awansan

UD Truck Kuzer, Light Truck Tercanggih di Indonesia

awansan.com – Pembaca yang budiman, UD Truck Kuzer bukanlah barang baru di Indonesia, light duty truck (LDT) pertama UD Trucks di Indonesia ini sudah diperkenalkan sejak 2 tahun lalu dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, kemudian diluncurkan di GIIAS 2018, sedangkan penjualannya baru dimulai Januari 2019.

Tentunya hal ini tidak mudah bagi UD Truck Indonesia, mengingat pasar LDT indonesia sudah dikuasai oleh Trio Kwek Kwek, si Kepala Kuning (Mitsubishi Colt Diesel), Kepala Putih (Isuzu Elf) dan Kepala Hijau (Hino Dutro/Dyna), namun UD Truck tidak gentar karena memang produknya memiliki spek yang unggul dibanding pesaing – pesaingnya.

UD Truck Kuzer sendiri bukan produk asli UD, Light Duty Truck ini rebrand dari Truk Eicher, brand truck asal india yang bersama denga UD Truck berada dalam naungan Volvo Group.

Meskipun UD truck lebih fokus memasarkan Kuzer pada pelanggan – pelanggan lama, namun tidak menutup kemungkinan bakal gencar juga menawarkan ke pelanggan baru, apalagi Kuzer dilengkapi dengan banyak fitur-fitur canggih yang tidak terdapat pada produk kompetitor.

Untuk pasar Indonesia, UD truck Kuzer ditawarkan dalam dua varian whellbase RKE 150 SWB (3350 mm) dan RKE 150 LWB (3850 mm). Dengan dimensi yang dimiliki, muatan kargo dalam hitungan kubikasi berkapasitas 22 kubik atau 27 kubik, tergantung varian. Ini lebih besar 10 – 15 persen ketimbang para pesaing

Dua varian Kuzer tersebut kemudian sama-sama ditawarkan dalam tiga tipe berdasar kelengkapan fiturnya, tiga tipe tersebut adalah

  1. Tipe Basic (Cruise Control dan Fuel Coaching)

  2. Tipe Intermediet (Cruise Control, Fuel Coaching, AC)

  3. Tipe Fully Loaded (Cruise Control, Fuel Coaching, AC, dan Telematics)

Bagi awansan, fitur tersebut merupakan suatu inovasi besar mengingat fitur Cruise Control ini biasanya baru terdapat pada mobil – mobil mewah saja, fitur Cruise Control dapat membuat Kuzer untuk melaju lurus secara otomatis dengan dalam kecepatan tertentu. Hal ini membuat Kuzer sangat cocok digunakan untuk mengangkut logistik antar kota, apalagi pasca adanya tol transjawa

Sementara fitur Fuel Coach memandu driver agar mencapai efisiensi bahan bakar minyak (BBM) terbaik sepanjang perjalanan.

Adapun Telematics membuat pengusaha mampu memonitor secara real-time posisi, waktu tempuh, konsumsi BBM. Di samping itu, jadwal servis pun bisa diketahui.

Ketiga fitur tersebut baru dimiliki oleh Kuzer saja, sementara produk produk pesaingnya belum ada.

Tidak hanya masalah fitur saja, namun UD Truck Kuzer juga diengkapi dengan mesin terbesar di kelasnya, Kuzer menggunakan mesin diesel UD GH4E, berkapasitas 3.8-liter, dengan konfigurasi empat silinder inline, mesin ini sudah menggunakan Common Rail sehingga mampu menghasilkan tenaga maupun torsi yang diklaim terbesar di kelasnya yakni 150 hp dan 490 Nm.

Tenaga dari mesin kemudian disalurkan ke roda via transmisisi manual 6-percepatan dengan gigi ovedrive, kecepatan puncaknya diklaim bisa mencapai hingga 110 – 115 km/jam. Rem sudah sepenuhnya air brake dengan Anti Roll Bar (Stabilizer) di kaki-kaki.

Kenyamanan driver juga diperhitungkan dengan baik, salah satunya adalah Kuzer memiliki Lebar kabin hingga 2,1 meter, bandingkan dengan para kompetitornya yang hanya punya lebar 1,8 – 1,9 meter. Dengan kabin yang lebih lebar tentunya space di dalam menjadi lebih luas sehingga pengemudi semakin nyaman apalagi dengan adanya fitur AC, selain itu truck juga menjadi lebih stabil ketika menghadapi tikungan.

Nama besar UD Truck tentunya menjadi salah satu jaminan untuk layanan aftersalesnya, baik itu untuk sevice maupun pembelian sparepart, dealer UD Truck sudah banyak tersebar di berbagai kota Indonesia dengan konsep total solution meliputi, 24H Technical Assitance, Emergency Service, Fleet Operation Support, Kontak Layanan, Pelatihan pengemudi dan mekanik, Part Konsinyasi Paket Part, hingga Call Center cepat tanggap,”.

Dengan semua keunggulan tersebut mampukan produk ini laris di pasaran?, well biarlah waktu yang membuktikan 😁, tentunya semua itu tergantung durabilitas produk, layanan aftersales dan militansi salesnya 😀😁😁

Advertisements

Pengalaman Pribadi Mengurus Mutasi Motor dari Yogyakarta ke Jawa tengah (Part I)

awansan.com – Assalaamualaikum bro sis, sebetulnya balik nama kali ini merupakan pengalaman kedua awb ngurus balik nama motor, karena dulu juga pernah ngurus balik nama megapro awb,

Awb terpaksa balik nama gara gara si Blade ternyata sudah diblokir pajaknya oleh pemilik sebelumnya, sempat terpikir untuk jual aja si Blade dan ganti Supra Helm In , tapi kok sayang juga ya karena motor ini kondisinya bagus , well akhirnya awb putuskan balik nama sajalah. untuk balik nama kali ini merupakan mutasi antar provinsi, dari Sleman Yogyakarta ke Temanggung Jawa Tengah

(more…)

Menyiapkan Liburan Akhir Tahun Ke Dieng

Golden Sunrise di Dieng

awansan.com – Dear pembaca semua, liburan akhir tahun  merupakan salah satu liburan yang paling ditunggu oleh masyarakat Indonesia karena waktunya yang cukup panjang, Bagi pekerja kantoran sih libur tahun baru biasanya dimulai sejak Natal 25 Desember kemudian dilanjut cuti sampai akhir Desember 😆 , nah yang paling enak nih adalah siswa sekolah, karena liburakhir tahun bertepatan dengan libur semester sekolah #mantabh #banget .

(more…)

Honda Umumkan Minor Update Untuk Keluarga CB500 Twin Series (CB500X, CB500F, CBR500R)

awansan.com – Dear pembaca semua, baru baru ini Honda merilis Update bagi keluarga Honda CB500 series, motor twin silinder terlaris Honda di segmen light – medium big bike Beberapa sektor yang diupdate adalah model body, settingan mesin dan posisi berkendara, pada model baru ini semua varian CB500 Twin juga mendapat lampu led baru dan speedometer full lcd yang sudah dilengkapi indikator persnelling, nah untuk lebih jelasnya kita bahas satu per satu 😀 (more…)

Honda Recall Ratusan CRF250L Karena Problem di Wiring Harness

awansan.com – Dear pembaca semua baru baru ini Honda Amerika baru saja merecall ratusan unit Honda CRF250L karena ditemukan adanya kesalahan dalam pemasangan kabel body (wiring harness), kesalahan pemasangan ini ditengarai dapat menyebabkan malfungsi pada lampu, klakson dan intrumen panel, hal ini berpotensi menyebabkan kecelekaan terutama ketika malam hari

Recall kali ini merupakan kedua setelah sebelumnya Honda juga melakukan recall pada selluruh model CRF250R yang diproduksi pada kurun waktu Oktober 2017 hingga April 2018, recall pertama dilakukan karena ditemukannya masalah pada kopling yang berpotensi membuat cover kopling overheat dan rusak, dan bisa membuat mesin mengunci/jamming

Pada recall kedua ini tercatat sebanyak 505 unit CRF250L yang terdampak , dan akan diberikan penggantiang wiring harness secara gratis oleh dealer Honda

Well semoga saja CRF250L yang berada di Indonesia aman aman saja, soalnya kalau ada fault/cacat produksi seperti ini, awb kurang yakin atpm mau merecallnya 😆 

source : visordown.com