eka

Ketika Sugeng Rahayu dan Eka Melebarkan sayapnya ke Jawa Tengah dan Jawa Barat

Sobat bismania, Nama duo jet darat asal Jawa Timur ini tentunya sudah tidak asing di telinga kita , setelah sekian lama menjadi penguasa di jalur Jogja – Surabaya, kini Po Eka dan Po Sugeng Rahayu mulai mengepakkan sayapnya lebih lebar lagi hingga bagian barat Jawa Tengah dan Jawa Barat pada tahun 2017 .

pelebaran trayek ini sekligus menandai lahirnya kembali bus patas milik sumber group yaitu “Sugeng Rahayu” , trayek baru yang dibuka adalah Surabaya – Yogyakarta – Cilacap dan Surabaya – Yogyakarta – Purwokerto , dan sperti biasa dimana ada sumber group maka disitu ada Eka juga, karena akhirnya Po Eka juga membuka trayek yang sama, bahkan lebih panjang karena Eka membuka trayeknya hingga purbalingga dan bobotsari.

Dengan adanya ekspansi ini otomatis persaingan bus di Jawa Tengah akan semakin ketat, dan mengusik PO Efisiensi yang sudah lama menjadi penguasa tunggal kelas patas di jalur Yogyakarta-Cilacap, dan Yogyakarta-Purwokerto .

Namun harus diakui daripada Eka , Sugeng rahayu jauh kebih agresif dalam membuka trayek baru, tidak hanya kebarat saja namun juga ke timur dengan trayek Jember – Yogyakarta – Cilacap, kemudian menyusul trayek Surabaya – Yogyakarta -Bandung dan Surabaya – Magelang – Purwokerto (Via Wonosobo)

Untuk melayani trayek jarak jauh tersebut kedua PO pun menurunkan armada armada terbaik mereka, Po Eka menggunakan Hino RN285 berbody Tourismo Double Glass sedangkan Sugeng Rahayu menggunakan Hino RK8 berbody Legacy Sky dan Jetbus 3 Adiputro.

Advertisements

Mengenal Hino RK8 , Chasis Big Bus Terlaris di Indonesia

awansan.com – Dear pembaca semua, meskipun bersaing ketat dengan Mercedes-Benz bisa dibilang saat Ini Hino merupakan penguasa pasar chasis bus di Indonesia, baik itu untuk segmen big bus rear engine maupun big bus front engine.

Hino menawarkan harga chasis bus yang relatif lebih murah dibanding Mercedes -Benz , namun dengan produk yang tetap bandel dan berkualitas, Image lain dari Bus Hino adalah dikenal sebagai bus pelari, jujur awansan akui memang bus Hino termasuk kuat disiksa untuk berlari kencang, baik seri Hino AK  maupun Hino RK.

Baca Juga, Serial Bus Hino Mesin Depan :

Sejarah Hino AK Series, Legenda Bus Bumel di Indonesia

Mengenal Hino AK8 215 , Chasis Bus Entry Level Yang handal

Mengenal Hino BM dan Hino BT , Pelopor Bus Hino di Indonesia

Mengenal Hino BX , Chasis Bus Andalan Hino era 70 -80an

Salah satu bus Hino yang legendaris untuk berlari adalah seri Hino RG , well semua mengakui bus ini emang kuencengg tenan kalo di jalan datar/lurus. Seiring ketatnya persaingan akhirnya Hino RG pun disuntik mati oleh Hino Indonesia.

(more…)

Edisi Kangen Touring Bismania, Ngebis Jogja – Solo – Semarang with Po Eka

image

awansan.com – Dear pembaca semua, sebagai mantan bismania,  ada kalanya awb kangen ngebis juga,  maklum sudah hampir 5 tahun ini awb lebih banyak pake roda 2 atau roda 4 ketika bepergian,  ngepasi juga awb ada urusan kerja di Semarang,  wah cocok ini bisa mengobati kerinduan. Sebelumnya awb minta maaf cerita kali ini minim foto,  karena awb terlalu menikmati jalan,  lupa untuk banyak foto.

Sabtu, 19 Maret 2015

Sore setelah menunaikan sholat ashar awb bergegas ke Halte Transjogja Gedongkuning, toh halte ini  hanya 5 menit jalan kaki dari kantor di Kotagede, bayar 3600 dan masuklah kita ke halte,  nunggu agak lama sampe datang Transjogja Jalur 2A, nggak ada salahnya kan menikmati jalur dalam kota dulu,  untung aja semua Transjogja sudah dilengkapi dengan AC, jadi nggak gerah melewati jogja yang sekarang sering macet,  transit di halte sgm,  kemudian pindah jalur 3A arah Terminal Giwangan,  jalan cukup lancar,  sehingga cepet mendarat di Terminal Giwangan.

Berada di terminal awansan jadi seperti jadi artis,  dikejar banyak orang wkwkw,  namun awb tolak secara halus,  langsung saja menuju pemberangkatan arah surabaya,  dasar rejeki,  ehalah kok Ada Sugeng Rahayu eksekutif yg lagi ngetem,  ini emang dah inceran awb, langsung masuk deh cari kursi,  okupansi nampaknya bagus,  dengan sekitar 85 %  kursi terisi,  sekitar 10 menit kemudian bus pun meninggalkan terminal Giwangan, 

Bagi awansan sih bus ini cukup  nyaman,  jok empuk, jarak antar seat lega, ac dingin,   plus ada toiletnya sip banget lah,  dengan gaya khas bus jawa timuran yang full speed,  jalan Jogja – Solo yang cukup macet ditempuh hanya dengan waktu 1,5 jam saja.

Yang awb rasa mengganggu hanya perpindahan gigi yang terasa kurang smooth,  but awb maklum lah namanya juga bus baru,  mungkin sopirnya masih penyesuaian. Ongkos jogja solo cukup 15.000 saja udah dapet air minum 1 botol 600 ml. Selisih dikit dari ongkos atb yang hanya 12.000 .

image

Mendarat di Terminal Tirtonandi pukul 18.00 , langsung disambut mbak Eka di jalur pemberangkatan Semarang,  wa ini sikaat langsung,  dapet hot seat lhoo,  asoyy pakdee.. 

Sebetulnya awb ngincer armada ekonomi Raya atau Mulyo Indah, lama nggak ngerasain mercy tua soalnya haha,  tapi berhubung yg nongkrong di jalur ekonomi malah taruna,  ya wess naik Mbak Eka wae,  yang lebih Muda dan Nyaman.

Setelah ngetem lumayan lama,  Mbak Eka berjalan pelan keluar terminal,  sambil nyeser nyeser penumpang,  setelah kartosuro baru keluar tabiat asli Eka yang ganas di jalan,  salip kanan,  salip kiri, yak terhitung berapa kendaraan yang berhasil di Overtake, sayang sekali minim aksi balapan antar bus,  karena sepanjang jalan nggak ada bus se trayek yang barengan,

image

Eka hanya sempat mengasapi dua Bus,  yaitu DAMRI jurusan Jakarta,  dan mbak Rosalia Indah yang entah jurusan mana,  oh ya ongkos Solo – Semarang cukup 25.000 saja plus dapet air mineral 600 ml,  pukul 21.00 tepat akhirnya awb mendarat di Banyumanik dan berakhirlah touring kali ini.

Total biaya

Sugeng Rahayu Eksekutif ( jogja – Solo)

15.000

Eka Patas ( Solo – Semarang)

25.000

Posted from WordPress for Android