8

PULSAR 200 AS SENJATA BARU BAJAJ GEMPUR PASAR INDONESIA

Pulsar 200 AS

Bro sis beberapa waktu lalu Bajaj memutuskan hengkang dari Indonesia, membuat para penggunanya berteriak bagai anak ayam kehilangan induknya, padahal Bajaj sudah mempunyai image yang bagus dikalangan Tourer sebagai motor untuk adventure maupun touring.

Melihat pasar Indonesia yang semakin menggiurkan membuat Bajaj berencana kembali ke Indonesia lagi, salah satu senjata yang dipersiapkan adalah Pulsar 200 AS, turunan dari Pulsar 200 NS tetapi mempunyai gaya adventure, tercium bahwa pulsar ini sedang di test oleh salah satu komunitas NS di Indonesia, apalagi kalo bukan Naked Wolves Indonesia, untuk lebih jelasnya mari kita pantengin gambarnya.

Fairing baru

Pulsar 200 AS mempunyai desain Half fairing yang baru, bisa dikatakan sangat agresif dan menggoda, mencerminkan motor enduro/adventure masa kini, lampu juga sudah proyektor mirip yang dipakai pada pulsar 220 terdahulu, pas banget nih kalo buat touring malem malem.

Buritan cakeep

Projector Lamp

Sektor mesin sendiri masih sama dengan Pulsar 200 NS, menggunakan karburator , berbeda dengan Pulsar 200 SS yang sudah injeksi dan ber ABS . Hingga sekarang belum ada kabar detail tentang kapan dilaunchingya motor ini, yup semoga saja dalam waktu dekat 😀 , entah itu via Kawasaki atau Bajaj beneran jadi kembali .

4

tes Dyno All New CBR 250 R 2014, ternyata tenaga maksimum hanya 23,33 dk

Hasil Uji

Langsung saja awb ambilkan beritanya dari otomotifnet.com

Jakarta – Honda All New CBR250R diklaim punya tenaga lebih besar dari generasi sebelumnya, yaitu dari 26,82 dk (20 kW)/8.500 rpm jadi 28,16 dk (21 kW)/9.000 rpm. Benar atau tidak? Bukan cuma kalian, kami di redaksi juga penasaran.

Agar tak ragu, kami membawa All New Honda CBR250R ke atas dynamometer Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport di Rawamangun, Jaktim. Di atas dyno ini pula kami pernah melakukan tes pada Honda CBR250R versi sebelumnya. Dengan alat dan kalibrasi yang sama diharapkan akurasinya masih cukup baik.

Tenaga standar Honda CBR250R versi pertama, on wheel adalah 22,09 dk/8.600 rpm dan torsi 19,93 Nm/6.700 rpm. Jangan heran lebih kecil dari klaim pabrik, karena versi pabrik biasanya on crankshaft. 

Sementara All New CBR250R mempunyai tenaga maksimal 23,33 dk/10.050 rpm, terbukti lebih besar dan tercapai di rpm lebih tinggi. Dari grafiknya terlihat versi baru tenaga lebih besar sejak 7.700 rpm hingga limiter di 10.500 rpm, di bawah 7.700 rpm kalah tipis. Sedang torsi maksimal 19,80 Nm/7.500 rpm, sedikit lebih kecil dan dicapai di rpm lebih tinggi.

Terjawab sudah berapa tenaga real dari all new CBR 250 R,  ternyata tak sebesar klaim dari pabrikan hehe, upz monggo bisa jadi pertimbangan untuk membeli, dibandingkan dengan merk lain juga boleh 😀