0

Hino FC 190 , Chasis Andalan Hino Di Segmen Midi Bus

Hino FC 190

awansan.com – Beberapa tahun ini segmen midi bus memang kembali bergairah, jika dulu hanya ada pemain tunggal yaitu Mercedes – Benz OF 8000, kini segmen ini diramaikan oleh beberapa brand seperti Isuzu (Isuzu FRR 190), Mercedes ( MB OF 917) dan Hino (Hino FC 190).

Bicara segmen midi bus memang agak unik, dari segi ukuran bus sebetulnya mirip bus medium biasa, namun midi bus biasanya mempunyai chasis yang lebih panjang mencapai sekitar 9-10 m, panjangnya berada di bawah kelas big bus yang mempunyai panjang 12 M, tetapi diatas medium bus biasa yang hanya sekitar 6 – 7 meter, bus tipe Ini mempunyai kapasitas penumpang hingga 40 orang. Bandingkan dengan medium bus biasa yang hanya bisa mengangkut 27-30 orang.

Sebagai Market Leader di segmen chasis bus Indonesia, tentunya Hino tentunya tak mau kehilangan pasar di segmen ini, HMSI selaku ATPM Hino di Indonesia kemudian meluncurkan Hino FC 190 pada gelaran GIIAS 2015 , Hino pun cukup All out dalam memasarkan chasis bus ini dengan mengadakan roadshow ke sekitar 300 pengusaha bus di Pulau Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Barat

Dashboard Hino FC 190

Dibandingkan dengan para pesaingnya di sebetulnya Hino mempunyai beberapa keunggulan , diantaranya adalah mesin dengan tenaga terbesar di kelasnya, Hino FC 190 dipersenjatai dengan mesin diesel common rail 4 silinder  berkode  J05E-UP , dengan kapsitas 5123 cc mesin ini  memuntahkan tenaga maksimal hingga 190 ps @ 2500 rpm, dan torsi maksimal 560 nm @2000 rpm.

Di sektor kaki-kaki, ban Hino FC Bus hadir dengan jejak lebih lebar sehingga lebih stabil dan menambah kenyamanan berkendara, Hino Fc juga  dilengkapi Stabilizer pada bagian belakang serta shock absorber (double acting) pada bagian kedua axle yang dapat memberikan kestabilan kendaraan yang lebih baik .

panjang chassis Hino FC 190 cukup panjang mencapai 9150 mm, ketika dimasukkan karoseri bisa dibuat hingga 10 meter, dengan lebar sedikit lebih besar dari bus medium biasa. Dimensinya memungkinkan bus bisa mengangkut hingga 39 + 1 orang.

Hino FC 190. Dok Karoseri Laksana

pada tahun 2019 Hino kemudian memberikan upgrade baru di sektor kaki kaki, dimana terdapat perubahan dari sebelumnya menggunakan ban dan pelek 8.25 R16 kini FC Bus menggunakan ban dan pelek 9.5 dan R 17.5 untuk menambah kenyamanan dalam berkendara.

Dengan perubahan ban dan pelek ini maka gap antara brake drum dan velg menjadi lebih besar sehingga sirkulasi udara panas pada ban menjadi lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kejadian ban pecah saat di kendarai. Tidak hanya itu, dengan saat ini menggunakan ban radial tubeless FC Bus menjadi mudah dalam perawatan dan lebih hemat biaya karena tidak harus mengganti ban dalam.

Hingga saat ini Hino FC 190 mendapat sambutan yang cukup baik dari pasar Indonesia, utamanya dari sektor bus pariwisata , beberapa perusahaan otobus yang sudah menggunkan chasis ini adalah Po Karya Jasa, Subur Jaya, UM Jember, Akas IV, Rejeki Trans, wayang Transport dan masih banyak lainnya

Spesifikasi Hino FC 190

Model MesinDimensi (mm)
Model : FCUNKA,NNJB
Tipe : Mesin Diesel 4 Langkah Segaris;
Tenaga Maksimum (PS/rpm) : 190 /2.500
Torsi Maksimum (Kgm/rpm) : 56 / 2.000
Jumlah Silinder : 4
Diameter x Langkah Piston (mm) : 112 x 130
Isi Silinder (cc) : 5,123
Jarak Sumbu Roda : 5,320
Total Panjang :  9.150
Total Lebar : 2.160
Total Tinggi : 2,135
Lebar Jejak Depan : 1,800
Lebar Jejak Belakang : 1.660
Julur Depan : 1,315
Julur Belakang : 2,515
PerformaTangki
Kecepatan Maksimum : 112 (km/jam)
Daya Tanjak (tan Ø) : 40.9
Kapasitas : 200 lt
KoplingBerat Chassis (kg)
Tipe : Single Dry Plate with Coil Spring
Diameter Cakram : 350 mm
Total : 2,850
Kapasitas Tempat Duduk: 40 Seat
Transmisi
Tipe : LX06S
Perbandingan gigi:
ke-1 : 6,098
ke-2 : 3,858
ke-3 : 2,340
ke-4 : 1,422
ke-5 : 1,000
ke-6 : 0,744
Mundur 5,672
Kemudi
Tipe : Integral Power Steering
Minimal Radius Putar : 8,2
Sumbu
Belakang : Full Floating Type Hypoid Gear
Depan : Reserve Elliot, I-Section Beam
Perbandingan Gigi Akhir : STD : 5,142 /OPT: 4,625
Roda & Ban
Ukuran Rim : 16 X 6,00GS -135
Ukuran Ban : STD; 8.25-16-14PR/OPT : 8.25R16-14PR
Jumlah Ban : 6 (+1)
Suspensi
Depan & Belakang : Rigid Axle with
Semi Elliptic Leaf Spring
Sistim Listrik Accu
Accu : STD : 12V – 65AH x2lOPT, 12V – 120AH x 2
15

Sejarah Mitsubishi Colt T100 dan Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga Indonesia

Image result for iklan fuso t653
Colt T120 untuk Slalom

awansan.com – Dari dulu Mitsubishi memang dikenal sangat piawai dalam menelurkan angkutan niaga yang legendaris, sebut saja Colt Diesel si kepala kuning, Mitsubishi L300, dan tentunya Mitsubishi Colt T series .

Mitsubishi Colt T sangat legendaris sebagai angkutan niaga di pedesaan dan perkotaan, dikenal sangat bandel dan kuat, di era 75 – 90an colt t series betul betul menjadi raja jalanan, dan menjadi angkutan paling terkenal.

Mitsubishi Colt Pick Up masuk ke Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1970  Diimpor oleh distributor tunggal Mitsubishi yaitu PT. New Marwa (tahun 1973 berganti nama menjadi PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors).

Colt T Generasi Pertama ( Colt T 100 )

Colt T100/Colt Dolak/Colt Bagong

Versi pertama yang masuk adalah  Colt T 100 yang menggunakan mesin bensin seri KE44, dengan kapasitas 1100 cc. Mesin ini sanggup memberikan daya maksimal hingga 62 ps.

Daya angkut maksimum mobil ini hanya 600 kg (1,323 lb), dan kecepatan tertinggi yang dapat dicapai adalah 115 km/h (71 mph), ciri utama mobil ini adalah dua lampu bundar di depan.

Colt T100 kemudian lebih dikenal dengan nama Colt Bagong / Colt Doplak, saat ini colt T100 justru sedang naik daun karena banyak diincar oleh penggemar mobil retro.

Colt T Generasi Pertama ( Colt T 120 )

Brosur Colt T120

Pada tahun 1975, diperkenalkan generasi selanjutnya dari Colt T100 yaitu Colt T120 dengan mesin seri neptune, ciri cirinya dalah lampu depan yang berubah menjadi 4 buah dengan posisi yang lebih bawah.

Colt T120 menggunakan mesin 4G41 Neptune 86 berkapasitas 1378cc (1400cc) dengan konfigurasi OHV 4 silinder segaris ini blok mesinnya terbuat dari iron cast sehingga bandel, Mesin ini memiliki ukuran bore x stroke yang nyaris square. Yaitu 76.5 x 75mm dengan rasio kompresi sedang sebesar 9:1. mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 86Ps pada 6000Rpm dan torsi 115Nm pada 4000Rpm.

Mesin Neptune 86 ini adalah mesin Mitsubishi terakhir yang masih menggunakan teknologi OHV dengan blok mesin yang terbuat dari biji besi tuang (cast iron).

Sebetulnya daya angkut standar pabrik hanya dianjurkan 750 kg, tapi pada kenyataanya colt ini sering overload membawa beban lebih dari 1 ton.. material besi mobil ini tebal dan kokoh sehingga masih jadi favorit untuk angkut barang secara overload .. inovasi lain dari Colt adalah per depan yang sudah menggunakan per keong, sehingga menambah kenyamanan berkendara..

Brosur Colt T120

Di Indonesia Colt T terdiri dari berbagai versi yaitu versi Pick Up, dan versi minibus, atau lebih dikenal dengan stesen, krakap, box bahkan double cabin. Untuk versi Minibus ada banyak karoseri yang memproduksi, sebut saja Adiputro, Morodadi, New Armada, Langgeng Jaya, Podojoyo, dan lain lain, secara tidak langsung Colt T berjasa pada industri karoseri Indonesia, karena banyak karoseri sekarang pada awalnya bermula dari karoseri Colt T pick Up menjadi minibus.

1026231_10151624362960822_559165394_o
Colt Kampus UGM Yogyakarta

Di Yogya, colt mempunyai sejarah tersendiri karena pernah mempunyai nama harum di kalangan masyarakat, khususnya mahasiswa UGM. Saat itu di akhir 70-an atau awal 80an, moda angkutan umum bermotor dalam kota belum ada kecuali becak dan andong, sementara kendaraan pribadi roda dua atau empat masih relatif terbatas, khususnya di kalangan mahasiswa. Kendaraan di kalangan pelajar dan mahasiswa masih didominasi sepeda onthel.

Seiring dengan muncul dan demikian ngetrennya kendaraan komersial Mitsubishi colt, beberapa orang berinisiatif mengoperasikan kendaraan miliknya yang telah dimodifikasi menjadi pickup dengan bak belakang tertutup terpal dengan tempat duduk berbentuk bangku panjang. Bidikan pertama adalah ke jurusan kampus, yang tidak lain adalah kampus Universitas Gadjah Mada di Bulaksumur. Angkutan ini dalam waktu singkat menjadi andalan dan idola para mahasiswa UGM karena mereka menelusuri jalan-jalan di lingkungan kampus sampai ke fakultas-fakultas. Dan sinilah yang kemudian moda angkutan umum ini populer dijuluki kol kampus.

Jumlah Colt T 120 yang terjual mencapai sekitar 33,525 unit, sampai Pada tahun 1990an Mitsubishi kemudian mengeluarkan colt t 120 ss, yang lebih modern dan nyaman, dan tentu saja khas dengan warna putihnya 😀 , meskipun begitu colt t 120 sampe sekarang masih eksis dimana mana terutama sebagai angkutan bahan bangunan dan untuk angkutan pasar di pedesaan.

sumber :
ColtT120lovers.com
sayangyogya.blogspot.co.id
titusdipolo

Baca Juga :

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part I : Colt Diesel T200

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part II : Colt Diese FE Series ( Umplung)

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasa

Sejarah Mitsubishi Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga di Indonesia

Sejarah Mitsubishi Colt L300 , Pick Up Diesel Tangguh nan Legendaris

Sejarah Mitsubishi Colt T120ss , Penerus Kedigjayaan Colt Series di Indonesia

Hasil gambar untuk bemo 70an
Colt T120 Bus Chasis
Colt T120 Bus Chasis