2

Lebih Dekat Dengan Toyota HiAce , Van Mewah Andalan Para Pengusaha Travel

awansan.com – Sedikit melirik ke balakang, sebetulnya Hiace pernah beredar di Indonesia mulai akhir 70an hingga medio 80an, saat itu hiace bersama dengan Mitsubishi L300 bersaing sama sama bersaing di segmen Light Commercial Vehicle (LCV) baik itu versi pick up maupun versi van (karoseri lokal), namun pasca dihentikannya penjualan HiAce pada tahun 1985 lambat laun nama Toyota HiAce mulai pudar terkikis zaman, angin segar baru kembali muncul ketika akhirnya PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan Toyota Hi Ace di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012.

Disini Toyota melihat dengan cerdik adanya peluang pasar di segmen kendaraan travel yang kebutuhannya sedang meningkat di Indonesia, Dan segmen yang disasar pun tidak main- main karena Hi Ace mengincar segmen mobil travel menengah ke atas, baik itu untuk kebutuhan travel, tourism, maupun commuter bisnis. Untuk segmen ini lawan terdekatnya adalah Isuzu ELF series .

Continue Reading
2

GIIAS 2019 : TAM Luncurkan New Hiace Premio , Lebih Mewah dan Bertenaga

awansan.com – Bertempat di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 , PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali melengkapi jajaran kendaraan komersialnya di Indonesia dengan meluncurkan Van Toyota Hiace Premio . Menyasar segmen yang lebih tinggi Toyota HiAce Premio dihadirkan untuk mengisi pasar premium, dengan perubahan yang cukup revolusioner dibanding generasi sebelumnya di segala sisi, mulai dari eksterior, interior, engine hingga fitur – fitur safety baru yang digunakan.

Perubahan paling mencolok terlihat di bagian eksterior dengan adanya penambahan bonet untuk meletakkan mesin, berbeda dengan generasi sebelumnya yang masih terletak di bawah jok, selain menambahkan rasa aman karena adanya crumple zone, peletakan mesin di depan juga membuat ruang di kabin menjadi lebih lega dan mengurangi kebisingan kabin, desain bonet yang manis membuat kesan Hiace Premio menjadi semakin mewah jauh dari kesan mobil travel biasa.

Continue Reading