Tag Archives: gl

Bikin Mesin Lebih Adem, Panduan Pasang Oil Cooler pada Honda Tiger, Megapro CB Series dan GL Series

Oil cooler terpasang

awansan.com – Oil Cooler merupakan salah satu perangkat pendingin tambahan yang digunakan untuk mendinginkan mesin, beberapa motor di Indonesia yang sudah menggunakan perangkat ini adalah Satria FU , Pulsar 200 dan Pulsar 220.

Pada kelurga mesin GL Series , sebetulnya pendingin udara bawaan masih cukup untuk mendinginkan mesin, namun beda cerita ketika mesin sudah diupgrade seperti bore up/stroke up sehingga mesin cenderung lebih panas di banding motor standar, oleh karena itu dibutuhkan pendingin tambahan seperti oil cooler ini supaya mesin tidak mudah overheat.

Continue reading

Mengatasi Motor Bergetar Setelah di Stroke Up

image

Kiri bandul tiger standar, kanan bandul megapro stroke up 9mm

awansan.com – Pagi bro sist, tentunya masih ingat kemaren awb stroke up si mega pro kesayangan, nah jika kemarin awb membeberkan tentang caranya maka sekarang awb beberkan efek positif sekaligus negatifnya :

Efek positif stroke up :
1. Tenaga bertambah
2. Bensin jadi lebih irit
3. Makin pede di jalan kalo mau mgebut atau nanjak

Tentunya semua hal ada efek negatifnya, berikut ini negatifnya :
1. Getaran menjadi lebih terasa
2. Mesin jadi lebih panas
3. Boros oli

Oke buat para stroker yg mengalami hal tersebut awb akan bahas juga solusinya, pertama adalah mesin yg bergetar, hal ini dikarenakan pangkon (pegangan) atas mesin yang tidak bisa dipasang, akibat head silinder yang sudah semakin tinggi, saran awb buatlah pangkon custom dijamin getaran berkurang dan mesin lebih anteng.

Mesin jadi lebih panas, hal ini dikarenakan bidang gesek yang menjadi lebih banyak, sehingga mesin menjadi cenderung lebih panas, hal ini pulalah yang membuat oli semakin boros, karena penguapan tinggi, solusinya cobalah pasang oil cooler untuk membantu ngademin oli, perlu digarisbawahi pasang oil cooler harus di ahlinya lho, kalo ndak malah cuman rugi hehe, oke cukup sekian artikel kali ini, semoga berguna bagi kita semua.

Cb Blar blar, mesin pake dua silinder satria FU

Honda CB L engine

Pagi bro sist, modifikasi honda cb di indonesia memang nggak ada matinya, selalu saja ada inovasi baru nan mencengangkan, jika dulu sempat ngetrend cb pake silinder satria FU, maka kini muncullah konfigurasi L engine dengan menggunakan dua silinder, kawin silang produk Honda dan Suzuki emang edian

Ketangguhan Honda GL Series, Tua Tua Keladi

image

Tak gendong kemana-mana

Siang bro sis, siang ini awb mendapat kiriman gambar dari salah satu teman awb di jatim, menggelitik memang tapi ini kenyataan. Terlihat sebuah honda gl series, menggendong nvl di padang pasir bromo, ternyata yang tua tetep gx mau kalah sama yang muda, tua tua keladi mas bro :v . Posted from WordPress for Sony Xperia Android

Perbandingan Ronsel dan Rasio gigi transmisisi, antara Honda GL, Megapro, Tiger, CRF 230 dan XL

image

awansan.com –  Mesin Honda GL series merupakan salah satu mesin yang legendaris di indonesia, sudah jutaan mesin ini yang beredar, sejak zaman Honda CB series, GL series, hingga Tiger, mesin tersebut rancang basisnya sama namun tersedia dalam berbagai macam pilihan rasio dan kapasitas mesin .

Mesin GL series terkenal bandel dan mudah di oprek, terutama dengan menukar spare part antar generasi GL,  maka tidak ada salahnya kita mengetahui perbandingan rasio transmisi dan ronselnya, hal ini juga sangat berguna buat motor – motor yang sudah upgrade mesinnya, sehingga bisa dicari rasio yang tepat, agar mendapatkan performa maksimal.

Posted from WordPress for Sony Xperia Android

Baca Juga :
[archives limit=6]

Meningkatkan Torsi Mega Pro dengan Ronsel GL- Max

awansan.com – Dalam dunia otomotif, racun racun memang selalu bertebaran, eits jangan berburuk sangka dulu, yang dimaksud racun disini adalah racun modifikasi. awb pun tak luput dari serangan itu , sehingga dulu sering Dompet AWB kosong gara-gara buat beli racun, disini awb akan sedikit berbagi tentang modifikasiyang dulu pernah awb lakukan di Mega Pro  😀 .

Bicara soal Mega Pro, memang dalam keadaan sehat 100% cukup mumpuni, namun karakter mesin yang oversquare membuat tenaga baru keluar dengan baik pada putaran mesin cukup tinggi, cukup merepotkan karena kuliah awb pada waktu itu banyak dilapangan dengan medan medan super ekstrim, akhirnya awb membuat percobaan dengan mengganti gigi primer sekunder Mega Pro dengan Primer sekunder GL- Max beserta pompa olinya .


Sebagai Perbandingan jumlah gigi primer sekunder Mega Pro adalah 21 : 70, sedangkan primer sekunder GL-Max adalah 18:73.

Bisa dilihat bahwa rasio primer sekunder GL-Max mempunyai rasio yang lebih ringan, dengan begitu diharapkan tenaga bisa lebih keluar di rpm awal.

Beruntung keluarga GL mempunyai basis mesin sama, sehingga pemasangan donor primer sekunder GL-Max ke Mega Pro benar benar Plug n Play ( serahkan ke bengkel 😀 ) .

Review:

Positif
1. Tenaga menjadi beringas dan  bisa lebih keluar di rpm awal, cocok buat yang sering melahap jalur pegunungan, dan kota kota 😀 .
2. Lebih hemat RPM, ketika menggunakan primer sekunder asli Mega Pro 100kpj @7500 rpm, ketika menggunakan primer sekunder GL- Max 100Kpj hanya butuh 7000 rpm.
3. Bensin menjadi lebih irit,   memang tidak terlalu signifikan mungkin sekitar 5-15% saja.
4. Torsi di rpm rendah sudah terasa, gigi 2 saja motor masih bisa buat standing
5. Agar tidak terlalu liar tenaganya disarankan memakai final gear 15:46 / 14 : 43

Negatif
1. Nafas Motor terasa lebih pendek, cepat minta shifting
2. Kecepatan Maksimal hanya 110 kpj saja, jika memakai primer sekunder asli bisa sampai 120Kpj
3. Rpm diatas 7500 berat untuk naik, sedangkan ketika memakai prmier sekunder asli masih bisa 8000-9000 dengan mudah.

Kesimpulan:
Modifikasi ini cocok diterapkan di daerah yang bermedan ekstrim, banyak tanjakan yang tidak membutuhkan kecepatan tinggi , cocok juga kalau motor sering digunakan untuk membawa barang-barang berat 👿 maupun unutk trabasan,  namun jika jalur sehari hari masih jalan datar dan anda speedfreak monggo pakai primer sekunder asli mega pro saja karena nafasnya lebih panjang 😀 .

Baca Juga :
[archives limit=6]

Jalur Pelumasan Oli Pada Honda CB Series, Honda GL Series, Honda Megapro Dan Honda Tiger

awansan.com – Dear pembaca semua karena masih menggunakan rancang bangun yang sama, ada dasarnya sistem pelumasan di mesin berkode GL masih sama saja dan tidak banyak berubah, skema ini masih diggunakan muali dari mesin cb, gl  series (gl 100, gl 125, gl max, gl pro), Megapro, tiger, new Megapro hingga Verza.

dimulai dari oli yang dihisap dari kalter mesin, kemudian oleh pompa oli disemprotkan ke arah kruk as untuk melumasi stang seher, pompa oli juga mendorong oli ke arah head untuk melumasi templar dan noken as

monggo dikunyah kunyah sebagai bahan pengetahuan kita, gambar ini juga bisa digunakan untuk melacak sirkulasi oli, atau melacak jika ada oli yang mampet.

sistempelumasan1

Review Honda GL 100 Millik Pak Guru

awansan.com – dear pembaca tersayang , suatu hari saya mbolang ke rumah teman kampus saya, dan tiba – tiba mata awb tertarik pada sesuatu di rumah itu, apalagi kalo bukan anak yang punya rumah  kendaraan yang punya rumah 😆 . Seekor Gl 100 keluaran 1987 yang masih terawat dengan baik, mulus, kinclong, sedeep dipandang mata 😀 , maklum punya Pak Guru hehe, saya sangat seneng lihat motor tua yang masih terawat dengan baik. Continue reading