Bismania

Sambut Lebaran, PO Safari Dharma Raya Luncurkan Bus Tingkat Pertamanya

Grand Tourismo Double Decker. Dok YPR photography

awansan.com – Musim lebaran kali ini dunia perbusan indonesia betul betul penuh dengan kejutan, setelah kemarin Sinar Jaya membuat kejutan dengan membuka rute Jakarta – Surabaya, kini giliran si gajah Po Safari Dharma Raya (OBL) yang membuat kejutan dengan meluncurkan bus double decker pertamanya.

Untuk chasis Po Safari Dharma Raya tetap setia menggunakan Brand Mercedes Benz dengan tipe OC 500 RF 2542, sedangkan urusan karoseri Safari Dharma Raya bisa dibilang anti mainstream, karena jika biasanya bus double decker menggunakan karoseri Laksana atau Adiputro, Safari Dharma Raya justru menggunakan Karoseri Morodadi Prima.

(more…)
Advertisements

Manfaatkan Momen Lebaran, Po Sinar Jaya Buka Rute Baru Jakarta – Surabaya

Armada Po Sinar Jaya untuk rute Jkt – Sby ( Chasis Mercy OH 1626 L)

awansan.com – Nama Po Sinar Jaya tentunya sudah tidak asing bagi masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya, perusahaan otobus asal Jakarta ini sudah dikenal lama sebagai salah satu penguasa Jalur Jawa Tengah – Jakarta dengan ratusan armada di berbagai jurusan, tiket Po Sinar Jaya juga sangat murah sehingga banyak digemari oleh masyarakat.

Memanfaatkan momen lebaran dan mahalnya tiket pesawat, kali ini Po Sinar Jaya kembali berinovasi dengan melebarkan sayap ke arah Jawa Timur, jurusan yang dibuka adalah Jakarta – Surabaya mulai tanggal 27 Mei 2019 (Full Tol Trans Jawa) , bagi awansan ini merupakan langkah yang sangat berani, karena meskipun ini rute gemuk, sudah banyak po yang melayani.

(more…)

Mengenang Bus Dongfeng Sumber Kencono , Pelari Terkencang di Lintas Jogja – Surabaya

Bus Dongfeng Sumber Kencono. Dok SK Loverz

awansan.com – Masyarakat di sepanjang jalur Yogya – Surabaya tentunya sudah tidak asing dengan perusahaan otobus yang satu ini, sebagai salah satu po yang sudah melayani jalur ini sejak tahun 1981, bisa dibilang Sumber group merupakan perusahaan otobus yang dibenci sekaligus dicintai oleh masyarakat di lintasannya, dibenci karena perilakunya sering ugal- ugalan di jalan, namun juga dicintai karena bus ini cepat, tepat waktu, dan tarifnya standar, sangat bisa diandalkan bagi para penumpangnya untuk mengejar waktu, maka tak heran bus ini juga mempunyai banyak penggemar setia yang kemudian tergabung dalam berbagai group sosmed sklovers/sg lovers.

(more…)

Hino FC 190 , Chasis Andalan Hino Di Segmen Midi Bus

Hino FC 190

awansan.com – Beberapa tahun ini segmen midi bus memang kembali bergairah, jika dulu hanya ada pemain tunggal yaitu Mercedes – Benz OF 8000, kini segmen ini diramaikan oleh beberapa brand seperti Isuzu (Isuzu FRR 190), Mercedes ( MB OF 917) dan Hino (Hino FC 190).

Bicara segmen midi bus memang agak unik, dari segi ukuran bus sebetulnya mirip bus medium biasa, namun midi bus biasanya mempunyai chasis yang lebih panjang mencapai sekitar 9-10 m, panjangnya berada di bawah kelas big bus yang mempunyai panjang 12 M, tetapi diatas medium bus biasa yang hanya sekitar 6 – 7 meter, bus tipe Ini mempunyai kapasitas penumpang hingga 40 orang. Bandingkan dengan medium bus biasa yang hanya bisa mengangkut 27-30 orang.

Sebagai Market Leader di segmen chasis bus Indonesia, tentunya Hino tentunya tak mau kehilangan pasar di segmen ini, HMSI selaku ATPM Hino di Indonesia kemudian meluncurkan Hino FC 190 pada gelaran GIIAS 2015 , Hino pun cukup All out dalam memasarkan chasis bus ini dengan mengadakan roadshow ke sekitar 300 pengusaha bus di Pulau Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Barat

Dashboard Hino FC 190

Dibandingkan dengan para pesaingnya di sebetulnya Hino mempunyai beberapa keunggulan , diantaranya adalah mesin dengan tenaga terbesar di kelasnya, Hino FC 190 dipersenjatai dengan mesin diesel common rail 4 silinder  berkode  J05E-UP , dengan kapsitas 5123 cc mesin ini  memuntahkan tenaga maksimal hingga 190 ps @ 2500 rpm, dan torsi maksimal 560 nm @2000 rpm.

Di sektor kaki-kaki, ban Hino FC Bus hadir dengan jejak lebih lebar sehingga lebih stabil dan menambah kenyamanan berkendara, Hino Fc juga  dilengkapi Stabilizer pada bagian belakang serta shock absorber (double acting) pada bagian kedua axle yang dapat memberikan kestabilan kendaraan yang lebih baik .

panjang chassis Hino FC 190 cukup panjang mencapai 9150 mm, ketika dimasukkan karoseri bisa dibuat hingga 10 meter, dengan lebar sedikit lebih besar dari bus medium biasa. Dimensinya memungkinkan bus bisa mengangkut hingga 39 + 1 orang.

Hino FC 190. Dok Karoseri Laksana

pada tahun 2019 Hino kemudian memberikan upgrade baru di sektor kaki kaki, dimana terdapat perubahan dari sebelumnya menggunakan ban dan pelek 8.25 R16 kini FC Bus menggunakan ban dan pelek 9.5 dan R 17.5 untuk menambah kenyamanan dalam berkendara.

Dengan perubahan ban dan pelek ini maka gap antara brake drum dan velg menjadi lebih besar sehingga sirkulasi udara panas pada ban menjadi lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kejadian ban pecah saat di kendarai. Tidak hanya itu, dengan saat ini menggunakan ban radial tubeless FC Bus menjadi mudah dalam perawatan dan lebih hemat biaya karena tidak harus mengganti ban dalam.

Hingga saat ini Hino FC 190 mendapat sambutan yang cukup baik dari pasar Indonesia, utamanya dari sektor bus pariwisata , beberapa perusahaan otobus yang sudah menggunkan chasis ini adalah Po Karya Jasa, Subur Jaya, UM Jember, Akas IV, Rejeki Trans, wayang Transport dan masih banyak lainnya

Spesifikasi Hino FC 190

Model MesinDimensi (mm)
Model : FCUNKA,NNJB
Tipe : Mesin Diesel 4 Langkah Segaris;
Tenaga Maksimum (PS/rpm) : 190 /2.500
Torsi Maksimum (Kgm/rpm) : 56 / 2.000
Jumlah Silinder : 4
Diameter x Langkah Piston (mm) : 112 x 130
Isi Silinder (cc) : 5,123
Jarak Sumbu Roda : 5,320
Total Panjang :  9.150
Total Lebar : 2.160
Total Tinggi : 2,135
Lebar Jejak Depan : 1,800
Lebar Jejak Belakang : 1.660
Julur Depan : 1,315
Julur Belakang : 2,515
PerformaTangki
Kecepatan Maksimum : 112 (km/jam)
Daya Tanjak (tan Ø) : 40.9
Kapasitas : 200 lt
KoplingBerat Chassis (kg)
Tipe : Single Dry Plate with Coil Spring
Diameter Cakram : 350 mm
Total : 2,850
Kapasitas Tempat Duduk: 40 Seat
Transmisi
Tipe : LX06S
Perbandingan gigi:
ke-1 : 6,098
ke-2 : 3,858
ke-3 : 2,340
ke-4 : 1,422
ke-5 : 1,000
ke-6 : 0,744
Mundur 5,672
Kemudi
Tipe : Integral Power Steering
Minimal Radius Putar : 8,2
Sumbu
Belakang : Full Floating Type Hypoid Gear
Depan : Reserve Elliot, I-Section Beam
Perbandingan Gigi Akhir : STD : 5,142 /OPT: 4,625
Roda & Ban
Ukuran Rim : 16 X 6,00GS -135
Ukuran Ban : STD; 8.25-16-14PR/OPT : 8.25R16-14PR
Jumlah Ban : 6 (+1)
Suspensi
Depan & Belakang : Rigid Axle with
Semi Elliptic Leaf Spring
Sistim Listrik Accu
Accu : STD : 12V – 65AH x2lOPT, 12V – 120AH x 2

Mengenal Mitsubishi BM117 , Bus Balap Legendaris dari Mitsubishi

Mitsubihi BM117N milik Po SAN

Sobat Bismania, Nama besar Mitsubishi di segmen medium bus sudah tidak diragukan lagi, mengingat Mitsubishi sudah puluhan tahun menjadi market leader di segmen ini, namun untuk segmen big bus mungkin banyak yang sudah lupa jika dulu Mitsubishi melalui PT Kramayudha Tiga Berlian Motors (KTB) pernah mewarnai segmen penjualan bus besar di Indonesia, selama masa edarnya di Indonesia pada dekade 1970 -2000an , bus produk Mitsubishi cukup bertaji dan mampu perlawanan sengit kepada brand rivalnya seperti Hino, Nissan Diesel dan Mercedes Benz. 

Mitsubishi mempunyai line up cukup lengkap di Indonesia, untuk segmen bus front engine ada Mitsubishi BM sedangkan untuk segmen bus rear engine ada Mitsubishi RM. Namun dari semua bus Mitsubishi yang beredar di Indonesia , Mitsubishi BM117 lah yang paling mendapat tempat di hati rakyat Indonesia, terbukti dengan laris manisnya penjualan chasis bus ini di Indonesia.

Dilihat dari pengkodean chasisnya, Mitsubishi BM117 merupakan tipe bigbus dengan posisi mesin di depan (Front Engine), chasis ini pertama kali diluncurkan oleh KTB pada tahun 1990 sebagai pengganti Mitsubishi BM116 yang sudah tutup produksi. Kemunculan BM117 betul betul menggebrak pasar chasis bus front engine pada masa tersebut, karena dibekali dengan spek mesin yang bertenaga besar, bahkan jika dibanding dengan bus rear engine di masanya.

Chasis baru ini disokong dengan mesin 6D16-1A berkekuatan 190Ps dan bertorsi 530nm, terbesar di kelasnya.  mengingat  pada jamannya (90-an) bus  jepang lainnya masih bertenaga 175-180Ps, dan bertorsi 470-480nm. Tenaga mesin yang besar kemudian dislurkan ke roda via transmisi manual 5 speed tipe M6S5-5speed .

Perpaduan antara mesin bertenaga besar dan rasio transmisi yang tepat membuat Mitsubishi BM sangat perkasa di jalanan, kencang dan lincah seakan sudah menjadi trademark chasis ini, tak heran jika beberapa bus yang legendaris akan kecepatannya seperti PO. Luragung di jawa barat, PO. Akas dan PO. Sumber Kenjtono di Jawa Timur, banyak menggunakan armada Mitsubishi Bm117 sebagai armada andalannya.

Selama masa edarnya di Indonesia, Mitsubishi BM117 ditawarkan dalam dua varian, Varian pertama adalah BM117L dengan wheelbase short 5200mm (1990 -1999), karena wheelbasenya cukup pendek maka bus ini terkesan sedikit bantet, selama masa edarnya tercatat Kramayudha Tiga Berlian (KTB) berhasil memasarkan 2.791 unit BM117N.

Varian kedua baru meluncur tahun 1999 ketika Mitsubishi kemudian meluncurkan BM117N yang mempunyai whellbase lebih panjang (5800 mm), namun sayang sekali karena penjualan yang tidak terlalu menggembirakan , varian kedua ini hanya dipasarkan selama 1 tahun saja, kemudian setelah itu Mitsubihi memutuskan angkat kaki dari pasar big bus di Indonesia.

Kini beberapa chasis BM117 yang tersisa masih banyak dijumapi beroperasi di jalanan, utamanya sebagai bus bumel , mengingat bus ini suspensinya keras sehingga kurang cocok untuk bus patas, di Jawa Tengah banyak Mitsubihi Bm yang masih beroperasi di jalur Solo -Purwodadi dan Solo Tawangmangu, sedangkn untuk area Jawa Barat , Po Luragung masih banyak mengoperasikan untuk trayek Cirebon – Kuningan.