi Honda sudah tidak diragukan lagi keiritannya.

3. Perpindahan gigi manual, tenaga mudah diatur, terutama ketika menyalip kendaraan/untuk menghadapi tanjakan.. Engine brake juga lebih mantap dibanding matic.

4. Velg 17 inch, lebih tahan menghadapi lobang di jalan.

5. Shock belakang double, durability lebih menjanjikan.

6. Harganya lebih murah dari Vario 125 wkkwkwkw.

Demikian beberapa alasan awb ketika akhirnya  memilih Honda Blade ini, doakan ya pembaca semoga motor ini awet dan berkah 😁.

Amin