Pantai

Menikmati Sore di Tebing Parangendog Yogyakarta

image

Dear pembaca semua, jika ada yang yang bertanya, tempat mana yang paling asyik untuk menikmati senja di jogja ? , sudah pasti saya akan referensikan datang ke tempat ini.
Yup pemandangan senja dipadu dengan hamparan pantai yang memanjang seakan tidak ada bosannya untuk dipandang, Jika anda beruntung dianugerahi cuaca cerah, Sunset disini sangat jempolann 😎, kerenn banget, best spot for sunset hunting.. Setelah sunset berlalu kita bisa memandangi kerlap kerlip lampu di kejauhan, yah mirip mirip dengan bukit bintang . (more…)

Advertisements

Jalan Jalan ke Benteng Portugis Jepara

jeparaaa

Rute Perjalanan

awansan.com – Dear pembaca semua, apa yang terlintas di pikiran anda ketika mendengar daerah “ Jepara” , awansan yakin hampir semua mengasosiasikan daerah  ini dengan Ukiran Kayu, Meubel, Kartini, dan Kepulauan Karimunjawa d, hmm tidak salah memang karena hal itu yang membuat Jepara terkenal selama ini, tapi siapa sangka ternyata Jepara juga menyimpan banyak tempat tempat wisata tersembunyi yang asyik untuk dikunjungi.

(more…)

Bolang ke Pantai Ngobaran

Dasar pikiran lg suntuk dikejar-kejar skripsi ya memang pelampiasan harus mbolang hahaha, maka disusunlah rencana buat ke pantai Ngobaran.
Berangkat dr rumah jam 8 pagi, ngampus dulu buat jemput yg bonceng, memang kami berencana mau bolang sekaligus silaturahmi ke tempat kkn dulu, nunggu agak lama karena ternyata yg dijemput belum siap, akhirnya jam 9 pagi kita berangkat dari kota Yogyakarta.
Perjalanan berlangsung lancar, mengambil jalur Yogyakarta-imogiri-panggang-Saptosari-Ngobaran , sempat berhenti di pom imogiri dan ternyata meggy nenggak premium 60.000 😦 kosong dah dompet.
Meliuk-liuk melewati JLS memang asyik, tp gx berani cornering, takut jatuh bawa anak orang haha, coba sendiri udah ngesrot ngesrot tu fotstep .
Mampir di Saptosari sebentar di tempat kkn saya, silaturahmi sebentar,sholat, ngrampok sawo cuss kita lanjut pantai, dan taraa saya baru sadar kalo ternyata baterai lowbat, jadi kali ini hanya bisa poto dikit .
image

image

(more…)

Review Suzuki Jimny Sj410


Siapa sih yang nggak kenal suzuki jimny, mobil legendaris suzuki yang sukses di medan offroad , laris manis diburu kolektor, harganya pun melambung sekarang :lol:, termasuk saya juga tergila-gila dengan mobil ini, walau belum terbeli hingga sekarang :evil:. Pas ngeliat iklan – iklan di tokobagus saya jadi teringat pernah ngerasain juga nyetir ini mobil , ya udah langsung tulis saja 😀 .
Mobil yang saya coba merupakan unit pinjaman dari temen saya (hayah minjem lagi) , bodo ah yang penting pernah ngerasain :lol:, Suzuki jimny yang saya coba buatan tahun 1988 kalo gx salah, dulu merupakan inventaris unit paskhas, jimny dalam keadaan standar kecuali ban yang udah pake ukuran 31. beruntung banget yang punya temen baik saya om Risschie mau minjemin .
Dicoba pertama dari kontrakan deket kampus UGM – Pantai Parangtritis, ujian pertama adalah kemacetan di sekitar mirota kampus, karena si jimny tanpa ac sukseslah kita dibuat sauna dalam mobil :evil:, ditengah kemacetan kota banyak motor yang selap selip seenaknya,bodo bemperku besi, nyrempet ato nabrak situ yang penyok plus bonyok :lol:, sepanjang kemacetan suhu radiator manteng di ¼ josss banget, padahal biasanya jimny sering overheat kalo macet .
Memasuki jalan parangtritis lagsung jimny dipancal gigi 4, karena speedo gx beres estimasi ya sekitar 80 – 90 km/j, anteng anteng aja tuh, tapi setirnya kayak lari kiri kanan, maklum belum power steering, nyampai di pantai langsung di naikkan ke atas trotoar 😈

Hari berikutnya dicoba buat light offroad di daerah TPA Piyungan, lewat jalan-jalan berbatu nan menanjak, disini baru kerasa deh enaknya naik jimny, tinggal masukin 4×4 low, si jimny anteng aja tuh nanjak pelan tapi pasti josss 😀 .


Penyiksaan masih belum berakhir, rute tarakhir yang diambil adalah tanjakan di daearh cinomati, yang udah lewat pasti tau seperti apa ngerinya tanjakan ini, tanjakan yang sangat panjang, berliku dan tentunya curaam :twisted, si jimny yang bermesin standar dan berkaki gajah dipaksa unutk melewatinya dan sukses macet di tengah tanjakan :evil:, beruntung masih bisa dipinggirin, cek mesin ternyata gara- gara platina trouble :lol:, beresin bentar dan akhirnya si jimny pun berhasil melewati tanjakan, kami pun kembali turun ke jogja via dlingo – patuk – yogyakarta

macet di tanjakan



Kesimpulan, jimny emang enak buat medan offroad walau bermesin standar, tinggal modif kaki – kaki dikit dah siap tempur, di jalan aspal mulus setir sering lari kanan-kiri (ciri khas non power steering) ya wajar sih, saya dulu nyopir kijang super sama rasanya, bemper besi buat penumpang merasa aman, yoi kalo senggolan sini nyantai bakalan sono yang penyok, jangan bandingin ama mobil sekarang yang kaya kaleng krupuk, bensin pun cukup irit kata yang punya Jogja – Semarang cuman habis 10-11 liter premium :D.
Masalah kenyamanan ya jangan bandingin ama mpv/sedan jauuh rasanya wkwkw, rasanya sobreker keras nan gemlodagh, begitu juga kalo buat lari lari di aspal, performa mesin pas-pasan, emang enaknya buat nyantai aja :D.
Bagi yang gx suka repot boleh tu platina diganti aja ama CDI maupun magnetic Trigger, biar kagak takut rewel di jalan, sekalian ac di pasang lagi biar nggak kepnasen waktu jalan-jalan di kota :D.

Touring Blusukan Ke Pantai Utara Jawa

awansan.com Blusukan ini merupakan trip tambahan, karena sebelumnya saya harus muter muter pantura dulu buat nyebar undangan nikah ( undangan temen dan bukan saya yang nikah :lol:)

Pantai ini terletak diujung muara sungai di daerah Rowosari Kendal Jawa tengah, enatahlah saya tidak tahu namanya yang jelas disana disana terdapat sebuah mercusuar yang mulai terabrasi oleh gelombang laut. (more…)

Touring ke Gua Gong dan Pantai Teleng Ria

awansan.com – Goa Gong sebenarnya sejalur dengan jalan ke pantai klayar, jadi jika anda menuju pantai maka dipastikan anda melewatiGoa Gong juga.

Jalan dari pantai klayar ke Goa Gong dipenuhi dengan tanjakan tanjakan panjang, walhasil untuk trek ini saya kebagian jatah boncengin temen yang beratnya di atas rata – rata , dan bisa ditebak hampir di setiap tanjakan ban depan motor saya bisa wheelie dengan mudahnya 👿

Setelah 15 menit sampailah saya di Goa Gong , ya sudah photo dulu 😀

silahkan mbak karcisnya 😀

 ” Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Donorejo, Pacitan, 140 km selatan kota Solo atau 30 km arah Barat Daya Kota Pacitan, dapat dicapai dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Mengapa disebut Goa Gong karena didalamnya terdapat sebuah batu yang jika dipukul akan menimbulkan bunyi seperti Gong yang ditabuh. Demikian sedikit sejarah tentang Gua Gong  “.

Untuk foto foto selanjutnya biarlah teman saya yang menjadi fotomodel ya hihihi,  masuk Gua Gong cukup bayar 5000 rupiah sahaja per orang. Dari loket menuju ke gua jalannya cukup jauh dan kita harus menaiki anak tangga cukup jauh , bagi yang suka belanja banyak toko souvenir yang tersedia, jangan lupa foto sama penjaga pintu .

photo saya nggak ada 😦

sebelum masuk jangan lupa hormat dulu

 

Masuk Gua Gong sudah terdapat tangga beserta pegangan, hati hati karena di dalam tangga menukik turun cukup tajam, silahkan berpegang erat ke pasangan pegangan stainles di samping anda, kadang agak lcin jadi jngan sampai anda jatuh cinta menghntam tangga 👿

ini jalan turun ke dalam gua

Pencahayaaan di dalam Gua berwarna warni membuat stalagtit dan stalagmit menjadi semakin indah yihaaa

dalam gua

agak gelap, jangan nakal 👿

biar lebih jelas tak ambilin gambar dari mbah Google

Puas muter muter di Gua Gong saatnya melanjutkan perjalanan untuk explore Pacitan, kami menuju kota Pacitan, jalannya asyik lebar meliuk – liuk, dan melewati turunan panjang :D, kami mampir di rumah salah satu teman kami untuk makan siang sore sepuasnya

Pokoknya sore ini dihabiskan di pantai teleng ria, menurutku sih standar aja bagusnya cuman menang aksesbilitas karena letaknya yang dekat dengan kota Pacitan, ya sudah narsis dulu pake gaya terbang

saya ganteng kan 😀

you wanna fly ??

cewek narsis

 

bonus 1 dah

Sebenarnya kami ingin lanjut balik ke yogyakarta, tapi ternyata kami tak kuasa menolak tawaran orang tua teman kami unutk menginap saja di Kota pacitan , ya sudah kami baru pulang keesokan harinya menuju yogyakarta .

Touring 1st Time Ke Pantai Sadranan Gunungkidul

awansan.com – Dear pembaca semua, semalam sehabis taraweh awb iseng  ngubek – ubek hard disk  si asya, eh nemu file jadul touring pertama saya ketika mulai tinggal di Yogyakarta, bersama  dengan teman teman kampus yang akhirnya jadi geng turing awb selama 6 tahun di Jogja.

Foto Ini diambil pas touring ke Pantai Sadranan Gunungkidul
masalah keindahan jangan tanya, nggak kalah bagus sama Bali 😀
selamat Menikmati (more…)

Foto Pantai Baron

beberapa foto pantai baron , maaf jika tidak sepert yang anda harapkan, karena saya bukan pencari keindahan namun mencari kenyataan ..
sekedar saran, sebenarnya pantai baron tidaklah terlalu indah, namun semua kan berubah ketika anda menaiki tebingnya, karena disanalah keindahan baron yang sebenarnya :D, jika punya nyali silahkan naik ke mescusuar hehe :mrgreen:

oke selanjutnya silahkan foto yang berbicara, selamat menikmati kenyataan 😀

Yang dari jogja mau kesana ini mapnya, silahkan dilihat biar tidak bingung

 biaya ke Pantai  Baronadalah

#Rute

1. dari yogyakarta mabil arah Wonosari/gunungkidul

2. Dari Wonosari ambil arah Pantai Baron (ikuti plang penunjuk arah)
3. Taraa sampailah di Baron

# Biaya

bensin Yogyakarta – Baron  pp 20.000

masuk Pantai Baron 5000/motor

parkir Pantai Baron 2000/motor

Ekspedisi Pantai Jungwok

Alkisah suatu saat sampailah di telinga saya, ada pantai yang indah nun jauh di pedalaman Yogyakarta, Pantai jungwok namanya, wow namanya  aja rasa korea, nggak bau jawa blass, sepercik harapanku semoga pantai sana memang cantik secantik artis korea :lol:.

Untuk melakukan ekspedisi ke pantai jungwok Mulailah aksi galang massa dilakukan, dari puluhan sms dan tag fb yang disebar ternyata hanya terkumpul 3 jomblo dan sepasang kekasih yang kan melaksanakan ekspedisi ini, abaikan sepasang kekasih  maka dinamailah ekspedisi ini “Road to Jungwok Beach  perjalanan 3 jomblo mencari cinta :D”

Berangkat cuman 3 motor

Pejalanan dimulai dari kampus kami cenderung jalan santai karena harus melaksanakan pemotretan di daerah gunungkidul untuk keperluan tugas kuliah, sengaja mengambil jalan agak memutar via playen untuk mencari pemandangan yang bagus hehe, dan ternyata kami disambut kegersangan ( lupa kalo sekarang udah kemarau 😆 ).

Rute yang kami ambil adalah Jogja – Playen – Wonosari – Ponjong – Wediombo –Jungwok, di satu tempat kami berhenti sekedar untuk memandangi ciptaan tuhan dan mengamati alam yang ada, sambil narsis tentunya hehe :evil:.

Berhenti Pinggir Jalan

Gersang

Memasuki jalur ponjong – wediombo kami langsung mendapati pemandangan bagus, langsung berhenti motret dulu :D, perlu dierhatikan ini belum sampai pantainya lho

Pemandangan pinggir jalan

 

narsis dulu

Dan mari kita nikmati pemandangan pantai wediombo terlebih dahulu, ombaknya bagus, pantainya bagus, dan tempatnya rindang, yang bikin sebel banyak orang pacaran 😈

Wediombo Beach

Seusai sholat dzuhur maka diputuskan mulai perjalanan ke pantai jungwok yupz 3 jomblo mulai beraksi, mulanya si menyusuri pantai pasir putih,

menyusuri pasir putih

kemudian melewati Bebatuan

 

tapi lama – kelamaan jalan mulai jelek, wow lewat kebun – kebun :lol:, lewat jalan setapak lagi,

lewat jalan setapak, si mega nyerah kalo lewat sini 😦

gx pa – pa tetep semangat, setelah berjalan kurang dari 1 jam suara pantai mulai terdengar kembali, nun jauh terlihat barikade pohon nipah, dan taraa akhirnya sampai juga

sepi, cocok buat merenung

Like a Private Beach

 

Apakah sudah usai ?? tentu belum, karena saya memutuskan untuk menaiki tebing agar bisa lebih menikmati keindahan alam

Dari Tebing

nggak lupa merenung

Yang lucu setelah sampai di atas tebing, ternyata kami nggak bisa turun, wkwk okelah terpaksa adventure lagi mblusuk ke kerimbunan pandan,

Pulangnya harus mblusuk

 

And the jackpot is here

pemandangan hasil blusukan

yess

 

tak terasa hari sudah menjelang ashar, maka dengan segera kami meninggalkan pantai jungwok agar tidak kemaleman sampai yogyakarta,dan alhamdulillah 1,5 jam kemudian kami sampai di kampus kembali 😀

biaya ke jungwok

tiket masuk kawasan pantai wediombo Rp 5000

parkir pantai Rp 2000

bensin Jogja – jungwok pp Rp 20.000 ( pake motor )