mitsubishi canter

Mengenal Tata LPT 407 , Chasis Microbus Dengan Dimensi Tebesar Di Kelasnya

Tata LPT 407. Dok Carmudi

awansan.com – Sebagai pendatang baru di pasar otomotif Indonesia, Tata Motors terhitung cukup getol dalam menawarkan produk kendaraannya di Indonesia, terutama di segmen kendaraan komersial/niaga yang memang merupakan core bisnis mereka.

Jika dirunut ke belakakang sebetulnya Tata mempunyai sejarah yang cukup panjang di Indonesia, brand ini sudah mulai masuk di Indonesia tahun 70an dibawah ATPM PT Jakarta Motors yang juga membawahi Land Rover, dimana salah satu produknya yaitu Tata LP 1210 pernah menjadi salah satu ujung tombak Perum Damri pada era 70 – 80an , namun karena penjualannya tidak terlalu menggembirakan, akhirnya Tata memutuskan angkat kaki dari Indonesia pada tahun 1984.

(more…)
Advertisements

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasa

awansan.com – Pembaca yang budiman, Sukses dengan Colt Diesel FE1 Series (Umplung) tidak membuat KTB terlena begitu saja,apalagi pada era 90an perlawanan dari produk kompetiornya mulai menguat, utuk itu KTB Kemudian meluncurkan Mitsubsihi Colt Diesel FE4 (Kabin Lebar) dan FE3 (Kabin Sempit), yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Colt Diesel Tepak atau Colt Diesel Ragasa.

Baca Juga :

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part I : Colt Diesel T200

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part II : Colt Diese FE Series ( Umplung)

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasa

Sejarah Mitsubishi Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga di Indonesia

Sejarah Mitsubishi Colt L300 , Pick Up Diesel Tangguh nan Legendaris

Sejarah Mitsubishi Colt T120ss , Penerus Kedigjayaan Colt Series di Indonesia

Versi yang pertama muncul pada tahun 1995 yitu Colt Diesel FE 449E , masih menggunkan mesin 4d34 (120 ps) sama seperti generasi sebelumnya , namun sudah dilengkapai dengan kabin yang lebih lebar dan modern, warna kabin FE 449E ini pun khas yaitu warna krem. Model FE449E ini juga memiliki julukan “Ragasa” (Si Ragil yg Bergaya dan Leluasa).

Pada tahun 1997 kemudian menyusul Colt Diesel FE3 yang mempunyai kabin sempit sama seperti Colt Diesel FE1 series, Baik FE3 maupun FE4 , Fitur kabinnya sudah sangat maju, dengan desain yang modern serta hadirnya peranti tuas transmisi di lantai (floor shift) dan kabin jungkit (tilt cab) sebagai standarnya. 

Selama daur pemasarannya di Indonesia , ada 3 tipe utama, 5 varian tipe, dgn 11 model yg pernah ditawarkan, yakni:

1. Colt Diesel 100PS
Mesin 4D31, 3298cc, 100ps, 235nm, 5MT
FE334E

2. New Colt Diesel D 100PS
Mesin 4D31, 3298cc, 100ps, 235nm, 5MT
FE334E, FE334E HD

3. Colt Diesel 120PS
Mesin 4D34, 3908cc, 120ps, 274nm, 5MT
FE349E

4. New Colt Diesel 120PS
Mesin 4D34, 3908cc, 120ps, 274nm, 5MT
FE349E, FE349E HD

5. CD 120PS “Ragasa” (kabin lebar)
Model awal, 1995 – 1997MY
Mesin 4D34, 3908cc, 120ps, 274nm, 5MT
FE449E (warna kabin krem)

6. CD 135PS
Mesin 4D33, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE347E

7. New CD 135PS
Mesin 4D31, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE347E

8. CD 135PS (kabin lebar)
Mesin 4D31, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE447E (warna kabin krem)

9. New CD 135PS (kabin lebar)
Mesin 4D31, 4214cc, 135ps, 304nm, 5MT
FE447E

GVW untuk 100ps = 7.0ton, 120ps = 7.5ton, Ragasa 120ps = 7.8ton, 135ps = 8.0ton. Secara umum, selain tipe 135ps, sisi teknisnya masih banyak kemiripan dgn Colt Diesel FE1 generasi sebelumnya.

Tipe 135ps hadir sebagai jawaban KTB atas hadirnya Isuzu ELF NKR66 135ps yg mengisi pasar High LDT selama 2 tahun sebelumnya. Tipe 135ps ini juga memiliki tromol rem yg lebih lebar ketimbang 120ps biasa.

Tipe 135ps ini sangat diminati oleh pembeli CD, utamanya yg berasal dari Indonesia bagian timur dgn mayoritas model FE347E kabin sempit. Sedang di Indonesia bagian barat, penjualannya kurang menggemberikan, dan kebanyakan berupa model FE447E kabin lebar dan dgn aplikasi truk box.

Pada tahun 2002 Colt Diesel FE3 dan FE4 kemudian mendapatkan facelift dengan perubahan pada headlamp yg berubah menjadi kotak seperti milik Fighter, spion model baru, corak seat cover baru, juga kaca depan jenis baru.

Pada tahun 2003, dihadirkan model tambahan berupa FE334HD 100ps dan FE349HD 120ps. Model HD ini memiliki bbrp komponen tambahan yg memungkinkan untuk membawa muatan lebih berat serta lebih jago untuk melewati medan offroad. Varian HD ini dilengkapi dgn perlengkapan standar power steering dan axle ratio 6.666:1.

Sasis juga ditambahkan bbrp penguat “L” pada bbrp titik section nya. Untuk spring nya, varian HD kini memiliki 8 lembar per di bagian depan, serta 18 lembar per di bagian belakang (10 utama + 8 pembantu). Model HD ini di masanya, tidak terlalu banyak penjualannya, kebanyakan berupa aplikasi dump, dan persebaran terbesarnya ada di luar pulau Jawa. Tetapi, setelah discontinue, justru model HD ini sangat dicari oleh pengguna fanatik CD.

Sekian pembahasan singkat ttg salah satu truk legendaris lansiran Mitsubishi. Meski singkat, tetapi semoga tetap bisa menambah wawasan ttg model2 Colt Diesel FE3 & FE4 yg pernah dijual oleh KTB di Indonesia.

source : Catatan Om Ranger Giga (Sejarah Transportasi)

Melirik Bus Tingkat Medium dari Karoseri Morodadi Prima Malang, Mitsubishi Triple Axle Euy 

Dear pembaca semua, tak disangka diam diam ternyata Karoseri Morodadi Prima juga membuat bus tingkat juga, tetapi berbeda dengan Karoseri New Armada, Adiputro dan Rahayu Sentosa yang membuat bus Tingkat dengan chasis Big Bus, Morodadi Prima Justru membuat bus tingkat chasis medium..

Bus tingkat milik Kota Malang ini dibangun oleh karoseri Morodadi Prima dengan menggunakan chasis medium bus Mitsubishi Canter 136 ps.. Untuk mengkompensasi berat dan tinggi bus maka ditambahkanlah satu axle lagi..

Desain bus tingkat Morodadi juga berbeda, lebih menonjolkan kesan classic, dengan lampu lampu yang berbentuk bulat.. Kapasitas total penumpang 40 orang, dengan Kabin bawah full tertutup, sedangkan kabin atas terbuka, cocok untuk menikmati udara sejuk area malang .. Bus ini kemudian dinamakan MACITO (Malang City Tour), dan beroperasi tiap weekend secara gratis.. Gimana pembaca , Pengen coba ? Silahkan datang ke kota malang 😀 hehe ..

Source :

 @dekbus

Blognya mitra