indo dongfeng motor

Mengenal Golden Dragon XML6127D53 , Bus China Terlaris di Indonesia

Goldrag Bejeu B27 . Dok Nova Ardianto

awansan.com – Sedikit menilik kebelakang, sebetulnya bus China bukan barang baru di Indonesia, mengingat pada dekade 90an perum Damri pernah mendatangkan unit Bus Gandeng Jinghua setelah Ikarus, namun kualitas produk yang kurang baik akhirnya membuat unit tersebut akhirnya seperti Hilang ditelan masa, bus Cina kemudian kembali populer di tahun 2007 – 2010 dengan masuknya medium bus Dongfeng EQ6841KR yang saat itu cukup sukses penjualannya untuk ukuran pendatang baru.

Selain Dongfeng pabrikan yang mempunyai penjualan cukup bagus di Indonesia adalah Golden Dragon, pabrikan bus asal China yang cukup terkemuka di pasaran dunia, Chasis bus golden dragon secara resmi masuk indoensia tahun 2010 Mengambil kesempatan di evet “2010 China Technical Equipment” .

(more…)
Advertisements

Mengenang Mobindo , Konsorsium Bus Nasional Yang Gagal Di Tengah jalan

Bus Mobindo untuk angkutan karyawan new armada, Dok Arifiantoprima

awansan.com – Sobat bismania, ketika kemarin lewat Kota Magelang, tiba tiba mata awansan menangkap penampakan bus Karyawan New Armada yang cukup langka, dimensinya sedikit lebih panjang dari medium bus biasa namun bodinya lebih lebar, konfigurasi mesinnya pun rear engine, mulanya awansa mengira ini adalah Dongfeng EQ6841 , namun setelah awansan perhatikan lagi ternyata ada logo brand M di kaca belakang , cukup lama termenung hingga akhirnya awansan ingat itu adalah “Mobindo” brand kendaraan nasional yang dulu memang pernah digulirkan oleh New Armada dasn Askrindo.

Sedikit menoleh kebelakang, Pasca ambruknya Perkasa di tahun 2004, praktis tidak ada lagi pabrikan kendaraan nasional yang bermain di sektor niaga, padahal potensi pasar kendaraan niaga ini sangat besar. Kendaraan niaga nasional baru kembali mendapat agin segar ketika tahun 2009 muncul Mobindo (Mobil Indonesia), brand kendaraan niaga yang dibuat oleh konsorsium 4 perusahaan karoseri di Indonesia, Keempat perusahaan tersebut adalah PT Mekar Armada Jaya (New Armada), Karoseri Adi Putro, Dong Feng (China), dan perusahaan pemasok karoseri bagi Honda, Ming.

Rencananya Mobindo akan berfokus pada segmen bus chasis , utamanya segmen medium bus 9 meter berkapasitas 33 seat , Mobindo lebih memilih memproduksi bis ukuran 9 meter karena memang chasis ini belum diproduksi di dalam negeri. Di pasaran saat itu kebanyakan ukuran bis yang beredar adalah 7 meter (medium bus) dan 12 meter (Big bus) , namun Mobindo tidak menutup kemungkinan akan memproduksi bus ukuran 12 M jika memang ada permintaan

Spesifikasi Bus Mobindo

Untuk fasilitas produksinya sendiri berada di kawasan Karoseri New Armada yang berlokasi di daerah Magelang Jawa Tengah, pada tahap awal ditargetkan Mobindo mamou memproduksi antara 500 hingga 1000 unit bus dengan target sasaran pemasaran, mengarah ke angkutan umum di perkotaan maupun pedesaan.

Namun betulkah chasis ini buatan Indonesia ?, sebetulnya tidak juga, berbeda dengan Perkasa yang komponennya hampir 90% lebih lokal, banyak komponen Utama Mobindo masih didatangkan dari China.

Beberapa komponen penting yang diimpor adalah Chasis, Elektrikal (Wabco), Mesin (Weichai/yuchai), Transmisi (fast gear/fuller/qin jiang) dan Gardan (Hande) , bisa dibilang Mobindo hanya assembler saja, hal ini jugalah yang kemudian menghambat proyek Mobindo , Karena tarif bea masuk untuk komponen – komponen tersebut sangat tinggi yaitu 40% , bea masuk yang tinggi tersebut kemudian berimbas pada tingginya harga Chasis Mobindo sehingga kurang kompetitif di pasar chasis bus Indonesia.

Hingga akhir proyek, sebanyak 8 unit prototipe bus Mobindo telah diproduksi dan 7 unit diantaranya sudah digunakan oleh Po Armada dari Semarang, sedangkan 1 unit sisanya dijadikan bus karyawan Karoseri New Armada

Mengenang Bus Dongfeng Sumber Kencono , Pelari Terkencang di Lintas Jogja – Surabaya

Bus Dongfeng Sumber Kencono. Dok SK Loverz

awansan.com – Masyarakat di sepanjang jalur Yogya – Surabaya tentunya sudah tidak asing dengan perusahaan otobus yang satu ini, sebagai salah satu po yang sudah melayani jalur ini sejak tahun 1981, bisa dibilang Sumber group merupakan perusahaan otobus yang dibenci sekaligus dicintai oleh masyarakat di lintasannya, dibenci karena perilakunya sering ugal- ugalan di jalan, namun juga dicintai karena bus ini cepat, tepat waktu, dan tarifnya standar, sangat bisa diandalkan bagi para penumpangnya untuk mengejar waktu, maka tak heran bus ini juga mempunyai banyak penggemar setia yang kemudian tergabung dalam berbagai group sosmed sklovers/sg lovers.

(more…)