Serah Terima IVECO sebagai Fire Truck di Bandara International Kertajati

awansan.com – IVECO baru baru ini telah melakukan serah terima dua unit truck di Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat, untuk keperluan system Pengamanan dan Pemadam Kebakaran Bandara, atau istilah yang lebih populer adalah ARFF (Airport Rescue and Fire Fighting).

Ke dua unit IVECO tersebut, Trakker dan Astra, sudah diterima dengan baik oleh kesatuan Pemadam Kebakaran bandara yang memang sudah mengenal tingginya kualitas, keandalan, serta ketangguhan truck pemadam kebakaran IVECO, yang merupakan sarat mutlak bagi system penyelamatan dan pemadam kebakaran di bandara Indonesia. Sejak 2009 tercatat IVECO sudah menyerahkan lebih dari 40 unit truck pemadam kebakaran di berbagai bandara Indonesia.

Pada acara serah terima tersebut, Irman Firmansyah, Manager ARFF Bandara Kertajati, juga dengan tegas menyampaikan “Kami senang sekali dengan kehadiran dua unit IVECO ini. Ke dua unit ini telah lulus uji kelayakan yang meliputi kecepatan maksimum, akselerasi, system pengereman, serta daya dan jangkauan semprotan air sehingga crew kami bisa bekerja dengan aman dan dengan hasil kerja yang tinggi di setiap operasi”

Unit IVECO Trakker, dengan konfigurasi 6×4 rigid (380 hp), cocok untuk tugas penyelamatan yang sangat ekstrim, dan dipercaya mampu memberikan hasil kerja prima di medan kebakaran yang penuh resiko. Unit yang diserah terimakan, telah disiapkan oleh pakar industry karoseri Kajama, dan dibangun secara khusus sehingga sangat kokoh, aman melindungi crew pemadam kebakaran, maupun peralatannya. Superstructure yang didisain sesuai kebutuhan, dilengkapi dengan pompa air centrifugal, tanki air, tanki busa, system pemadaman dengan serbuk, dan system perlengkapan yang dapat diaktifkan secara cepat.

Iveco Astra HD9-4454 dengan konfigurasi 4×4 Rigid (540 hp) dipersiapkan untuk tugas pemadaman yang lebih berat dan khusus, dan yang memerlukan perlengkapan berat seperti tangga, platform, tanki air dan pompa. Unit tersebut dilengkapi dengan Chassis dan komponen frame yang sangat kuat: suspensi belakang unit IVECO Astra disangga oleh cross bar bagian bawah; sedangkan system suspensi axle depan, yang telah diperkuat, mampu menahan beban hingga 10 ton. Mesinnya mampu menghasilkan torsi dan tenaga kuda tinggi, dan dihubungkan dengan transmisi otomatis, sehingga memudahkan IVECO Astra dalam bermanuver di berbagai medan dalam kecepatan tinggi. Perpaduan antara keistimewaan mekanis dan teknologi elektronik sederhana menjamin keandalan unit serta kemudahan perawatan di berbagai situasi.

Seluruh produk IVECO selalu dilengkapi dengan layanan purna jual yang sangat lengkap dari PT Chakra Jawara, distributor di Indonesia, antara lain pengadaan team mekanik yang handal, dukungan suku cadang asli IVECO, serta system pembeayaan.​

Advertisements

Perkuat Armada Logistic, PT Iron Bird Datangkan 12 Mercedes-Benz Axor Baru

awansan.com – Pasca diluncurkan beberapa tahun lalu, nampaknya Mercedes – Benz Axor memang menjadi nafas baru bagi DMCVI di segmen medium duty dan heavy duty truck, apalagi Axor dipasarkan dengan harga yang bersaing dengan kompetitor merk Jepang yang selama ini menjadi market leader medium duty truck.

Setelah kemarin PT Siba Surya, Kali ini giliran PT Iron Bird Logistics yang mempercayakan Mercedes-Benz Axor sebagai armada andalannya, dengan membeli 12 Unit Axor 4928 dan Axor 4028 via PT. Citrakarya Pranata selaku dealer Utama DMCVI.

Pada prosesi serah terima yang diadakan kemarin (23/5) hadir juga jajaran direksi PT Iron Bird Logistics dan PT Citrakarya , prosesi ini sekaligus juga menjadi momen buka bersama bagi karyawan PT. Iron Bird Logistics.

Mercedes-Benz, Truck you can trust.

Mengenang Mobindo , Konsorsium Bus Nasional Yang Gagal Di Tengah jalan

Bus Mobindo untuk angkutan karyawan new armada, Dok Arifiantoprima

awansan.com – Sobat bismania, ketika kemarin lewat Kota Magelang, tiba tiba mata awansan menangkap penampakan bus Karyawan New Armada yang cukup langka, dimensinya sedikit lebih panjang dari medium bus biasa namun bodinya lebih lebar, konfigurasi mesinnya pun rear engine, mulanya awansa mengira ini adalah Dongfeng EQ6841 , namun setelah awansan perhatikan lagi ternyata ada logo brand M di kaca belakang , cukup lama termenung hingga akhirnya awansan ingat itu adalah “Mobindo” brand kendaraan nasional yang dulu memang pernah digulirkan oleh New Armada dasn Askrindo.

Sedikit menoleh kebelakang, Pasca ambruknya Perkasa di tahun 2004, praktis tidak ada lagi pabrikan kendaraan nasional yang bermain di sektor niaga, padahal potensi pasar kendaraan niaga ini sangat besar. Kendaraan niaga nasional baru kembali mendapat agin segar ketika tahun 2009 muncul Mobindo (Mobil Indonesia), brand kendaraan niaga yang dibuat oleh konsorsium 4 perusahaan karoseri di Indonesia, Keempat perusahaan tersebut adalah PT Mekar Armada Jaya (New Armada), Karoseri Adi Putro, Dong Feng (China), dan perusahaan pemasok karoseri bagi Honda, Ming.

Rencananya Mobindo akan berfokus pada segmen bus chasis , utamanya segmen medium bus 9 meter berkapasitas 33 seat , Mobindo lebih memilih memproduksi bis ukuran 9 meter karena memang chasis ini belum diproduksi di dalam negeri. Di pasaran saat itu kebanyakan ukuran bis yang beredar adalah 7 meter (medium bus) dan 12 meter (Big bus) , namun Mobindo tidak menutup kemungkinan akan memproduksi bus ukuran 12 M jika memang ada permintaan

Untuk fasilitas produksinya sendiri berada di kawasan Karoseri New Armada yang berlokasi di daerah Magelang Jawa Tengah, pada tahap awal ditargetkan Mobindo mamou memproduksi antara 500 hingga 1000 unit bus dengan target sasaran pemasaran, mengarah ke angkutan umum di perkotaan maupun pedesaan.

Namun betulkah chasis ini buatan Indonesia ?, sebetulnya tidak juga, berbeda dengan Perkasa yang komponennya hampir 90% lebih lokal, banyak komponen Utama Mobindo masih didatangkan dari China.

Beberapa komponen penting yang diimpor adalah Chasis, Elektrikal (Wabco), Mesin (Weichai), Transmisi (fast gear/fuller) dan Gardan (Hande) , bisa dibilang Mobindo hanya assembler saja, hal ini jugalah yang kemudian menghambat proyek Mobindo , Karena tarif bea masuk untuk komponen – komponen tersebut sangat tinggi yaitu 40% , bea masuk yang tinggi tersebut kemudian berimbas pada tingginya harga Chasis Mobindo sehingga kurang kompetitif di pasar chasis bus Indonesia.

Hingga akhir proyek, sebanyak 8 unit prototipe bus Mobindo telah diproduksi dan 7 unit diantaranya sudah digunakan oleh Po Armada dari Semarang, sedangkan 1 unit sisanya dijadikan bus karyawan Karoseri New Armada

Sambut Lebaran, PO Safari Dharma Raya Luncurkan Bus Tingkat Pertamanya

Grand Tourismo Double Decker. Dok YPR photography

awansan.com – Musim lebaran kali ini dunia perbusan indonesia betul betul penuh dengan kejutan, setelah kemarin Sinar Jaya membuat kejutan dengan membuka rute Jakarta – Surabaya, kini giliran si gajah Po Safari Dharma Raya (OBL) yang membuat kejutan dengan meluncurkan bus double decker pertamanya.

Untuk chasis Po Safari Dharma Raya tetap setia menggunakan Brand Mercedes Benz dengan tipe OC 500 RF 2542, sedangkan urusan karoseri Safari Dharma Raya bisa dibilang anti mainstream, karena jika biasanya bus double decker menggunakan karoseri Laksana atau Adiputro, Safari Dharma Raya justru menggunakan Karoseri Morodadi Prima.

(more…)

Perkuat Pangsa Pasar Indonesia, Tata Motor Siap Luncurkan 7 Kendaraan Niaga Baru Tahun Ini

Tata LPT 1116

awansan.com –  Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) selaku agen pemegang merek Tata Motors di Indonesia akan memperkenalkan tujuh kendaraan niaga baru baru di segmen pikap dan truk tahun ini

Tujuh produk yang rencanya akan diluncurkan Tata Motors di Indonesia di antaranya ialah Tata Super Ace HT2 Facelift, Tata LPT 407-34 WB, Tata Ultra 1014-4S&33 WB, Tata LPT 813-38 WB, Tata LPT 1116-42 WB, Tata Prima 3338.K 8×4 52 WB, dan Tata Prima 3123. T.

Diharapkan dengan peluncuran tujuh produk tersebut nantinya akan semakin mengokohkan posisi Tata Motor di pasar kendaraan niaga di Indonesia, sebagai catatan untuk saat ini Tata Motor sudah mengisi hampir 85 persen segmen kendaraan niaga di Indonesia, Rencananya, ketujuh produk itu tidak diluncurkan secara serentak, namun secara bertahap di Indonesia sepanjang tahun ini.

Memastikan layanan purnajual, Tata Motors memastikan bahwa ketujuh produk baru nanti juga didukung oleh program Customer Care “Peace of Mind” yang merupakan penawaran unik dari TMDI. Program ini terdiri dari garansi terbaik di kelasnya, jaminan ketersediaan suku cadang serta layanan 24 jam x 7 hari On Road Assistance.