Tag Archives: info

Jakarta sabet predikat Kota Termacet di Dunia, Miriss

Macet source :republika

Bro sis kemacetan di Jakarta memang sudah sangat parah, bukan hanya kita saja yang merasakan bahkan dunia juga mengakuinya, ledakan kendaraan bermotor semakin memperparah keadaan jalanan, hingga terasa jalan semakin tidak mencukupi untuk menampung volume kendaraan yang ada, baru baru ini Jakarta ditetapkan sebagai salah satu kota termacet di dunia, bahkan menduduki peringkat 1.

Dilansir Thrillist.com hari ini (5/2) Jakarta menurut indeks Stop-Start Magnatec Castrol, rata-rata terdapat 33.240 kali proses berhenti-jalan per tahun di Jakarta. Indeks ini mengacu pada data navigasi pengguna Tom Tom, mesin GPS. GPS tersebutlah yang digunakan untuk menghitung jumlah berhenti dan jalan yang dibuat setiap kilometer. Jumlah tersebut lalu dikalikan dengan jarak rata-rata yang ditempuh setiap tahun di 78 negara.

Berdasar situs tersebut ternyata ada satu kota Lagi di Indonesia yang masuk peringkat yaitu Kota Surabaya di peringkat ke empat, kemacetan merupakan PR bagi kita bersama, tidak hanya pemerintah sebagai penyedia sarana dan prasarana, tapi juga kesadaran kita sebagai pengguna jalan raya.

Berikut Daftar 10 Kota dengan Lalu Lintas Terburuk:
10. Buenos Aires, Argentina – 23.760
9. Guadalajara, Meksiko – 24.840
8. Bangkok, Thailand – 27.480
7. Roma, Italia – 28.680
6. Moskow, Rusia – 28.680
5. St Petersburg, Rusia – 29.040
4. Surabaya, Indonesia – 29.880
3. Kota Meksiko, Meksiko – 30.840
2. Istanbul, Turki – 32.520
1. Jakarta, Indonesia – 33.240

PERBEDAAN BAN RADIAL DAN BAN BIASA

Perbedaan Konstruksi Ban Radial dan Biasa

Bro sis mungkin kita masih bingung dengan perbedaan dari ban radial dan ban biasa , Perbedaan mendasar dari Ban Bias dan Radial terletak pada susunan benang yang mengikat, berikut perbedaan detailnya sebagai berikut  :

Perbedaan ban bias dan ban radial
Ban pada dasarnya diklasifikasikan ke dalam dua struktur sebagai berikut:

Struktur Bias
Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka (frame) dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban.

Struktur Radial
Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai “Rolling Resistance” yang kecil.

Meski hanya itu perbedaannya, namun dampak yang dirasakan pengguna ban radial sangat signifikan, Dari perbedaan konstruksi tersebut ada tiga keuntungan lebih untuk ban radial :

1. Saat dipakai, ban radial tertekan ke kanan-kiri (arah dinding), sehingga membuat permukaan ban yang menyentuh aspal lebih lebar. Otomatis, daya cengkeram lebih baik, terutama saat menikung. Sementara ban bias, saat dipakai ban tertekan ke depan-belakang, bukan ke samping.

2. Saat tertekan ke kanan-kiri, beban dan panas terdistribusi lebih merata. Sementara model bias, karena beban terdistribusi di tengah, panas akan berpusat di bagian itu. Alhasil, bagian yang cepat aus adalah tengahnya, tidak merata kanan serta kiri. Dengan kata lain, ban radial lebih awet penggunaannya.

3. Meski menggunakan serat baja, pada kenyataannya ban radial lebih lentur saat dipakai. Hal ini memberikan kenyamanan lebih baik, terutama saat menghajar jalan bergelombang, jalan rusak, atau lubang.

namun selain keuntungan diatas, ban radial juga mempunyai kekurangan, yaitu harganya yang cenderung lebih mahal daripada ban biasa, bahkan hampir dua kali lipat.

sumber 1

sumber 2

PERBEDAAN AUDIO SINGLE DIN DAN DOUBLE DIN

Bro sis, audio dimobil merupakan fitur optional, namun zaman sekarang nampaknya kurang afdol kalo di mobil belum ada audionya, terasaasa sepi kalo bahasa jawanya ” ra ono rungon rungon” , nah ketika kita akan pasang audio di mobil, hal yang pertama lakukan adalah memilih head unit yang sesuai dengan sistem audio mobil kita . Ada dua jenis head unit yang kita ketahui yaitu head unit single din dan double din.

lalu sebenarnya apa sih DIN itu ?

DIN merupakan kepanjangan dari Deutsches Institut für Normung (Badan Standarisasi German), yaitu merupakan badan standar nasional yang mewakili kepentingan Jerman di standar Eropa dan organisasi Internasional. Saat ini sembilan puluh persen dari standar yang dikeluarkan DIN telah secara alami digunakan di dunia internasional. DIN juga adalah sebuah asosiasi non-profit bermarkas di Berlin sejak tahun 1917.

Din dalam istilah Audio

Istilah DIN yang digunakan dalam audio merupakan satuan ukuran dimensi lebar dengan panjang tertentu dari sebuah radio tape atau head unit. Ukuran standarnya adalah :

  • 1 DIN (Single DIN) = 180x50mm
  • 2 DIN (Double DIN) = 180x100mm

Nah sekarang udah tahu kan perbedaannya , secara fitur audio Double DIN memang biasanya memiliki fitur multimedia seperti DVD Player atau TV. Hal ini jelas karena ukurannya yang lebih besar dari ukuran Single DIN. Tapi, tidak semua audio Double DIN memiliki DVD player atau TV lho.

Meski masih banyak mobil lansiran terbaru yang menyematkan sistem single DIN, pabrikan telah mendesain dasbor sedemikian rupa agar pemilik kendaraan dimudahkan saat ingin mengganti sistem suara menjadi double DIN. Kompartemen seukuran single DIN yang berada tepat di bawah atau atas sistem audio single DIN tersebut dapat dicopot dengan mudah sehingga memberikan ruang untuk perangkat double DIN.

Head Unit Double Din

GALLERY DAN SPESIFIKASI HONDA CB 650 F JAGOAN BARU MOGE HONDA INDONESIA

CB 650 F

Bro sis strategi moge AHM mulai terkuak juga akhirnya, terpantau dari hasil penyelidikan TPT oleh tmcblog honda ternyata akan memasukkan moge pertamanya, honda CB 650 F.

Honda CB 650 F sendiri merupakan model streetfighter yang baru diluncurkan Honda tahun 2013, ditenagai oleh mesin berpendingin cairan, 4 langkah, 16 klep, DOHC inline 4 silinder berkapsitas 649cm3. Mesin ini mampu mengeluarkan tenaga maksimal  64kW at 11,000 rpm dan torsi maksimal  63Nm  at 8,000 rpm. disalurkan oleh gearbox  6 kecepatan.

Fitur lainnya adalah rem yang sudah ber CBS (Combi Brake System), seperti halnya matic, namun di CB 650 f cbs akan aktif ketika tuas rem belakang yang digunakan, CB 650 F juga dilengkapi Honda Ignition Security System dimana motor hanya bisa dinyalakan oleh kunci aslinya, sehingga bisa mencegah pencurian, denger denger sih harganya bakal dibawah 200 jt an, minaaat ? monggo ditunggu 😀

speedometer

Mesin

Versi fairing

SPESIFIKASI CB 650 F

Engine Type Liquid-cooled 4-stroke 16-valve DOHC inline-4
Displacement 649cm3
Bore x Stroke 67 x 46mm
Max. Power Output 64kW @ 11,000rpm (95/1/EC)
Max. Torque 63Nm @ 8,000rpm (95/1/EC)
ACG Output 343W
Fuel Tank Capacity 17.3L
Starter Electric
Fuel Consumption 21km/litre
Compression Ratio 11.4:1
Battery Capacity 12V/8.6AH
Oil Capacity 3.5L
Carburation PGM-FI electronic fuel injection
Clutch Wet, multiplate with coil springs
Final Drive #525 O-ring sealed chain
Instruments Digital speedometer, digital bar graph tachometer, dual trip meter, digital bar graph fuel gauge, digital clock
Transmission Type 6-speed
Taillight LED
Wheelbase 1,450mm
Seat Height 810mm
Headlights 12V, 55W x 1 (low)/55W x 1 (high)
Trail 101mm
Kerb Weight 206kg (ABS: 208kg)
Caster Angle 25.5°
Dimensions (L—W—H) 2,110mm x 775mm x 1,120mm
Ground Clearance 150mm
Frame type Steel diamond
ABS System Type 2-channel
Tyres Front 120/70-ZR17M/C (58W)
Suspension Front 41mm conventional telescopic fork
Brakes Rear 240 x 5mm hydraulic disc with single-piston caliper and resin mold pads
Rim Size Rear 17M/C x MT5.5
Brakes Front 320 x 5.0mm dual hydraulic disc with dual-piston calipers and sintered metal pads
Wheels Rear Hollow-section 5-spoke cast aluminium
Rim Size Front 17M/C x MT3.5
Wheels Front Hollow-section 5-spoke cast aluminium
Tyres Rear 180/55-ZR17M/C (73W)
Suspension Rear Monoshock damper with adjustable preload, 43.5mm stroke

TOYOTA AKAN PAKAI TOYOYA YARIS UNTUK KEMBALI KE AJANG RALLY WRC 2017

Toyota Yaris WRC

Bro sis , setalah sekian lama vakum dari dunia reli, akhirnya Toyota berniat kembali berlaga di kejuaraan reli bergengsi dunia WRC (World Rally Championship), Toyota sendiri terakhir kali mengikuti WRC pada tahun 1999, yang berarti telah beristirahat selama 18 tahun.

Mobil yang akan digunakan adalah Toyota Yaris,  dibangun oleh Toyota Motorsport GmbH Jerman, Yaris Reli ini ditenagai oleh mesin berkapasitas 1600 cc Direct Injection, dengan turbo tentunya, pasti ganass mas bro. Perkembangan sampai saat ini Yaris tersebut masih dalam proses pengujian di Jepang, seperti pada video yang tertanggal 22 januari di bawah ini .