Tag Archives: motor

Review Oli Enduro Racing di Honda Megapro

wp-image-917438186jpg.jpg


awansan.com – Dear pembaca semua, sebetulnya awb sudah berusaha setia ke satu hati  merk oli saja, namun apadaya kadangkala kalo kepepet terpaksa pindah ke lain merk sekaligus cobain sensasi baruu hehehe.

Jika selama ini awb setia pake Federal Ultratec/Ultratec X untuk Megapro awb, nah kali ini awb jajal Oli produk anak bangsa alias Petamina, perusahaan plat merah yang dikenal dengan tagline “Kita Untung Bangsa Untung” .

Continue reading

Mengenal Sejarah Goodwood Festival Of Speed

Inggris memang bisa di bilang salah satu mbahnya olahraga otomotif di dunia, Goodwood Festival of Speed sendiri merupakan world’s most popular motor sport, motorcycle  and car culture event, yang bertempat  di Goodwood Estate, Chichester, West Sussex, Inggris. Kawasan Goodwood  sendiri memiliki yang riwayat erat sejarah dengan industri  otomotif di Inggris karena memiliki sirkuit yang sangat bersejarah. Sirkuit Goodwood merupakan sirkuit permanen pertama yang dibangun di ingris pasca perang dunia ke dua, sirkuit ini dibangun di bekas lapangan udara peninggalan angkatan udara inggris. Continue reading

Teknologi dari Intel yang memungkinkan motor untuk berbicara dengan penggunanya

bro sis selama ini kita hanya sering mengatakan “andai saja motor bisa bicara”, nah ternyata teknologi ini sudah ada bro sis, dan sedang dikembangkan oleh produsen prosesor raksasa dunia Intel, terlihat hal ini diperagakan oleh salah satu teknisi Intel Stephanie Moyerman, dengan menggunakan prosesor khusus Intel edison, kali ini yang menjadi kelinci percobaan adalah BMW R1200 GS, dengan prosesor ini memungkin informasi dari motor diubah menjadi info suara, bukan hanya info namun kita juga bisa berkomunikasi dengan motor, seperti menyanyakan status motor, bahkan menanyakan pom bensin terdekat. secara umum alat ini juga terhubung dengan smartphone dan helm yang terhubung secara wireless, untuk lebih jelas silahkan buffer video di atas 😀 .

Sumber

Jakarta sabet predikat Kota Termacet di Dunia, Miriss

Macet source :republika

Bro sis kemacetan di Jakarta memang sudah sangat parah, bukan hanya kita saja yang merasakan bahkan dunia juga mengakuinya, ledakan kendaraan bermotor semakin memperparah keadaan jalanan, hingga terasa jalan semakin tidak mencukupi untuk menampung volume kendaraan yang ada, baru baru ini Jakarta ditetapkan sebagai salah satu kota termacet di dunia, bahkan menduduki peringkat 1.

Dilansir Thrillist.com hari ini (5/2) Jakarta menurut indeks Stop-Start Magnatec Castrol, rata-rata terdapat 33.240 kali proses berhenti-jalan per tahun di Jakarta. Indeks ini mengacu pada data navigasi pengguna Tom Tom, mesin GPS. GPS tersebutlah yang digunakan untuk menghitung jumlah berhenti dan jalan yang dibuat setiap kilometer. Jumlah tersebut lalu dikalikan dengan jarak rata-rata yang ditempuh setiap tahun di 78 negara.

Berdasar situs tersebut ternyata ada satu kota Lagi di Indonesia yang masuk peringkat yaitu Kota Surabaya di peringkat ke empat, kemacetan merupakan PR bagi kita bersama, tidak hanya pemerintah sebagai penyedia sarana dan prasarana, tapi juga kesadaran kita sebagai pengguna jalan raya.

Berikut Daftar 10 Kota dengan Lalu Lintas Terburuk:
10. Buenos Aires, Argentina – 23.760
9. Guadalajara, Meksiko – 24.840
8. Bangkok, Thailand – 27.480
7. Roma, Italia – 28.680
6. Moskow, Rusia – 28.680
5. St Petersburg, Rusia – 29.040
4. Surabaya, Indonesia – 29.880
3. Kota Meksiko, Meksiko – 30.840
2. Istanbul, Turki – 32.520
1. Jakarta, Indonesia – 33.240

PERBEDAAN BAN RADIAL DAN BAN BIASA

Perbedaan Konstruksi Ban Radial dan Biasa

Bro sis mungkin kita masih bingung dengan perbedaan dari ban radial dan ban biasa , Perbedaan mendasar dari Ban Bias dan Radial terletak pada susunan benang yang mengikat, berikut perbedaan detailnya sebagai berikut  :

Perbedaan ban bias dan ban radial
Ban pada dasarnya diklasifikasikan ke dalam dua struktur sebagai berikut:

Struktur Bias
Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka (frame) dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban.

Struktur Radial
Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai “Rolling Resistance” yang kecil.

Meski hanya itu perbedaannya, namun dampak yang dirasakan pengguna ban radial sangat signifikan, Dari perbedaan konstruksi tersebut ada tiga keuntungan lebih untuk ban radial :

1. Saat dipakai, ban radial tertekan ke kanan-kiri (arah dinding), sehingga membuat permukaan ban yang menyentuh aspal lebih lebar. Otomatis, daya cengkeram lebih baik, terutama saat menikung. Sementara ban bias, saat dipakai ban tertekan ke depan-belakang, bukan ke samping.

2. Saat tertekan ke kanan-kiri, beban dan panas terdistribusi lebih merata. Sementara model bias, karena beban terdistribusi di tengah, panas akan berpusat di bagian itu. Alhasil, bagian yang cepat aus adalah tengahnya, tidak merata kanan serta kiri. Dengan kata lain, ban radial lebih awet penggunaannya.

3. Meski menggunakan serat baja, pada kenyataannya ban radial lebih lentur saat dipakai. Hal ini memberikan kenyamanan lebih baik, terutama saat menghajar jalan bergelombang, jalan rusak, atau lubang.

namun selain keuntungan diatas, ban radial juga mempunyai kekurangan, yaitu harganya yang cenderung lebih mahal daripada ban biasa, bahkan hampir dua kali lipat.

sumber 1

sumber 2