Spesies Bus langka di Indonesia, Mercedes Benz OH 1829

Mercedes Benz OH 1829 . Dok Pande Bayu

awansan.com – Dear pembaca sekalian, perusahan otobus yang satu ini memang sudah dikenal sejak lama sebagai salah satu gudang bus langka di Indonesia, dan seakan sudah menjadi tradisi karena memang sejak tahun 70an Po OBL (Safari Dharma Raya) selalu mempunyai armada istimewa yang speknya jauh di atas bus lain di masanya, sebut saja Mercy OF 1113 Ex PATA (CBU Singapore), Mitsubishi BM 115 (CBU Korea), Ford Metsec, MAN dll

Nah kali ini kita kan membahas salah satu Chasis bus langka yang dipelihara oleh Po OBL, Chasis ini adalah Mercedes Benz OH 1829, yang di datangkan pada tahun 2001, karena MB Indonesia tidak menjual chasis ini, besar kemungkinan masuknya lewat jalan IU (Importir Umum).

(more…)
Advertisements

Ke Jakarta Bersama Ramayana Seri H, Pelan Pelan Menghanyutkan

Ramayana Seri H . Dok pribadi

awansan.com – Pembaca yang budiman, setelah cukup lama vakum touring jarak jauh, Alhamdulillah kali ini awansan kembali diberi kesempatan ngaspal naik si tayo, ngaspal kali ini dalam rangka menghadiri undangan dari United Tractor, ATPM Scania di Indonesia . Nah karena awansan ada di Temanggung maka untuk kesana mesti ngebis dulu hahaha.

Rencana awal sih awansan bakal naik Po Handoyo dari Temanggung kemudian langsung turun Pulogebang, lanjut naik busway ke United Tractor Cakung , namun ternyata para jurnalis yang hari itu liputan, bakal berangkat bareng dari pancoran, ya sudah akhirnya awansan putuskan ke depok dulu saja, karena di sana awansan punya teman dan saudara yang bisa digunakan untuk transit, baru lanjut ke pancoran untuk berangkat bareng ke United Tractor.

Sabtu , 30 Maret 2019
Dan perburuan tiket pun dimulai, sore itu awansan ke Teminal Secang buat lihat – lihat harga tiket, sekaligus ngajak istri jalan jalan, biasa kalau mau ditinggal jauh mesti minta jalan – jalan dulu. Muter muter dulu lihat bus kemudian baru tanya – tanya ke agen, Ketika sampai loket Ramayana iseng tanya hotseat masih ada atau nggak buat tanggal 1 April, Alhamdulillah masih ada hotseat no 4, langsung awansan dp buat amankan kursinya.

Senin, 1 April 2019
Hari yang ditungu – tunggu pun tiba, setelah jam ngajar selesai, awansan langsung siap – siap, sholat ashar kemudian bablas ke terminal secang naik bus Cebong Jaya, dasar jam mepet bus nya pun nebut nggak karuan, walhasil jam 16.00 awansan sudah sampai di termi8nal Secang.

Celingak – celinguk armada yang dinanti masih belum ada, baru ada gerombolan Murni Jaya yang ssat itu memang betul betul memenuhi Terminal Secang, mumpung masih ada waktu, awansan manfaatkan untuk charge hp di agen Ramayana.

Murni Jaya . Dok Pribadi
Duo Handoyo . Dok Pribadi

Setelah Murni Jaya berlalu,kini giliran gerombolan Handoyo yang memenuhi Terminal Secang, sebetulnya awansan ngincer armada yang kuning itu wkwkwk, tapi gpp lah, semoga besok lain kesempatan bisa ngicipin Handoyo.

40 menit menunggu akhirnya armada Ramayana pun tiba, oh ya awansan dapat armada Seri H ( Jogja – Bogor) degan harga tiket 170k (non service makan). FYI Ramayana seri H ini merupakan bus kelas VIP dengan Fasilitas : Seat 2 – 2 Total 34 Seat, Reclining seat, AC, Audio, Video, Toilet, Selimut, dan Snack 1x .

Pandangan Luas Tanpa Topi

Pertama melihat awansan kira bakal dapet chasis Mercy King seperti Ramayana Seri D yang kemarin awansan naiki, lha lambang mercy nya gede banget, tapi begitu masuk ternyata chasisnya Hino RK8, jiah Hino Berbulu Mercy ternyata 😆 ,

Untuk bodynya sendiri, armada ini menggunakan model Ventura buatan Morodadi Prima, joss nih masih dapet body lawas yang nggak pakai topi topian, jadi sepanjang jalan bisa puas menikmati pemandangan, nggak sia sia beli tiket hotseat. Meskipun body lawas , namun rasanya masih sangat kokoh, khas morodadi prima, di jalanan sangat senyap mimim bunnyi glodakan atau gemradak seperti lazimnya body lawas.

Sayangnya karena dapat tempat di belakang sopir, legroomnya jadi sempit nggak bisa buat selonjoran, padahal baris kedua kebelakang legroomnya lega banget .

Jalur Secang – Ambarawa

Sekitar pukul 05.00 bus pun diberangkatkan dari Terminal Secang, dan seperti biasa bus ini minim aksi aksi menegangkan sepanjang jalanan, sepanjang trek Secang – Ambarawa yang berliku bus dijalankan dengan santai saja, seakan tidak dikejar waktu. Sayang banget potensi RK8 nya tidak dikeluarkan secara maksimal, sopir lebih memilih bermain di rpm aman, yang awansan salut adalah pernya yang empuk dan tidak ada suara kriyet kriyet, padahal ini masih pakai leafspring lho 😀 .

Di Ambarawa bus sempat masuk terminal untuk memasukkan beberapa penumpang tambahan, okupansi penumpang saat itu cukup baik , terlihat sekitar 75% kursi penumpang terisi , perjalanan pun berlanjut via kota Ambarawa menuju Bawen, tidak masuk terminal tapi langsung bablas ke GT Bawen.

Ngejoss di Tol

Masuk Tol Bawen mulai dah ketemu sama bus malam lain tujuan Jakarta, lumayan lah ada teman lari di tol, pedal gas pun mulai diinjak lebih dalam, terlihat di speedometer kecepatannya stabil di kisaran 80 – 100 km/j, tidak pernah lebih, karena ngantuk awansan tinggal tidur saja, dan bangun bangun sudah sampai RM Gerbang Elok Gringsing, waktu menunjukkan pukul 19.00 , yang berarti dari Terminal Secang hingga Gringsing ditempuh hanya dalam waktu dua jam saja.

Di Gerbang Elok bus berhenti cukup lama, awansan sempatkan buat sholat dan makan, berhubung tidak ada servis makan maka beli soto sendiri di RM ini, Harganya sih standar 15.000, porsinya tidak terlalu banyak tapi cukup lah buat ganjal perut sampai besok pagi, apalagi kondisi saat itu sedang hujan sehingga paling cocok memang makan yang berkuah panas dan pedas 😀 .

Barisan Ramayana di Gerbang Elok

Pukul 19.00 bus diberangkatkan kembali, perkiraan awal balik masuk tol ternyata tidak, pemanah muntilan ini malah bablas ke arah batang via tanjakan plelen lama, masih dengan style wolesnya , sampai sampai dibalap oleh rekan sekandang Ramayana E3 yang kemudian langsung menghilang tak kelihatan. Padahal E3 ini berangkat paling terakhir dari RM Gerbang Elok. Kapan kapan kalau ada duit kayaknya E3 ini perlu dicoba juga 😆 .

Style mengemudi yang woles, ac yang dingin dingin dan perut kenyang membuat kantuk awansan tak tertahankan, sempat terbangun sebentar sudah masuk GT Palimanan, lirik speedometer masih setia dengan kec 100 km/j, pasrah saja deh ketika harus diasapi gerombolan bus muriaan seperti Haryanto, Nusantara, Bejeu dll.

Namun meskipun begitu ternyata bus ini masih mampu mengovertake beberapa unit Sinar Jaya, Dewi Sri, dan Murni Jaya .. Jiah kirain Ramayana udah paling lelet, ternyata ada yang lebih lelet lagi 😆 .

Memasuki kawasan Cikarang, nampak kemacetan panjang sudah menanti, well efek proyek Tol Elevated ini memang dahsyat, pagi buta kayak gini aja macetnya panjang bener, dan Ramayana pun kemudian ikut berjibaku, dusel sana dusel sini agar bisa cepat lepas dari kemacetan.

Untungny sopir cepat tanggap, begitu masuk daerah Bekasi, bus langsung diarahkan keluar tol, kemudian mengambil jalur bawah Via Pekayon dan Jatiasih, keputusan yang tepat karena jalannya lancar jaya 😆 , nampak di depan juga ada satu sinar jaya yang juga lewat jalur ini, kemudian dua bus ini konvoi bersama hingga kembali masuk toll Jor, sebetulnya awansan ingin turun di pal depok, tapi teryata bus sudah tidak boleh lewat pal lagi, akhirnya awansan memutuskan turun di Alfamidi Juanda .

Lihat jam ternyata masih pukul 03.00 pagi, kena macet aja sampai sini masih jam segini, nggak kebayang kalau lancar mungkin jam dua sudah nyampe, meskipun kerasa pelan tapi ternyata Ramayana Seri H ini cepet juga sampai di tujuan 😀 ,

dengan demikian maka berakhirlan touring kali ini, thanks for reading and see you next time 😀

Berkunjung Ke Command Centre United Tractors, Bukti Komitmen UT Untuk Konsumen Indonesia

awansan.com – Pembaca yang budiman, salah satu kegiatan dalam event #ScaniaTransJawa (2/4) kemarin adalah kunjungan ke Command Centre United Tractor, setelah mereview produk di halaman kantor UT , awansan dan para jurnalis lain kemudian dipersilahkan memasuki fasilitas ini.

Command Centre UT sendiri merupakan salah satu fasilitas canggih di Kantor UT yang berfungsi sebagai fasilitas pendukung program FMS (Fleet Management System) dari semua produk UT di Indonesia. Di dalamnya banyak terdapat monitor monitor besar yang berfungsi sebagai pemantau kondisi kendaraan UT di seluruh Indonesia.

Di sinilah beragam data dari FMS tiap- kendaraan kemudian diproses dan dipantau oleh UT Indonesia dalam bentuk grafik dan matriks sehingga lebih mudah untuk dipahami .

Harijadi Mawardi, General Manager of PT United Tractors Tbk menerangkan bahwa Lewat FMS tersebut, banyak data yang kemudian bisa dipantau oleh kedua belah pihak, baik itu UT maupun owner kendaraan itu sendiri, beberapa data yang bisa dipantau adalah perilaku berkendara sopir  (speeding, idling, costing, cruise control usage, anticipation, hill driving), serta kondisi kendaraan (position, speed, fuel consumption), semuanya  dapat dipantau kapan dan dimana saja lewat aplikasi di smartphone.

Selain memantau performa pengemudi dan kendaraan, Command centre ini juga digunakan oleh UT untuk memantau performa service mereka kepada para konsumen, seperti untuk mengingatkan service kendaraan, dan kejelasan status pemesanan spare part.

Pembaca semua, Fasilitas Command Centre ini tentunya tidaklah murah, namun semahal apapun itu United Tractor tetap berkomitmen membangunnya demi meningkatkan service mereka kepada para konsumen di Indonesia, dan sebagai bukti komitmen UT di pasar Indonesia.

Berkat Tol Trans Jawa, Akhirnya Po Harapan Jaya Meluncurkan Bus Angkatan Pagi Ke Jakarta

awansan.com – Pembaca yang budiman, tersambungnya tol trans jawa betul – betul memberi efek yg cukup signifikan bagia dunia perbusan Indonesia, dengan tersambungnya tol ini maka waktu tempuh dari Jakarta ke berbagai kota besar di Jawa bisa terpangkas secara signifikan.

Sebagai salah satu Po terbesar di Jawa Timur, Po Harapan Jaya pun kemudian berinovasi, jika biasanya bus arah Jakarta baru berangkat siang/sore, maka kini Harapan Jaya menyediakan bus arah Jakarta dengan keberangkatan pagi via tol Trans Jawa.

Tentunya hal ini menjadi pilihan baru bagi masyarakat yg ingin bepergian ke ibukota, karena jam keberangkatan semakin fleksibel, enaknya berangkat pagi nih sepanjang jalan bisa lihat pemandangan, kemudian sampai Jakarta langsung bisa istirahat atau meneruskan aktivitas.

Namun untuk bus keberangkatan pagi, sementara hanya tersedia satu kelas saja, yaitu kelas “Patas” dengan fasilitas makan 1x, Seat 2 – 2 total 38 seat, reclining seat, ac, bantal, selimut, dan full audio video, tersedia juga toilet dalam bus.

Untuk waktu keberangkatan dan tarifnya bisa dilihat pada pengumuman di bawah ini 😁. Nah tunggu apalagi, yuk segera pesan tiketnya mumpung masih harga promo.

Menengok Beragam Produk Unggulan United Tractor Untuk Program #ScaniaTransJawa

awansan.com – Pembaca yang budiman, bersamaan dengan peluncuran program #ScaniaTransJawa kemarin, awansan dan jurnalis lainnya juga diberi kesempatan oleh United Tractor untuk mereview beragam produk unggulan mereka untuk program #ScaniaTransJawa.

Keluar dari Grand Ballroom United Tractor, mata kami langsung dibetot oleh sesosok Scania K410 yang berbalut body Legacy Sky SR2 XHD, dengan livery hitam dipadu kuning menyala yang seolah memaksa semua mata untuk meliriknya. Tak lupa terdapat branding #ScaniaTransJawa di kedua kacanya yang bersanding dengan brand United Tractor.

Scania K410 merupakan top of the line dari semua produk UT untuk segmen bus chasis, Chasis Premium Triple Axle ini pun sudah banyak digunakan oleh berbagai Po besar di trayek AKAP yang melewati tol Trans Jawa, bus ini nyaman dan mempunyai tenaga besar sehingga sangat cocok dioperasikan di jalan tol, apalagi karena sudah dilengkapi dengan fitur cruise control 👍.

Konfigurasi triple axle nya juga membuat bus ini mempunyai GVW hingga 24 ton, jauh di atas big bus biasa, GVW yg besar memungkinkan bus ini dibuat bus double decker atau Super High Deck.

Produk kedua yang di pamerkan adalah Scania K360iB yang masih dalam bentuk chasis, seperti halnya Scania K410, Chasis Scania K360iB juga sudah banyak wira wiri di jalur tol trans Jawa.

Chasis ini banyak diandalkan sebagai chasis bus untuk kelas Executive/Kelas termewah di berbagai Po besar, seperti Po Rosalia Indah, Po Manhattan dll.

Baik Scania K410 maupun K360iB keduanya sudah dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih sebagai standar dari pabrikan, untuk urusan kenyamanan dan safety nampaknya Scania betul betul no compromise.

Fitur-fitur yang dimiliki bus Scania antara lain adalah sistem pengereman handal berupa Electronic Braking System (EBS) dan Anti-locked Braking System (ABS), serta Electronic Stability Program (ESP), untuk menjaga kestabilan saat berkendara meski di jalan yang licin. Sementara itu, suspensi udara (air suspension) dan transmisi opticruise (auto manual transmission) juga membuat Scania lebih aman dan nyaman dipakai berkendara.

Selain Bus Chasis, United Tractor juga memamerkan produk truk andalan mereka, Heavy Duty Truck Scania R560 dan Tractor Head Scania P360 , kedua truk tersebut nampak sangat gagah bersanding, brand #ScaniaTransJawa juga sudah tertempel besar di kaca bagian atas .

Scania R560 merupakan top of the line untuk segmen truk chasis, dan sebagian besar populasinya berada di area tambang untuk keperluan Heavy Hauler, dengan tenaga maksimal hingga 560 hp truk ini diklaim mampu menarik beban hingga 150 ton. Adapun Scania P360 lebih ditujukan untuk kebutuhan head tractor container, atau untuk segmen logistik.