15

Sejarah Karoseri Adiputro , Trendsetter Karoseri di Indonesia

Gambar terkait
Jetbus SDD , Bus Double Decker Paroduksi Karoseri Adiputro

awansan.com – awansan.com – Dear pembaca semua jika dibandingkan dengan karoseri besar lain seperti Morodadi Prima, Rahayu Santosa dan New Armada, bisa dibilang Kiprah Adiputro termasuk terlambat dalam memproduksi body big bus, karena baru mulai memproduksi big bus tahun 1994, namun ternyata sejarah membuktikan jika ternyata karoseri ini akhirnya mampu membalik keadaan menjadi karoseri terbesar di Indonesia bahkan menjadi barometer bagi karoseri lain.

Continue Reading
13

Dear pembaca semua, pasca meluncurnya bus double decker Scania k410 milik PO Putera Mulya,  Kini giliran PO Lorena yang menggebrak dengan menyiapkan 20 armada bus double decker, tentunya bukan investasi yang murah, diperkirakan lorena group menginvestasikan sekitar 60 milyar untuk pengadaan bus double decker ini.. dunia perbisan pulau jawa menjadi semakin hot..Mantaaaap Jayaaa….

“Kami tentunya selalu menghadirkan unit angkutan terbaik. Untuk bus jenis double decker kita akan memilih bus Mercedes,” ujar Managing Director PT Eka Sari Lorena (ESL) Eka Sari Lorena seperti yang dilansir dari sindonews di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Bus double decker PO Lorena ini menggunakan Chasis Mercedes Benz OC 500 RF 2542, so why mercedes ? Bukan Scania atau MAN .. Well semua tentu tahu PO yang satu ini dikenal dikenal sebagai pelanggan loyal Mercedes Benz.. Mercedes-Benz OC 500 RF 2524 merupakan bus triple axle delapan roda. panjang bus ini mencapai 13 meter. 1 sampai 1,5 meter lebih panjang dari bus konvensional , nah karena bus lebih panjang maka axle paling belakang juga bisa berbelok secara hidrolis untuk memudahkan ketika bermanuver :D.. Mercedes Benz OC 500 RF 2542 dibekali dengan mesin diesel turbo intercooler OM 457 LA berkapasitas 11.967 CC,outpout tenaga maksimal  420 hp  @2.000 RPM dan torsi maksimal  1.900 Nm @1.100 RPM.. Selain itu Mercedes Benz OC 500 RF 2542 juga sudah dilengkapi banyak  sistem keamanan dari Mercedes :

Continue Reading

22

Akhirnya Jetliner Double Decker milik Po Paradep Trans diluncurkan, Ganteng Pisan Euyy 


Dear pembaca semua,  setelah sempat bikin gonjang ganjing dunia per bis an,  akhirnya sosok bus double decker dari rahayu santosa ini muncul juga.. 
Dengan tetap mengusung brand “jetliner” maka kini lengkaplah sudah jajaran keluatga jetliner,  well akhir akhir ini jetliner mulai bertaring mengusik pasaran brand “jetbus” milik adiputro..  Desain jetliner double decker tetap menganut pakem rahayu santosa dengan lampu depan sipit menggodaa,  elegaann.. 

Jetliner double decker pertma ini merupakan milik Po Paradep Trans, yang dibangun di atas chasis mercedes benz 2542.. Well selamat buat Paradep Trans dan Rahayu Santosaa,  semoga lariss maniss 😁😁
Source : @dekbus

7

Jetbus CT dan Jetbus MC2 , Model Medium Bus terbaru dari Karoseri Adiputro

Jetbus MC2 (4 Roda)

Dear pembaca semua, sebagai salah satu leader di Industri Karoseri Indonesia, Adiputro selalu melakukan inovasi pada produk produknya.. Setelah kemarin berhasil menjadi trendsetter dengan Jetbus seriesnya.. kini Adiputro kembali mempopulerkan tren baru model coaster, baik untuk medium bus 4 roda maupun medium bus 6 roda, model ini dinamakan Jetbus MC2 jumbo (4 Roda) dan Jetbus CT (6 Roda).

Well harus diakui bahwa kedua model ini banyak dipengaruhi oleh model Toyota Coaster yang beredar di jepang, dimana bus cenderung lebih rendah daripada karoseri medium bus yang umum di Indonesia..

Untuk Jetbus CT  bisa dibilang modelnya plek dengan Toyota Coaster luar negeri, sedangkan untuk yang Jumbo Jetbus MC2, Adiputro dengan cerdas membuat desainnya lebih cantik, dengan model fascia yang berbeda dengan coaster asli, pun dengan pintu bagasi belakang yang unik seperti angkot zaman duluu, udah berasa lihat bus luar negeri hehe.

seakan masih belum cukup, Adiputro juga memberi dashboard yang cukup manis, bukan dashboard bawaan chasis seperti biasanya. dengan Menggunakan Chasis seukuran  Elf Long, Jumbo Jetbus MC ini bisa menampung 18 seat.

Jetbus CT dan Jumbo Jetbus MC diproyeksikan untuk memenuhi pasar travel eksklusif, jadi wajar apabila jumlah seat sangat berbeda dengan Karoseri Medium bus biasa, karena mempunyai ukuran yang memang lebih kecil.. sebagai perbandingan jika Bus medium 6 roda standar rata rata bisa diisi 27 seat, maka Jetbus CT hanya bisa diisi 19 seat saja.

Tapi hal itu tentunya dikompensasi dengan kenyamanan yang lebih dibanding medium bus biasa, karena center of gravity kendaraan menjadi lebih rendah, tentunya bus kemudian menjadi lebih stabil di jalanan, inovasi lainnya adalah penggunaan pintu penumpang pneumatis, yang hingga saat ini masih jarang digunakan untuk bus berukuran mikro dan medium.

Jetbus CT (6 Roda) milik Pondok Modern Gontor

source photo : Ig Adiputro 

16

Bus Po Eka SHD Morodadi Prima, Pake air suspension plus toilett, ganteng abisss

cgdcnkjuaaastd3

Dear pembaca semua, kini terkuak sudah lah armada baru Milik PO Eka, well tak tanggung tanggung, nampak Po Eka menggunakan body SHD yang lagi ngetren saat ini, SHD  yang dipakai adalah SHD buatan Morodadi Prima dengan basic model Grand Turismo, sedangkan fascia menggunakan model ala Travego yang elegan abiss, tidak pasaraan seperti Jetbus 😀 .
Continue Reading

19

Bacaan Ringan, Tren Karoseri Bus High Deck di Indonesia

Bus SHD produk Adiputro

awansan.com – Dear pembaca semua, tak ubahnya dunia otomotif motor maupun mobil, dunia bus pun sebenarnya sangat dinamis dengan banyak tren yang datang silih berganti, walau selama ini tren yang berkembang memang masih mengekor kepada bis bis lansiran Eropa, yah maklum memang disana mbah nya bus berada 😆 , oh ya kali ini awansan cuman pengen bikin bacaan ringan aja tentang tren karoseri bus di Indonesia

FYI saat ini perkembangan industri karoseri bus di Indonesia memasuki babak baru tren model bus, utamanya bus dengan jenis High Deck. Kesempatan bus dibuat lebih tinggi terbuka dengan hadirnya Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2012 tentang Kendaraan yang mengatur ketentuan baru jenis-jenis kendaraan yang bisa dibuat di Indonesia.

Continue Reading